CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Cara Menjadi Miskin
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e35670dc8393a1b6e0c5088/cara-menjadi-miskin

Cara Menjadi Miskin

Cara Menjadi Miskin

Selamat pagi/siang/sore/malem gansist! Selamat datang di thread saya, dan saya harap kita semua selalu dalam perlindungan Tuhan. Tidak lupa saya juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya untuk gansist semua yang telah berkenan mampir di thread saya, karena menurut saya ini thread rada gila dan gak penting. Memangnya buat apa kita mempelajari cara untuk menjadi miskin?! Gak penting banget bukan? Tapi ya, berhubung sudah mampir, monggo silahkan disimak.

1. TIDAK MEMILIKI SKALA PRIORITAS

Cara Menjadi Miskin

Apa itu skala prioritas? Jadi gini gansist, skala prioritas itu adalah suatu ukuran yang bisa kita tentukan sendiri, mulai dari yang terpenting, hingga tidak penting, bagi kita. Lha terus apa gunanya punya skala prioritas? Gini gansist, pada dasarnya skala prioritas bisa kita gunakan atau ciptakan untuk hal apapun, misal dalam hal pertemanan. Jika saja kita memiliki skala prioritas dalam pertemanan kita, maka kita akan dapat menentukan siapa teman yang bakal dapat bagian waktu kita terlebih dahulu, kita juga bisa menentukan intensitas kita dalam bertemu teman, apakah itu produktif atau tidak. Lebih lagi jika skala prioritas itu kita ciptakan untuk kebutuhan harian kita, kita jadi bisa menentukan apa yang akan dibayarkan terlebih dahulu dengan gaji atau pendapatan kita. Dan dengan adanya skala prioritas kita juga bisa mengukur seberapa kemampuan kita, jangan sampai kita membeli sesuatu yang lebih daripada kemampuan kita yang bisa memaksa kita untuk berhutang. Jadi jika kita ingin miskin, kita tidak membutuhkan ini gansist, lagipula terkadang kehidupan yang terukur, itu membosankan.

2. KELUAR DARI ZONA NYAMAN

Cara Menjadi Miskin

Selama ini mungkin gansist sering membaca/mendengar/menonton tentang seorang motivator yang memotivasi seseorang untuk segera keluar dari zona nyaman dan menjadi sukses. Dan kali ini saya akan menjelaskan bahwa keluar dari zona nyaman itu akan membuat kita menjadi miskin. Saya akan coba menjelaskannya melalui sebuah cerita singkat, coba bayangkan ini! Ada seseorang yang bernama Pak Ardo, dia adalah seorang pengusaha konfeksi terkemuka di kotanya, dia memiliki 2 rumah yang begitu mewah dan megah, yang dimasing-masing rumah itu ada satu orang istrinya yang sangat cantik jelita.

Cara Menjadi Miskin

Setiap ia pulang dari bekerja, ia akan disambut oleh istrinya yang cantik, baik di rumah yang pertama, ataupun rumah yang kedua. Kamar tidurnya ber-AC, kasur yang lebar dan empuk, ruangan yang wangi dan bersih, dengan lampu yang tidak terang menusuk mata. Sungguh damai dan nyaman, begitulah kenyamanan yang bisa di rasakan Pak Ardo setiap harinya. Lalu pada suatu hari karena Pak Ardo menonton video dari seorang motivator di Youtube, ia jadi termotivasi untuk meninggalkan zona nyamannya dan mencapai kesuksesan seperti yang dibicarakan sang motivator yang hidupnya belum tentu senyaman Pak Ardo. Ia pun memutuskan untuk meninggalkan zona nyamannya, dengan meninggalkan rumah mewahnya, dua istrinya yang cantik, dan usaha konfeksinya dengan harapan meraih kesuksesan. Lalu apa yang terjadi? Dengan meninggalkan seluruh hartanya tersebut, Pak Ardo akhirnya hanya menjadi manusia tua sebatang kara yang tidak diperdulikan orang lagi, dan hidup mengembara di emperan toko, tamat. 

Nah, begitu gansist kisahnya, kisah tentang meninggalkan zona nyaman, yang akhirnya berujung jadi tidak punya kenyamanan lagi. Dan dengan cara itu gansist kita akan bisa menjadi orang miskin, just leave your comfort zone!

