CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Oknum Pendeta HKBP di Simalungun Diduga Perkosa Ibu yang sudah Punya 3 Anak
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e34dd970577a92eb3494cce/oknum-pendeta-hkbp-di-simalungun-diduga-perkosa-ibu-yang-sudah-punya-3-anak

Oknum Pendeta HKBP di Simalungun Diduga Perkosa Ibu yang sudah Punya 3 Anak

Oknum Pendeta HKBP di Simalungun Diduga Perkosa Ibu yang sudah Punya 3 Anak
Rabu, 22 Januari 2020 16:41



Oknum Pendeta HKBP di Simalungun Diduga Perkosa Ibu yang sudah Punya 3 Anak
TRIBUN-MEDAN.com - Kabar tak sedap berhembus di kalangan HKBP.
Oknum pendeta Resort Dolok Marlawan, Kabupaten Simalungun, berinisial TS diduga melakukan pemerkosaan.
Polisi sedang menyelidiki laporan ini.
Pelapor adalah MS yang merupakan jemaat di gereja tersebut.
MS merupakan seorang ibu dengan tiga anak.
Kepada polisi, MS mengaku diperkosa TS di rumah pendeta yang masih kompleks gereja pada 18 Januari 2020.
Kepada wartawan www.tribun-medan.com, boru Saragih yang bertugas sebagai penjaga Gereja HKBP Dolok Marlawan mengatakan kurang tahu tentang kejadian itu.
Ia mengatakan memang pada saat itu ada kegiatan gotong-royong di gereja.
"Padahal saat itu banyak jemaat yang ikut gotong-royong. Saya tidak tahu dimana posisi kejadian ini. Saya tidak memerhatikan," katanya, Rabu (22/1/2020).


Pada tempat yang sama, Edi Suyanto Tampubolon seorang parhalado (pelayan) HKBP Dolok Marlawan membantah semua tudingan yang diadukan MS.
Kata Edi, tidak benar terjadi pemerkosaan pada pukul 09.00 WIB pagi.
Karena, pendeta sedang bersama dengan teman-teman pelayan gereja membersihkan aksesoris Natal di dalam gereja.
"Karena pendeta bersama dengan parhalado sedang membongkar gabah-gabah (aksesoris natal) dalam gereja pada jam yang disebutkan. Saya sudah baca laporan dia (MS)," katanya.
Edi mengatakan laporan MS ke polisi tidak logis.
Ia mengatakan selama gotong-royong MS dalam keadaan aman dan terlihat senyum.
"Dalam gotong-royong sedang bersama teman-teman ramai, enggak logikalah diperkosa.
Kalau diperkosa tentu dia buat perlawanan.
Kami lihatnya dia tersenyum keluar dari rumah pendeta.
Enggak ada satu pun saksi yang melihat dia diperkosa," katanya.

Edi mengaku sudah menjadi saksi dalam laporan Pendeta TS atas dugaan pencemaran nama baik.
Pendeta TS telah melampirkan delapan saksi dalam laporan ke Polres Simalungun.
"Kami ada delapan saksi mengatakan itu tidak benar termasuk kepala desa," katanya.

Kasus ini tengah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Simalungun.
Demikian disampaikan Kasat Reskrim AKP Muhamad Agustiawan di Asrama Polisi Polres Simalungun, Selasa (21/1/2020).
AKP Agustiawan masih mendalami laporan ini.
Ia belum dapat memberikan keterangan secara detil.
Namun, AKP Agustiawan memastikan Pendeta TS juga sudah membuat laporan dengan dugaan pencemaran nama baik.
"Pendeta melapor juga tadi.
Saya terima laporan dari pendeta tadi.
Masih dalami dan teliti.
Pendeta melaporkan balik dugaan pencemaran nama baik.
Sudah dua-duanya melapor.
Saling lapor," pungkasnya.
(tmy/tribun-medan.com)


 


Artikel ini telah tayang di [color=#016fba]tribun-medan.com
 dengan judul Oknum Pendeta HKBP di Simalungun Diduga Perkosa Ibu yang sudah Punya 3 Anak, https://medan.tribunnews.com/2020/01/22/oknum-pendeta-hkbp-di-simalungun-diduga-perkosa-ibu-yang-sudah-punya-3-anak.

Editor: Hendrik Naipospos

profile-picture
nomorelies memberi reputasi
Diubah oleh genderuwo777
Astaga naga emoticon-Kagets
Awkaokaokaokao
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Lihat 2 balasan
Balasan post burjo24jam
Quote:


Diubah oleh jakasemblung
Balasan post jakasemblung
emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
INFO YANG BERMANFAAT, TERIMA KASIH
dosa sudah ditebus di tiang kayu
Sungguh terlalu.. turut berduka atas keluarga yang diperkosa. Semoga mereka mendapatkan keadilan dari tuhan. Aminn
si bungsu malah menantu sendiri diminta emoticon-Wakaka
Lihat 1 balasan
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Bingung nih ceritanya
setelah diperkosa tdk lama kemudian minta lg


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di