CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Cara Menjadi Orang yang Dingin dan Cuek
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3476ee9a972e351d667c21/cara-menjadi-orang-yang-dingin-dan-cuek

Cara Menjadi Orang yang Dingin dan Cuek

Jika ditanya, orang jenis apa yang paling menyenangkan? Mungkin jawaban terbanyaknya adalah orang yang easy going. Tapi, terkadang menjadi terlalu easy going dapat menyulitkan kita juga, loh. Jika kita terlalu “mudah” akrab, orang-orang mungkin juga “mudah” untuk meremehkan kita nantinya.


Menjadi orang yang dingin dan cuek berarti Anda memiliki rasa percaya diri. Karena, jika Anda cuek, maka Anda tidak memikirkan pendapat orang lain tentang Anda. Jadi, sikap yang Anda tunjukkan pun bukan sesuatu yang dipaksakan hanya agar diterima orang lain.


Perlu ditegaskan terlebih dahulu, kalau “cuek” di sini bukan berarti Anda tidak peduli pada lingkungan. Bukan juga berarti Anda bebas melanggar norma dan agama, karena bagaimana pun juga kita tinggal di negara yang memegang teguh dua hal tersebut.


“Cuek” di sini berarti Anda tidak memusingkan perkataan orang lain tentang Anda. Lalu, Anda juga tidak melakukan sesuatu untuk membuat orang lain senang, tapi untuk membuat diri Anda senang. Jika Anda ingin mengetahui cara menjadi orang yang dingin dan cuek, Kami akan memberikan tipsnya di bawah ini:

Cara Menjadi Orang Yang Dingin Dan Cuek


1. Percaya Diri

Percaya diri merupakan kunci utama dari banyak hal, termasuk untuk menjadi cuek. Dengan percaya diri, Anda akan nyaman menjadi diri Anda sendiri. Jadi, yang paling pertama harus dilakukan dalam cara menjadi orang yang dingin dan cuek adalah dengan percaya diri.


2. Silent is Gold

Pernah mendengar pepatah “Silent is Gold” (Diam adalah emas)? Terkadang, diam/tidak mengatakan apa pun lebih baik daripada terlalu ikut campur atau terlalu open. Jika Anda cenderung extrovert, mungkin agak sulit, karena biasanya orang ekstrover suka ‘memamerkan’ dirinya sendiri. Tapi, bukan berarti Anda tidak bisa belajar untuk menahan diri, kok.

Jika Ada argumen yang tidak penting terjadi di lingkungan Anda, sebaiknya hindari. Jika ada komentar bodoh di media sosial, sebaiknya tidak usah ikut-ikutan, karena orang bodoh susah ‘diobati’. Berhenti terlalu mengumbar pikiran Anda di media sosial, karena sesungguhnya dari 1.000 follower Anda di Instagram, mungkin saja yang benar-benar peduli hanya 5 orang saja.

Jangan pula terlalu mengumbar ketika Anda sedang kasmaran dengan kekasih Anda, atau istilah kerennya adalah PDA (Public Display of Affection). Siapa sih yang suka kalau setiap hari isi media sosialnya Anda yang cinta-cintaan sama si sayang?

Belum lagi jika Anda orang yang cepat berganti pasangan. Misalnya baru sebulan putus, sudah ada yang baru, dan sudah sayang-sayangan di socmed lagi. Orang pasti risih melihat kelakuan seperti itu.

Daripada menjadi si pencari perhatian, bagaimana jika Anda mulai menjadi si pengamat? Lalu, belajarlah untuk membatasi apa yang harus Anda share dengan orang lain. Silent is gold.


3. Tidak Memedulikan Pendapat Orang

Menjadi cuek berarti Anda tidak usah memedulikan pendapat orang lain. Mungkin orang-orang berkata kalau rok rampel tidak cocok dipadukan dengan sepatu boots. Tapi, jika menurut Anda bagus, lakukan saja! Jika teman-teman Anda tidak suka dengan selera tempat makan Anda, selera musik Anda, dan teman Anda yang lain yang tidak satu geng dengan mereka, well.. Siapa juga yang butuh teman yang sok seperti itu?

Jadilah diri sendiri. Lakukan hal yang membuat diri Anda senang. Biarkan saja orang-orang yang nyinyir pada Anda selalu nyinyir, nanti juga mereka capek sendiri kalau Anda diamkan. Jangan habiskan waktu berharga Anda untuk mengikuti kemauan orang lain, meniru gaya orang lain, atau bergabung dengan suatu komunitas yang tidak Anda sukai hanya untuk sebuah ‘pengakuan’ dari publik.

Perlu ditekankan, kalau tidak memedulikan apa kata orang lain bukan berarti Anda menjadi a total ignorant. Karena ignorant itu bodoh. Anda harus tetap menghormati orang, norma, adat, dan agama. Anda hanya harus lebih mementingkan diri sendiri daripada harus memenuhi standar orang-orang yang memberatkan Anda.


4. Tenang

Cara menjadi orang yang dingin dan cuek yang selanjutnya adalah dengan besikap tenang. Dengan bersikap tenang, Anda bisa terjauhkan dari adu argumen yang tidak penting. Pertama-tama, jagalah sikap tenang dari luar. Lama kelamaan, jiwa Anda juga dapat menjadi tenang.

Mungkin sulit, apalagi jika ada masalah berat menimpa Anda. Tapi, semua bisa jika Anda mau latihan. Setelah berhasil bersikap tenang, jiwa Anda bisa menjadi lebih damai. Orang-orang pun akan bertanya-tanya, bagaimana bisa seseorang yang sedang ditimpa musibah bersikap setenang Anda. Lalu, mereka akan menaruh rispek pada Anda, dan mungkin ‘berguru’ pada Anda.


5. Love Yourself

Cintai pendapat Anda. Cintai pikiran Anda. Cintai gaya Anda. Cintai tubuh Anda. Cintai berat badan Anda. Cintai semua yang ada pada diri Anda sendiri. Setelah itu, Anda akan merasa nyaman dengan diri Anda apa adanya, dan sikap cuek akan datang dengan sendirinya.


6. Jangan Berpura-pura

Cara menjadi orang yang dingin dan cuek yang selanjutnya adalah jangan berpura-pura menjadi sesuatu yang lain. Lakukan lah sesuatu yang biasa Anda lakukan, yang memang lahir dari diri Anda, bukan sesuatu yang Anda buat-buat keadaannya.

Nah, itulah  cara menjadi orang yang dingin dan cuek ala Kamini. Dengan menjadi cuek, bukan berarti Anda jadi bebas minum alkohol di tempat umum, bebas mem-bully orang lain, dan jadi tidak sopan pada orang tua. Bukan seperti itu, ya!


Bersikap cuek sangat membantu untuk membuat diri Anda jadi lebih tenang. Anda tidak overthinking apa pendapat orang lain tentang kehidupan Anda. Lalu, Anda juga jadi lebih cinta pada diri sendiri. Bukankah cuek hal yang bagus? emoticon-Wowcantik

emoticon-Cendol Ganemoticon-Toast








Live inside the fridge.
emoticon-Baby Boy


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di