3. BEKERJA TAK KENAL LELAH

Yup, bener gansist, bekerja tak kenal lelah juga bisa menjadikan kita menjadi miskin, gak percaya? coba gansist renungkan. Yang namanya berkerja pasti memakan waktu dan yang namanya bekerja tak kenal lelah, pasti artinya bekerja dalam waktu yang panjang. Belum lagi waktu istirahat yang diperlukan, yang menjadikan kita, tidak memiliki waktu lain lagi untuk kita manfaatkan, dan seolah hidup hanya untuk bekerja. Dan menurut saya, inilah kemiskinan yang sebenarnya, disaat kita melewatkan waktu kita hanya untuk bekerja. Kita jadi lupa bahagianya menikmati waktu bersama teman dan keluarga.

Cara Menjadi Miskin

Kita juga lupa menikmati waktu kita untuk belajar dan meningkatkan potensi kita. Karena jika kemampuan kita hanya segitu-gitu saja, orang pun akan menghargai kita segitu-gitu saja. dan yang pasti, waktu takkan mungkin kembali. So, jika anda ingin miskin, bekerjalah terus menerus.

Sekian gansist ulasan dari saya tentang cara menjadi miskin, semoga ada sesuatu yang bisa gansist petik dan apabila ada salah kata, mohon dimaafkan, dan sampai jumpa di thread selanjutnya.

Cara Menjadi Miskin

Referensi : www.jurnal.id; www. google.com

profile-picture
profile-picture
mampuproduction dan Helm.Proyek memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
benar itu gan gue kemarin kerja setengah hari gak dapat duit sepeserpun emoticon-Cape deeehh
Lihat 1 balasan
Quote:


Mending jangan kerja, nikmati waktu ame enyak babe ajeh
Quote:


jadi mau makan apa gan? emoticon-Ngakak:
Balasan post ssdestroyer
Quote:


Itu bukan orang kerja, tapi pengangguran pengen terlihat kerja
profile-picture
caesarpratama memberi reputasi
bener juga ya kerja tak kenal lelah selama ini, mengorbankan waktu lebih banyak bekerja dibanding istirahatnya gaji tak seberapa emoticon-Cape deeehh
No. 3 itu berlaku untuk lulusan (punya titel) apa ? Tinggal dimana ?
Wong kerja keras aja tetep miskin ... apalagi males-malesan. Miskin mungkin 'nggak, mati kelaparan pasti.

Dan kemudian ada yang 'nyeletuk ...
"Yah, gak pa pa toh, yang penting bangke lo nanti pasti akan ada yang mandiin" atau "'Nggak pa pa, auto masuk surga karena syahid dalam melaksanakan program kontrol jumlah penduduk" ...
Diubah oleh bingsunyata
dapuq dmn" org pengen jd kaya , ts malah pengen jd miskin emoticon-Ngakak
hhmmmm.... nJero iki....!
jadi inget tentang Hoky Langit VS Hoky Bumi....!
emoticon-Travelleremoticon-Ngacir
Quote:


Menurut ane, apapun lulusannya tentu harus berusaha meluangkan waktu untuk dirinya menjadi manusia, bukan hanya menjadi pekerja. Bisa gk bisa, harus bisa. Misal nih, ane nonton vice, atau baca artikel di internet, soal jepang. Rata2 semua menggambarkan hal yang sama, bahwa orng jepang itu pekerja keras, dan nyatanya bunuh diri pun ikut serta menjadi kebudayaan yg mengiringi mereka disana. Yang ane baca, umumnya mereka kelelahan dengan hidup mereka, dan itu yg ane maksd miskin.
Lihat 1 balasan
Quote:


Nah elu baca, jangan2 pingin juga emoticon-Leh Uga
Quote:


Itu tandanya harus cari kerjaan lain, setiap orng pasti punya potensi, yang sayangnya kadang lupa untuk di asah
Cara Menjadi Miskin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caesarpratama dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post caesarpratama
Haaa... emoticon-Busa
Karena itu saya tanyakan, "tinggal dimana ?"
Dikatakan mengenai "bunuh diri", ya ?
Lha ketika situasi-kondisi di suatu tempat mengharuskan kita untuk bekerja keras untuk dapat bertahan hidup, dan kemudian kita memutuskan untuk tidak melakukannya ..., itu ya termasuk bunuh diri juga.

