CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Viral Video China Bangun RS Virus Corona 57 Lantai Secara Kilat, Faktanya?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e351e2088b3cb261458224e/viral-video-china-bangun-rs-virus-corona-57-lantai-secara-kilat-faktanya

Viral Video China Bangun RS Virus Corona 57 Lantai Secara Kilat, Faktanya?

Liputan6.com, Wuhan - Video pembangunan Rumah Sakit khusus Virus Corona setinggi 57 lantai secara kilat di China beredar di media sosial. Video itu viral dan di-retweet ribuan orang.Video itu juga dikomentari mantan anggota DPR Budiman Sudjatmiko.



Budiman Sudjatmiko (IG: budimaninovator)
· Jan 29, 2020
China itu negara otoriter yg lentur & meritokratis, AS itu negara demokrasi liberal yg lentur & meritokratis. Indonesia negara demokrasi liberal yg kaku & birokratis. Mana yg bisa mengejar kemajuan dgn cepat? Yg lentur & meritokratis...


IGuana
@Luana0119411577
RUAAAARRRR.. BIASAAA..👍

CHINA Baru Saja Bangun Rumah Sakit 57 Lantai,
Khusus Untuk Pasien Virus Corona..
Dalam Waktu 16 Jam Menyelesaikan Lantai Pertama, dan 19 Hari Selesai 57 Lantai Termasuk Listrik, Air dan Semua Peralatan Rumah Sakit...#VIRUS_CORONA @ANDRE_OCTA_

Embedded video

Budiman Sudjatmiko (IG: budimaninovator)
@budimandjatmiko
Sialan, China! Dari problem, ia ubah jd peluang. Dari sentimen #coronarovirus yg negatif, ia UBAH u/ mempertontonkan pd dunia KEUNGGULAN TEKNIK & KELENTURAN BIROKRASI mereka menghadpi krisis. Manajemen Bandung Bondowoso yg di kita jd MITOS, di sana jd ETOS

370
6:31 PM - Jan 29, 2020
Twitter Ads info and privacy
342 people are talking about this
"Sialan, China! Dari problem ia ubah jadi peluang. Dari sentimen corona virus yang negatif, ia ubah untuk mempertontonkan pada dunia keunggulan teknik dan kelenturan birokrasi," ujar Budiman.

Namun, penelusuran Liputan6.com, Kamis (30/1/2020), video yang tersebar itu ternyata bukan RS khusus virus Corona Wuhan. Benar bahwa China membangun RS "kilat" untuk menampung pasien Corona, tetapi baru akan selesai pada 3 Februari mendatang.

Warganet Twitter lain menunjukan bahwa gedung 57 lantai itu bukanlah membangun rumah sakit, melainkan bangunan komersial. Upah pekerja juga ditambah hingga tiga kali lipat.

South China Morning Post melaporkan rumah sakit khusus ini juga tidak sampai 57 lantai, namun rencananya hanya dua lantai.

Menurut CGTN, Ada dua RS khusus Virus Corona yang akan dibangun. Yang pertama dibangun di Wuhan dengan luas 25 ribu meter persegi. Konstruksi mulai pada 25 Januari dan target beroperasi pada 3 Februari dengan kapasitas 1.000 tempat tidur.

RS satu lagi juga berada di Wuhan untuk pasien virus Corona dengan kapasitas 1.300 tempat tidur. Lokasi pembangunannya lebih luas yakni 30 ribu meter persegi. RS ini mulai dikonstruksi pada 25 Januari dan targetnya beres pada 5 Februari.

Cerita WNI Wuhan: Jangan Percaya Hoaks, Doakan Kami
See detail
Pekerja menyemprot tempat sampah di luar Stasiun Kereta Api Hankou yang ditutup di Wuhan, Provinsi Hubei, China, Kamis (23/1/2020). Pemerintah China mengisolasi Kota Wuhan yang berpenduduk sekitar 11 juta jiwa untuk menahan penyebaran virus corona. (Chinatopix via AP)
WNI di Wuhan masih terjebak dan belum bisa pulang ke Indonesia. Hingga kini, pemerintah belum dapat memberi jadwal pasti kapan menjemput para WNI.

Kementerian Luar Negeri melalui KBRI sudah memberikan bantuan transfer dana kepada WNI di Wuhan. Harga bahan-bahan makanan dilaporkan mulai naik di sana dan banyak toko tutup.

