CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mandor Angkot Tewas karena Tolak Bayar Nasi Goreng di Kafe, Ini Kronologinya
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3316388d9b172e751f1f44/mandor-angkot-tewas-karena-tolak-bayar-nasi-goreng-di-kafe-ini-kronologinya

Mandor Angkot Tewas karena Tolak Bayar Nasi Goreng di Kafe, Ini Kronologinya

Mandor Angkot Tewas karena Tolak Bayar Nasi Goreng di Kafe, Ini Kronologinya Kompas.com - 30/01/2020, 17:00 WIB


Penulis Kontributor Medan, Dewantoro | Editor Aprillia Ika

MEDAN, KOMPAS.com - Seorang mandor angkot bernama Abadi Bangun (42) tewas setelah terlibat percekcokan di Cafe Delicious,di Jalan Pasar Baru Titi Rantai, Kecamatan Medan Baru pada Rabu (29/1/2020). Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak yang dikonfirmasi melalui Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polrestabes Medan AKP Rover Samosir membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan, tewasnya Abadi Bangun bermula ketika datang ke kafe bersama temannya Jery dan memesan nasi goreng di Cafe Delicious.


Setelah makan, korban yang merupakan penduduk setempat menolak membayar. Karyawan kafe pun mengatakan untuk melapor bos mereka Mahyudin. Namun rupanya, Bangun tersinggung lalu melemparkan piring.


Tak mau bayar, korban berulah dan bawa parang


Tidak hanya di situ, Bangun juga memecahkan kaca steling lalu pergi meninggalkan cekcok mulut itu. Ternyata tak berapa lama berselang, Bangun dan Jery kembali lagi dengan sebilah parang. Melihat itu, Mahyudin selaku pengelola kafe kemudian berusaha meredam emosi Bangun dan Jery.


Namun, korban yang tersulut emosinya mengayunkan parangnya. Sabetan Bangun ditangkis dengan tangan kiri mahyudin. Tak mau mati konyol, Mahyudin kemudian mengambil balok dan memukulkannya ke Bangun.


Teman korban yang marah lalu merusak kafe


Setelah itu, kedua tersangka lain ikut menganiaya korban Bangun. Melihat Bangun dikeroyok, Jery lari. Ia kembali setelah memanggil 3 temannya. Ia dan temannya kemudian melarikan korban yang tergeletak di jalan ke RS Siti Hajar.


Namun nyawa Bangun tak tertolong. Teman-teman Bangun yang marah kemudian merusak kafe. Polisi yang mendapat informasi itu kemudian mengamankan orang-orang yang diduga terlibat dalam keributan ini.


Pemilik kafe ditetapkan jadi tersangka



Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan tiga orang tersangka dan melakukan penahanan. Mereka adalah pemilik kafe Mahyudi (38) warga Jalan Binjai Km 10 Gang Dame No 58 Desa Payageli Kecamatan Sunggal. Lalu Mursalin (32) pria asal Pidie, Aceh, dan Agus Salim (32) warga Pasar Baru Padang bulan No. 14 Medan Baru.


"Ketiganya dijerat pasal 338 junto 351 ayat 3, tentang penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain," kata Rover. Pasca-tewasnya warga Jalan Bahagia Gang Budi Utomo No. 163 Keluraha Titi Rantai Kecamatan Medan Baru itu, polisi telah memeriksa 10 orang. Dari keterangan para saksi itu kemudian tiga orang itu diduga kuat yang melakukan penganiayaan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mandor Angkot Tewas karena Tolak Bayar Nasi Goreng di Kafe, Ini Kronologinya", https://regional.kompas.com/read/202...page=all#page2.
Penulis : Kontributor Medan, Dewantoro
Editor : Aprillia Ika



Hukum Gotham City, kalau anda mau dipalak, anda menolak, terus ketika anda mau dibacok pakai parang karena menolak dipalak, anda melawan, terus pemalak tewas, maka anda sudah melanggar HUKUM GOTHAM CITYemoticon-Selamat









