CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Perusakan Masjid di Minahasa
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e338db3af7e934a67592db3/perusakan-masjid-di-minahasa

Perusakan Musholla di Minahasa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anton Tabah mengatakan perusakan rumah ibadah umat Muslim membuktikan siapa yang radikal dan intoleran. Pernyataan Anton itu merespons perusakan terhadap Musala di Perum Agape, Tumaluntung, Minahasa Utara.

Perusakan Masjid di Minahasa

"Dari kasus banyaknya rumah ibadah umat Islam dirusak bisa membuka mata pemerintah siapa yang intoleran dan radikal," kata Anton melalui keterangan tertulisnya, Kamis (30/1) kemarin.

Selama ini umat Islam kata Anton selalu menerima cap radikal dan intoleran. Padahal, umat Islam selama ini tidak pernah mengganggu apalagi merusak rumah ibadah umat lain.

Anton mengatakan, menyelesaikan silang selisih rumah ibadah di berbagai daerah memang sering menemukan masalah komunikasi antarumat beragama. Untuk itu harus dibangun komunikasi yang lebih komunikatif mengendepankan pendekatan sosial yang beradab. "SKB Mentri yang mengatur pendirian rumah ibadah dengan tanda tangan minimal 60 orang warga sekitar, tidak boleh kaku," katanya.

Menurut dia, jika memang di sekitar tempat tersebut belum ada rumah ibadah, padahal sangat dibutuhkan oleh warga setempat maka boleh dibangun rumah ibadah. Hal tersebut jika sudah ada tanda tangan warga setempat bisa jadi bahan pertimbangan.

Perusakan Masjid di Minahasa
 
Anton mengatakan, kasus Perum Agape Minahasa bisa divasilitasi tokoh-tokoh di Minahasa dengan hasil yang terukur sebagaimana yang pernah dilakukanmnya ketika menangani kasus Masjid Tolikara Papua.  Anton mengatakan, tokoh-tokoh umat Kristen setempat marah dan mengutuk keras terhadap perusakan masjid di daerah tersebut. Para tokoh umat Kristian juga meminta pemda segera terbitkan izin pendirian masjid tersebut karena keberadaannya sangat diperlukan umat Islam.

"Akhirnya mereka mengganti rugi kerusakan dan akan bantu kelancaran pembangunan masjid. Alhamdulillah tidak sampai sebulan Tolikara sudah punya masjid lagi dan lebih bagus lebih strategis," katanya.

Anton mengaku telah mendengar kasus perusakan Mushola di Minahasa. Dia juga mendapat laporan dari tokoh-tokoh Minahasa sepakat ganti rugi dan membantu kelancaran perbaikan tempat ibadah umat Islam yang dirusak. "Terkait soal hukum terhadap pelaku perusakan diserahkan yang berwajib yang kini sudah beberapa pelaku yang ditangkap," katanya.

Purnawiran Polri ini mengingatkan semua warga Negara Indonesia tanpa kecuali tidak boleh mempersulit apalagi menghalang-halangi ibadah umat lain. Kebebasan ibadah diatur konstitusi UUD 1945 dan Pancasila. "Jangan hanya berteriak saya pancasila tapi nihil dari sifat-sifat kelima sila tersebut," katanya.

Republika

Teloransi..

Perusakan Masjid di Minahasa
profile-picture
profile-picture
lokshin.khushin dan scorpiolama memberi reputasi
Diubah oleh red23rd
Halaman 1 dari 3
Jadi minoritas tak lantas harus menjadi bringas.
Quote:


pendirian mushola atau masjid itu sebenarnya diaturan agamanya wajib selalu ada toa atau nggak sih? dulu pertama kali agamanya hadir emang toa sudah ada gitu? abad 6masehi sudah ada toa kah?
profile-picture
firewallshop memberi reputasi
Diubah oleh barulangit
Eastern Lastcar ready!!!


emoticon-Belgia emoticon-Belgia
simple aja

azab dari Alloh ini mah. akibat suka menzolimi umat agama lain


Perusakan Masjid di Minahasa

Alloh Maha Adil emoticon-Recommended Seller

profile-picture
riolam memberi reputasi
Halah minoritas itu kerjaannya ya kayak di kaskus kayak gini. Memecah belah bangsa... Cek aja ...
profile-picture
profile-picture
riolam dan lokshin.khushin memberi reputasi
Lihat 1 balasan