...
Dalam sistim sosial-kehidupan saat ini, akan ada sebagian orang yang memang tidak akan bisa keluar dari "lingkaran setan" itu. Kalau orang itu mau keluar dari sana, ia harus menunjukkan dan menggunakan taring dan cakarnya. Persis seperti hewan buas yang terpojok, namun mengimpikan akan kebebasannya.

Namun bila itu diamini sebagai suatu hal yang wajar atau patut dilakukan, baik oleh pribadi yang bersangkutan ataupun lingkup sosial masyarakat yang ada disekelilingnya, maka kemudian menjadi suatu pertanyaan, "Manusianya dimana, kok yang ada cuma hewan ??"

Tips:
Bila ada orang yang tidak ingin terseret dalam "lingkaran setan" itu (yang mana mungkin cocok untuk dirupakan sebagai sebuah pusaran 3D) ...
Letakkan diri pada "epicentrum"-nya (itu sebutan dari sudut pandang tehnikalnya, jadi ..., sedikiiiit ... diatas titik pusat dari pusaran itu.) atau pada titik keseimbangan/pusat atau pada titik 0-nya (bila dilihat vector 3D). Hidup seadanya berdasar apa yang dimiliki, meniadakan keinginan yang muluk-muluk. Posisi tersebut, juga bisa disebut sebagai zona nyaman, tentunya menurut sudut pandang orang kere lain yang berada di alam tersebut.

Namun ..., kembali lagi ..., kalau lingkaran setan itu mengada pada alamnya orang miskin, tak akan dia dapat keluar dari alam tersebut, sambil berharap tak akan menjumpai resiko hanyut pada pusaran itu. Dimana harus diketahui pula, bahwa meski diibaratkan sebagai sebuah pusaran semata, pada prakteknya pusaran itu terbentuk dari keberadaan manusia lain berikut kondisi alam lingkungan yang ada. Sehingga ketika ada yang bilang bahwa asal kita kuat kita bisa menerobosnya, pada saat itu pulalah cakar dan taring itu tampil pada diri orang tersebut.

Lalu ... Anda tinggal dimana ?
Alam apa ?



'Nambah diikiit ...
Tapi juga jangan terlalu hopeless ketika kita berada pada alam yang satu itu (alamnya orang kere) ...
Karena sekalipun kita memang tidak bisa keluar dari pusaran itu, kalau kita terus melakukan "update diri" terhadap kondisi yang ada, ada kemungkinan saat pusaran itu beranjak keluar dari alam itu menuju ke alam satunya (alamnya orang 'gak kere), kita pun kemudian akan berada pada alam tersebut. Ya, 'nggak ? emoticon-Big Grin

Dan tentunya kemudian timbul pertanyaan, bagaimana caranya agar pusaran yang terdiri dari manusia-manusia kere itu, mau beranjak dari tempatnya semula berasal ? Memberi mereka pengetahuan yang memadai ? emoticon-Big Grin
Tapi harus hati-hati juga yah ... Karena mungkin timbul ketidak senangan para penghuni dari alam lain dengan hadirnya pusaran ini, yang menambah intensitas pusaran yang juga telah mengada disana atau memang telah ada jauh-jauh hari disana. emoticon-Ngakak
Diubah oleh bingsunyata
bener bgt bleh gw udh keluar dr zona nyaman yg asalnya pny bini n anak yg berkecukupan.demi keluar gw sikat zanda yg ga pny apa2 apaadanya buat ngerintis bisnis bareng udah bagus bisnisnye dia kabur gt aja bawa modal2 gw jg sue emangemoticon-Bola
profile-picture
caesarpratama memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Quote:


penganguran juga bisa dapat duit gan, yang gak ada itu jenjang karirnya emoticon-Berduka (S):
Balasan post cheapbastard666
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
i'll stay in my comfort zone, anyone say otherwise can go fuck themselves
Quote:

Mungkin kita harus bisa lebih mensyukuri kenyamanan yg kita miliki
Quote:


Padahal thread ini judulnya "cara menjadi miskin", tapi yang di diskusikan sebaliknya. Saya merasa sangat terharu emoticon-Matabelo emoticon-Malu
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di