CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Fraksi PKS Bela Anggotanya yang Usul Ekspor Ganja
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e33e867a2d19565ab194425/fraksi-pks-bela-anggotanya-yang-usul-ekspor-ganja

Fraksi PKS Bela Anggotanya yang Usul Ekspor Ganja

Fraksi PKS Bela Anggotanya yang Usul Ekspor Ganja

Liputan6.com, Jakarta Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Mulyanto membela rekannya, anggota Komisi VI DPR Rafli yang mengusulkan ganja menjadi komoditas ekspor saat rapat dengan Menteri Perdagangan.

Menurut Mulyanto, dasar pemikiran usulan ekspor ganja adalah untuk menyelematkan generasi muda dari bahaya narkoba.

"Dasar pemikiranya adalah untuk selamatkan generasi muda dari bahaya narkoba," ujar Mulyanto kepada wartawan, Jumat (31/1/2020).
Mulyanto mengatakan, PKS bersikap mendukung bandar narkoba harus ditembak mati.
Sementara, ganja yang dimaksud untuk diekspor dikontrol dan dikelola untuk kepentingan medis semata. Aceh yang dikenal banyak membudidayakan ganja, sebaiknya mengekspor itu ke luar negeri.
"Aceh yang menghasilkan produk lokal ganja sabaiknya diekspor ke luar negeri untuk kepentingan medis dan dikelola dan diawasi oleh pemerintah," kata Mulyanto.
Dia mengatakan, ganja yang menjadi barang ekspor adalah yang sudah diolah menjadi obat. Selain itu, Mulyanto bilang harus dikelola dan di bawah pengawasan pemerintah.
"Jadi maksudnya adalah ganja sebagai bahan baku/sudah diolah menjadi obat, semacam valium, rohipnol dan lain-lain yang masuk obat daftar G. Bukan ganja mentah yang dapat diselewengkan," tuturnya.

Diberitakan, anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fraksi PKS, Rafli, mengusulkan ganja menjadi komoditas ekspor Indonesia. Menurutnya, stigma ganja berbahaya hanyalah konspirasi global.
Dia mengatakan ganja dapat memenuhi kebutuhan farmasi. Apalagi ganja ini tumbuhan yang mudah ditanam dan tumbuh di Aceh.
"Jadi ganja ini ini adalah konspirasi global dibuat ganja nomor satu bahayanya. Narkotika yang lain dibuat nomor sekian-sekian padahal yang paling sewot dan gila sekarang masuk penjara itu bukan orang ganja. Orang yang pakai sabu bunuh neneknya pakai ekstasi segala macam," kata Rafli saat rapat di Komisi VI DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (30/1/2020).
Dia menyarankan Aceh sebagai pusat budidaya ganja. Dia pun sudah memetakan daerah yang bagus untuk budidaya ganja.
"Jadi pak, ganja ini bagaimana kita jadikan komoditas yang ekspor yang bagus. Jadi kita buat lokasinya. Saya bisa kasih nanti daerahnya di mana," kata Rafli.

sumur


emoticon-Leh Uga ngoahahah

emoticon-Leh Uga 



Spoiler for jgn dibuka:



 

profile-picture
nomorelies memberi reputasi
Diubah oleh paman.Laruku
Halaman 1 dari 2
"Jadi pak, ganja ini bagaimana kita jadikan komoditas yang ekspor yang bagus. Jadi kita buat lokasinya. Saya bisa kasih nanti daerahnya di mana," kata Rafli sambil menyulut bong lalu menghisapnya dalam-dalam.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pradanto17 dan 5 lainnya memberi reputasi
Katanya barang haram dijadikan uangpun tetep haram ? emoticon-Malu (S)
Tp terserah sih, di manualbook uclim gak ada sebut-sebut ganja kan ? emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
ilhamilham010 dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
kok size nya kelas berat
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
krn yg ngemeng org parte alloh, jadinya mules perut gw pengen boker..

aqidah kemanain woii
dasar ijo aja, mata duitan lo
profile-picture
profile-picture
pradanto17 dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Sesama bajingan harus saling membela
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
bla bla bla....yang penting duit...buat kimpoi lagi...emoticon-Traveller
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
dikira jaringan mafia internasional penguasa kavling asia tenggara akan diam membiarkan ya. emoticon-Big Grin
ganja itu mainan dunia gelap kelas internasional coy. sepengamatan gue.
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan reid2 memberi reputasi
Jangan2 banyak kader PKS udah punya simpenan kebon ganja berhektar2 makanya ngusulin kegilaan ini supaya di legalkan hukum
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan rajkapoor memberi reputasi
Provinsi dengan Perda Syariah, terus Indonesia negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, mau ekspor ganja ?
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan sorken memberi reputasi
Rokok harom vape harom
Tembako harom
Ganja halolemoticon-Busa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pradanto17 dan 2 lainnya memberi reputasi
kemarin ustad nyuruh nyabu

kini ekspor ganja emoticon-Big Grin
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
memang partai bobrok pks ini paling memalukan.
terobosan pemikiran nya selalu halu macam stnk gratis dan bejat macam legalisasi ganja ...
emoticon-No Hope


profile-picture
profile-picture
majiddamn dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
kan ganja emg bagus buat kesehatan
jgn dungu lah
profile-picture
profile-picture
jonfaisal dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Boleh juga usulnya untuk dipertimbangkan
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
partai tempik
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Quote:


Coli kalau juga bagus buat kesehatan

Alkohol juga bagus buat kesehatan

Knpa yg boleh boleh ganja

emoticon-Leh Uga
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Jerman Mengizinkan Penggunaan Ganja untuk Medis...

Jakarta, CNN Indonesia -- Parlemen Jerman mengesahkan penggunaan ganja untuk tujuan medis terhadap orang dengan penyakit serius seperti kanker dan sklerosis atau pengerasan pembuluh darah.

Melansir AFP, izin tersebut disetujui secara penuh oleh anggota dewan dan memungkinkan dokter untuk memberikan resep ganja kepada pasien.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
itu kenapa mulustrasi ganjanya BMW


Body Mengalahkan Wajah
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan rajkapoor memberi reputasi
Gilaaaaaa koplak lokasinya pasti di Aceh.. partai koplak emoticon-Gila
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
subannalloh emoticon-EEK!
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di