CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Cadas! Dunia Darurat Corona, Peringkat RI Naik Lagi Jadi BBB+
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e340ab1facb9530dd7260dd/cadas-dunia-darurat-corona-peringkat-ri-naik-lagi-jadi-bbb

Cadas! Dunia Darurat Corona, Peringkat RI Naik Lagi Jadi BBB+

Cadas! Dunia Darurat Corona, Peringkat RI Naik Lagi Jadi BBB+
Jakarta, CNBC Indonesia - Ruarr biassa, peringkat utang Indonesia naik lagi! Ketika dunia dipusingkan dengan merebaknya virus corona Wuhan, Indonesia justru mendapatkan berkah kenaikan peringkat utang. Kali ini, Japan Credit Rating (JCR) atau Pemeringkat Kredit Jepang menaikkan peringkat utang pemerintah Indonesia menjadi BBB+ dari sebelumnya BBB dengan prospek (outlook) stabil.

Kenaikan peringkat terjadi pada peringkat utang luar negeri jangka panjang denominasi asing, yang artinya dapat disematkan pada obligasi pemerintah yang akan diterbitkan di luar negeri dalam dolar AS atau mata uang negara lain. Peringkat itu juga menjadi cerminan risiko sebuah negara sebagai sasaran untuk berinvestasi di pasar modalnya.

JCR kembali menjadi lembaga pemeringkat global pertama yang lebih dulu tancap gas dalam menaikkan peringkat utang pemerintah Indonesia, dibanding tiga pemeringkat global lain yang lebih populer di dunia yaitu Fitch Ratings, Moody's Investors Service, dan Standard&Poor's (S&P).

Saat ini, Indonesia masih disematkan peringkat BBB oleh Fitch dan S&P, setara dengan peringkat Moody's Baa2.

Sebelumnya, JCR menaikkan peringkat Indonesia ke kelas layak investasi (investment grade) pada Juli 2010, tepatnya menjadi BBB- dari BB+. Level BBB- adalah level peringkat layak investasi terendah, sedangkan peringkat tertinggi ada pada level AAA atau Aaa.

Bu Menkeu, Ini 3 Skenario Bila Pajak Korporasi Dipangkas 2021

Langkah penaikan peringkat pada 2010 itu juga lebih dulu dilakukan dibanding Fitch, Moody's, dan S&P yang baru menaikkan peringkat utang Indonesia masing-masing pada Desember 2011, Januari 2012, dan Mei 2017.

Penaikan peringkat terutama dapat berdampak pada pasar modal terutama pasar obligasi karena pemeringkatan utang mencerminkan risiko kredit yang semakin mengecil dari sebuah negara atau sebuah korporasi, dalam hal ini risiko negara Indonesia dinilai sudah turun lebih rendah lagi daripada sebelumnya.

Dalam pemeringkatannya sore ini (31/1/20), JCR menyatakan bahwa penaikan peringkat disebabkan oleh beberapa faktor utama yang dicermati lembaga pemeringkatan tersebut.

Pertama, faktor pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ditopang konsumsi domestiknya, defisit anggaran dan utang swasta yang terbatas, serta tahan bantingnya terhadap guncangan dari eksternal menjadi pertimbangan lembaga pemeringkat itu.

Ketahanan Indonesia terutama dinilai disokong oleh fleksibelnya nilai tukar dan kebijakan moneter dan cadangan devisa valasnya yang cukup.

Kedua, pengembangan infrastruktur sejak periode pertama pemerintahan Joko Widodo pada 2014 dinilai menjadi awalan yang berjalan cukup mantap bagi program serupa ke depannya. JCR meyakini bahwa kondisi politik yang adem dengan terbentuknya koalisi politik semakin menguatkan pemerintah dan reformasi ekonomi akan semakin cepat pada periode kedua Jokowi.

Meskipun perkembangan ekonomi agak melambat karena dampak dari pasar global, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5% pada 2019 turut didukung oleh aksi pemangkasan suku bunga beberapa kali oleh bank sentral sepanjang 2019.

Ketiga, defisit neraca berjalan (CAD) yang melebar hingga di atas 2% pada 2019 disebabkan impor barang modal untuk pengembangan infrastruktur. Namun, pemerintahan saat ini yang ingin menerbitkan omnibus law diharapkan dapat meningkatkan investasi asing langsung.

Utang luar negeri swasta memang meningkat dianggap JCR masih tetap aman karena status utang-utang tersebut merupakan utang jangka panjang proyek yang terkait infrastruktur. Utang jangka pendek juga lebih terbatas karena adanya batasan dari bank sentral.

Keempat, kebijakan fiskal yang juga dianggap mantap dengan porsi utang terhadap GDP masih mampu dijaga di bawah 30% meskipun defisit APBN yang melebar menjadi 2,2% pada 2019. Selain itu, perbankan domestik dinilai mampu menjaga kualitasnya, dengan rasio kecukupan modal (CAR) dan rasio pinjaman tidak lancar (NPL) berada pada level 23,66% dan 2,77% per akhir November 2019.

https://www.cnbcindonesia.com/market...lagi-jadi-bbb-

Stlong emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
liee dan 5 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Tetep kitak usir cinak cinak ya akhi ukhti kadrun... Drpd azabnya menular ya akhi emoticon-Ultah
profile-picture
profile-picture
cipokan.yuk dan extreme78 memberi reputasi
Diubah oleh sorken
Quote:


Tapi uangnya kita terima ya akhi.
emoticon-Imlek
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Diubah oleh jhonlenon60
Quote:


Angpaw membawa berkah, yg punya angpaw membawa azab emoticon-Ultah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ambarawan dan 2 lainnya memberi reputasi
ngutang melulu mending roketin rupiah dulu sebelum ngutang biar gak nombok bayarnya emoticon-DP
profile-picture
profile-picture
bukancrotseries dan pemburu.kobokan memberi reputasi
dananya ada tinggal kita mau apa ngga
buat ngutang sana siniemoticon-Wkwkwk
inimah akalakalan jepun aja biar RI gak tergantung sm menlen.. bagus jg sih emoticon-Big Grin
Ya syukurlah
Teruusss.... Hubungan nyak ama fairus Coro Na apah ? emoticon-Bingung
Dulu klo kata nastak mah waktu jaman Beye.. hutang untuk bayar hutang
emoticon-Leh Uga

kadrun mana ngerti
profile-picture
profile-picture
zulfi888 dan junaedi1982new memberi reputasi
Quote:

Mereka tau nya utang itu buat nutupin subsidi, ato dibagi-bagi model BLT.
emoticon-Leh Uga
BB+ kaskus jaman dulu lebih menarik emoticon-Ngakak
profile-picture
LordFaries memberi reputasi
Quote:


Khintil sirkismi li, njing emoticon-Ngakak
yg komen "utang mulu" mungkin ga bisa baca
emoticon-Leh Uga
lah gimana gak defisit, jarum jahit peniti sama benang aja impor
. buat bumn aja dah yang banyak,
duh gw bacanya koq malah bb+ emoticon-Betty
BBB+ kaya salah satu kategori forum kaskus dahulu kalaemoticon-Betty
profile-picture
profile-picture
cipokan.yuk dan siapika memberi reputasi
Lihat 1 balasan
mantap pak jokowi
bentar-bentar... ini kan masalah ekonomi kan ya?
terus hubungannya ama virus corona apa yak? bingung ane emoticon-Bingung
Balasan post greenology
kayak grup nyanyi juga gan BBB.... bukan bintang biasa emoticon-Wakaka
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di