CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Fakta Baru, Ternyata Tak Ada Rencana Penebangan Pohon .....................
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e34dd2882d495395949ada9/fakta-baru-ternyata-tak-ada-rencana-penebangan-pohon

Fakta Baru, Ternyata Tak Ada Rencana Penebangan Pohon .....................


Fakta Baru, Ternyata Tak Ada Rencana Penebangan Pohon .....................


Beritaterheboh.com -  Revitalisasi sisi selatan kawasan Monas, Jakarta Pusat, pertama kali menjadi sorotan karena adanya penebangan sejumlah pohon demi proyek tersebut.

Sejumlah pihak mengkritik keputusan Pemprov DKI yang mengorbankan pohon-pohon di sana untuk membangun plaza.

Sejumlah pejabat Pemprov DKI sebenarnya menyatakan pohon-pohon yang ditebang akan dipindahkan ke area lain di Monas.

Namun, keberadaan pohon-pohon yang ditebang dan katanya akan dipindahkan itu tak diketahui pasti keberadaannya.

Arsitek pemenang sayembara desain kawasan Monas Deddy Wahjudi pun akhirnya angkat bicara.

Bagaimana sebenarnya desain Monas hasil sayembara?
Deddy mengatakan, revitalisasi sisi selatan Monas tidak harus menebang sejumlah pohon yang tumbuh di sana.


Dalam desain asli yang dia buat, plaza di sisi selatan Monas harusnya dibangun di area perkerasan, bukan area yang ditumbuhi pepohonan.

Namun, pada saat revitalisasi dilaksanakan, plaza itu dibangun lebih lebar di setiap sisinya sehingga mengorbankan pohon-pohon yang tumbuh di sekitar area perkerasan itu.

Deddy dan timnya tidak dilibatkan saat pengembangan desain hasil sayembara dan eksekusi proyek itu.

"Saya melihat ada pelebaran sisi selatan yang mengakibatkan mungkin terkena pohon. Kalau kami ada di sana, dalam pengambilan keputusan, bisa menyarankan bahwa biar saja plaza melebar, tapi pohon-pohonnya tetap dipertahankan," kata Deddy, Kamis (30/1/2020).

Deddy menyatakan, dia dan timnya mengedepankan prinsip konservasi terhadap alam saat membuat desain untuk revitalisasi Monas. Karena itu, penebangan pohon sebisa mungkin harusnya dihindari.

Deddy pun menyayangkan penebangan pohon demi revitalisasi sisi selatan Monas tersebut. Dia berharap, Pemprov DKI Jakarta lebih berhati-hati saat melanjutkan revitalisasi Monas di sisi yang lainnya.

"Mungkin timnya berbeda sehingga kontraktor melihat itu begitu saja, tutup mata, gitu, sehingga memang ya sayang saja, kami menyayangkan," ujarnya.

Mungkinkah RTH di Monas bertambah?
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengklaim, ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan Monas akan bertambah menjadi 64 persen dari total luas Monas, setelah direvitalisasi.

Saefullah menjelaskan, berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 25 Tahun 1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka di Wilayah DKI Jakarta, RTH di kawasan Monas sebesar 53 persen.

Sementara di aturan turunan keppres itu, yakni Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 792 Tahun 1997 tentang Rencana Tapak dan Pedoman Pembangunan Fisik Taman Medan Merdeka, RTH di kawasan Monas sebesar 56 persen.

"Sesuai Keppres 25/1995 itu, ruang terbuka hijau yang ada di sana itu 53 persen, lalu turunan keppres itu adalah kepgub, itu ruang tebuka menjadi 56 persen. Hasil sayembara, RTH menjadi 64 persen, jadi naik," ujar Saefullah, kemarin.

Beberapa waktu lalu, Saefullah menjelaskan ada 85 pohon yang ditebang dalam rangka revitalisasi sisi selatan Monas. Sebanyak 85 pohon itu dipindahkan ke area lain di kawasan Monas.

Karena itu, dia mengklaim tidak ada pengurangan RTH.

Di sisi lain, Saefullah berujar, dalam Keppres Nomor 25 Tahun 1995, ada jalan lingkar di dekat pagar kawasan Monas.

Sementara dalam desain revitalisasi, jalan lingkar itu dihilangkan dan diganti dengan RTH atau ditanami pepohonan.

Karena itulah, RTH di kawasan Monas akan bertambah setelah direvitalisasi.

Namun, menurut Deddy, penambahan RTH menjadi 64 persen harusnya terwujud jika tidak ada penebangan pohon.

Dalam desain yang dia buat, penambahan RTH didapat karena area parkiran IRTI akan dihilangkan. Area parkiran itu akan diubah menjadi kawasan RTH.

Kemudian, area kuliner Lenggang Jakarta akan dipindahkan ke area yang berdekatan dengan Stasiun Gambir. Bekas area Lenggang Jakarta nantinya akan dihijaukan.

"Lenggang Jakarta dari yang sekarang, kami pindahkan ke area yang sudah terbangun, itu yang di dekat Gambir. Jadi Lenggang Jakarta itu dipindahkannya bukan ke daerah hijau dengan dipotong pohon, enggak," tutur Deddy.

Apa tujuan Pemprov DKI merevitalisasi Monas?
Saefullah menuturkan, pembangunan Monas belum selesai sejak dulu. Pemprov DKI merevitalisasi Monas untuk melanjutkan pembangunan itu sesuai dengan desain Monas yang terlampir dalam Keppres Nomor 25 Tahun 1995, yang kemudian sedikit dimodifikasi.