Mandor Angkot Tewas karena Tolak Bayar Nasi Goreng di Kafe, Ini Kronologinya Mandor Angkot Tewas karena Tolak Bayar Nasi Goreng di Kafe, Ini Kronologinya Mandor Angkot Tewas karena Tolak Bayar Nasi Goreng di Kafe, Ini Kronologinya Mandor Angkot Tewas karena Tolak Bayar Nasi Goreng di Kafe, Ini Kronologinya Mandor Angkot Tewas karena Tolak Bayar Nasi Goreng di Kafe, Ini Kronologinya Mandor Angkot Tewas karena Tolak Bayar Nasi Goreng di Kafe, Ini Kronologinya Mandor Angkot Tewas karena Tolak Bayar Nasi Goreng di Kafe, Ini Kronologinya Mandor Angkot Tewas karena Tolak Bayar Nasi Goreng di Kafe, Ini Kronologinya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muntarzoon dan 13 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6
Pelajaran berharga dari kasus ini:

Kalau di Gotham City, anda dipalak, bagus kasih saja. Kalau anda mau dibunuh, bagus serahkan leher anda saja. Atau anda bisa masuk penjara
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muntarzoon dan 16 lainnya memberi reputasi
In Gotham, self defense is a crime.
emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muntarzoon dan 12 lainnya memberi reputasi
Quote:


Harusnya clime, adek kan belom bisa lafalkan huruf remoticon-Mad
profile-picture
profile-picture
kenpachiku dan minoritycrisis memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Sampai di rumah sakit, ternyata Bangun sudah tak bisa bangun emoticon-Berduka (S)
Abadi bangun ternyata Tak abadi emoticon-norose
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Diubah oleh callmebay544
Quote:


Sampai bagian nangkis terus mukul balok bisa menggunakan dalih membela diri.

Tapi masalahnya habis mukul balok, dia juga ngeroyokin tuh si Bangun sampai gak bangun2.

Seharusnya setelah nangkis dan mukul balok langsung dibawa ke polisi.
Diubah oleh raff.s
Lihat 2 balasan
buto ijo
Kalo diliat dari kronologi nya

Abis makan gak mau bayar
Terus piring dilempar
Cafenya diacak-acak
Terus balik lagi bawa parang

Ya pantes aja di keroyok masa

Tidak ada asap kalo tidak ada api
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muntarzoon dan 8 lainnya memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Lihat 4 balasan
Loh membela diri cok emoticon-Nohope
makan gak bayar trs ngacak2 cafe, bener2 sampah... emoticon-Cape deeehh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muntarzoon dan 5 lainnya memberi reputasi
Masih bisa mokad aja sok2an malak lo cuk.


Gotham emang gada abis nya.
emoticon-Ultah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muntarzoon dan 3 lainnya memberi reputasi
another story from gotham city emoticon-Matabelo
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Gotamcity! no komen dahemoticon-Takut
Namun, korban yang tersulut emosinya mengayunkan parangnya. Sabetan Bangun ditangkis dengan tangan kiri mahyudin.



Marah marah bawa parang, eh malah mati.....
Goblog....mau buktiin apa sih
Quote:


Inilah yg membuat terkadang saya setuju kalau senjata api tuh dilegalkan dengan sertifikasi ketat

Jadi kalau ada manusia2 sampah keq gitu, boleh di headshot di tempat, bebas dr hukum

Klo di Amiriki kan bebasnya keterlaluan, kuat2an duit jadinya, rampoknya nodong pistol, yg dirampok ngeluarin shotgun, tar temennya si rampok bawa launcher lg

Nah, kalau sertifikasinya ketat kan si pemilik Cafe bisa punya senjata buat self defense, meanwhile model manusia sampah keq gitu pasti auto fail pas tes2 kejiwaan dan psikologis jd gk bakal bisa punya pestol jg

Orang yg crime coefficientnya pas dites tinggi gk kan bisa punya pestol2an

Solved
profile-picture
profile-picture
profile-picture
novembermann dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Quote:


Sad but true


emoticon-Turut Berduka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
god.dexvils dan 2 lainnya memberi reputasi
Terima kasih untuk para tersangka yg telah membuat mampus 1 ekor anjing kurap sampah. Semoga semua kebaikanmu mendatangkan surga. emoticon-thumbsup

Semoga semakin byk orang orang hebat seperti ini emoticon-thumbsup
profile-picture
profile-picture
profile-picture
novembermann dan 4 lainnya memberi reputasi
Ini membela diri..harusnya diperingan hukumannya..atau bisa aja bebas liat detilnya bgmana
Balasan post Bukan.Arab
Emang ada ya jaman skarang aparat yang ngga keparat?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
novembermann dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di