CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
[Cerita Misteri] Teman Tidur Meira
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e34f4c268cc9514450dae96/cerita-misteri-teman-tidur-meira

[Cerita Misteri] Teman Tidur Meira

[Cerita Misteri] Teman Tidur Meira
sumber: pxhere.com



Judul: Teman Tidur


Aku terhenyak melihat sesosok bayangan hitam tengah berada di sudut kamarku. Sekali lagi, mata kupejamkan, berharap ini hanya bunga tidur semata. Perlahan, kedua kelopak mata kembali terbuka. Aku lega, ternyata bayangan hitam itu telah hilang.

Tubuhku kembali bergetar hebat, saat tiba-tiba sebuah kilatan pisau sedang mengarah ke tubuhku. Aku melompat dari atas ranjang ke lantai, terdengar suara selimut sobek, ketika pisau itu menembus dan mencabiknya.

*-*-*-*-*-*-*-*-*

"Nina bobok, oo, nina bobok, kalau tidak bobok digigit nyamuk ...."

"Ingat Meira, setelah ini kamu harus langsung tidur ya. Kamu gak mau kan monster nyamuk datang menghisap darahmu sampai habis?" tanya Mama padaku.

Aku hanya mengangguk pelan, tanpa berani membuka mata. Dan seperti biasa, aku langsung menuju ke alam mimpi.

Setiap malam, Mama selalu menyanyikan lagu penghantar tidur yang sama. Memaksa kedua mataku agar tertutup sempurna, lalu mengancam akan ada monster yang datang, jika aku tidak segera tidur.

Umurku sekarang sepuluh tahun, tapi Mama selalu setia menyanyikan lagu penghantar tidur. Mataku telah terpejam rapat. Namun, setelah Mama beranjak dari kamar, aku mencoba membuka mata.

Jujur, aku tidak ingin ada monster nyamuk datang menghisap darahku. Tapi yakinlah, malam ini aku belum merasakan kantuk seperti biasa.

*-*-*-*-*-*-*

Mataku membulat. Aku kembali melihat sosok hitam itu. Dia bukan seorang pria bukan juga wanita. Dia seperti ... monster nyamuk dengan sungutnya yang tajam. Mungkinkah sesuatu yang kuanggap pisau tadi adalah sungut monster itu?

Aku berlari keluar kamar. Menuju ke lantai bawah. Berteriak sekuat tenaga memanggil Mama.

"Mama! Mama!"

"Ada apa, Sayang?" Mama keluar dari kamar sambil mengucek kedua matanya.

"Ma, monster itu ...." Aku terisak. Buliran bening mengalir di sudut netra.

"Monster?"

"Aku gak bisa tidur setelah Mama nyanyikan lagu nina bobok." Keringat mengucur deras di pelipisku.

Raut wajah Mama terlihat merasa bersalah, lalu memeluk erat tubuhku.

"Maaf, Sayang, Mama sering pulang larut malam, hingga mengabaikanmu selama ini," sesalnya.

"Saat Mama sampai di rumah, kamu malah udah tidur. Maafin Mama ya, gak pernah masuk ke kamar kamu, meskipun untuk sekedar mencium keningmu." Mama menangkupkan kedua tangannya di wajahku.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sofiayuan dan 25 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 5

(SFTH) Kumpulan Cerpen

profile-picture
profile-picture
profile-picture
NovellaHikmiHas dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh novaarlisanty
Lihat 2 balasan
Siapa di sini yang tidunya masih di nina bobokin?

Jan lupa baca doa sebelum tidur yaa emoticon-Kiss
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hugomaran dan 3 lainnya memberi reputasi
Jadi yang nyanyiin nina bobo siapa dong? emoticon-Takut emoticon-Takut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Ninaahmad dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh wiispica
Quote:


Siapa yaa kekira? Mungkinkah itu ...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Ninaahmad dan 2 lainnya memberi reputasi
Keren, sista. Ane suka ceritanya. Good job emoticon-Cendol Gan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Ninaahmad dan 3 lainnya memberi reputasi
keren sisemoticon-Big Kiss
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Ninaahmad dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Makasih sudah mampir Sisy emoticon-Betty
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tetysheba dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Waah, kamu juga keren kok emoticon-Bettyemoticon-Big Kiss
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Ninaahmad dan 2 lainnya memberi reputasi

[Creepy Pasta] Bermuka Dua

[Cerita Misteri] Teman Tidur Meira

Bermuka Dua



"Belanja apa, Neng?"

"Bumbu rendang, Mak Ijah," sahutku dengan senyum terkembang.

"Cuman beli bumbu doang, Neng? Trus lauknya apa?"