Quote:
kalau tkit atau sdit menerima murid non muslim ak tdk tahu,lha kan orang katolik Kristen sdh punya sekolah khas nya sendiri..dua sekolah itu sama konsepnya yaitu ada muatan religius agamanya..bahkan bukan hanya sekolah,rumah sakit juga ada bethesda..mau pasien katolik atau muslim kalau pagi ada pembimbing rohani yang keliling, demikian juga di rumah sakit Muhammadiyah... kebetulan keluarga sy itu bercampur dengan katolik, karena Simbah ku itu masuk Islam.. kalau lebaran ada acara trah berjumpa dengan saudara yg katolik..intinya ya sama saja setiap individu punya keyakinan yang kuat pada agamanya,ada juga yang santai...orang katolik itu malah tak suka model toleransi orang Islam itu,misal ada acara sahur di gereja dll..cuma karena yang minta itu tokoh2 jadi tak enak..coba tanya yang orang katolik..kalau protestan sy tak tau..

profile-picture
riolam memberi reputasi
Dominasi mayoritas tirani minoritas
profile-picture
profile-picture
riolam dan Nibrashilmy2 memberi reputasi
SKB/perber 2 atau 3 menteri itu melanggar hirarki perundangan karena kalau sudah lintas sektoral seharusnya sudah dijadikan perpres. lagi sebetulnya menteri itu cuma bisa buat aturan teknis nggak boleh sesuatu yang baru macam SKB/perber yang nggak ada UU di atasnya yang menyuruh untuk membuat aturan teknis.
adanya permen aja sebetulnya secara norma demokrasi sih sudah melanggar norma karena aturan hanya boleh dibuat oleh elected officials (presiden, DPR, DPRD, kepala daerah). kalau appointed officials (menteri, dirjen, kadin) itu kalau boleh buat aturan sebetulnya jadi sudah macam raja dengan kekuasaan absolut.
balik lagi soal rumah ibadah, sebetulnya secara hukum nggak perlu ada izin khusus karena ibadah itu hak azasi. paling2 kalau buat ibadah bersama karena ada keramaian maka harus ada izin keramaian aja. tempat pun nggak harus spesifik yang khusus dibuat untuk keperluan tersebut karena di era 4.0 sekarang akan buat tingkat utilisasinya rendah.
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
Wadefak. emoticon-Mad
radikal oh radikal

Perusakan Masjid di Minahasa
Diubah oleh red23rd
Mewek yg keras, biar lo tau perasaan umat buddha yg vihara nya di rusak, umat kristen yg gereja nya di bom, umat hindu yg pura ditolak warga. Selama masih hidup, masih ada waktu untuk tobat dan menjalin kebaikan emoticon-Smilie

Perusakan Masjid di Minahasa
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
Komnas HAM??


emoticon-Big Grin emoticon-coffee
Kapan diajak ke istana para perusaknya?
profile-picture
zeledi memberi reputasi
hah? skb 3 mentri tidak boleh kaku? standar ganda kaum tai
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
Quote:


ya karena ini negara mayoritasnya muslim, lu harus bandingkan juga jumlah penduduknya..

coba ke china sana ya yg radikal bukan islam, uyghur dibantai dan aniaya situduh radikal padahal cuma mau shokat dan perempuan pake jilbab, di india muslim teraniaya, yahudi membantai palestina, budha di myanmar ngebantai muslim rohingya, new zealand yg teraman di dunia aja masih bisa ngebantai ratusan muslim radikalnya, papua ngebakar masjid bahkan..

kalau ini islam radikal udah lenyap kalian minoritas dari indonesia ini, tapi kenyataan gereja banyak coy.. klenteng bertebaran dst dst..

tapi emang asalnya kalian radikal ya gitu, tutup mata semua, mgkn kalau kalian mayoritas sudah habis kami dibantai..

kalau ada pembunuhan oleh teroris yg beragama islam, semua umat islam mengutuk.. bahkan membawakan hadist2 terlarangnya membunuh non muslim yg dalam perdamaian..

giliran ada muslim terbunuh teroris kalian, ngomongnya rasain, gitu aja mewek..

alhamdulillah, lewat kaskus ini ane tau begitu bencinya kalian kepada islam, trrimakasih kaskus..
Lihat 3 balasan
Quote:


Dah kowe masuk kandang dulu
wow ternyata agama tetangga ngomongnya anti radikal taunya dianya jga gitu emoticon-Wkwkwk
profile-picture
lokshin.khushin memberi reputasi
Quote:


Astajim emoticon-Kagets
Mau ibadah susah bener dah. Padahal sodara sebapak beda abang


emoticon-Ngakak
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
Cukup mengutuk tindakannya pak, ga perlu ditambahin narasi ginian
Padahal, umat Islam selama ini tidak pernah mengganggu apalagi merusak rumah ibadah umat lain.
Jd seolah membentur2kan
profile-picture
riolam memberi reputasi
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di