CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pagi Ini Pesawat Airbus 330 Batik Air Jemput Ratusan WNI di Wuhan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e34ccbb8d9b171e7e04dd9b/pagi-ini-pesawat-airbus-330-batik-air-jemput-ratusan-wni-di-wuhan

Pagi Ini Pesawat Airbus 330 Batik Air Jemput Ratusan WNI di Wuhan

Quote:





Quote:


profile-picture
profile-picture
profile-picture
caerbannogrbbt dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh gesermeja
Halaman 1 dari 2
Gw kira bakalan dijemput pesawat militer lho
Lihat 3 balasan
semoga tetap clear semua, tak ada yg terkontaminasi baik WNI yg d evakuasi maupun para crew yg on board emoticon-rose
profile-picture
profile-picture
tsukin0 dan baaay memberi reputasi
Balasan post kily89
kemungkinan pesawat militer Hercules untuk mengirim bantuan obat2an ke China dan perlengkapan medis utk pemeriksaan awal calon penumpang sekaligus ngangkut oficial medis, militer dan pejabat negara.
profile-picture
kily89 memberi reputasi
Balasan post kily89
Quote:


pesawat militer Indonesia tak mampu mengangkut penumpang 243 penumpang emoticon-Malu

memang lebih murah carter pesawat reguler sih, yg wide body emoticon-Smilie

negara lain juga pada charter kalau sudah ratusan orang gitu, kecuali mungkin negara jaguh ya emoticon-Ngacir
profile-picture
kily89 memberi reputasi
Semoga balik ke indonesia dalam keadaan selamat emoticon-thumbsup
Sehat-sehat ya Pak, Bu.
Tunggu dulu ?
Pemeriksaannya 3 hari atau dikarantinanya juga 3 hari itu ?
Lihat 6 balasan
wah harus dikarantina neh semuanya dr pesawat kru & penumpang
Lihat 1 balasan


Quote:


ini bukan darurat perang kenapa harus pake pesawat militer gan, kecuali pas jemput d sana dikelilingi zombie itu beda cerita
Balasan post Schivver
Sebenarnya untuk waktu pastinya 1x24 jam setelah tiba harus menetap.

ada 3 pulau yang kemungkinan sebagai tempat karantina, beberapa tempat yang kemungkinan menjadi lokasi karantina:

1. Lokasi dekat Bandara Kertajati
2. Pulau kecil di Kepulauan Seribu
3. Kepulauan Natuna, Kepri

Tapi, kemungkinan besar setelah 1x24 jam disana akan dipindahkan ke Asrama Haji di Batam atau dibawa ke rumah sakit rujukan NCoV.

dalam pemeriksaan 1 hari itu mereka yang people under observation (PUO) akan dikarantina lebih lama 1x24 jam.
Jadi kemungkinan ada waktu 2-3 hari untuk pemeriksaan penumpang intensif meski masih tentatif waktunya.

Lebih jelas

Quote:


profile-picture
prayformysky memberi reputasi
Balasan post kily89
Quote:


Sekelas US aja tetap charter pesawat sipil badan lebar buat evakuasi warganya dari cina.. emoticon-Malu (S)

1. Muat banyak jadi cukup 1x jemput
2. Kuat terbang jauh jadi ga perlu transit
3. Relatif lebih nyaman d banding pesawat militer
4. Ada asuransinya.. emoticon-Shutup


emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
setiapmenit dan gesermeja memberi reputasi
Balasan post gesermeja
Quote:


Sebentar amat karantinanya? Inkubasinya aja 2 minggu kan?
semoga lancar

emoticon-Angkat Beer
profile-picture
gesermeja memberi reputasi
Balasan post nontonyukahhh
@nontonyukahhh kurang tahu gan, itu dari jubir kemenkes. Kemungkinan yang suspect bakal lebih lama 2 mingguan. 2-3 hari kayaknya cuma karantina kedatangan yang sudah clear check medis disana dan di pesawat.
Diubah oleh gesermeja
Quote:


Kalau pake pesawat militer kan lebih terkontrol, pengecekannya juga lebih baik. Dokter militer nya siap sedia... Perlengkapannya juga top....
Lihat 2 balasan
Nice info
bawa virus dong , gmna ni ?
Balasan post kily89
pesawat reguler ga terkontrol gan ?
justru dokter spesialis lebih nyaman di pesawat reguler gan, ada kursi duduk disamping penumpang yang diperiksa, minim goncangan pesawat dan lebih bisa mengontrol penumpang yang hanya duduk di kursi penumpang yang banyak dibandingkan pesawat militer dengan kursi penumpang terbatas.
Diubah oleh gesermeja
belom pernah naik batik airemoticon-Frown
kok ga pake A330 nya Garuda? bawa sepeda bisa masa ngangkut manusia gak bisa emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
profile-picture
west1973 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di