"Ada dehh." Aku berlalu sembari menepuk lembut pundak Mak Ijah.

-*-*-*-*-*-*-*-

Lima tahun telah berlalu. Hidup bersama suami tercinta tidak semulus harapan saat kami pertama bersua. Sampai detik ini, aku belum mempunyai keturunan. Segala upaya telah aku lakukan, tapi memang nasibku menjadi seorang wanita sempurna, belum bisa kuraih.

"Mas, rayu aku dong," pintaku manja.

"Udah tua gini masih main rayu-rayuan, males ah," sahut Mas Idham lirih.

Aku sangat sensitif dengan kalimat ini, setua apa sih aku di matanya? Aku memasang wajah cemberut. Kedua lengan aku silangkan di dada. Aku benci Mas Idham.

"Uluh-uluh Markonah imut, segitunya kalau marah," ledek pria berambut ikal itu.

"Siapa Markonah? Mas Idham udah lupa nama istri sendiri?" pekikku histeris.

"Mana mungkin aku lupa, nama kamu Neneng Markoneng, kan, Sayang." Mas Idham mencubit ujung hidung minimalis milikku.

Tetap saja aku tidak terima dia memanggilku dengan nama lain. Aku merajuk.

"Sini, Neng, Mas peluk-peluk." Aku menurut saja saat tangannya mulai memelukku dari belakang.

"Neng, besok kita berobat ke kampung sebelah yuk." pinta Mas Idham lembut.

"Males," sahutku asal.

"Kata temanku, ada dukun beranak terkenal di sana, kabarnya dia masih gadis loh, eheheue."

"What! Masih gadis? Kenapa jugak kamu ketawa, Mas?" Aku mencubit lekat pinggangnya. Dia mengerang, tapi aku puas.

"Ya sudah kalau gak mau, aku gak maksa kok. Cuman, Nita teman kantorku udah hamil setelah berobat ke dukun itu," jelas lelakiku tuntas.

Aku menurut saja saat Mas Idham kembali mengajakku untuk berobat ke kampung sebelah, meskipun jarak yang ditempuh sangat jauh kami rela demi hati yang mendamba si buah hati. Bahkan saat Mak Ijah menyarankan agar kami pindah ke sekitaran rumahnya, kami pun langsung mencari rumah kontrakan di sana.

Waktu seakan cepat berlalu, sementara tanda-tanda kehamilanku belum juga tampak. Aku bosan dengan ritual yang dianjurkan Mak Ijah. Sementara Mas Idham selalu saja kepo dengan status Mak Ijah yang masih gadis.

Sampai suatu saat, aku memergoki chat mesra antara Mas Idham dan Mak Ijah. Auwooo, tak semudah itu kau bisa merayu lelakiku, Juleha! Tunggu pembalasanku!

-*-*-*-*-*-*-*-*-

Aku melangkah bergegas kerumah kontrakan. Aku pastikan kalian berdua akan menikmati rendang masakanku.

Sesaat setelah melihat foto Mas Idham mengelus perut buncit milik Nita, secangkir kopi nan lezat memastikan satu kursi untuknya menuju neraka.
profile-picture
Tetysheba memberi reputasi
Ninggalin jejak ah..
Lanjut gan..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tetysheba dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Ini cerpen akak say, gadak lanjutan nya, nikmati wajah di thumbnailnya aja kuyy emoticon-Betty
profile-picture
profile-picture
Tetysheba dan Katakhoi memberi reputasi
Yang ngalong mana niiy, suaranya? Tunjukkan keberanian mu membaca kisah ini di malam hari 😍
profile-picture
profile-picture
Tetysheba dan Katakhoi memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post novaarlisanty
Quote:


Aku datang bukan jam kalongemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
Tetysheba dan novaarlisanty memberi reputasi
Keren, Sis 💞
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Ninaahmad dan 3 lainnya memberi reputasi
meira
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tetysheba dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Barti jam kucing dunks emoticon-Betty

Rasakan sensasinya membaca saat jam ngalong emoticon-Menang
profile-picture
profile-picture
Tetysheba dan wiispica memberi reputasi
Quote:


Makasih Sisy, kamu juga keren emoticon-Menang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tetysheba dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Iya Tante cuantique nan mempesonah, Meira lagi ngerjain pe-er niiy emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tetysheba dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh novaarlisanty
[Cerita Misteri] Teman Tidur Meira

[Cerita Misteri] Teman Tidur Meira
profile-picture
profile-picture
NiningMeu dan novaarlisanty memberi reputasi
Balasan post novaarlisanty
Quote:


[Cerita Misteri] Teman Tidur Meira
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Ninaahmad dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di