"Jadi sebenarnya secara makanan itu kita cukup dalam beberapa hari ke depan, kemudian bantuan KBRI sudah kita terima dalam bentuk transferan dana ke setiap mahasiswa," ujar Eva Taibe dalam live streaming ASCEE bekerja sama dengan PPI Tiongkok yang Liputan6.com ikut serta pada Rabu, 29 Januari 2020.

Eva mengaku mulai khawatir dengan kondisi di Wuhan karena tidak jelas sampai kapan lockdown akan berlangsung. Meski demikian, ia meminta agar warga di Indonesia tidak mudah termakan hoaks, apalagi sentimen anti-China.

"Kita itu mengabarkan jangan panik, jangan mudah percaya karena video yang menyebar di Indonesia menyeramkan," kata Eva terkadang bingung melihat video yang beredar.

"Meskipun lebih banyak dukungan social support yang kita dapat, tapi ada juga yang menggiring ke isu-isu tidak jelas seperti sentimen anti-China," ujar Eva yang menempuh program doktoral di Central China Normal University.

" Kami berharap didoakan, di-support teman-teman semua," imbuhnya dengna mata berkaca-kaca.

Saat ini, Eva melaporkan jalanan masih sepi dan jarang mobil lewat karena akses transportasi Wuhan dibatasi. Namun, fasilitas listrik, air, dan internet masih bisa diakses.

Karantina Selama 28 Hari
See detail
Mahasiswa Indonesia di Wuhan pergi berbelanja kebutuhan pokok hari ini. (Dokumentasi KBRI Beijing)
Eva turut menyebutkan bahwa Kementerian Luar Negeri masih berusaha agar pesawat bisa menjemput para WNI di Wuhan yang berjumlah sekitar 250 orang. Mayoritas adalah pelajar.

"Itu sampai hari ini kita dengar berita dari Indoensia bahwa ibu menteri telah mengeluarkan option-option untuk eakuasi kami juga mendengar kabar-kabar sudah disiapkan pesawat untuk menjemput," jelas Eva.

Lebih lanjut, ia berkata WNI akan dikarantina terlebih dahulu di daerah selatan China, sehingga tidak langsung pulang ke Indonesia.

Setibanya di Indonesia, mereka akan kembali masuk karantina selama hampir satu bulan.

"Itu enggak akan langsung ke Indonesia. Itu mungkin akan diistirahatkan sehari di daerah Southern China. Kemudian dibawa pulang ke Indonesia, kemudian dikarantina lagi 28 hari di salah satu RS di Jakarta," ucap Eva.

Dokter Cicilia Marcella yang belajar di Nanjing Medical University menyarankan agar mereka yang baru pulang dari China untuk senantiasa menggunakan masker dan berhati-hati ketika bersin untuk berjaga-jaga. Sebab, virus ini tertular dari air liur.

"Untuk risiko bisa saja terjadi, makanya untuk mahasiswa-mahasiswa yang ingin pulang ke sini, seperti saya bilang karena gejala ini akan muncul tak lebih dari 14 hari. Jadi setelah pulang make sure pakai masker 14 hari," ujarnya.


https://m.liputan6.com/global/read/4..._campaign=Line


Lihat aja berita aslinya dr sumber


Namanya penipu.. ya mau gmn?

Ah masih kalah sama kadrun yg tinggal pencet langsung masuk surga.
profile-picture
Sweetjulia01 memberi reputasi
gedung dibangun cuma dua hari .. semennya saja belum kering
bisa langsung ambruk emoticon-Takut
itu emang konstruksi buat gedung komersial, pake sistem tiang baja yang sudah d setting dari pabrik (bangun gedung jadi kayak LEGO)
d video itu bangun hotel komersial

bsa kelar dlm 2 minggu dengan syaratnya kontruksi utama gedung hrs sama tanpa modifikasi ke pabrik
Penipu?

Soal bangunan 57 lantai beneran dibangun 7 hari koq.

Ada 1 perusahaan yang punya spesialisasi ngebangun cepat.

Liat aja di yutub.
profile-picture
profile-picture
anak manis dan Sinkhole memberi reputasi
Quote:


yg bohong itu gedung 57 lt utk rumah sakit kyknya.
Lihat 1 balasan
Balasan post anak manis
Quote:


Mungkin beritanya yang salah.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di