Revitalisasi Monas, kata Saefullah, untuk membuat area itu lebih baik lagi. Salah satunya agar Tugu Monas mudah dilihat oleh wisatawan, seperti Menara Eiffel di Paris, Perancis.

Setelah revitalisasi, wisatawan bisa masuk ke kawasan Monas dari plaza selatan di Jalan Medan Merdeka Selatan dan bisa langsung melihat Tugu Monas.

Sisi selatan Monas yang direvitalisasi nantinya akan menjadi tempat paling sentral untuk melihat pemandangan kawasan Monas.

Saat ini, pintu masuk menuju kawasan Monas berada di silang Monas.

"Kami ingin ada kenyamanan bagi pengunjung Monas, baik yang datang dari Jakarta sendiri, luar Jakarta mungkin, juga turis mancanegara, yang datang supaya berkelas Monas. Jadi kalau datang ke Merdeka Selatan, 'Mana sih Monas? Eh itu.' Kayak Menara Eiffel, gitu," kata Saefullah.(kompas.com/Artikel Asli)


source : http://www.beritaterheboh.com/2020/0...a-rencana.html


yaaaaahhh..... ketauan deh.... emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Avtex dan 10 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4
Jakarta... ohhh Jakarta...
Udh males dengerin atau baca ginian.
profile-picture
admin. memberi reputasi
Quote:


Source

https://m.akurat.co/id-982784-read-batang-pohon-mahoni-yang-ditebang-di-monas-diduga-diperjualbelikan-kadis-kehutanan-bungkam


Quote:
Pohon yang di cikini juga sbnernya fatal ditebang dari brojol sampe kepala 3 di cikini tau betul tu tempat jaman gw SD maen sepedah start mulai cidurian belok megaria dulu adem skrg ampun deh teriknya mustahil ditanem ulang pohon ujung2nya proyek lagi perlu biaya gede sikon textur tanah udh gak ky dulu yakin bisa tumbuh bud?
jembudd jembud emoticon-Blue Guy Bata (L)
lah pemenang sayembaranya dikacangin donk
Quote:


tinggal brp bulan lagi ya gan.... emoticon-Hammer2
Gw curiga sama si Saefullah emoticon-Cool
Udah beberapa kali ngaco tuh orang
Quote:


Terus gan lanjutin komennya...
Tapi sepertinya Anies doang deh yg begitu.
Lihat 1 balasan
sekaligus memfasilitasi alumni saat kumpul-kumpul. 🤭👍
namanya jg gabener koplok emoticon-Ngakak maklumin aja. BP skarang jadi mirip SF jokes gara2 dia kan
Sampe sekarang belum ada kepastian berita lanjutan soal revitalisasi ini. Yang gw baca kayaknya semua pihak pada lempar tanggung jawab, merasa tidak bersalah atas proyek ini.
Quote:


Nah. Ane jelasin. Yg namanya sayembara pemerintah kayak gini, SUDAH BIASA (dan ini kebiasaan buruk) kalau desain hasil pemenang tidak 100 persen sama begitu dilaksanakan di lapangan. Bahkan, bisa aja tidak digunakan sama sekali. Malah bisa pakai desain yg tidak menang.

Jadi kontraktor sebenernya belum tentu salah karena dia mengerjakan sesuai gambar desain buat di lapangan, yang SUDAH DIPASTIKAN BUKAN gambar hasil desain sayembara. Nah sekarang, siapa nih yg ngerjain gambarnya??? Kan pasti ada tender DED nya.. yg nilai feenya berkali-kali lipat lebih banyak........ Kan yg beredar di media adalah gambar hasil sayembara, tapi itu bukan gambar DED di lapangan...

Quote:


SUDAH JELAS buat politik. Tau ga berapa sayembara yg diadain Anies selama 2 tahun menjabat?? BANYAK BANGET dan hadiah juara 1 nya kebanyakan diatas 100 jt. Cara paling ampuh dan cepat untuk menaikkan elektabilitas politik adalah dgn pembangunan. Misal Ahok dgn Kalijodo sama lap banteng, jokowi dgn jalan tol, bandara dll, ridwan kamil dgn taman2 di bandung, walkot semarang dgn Kota Lama dan lainnya... Anies mencoba meniru hal yg sama.
profile-picture
profile-picture
kurapbadak dan hikarizai memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Harusnya sih banyak yang kena jerat pidana..
emoticon-Leh Uga
dan hingga detik ini,
sang soltan aibon yaman masih melanjutkan aksi ttup mulut & puasa bertatah katah,...

emoticon-Betty
pohonnnya dimana aja gak bisa jawab.....

kalo sampe bener dijual ..pidana itu ..
depan mata.. illegal logging di tengah kota..
Quote:

Konsultan pengawas atau MK nya juga harus dicek juga, kn mereka yg memastikan pekerjaan harus sesuai desain. Aneh aja, klo kontraktor smp tebang pohon namun trnyata ga sesuai design, emangnya ga kickoff meeting dl sblm mulai pekerjaan.
mamam tuh jkt58
Kadrun bebal, tobat kek, tuh lihat kota lu diacak acak gitu, gak stress apa? emoticon-Smilie

Fakta Baru, Ternyata Tak Ada Rencana Penebangan Pohon .....................
Makin panjang

Mungkin, inilah karma emoticon-Cool
profile-picture
cipokan.yuk memberi reputasi
Gimana kalau muka Anies kita modif.

emoticon-Cool
di hutan yang kalau nebang pohon tidak ketahuan saja dilarang koq,

eh yang di tengah2 kota ditebangin seenaknya

itu pohon umurnya udah banyak, mungkin lebih banyak dari umurnya si wanjem tuh
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di