CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Virus Corona Diduga Berasal dari Kelelawar, Warga Manado Tetap Doyan Santap Paniki
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e2eb68568cc956e4837e403/virus-corona-diduga-berasal-dari-kelelawar-warga-manado-tetap-doyan-santap-paniki

Virus Corona Diduga Berasal dari Kelelawar, Warga Manado Tetap Doyan Santap Paniki

MANADO , iNews.id -

Virus Corona dari Wuhan, China yang kini menyebar ke berbagai belahan dunia ditengarai berasal dari kelelawar. Kendati demikian, hal ini tak membuat masyarakat di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) takut menyantap kelelawar atau yang warga setempat sebut dengan nama paniki .

Sejumlah warga Sulut menanggapi biasa saja soal isu penyebaran virus corona. Mereka menilai, soal asal muasal virus corona dari kelelawar masih sebatas dugaan.

“Makanan daging kelelawar atau orang Minahasa menyebutnya paniki sudah menjadi salah satu kuliner khas daerah kami. Ini bukan baru ada sekarang, melainkan sejak dulu dan sudah berlangsung cukup lama. Tapi dari cerita orangtua dulu sampai saat ini, gak pernah ada masalah sih,” ujar R Rumampuk, warga Tondano , Kabupaten Minahasa, Jumat (24/1/2020).

Dia mengungkapkan, kuliner menu paniki tidak pernah dibuat dalam bentuk sup. Karena sepengetahuannya, untuk memasak paniki cukup ketat dan banyak bumbu-bumbuan.

Pertama dengan blower menggunakan api agar bau dan bulu halus hilang sampai agak kering. Selain itu bumbu-bumbuannya juga beragam dan khas yang mampu menghilangkan bau amis.

“Kalau di sup, membayangkan rasanya saja terasa bagaimana gitu. Selama ini, setahu saya, masaknya di santan. Tapi bumbunya sama, tinggal beda penggunaan santan. Karena di santan saja bumbunya harus banyak rempah-rempah supaya rasa dan bau amis hilang,” katanya.

Keterangan serupa disampaikan Harold Viktor Lontoh warga Kota Manado. Makanan paniki memang salah satu santapan ekstrem khas warga Sulut. Soal adanya virus corona, dia menyebut ada rasa kekhawatiran, namun bukan karena makanan namun penyebaran dari pengidap penyakit tersebut.

“Namanya virus otomatis ada perasaan khawatir. Tapi kalau takuh sih tidak. Di Indonesia belum ada yang terjangkit dan masih aman,” katanya.

Diketahui, makanan yang menggunakan daging kelelawar sebagai bahan utama memiliki rasa yang sedikit gurih meski tekstur daging terasa alot.

Beberapa campuran bumbu-bumbuan yakni cabai merah, bawang merah, bawang putih, jahe, sereh, cengkeh, tomat dan dicampur dengan santan kelapa sebagai kuah. Unsur pedas di sini menjadi siasat mencegah daging kelelawar berbau amis.

Selain itu, tidak semua kelelawar dapat digunakan sebagai olahan paniki. Hanya kelelawar pemakan buah sajalah yang digunakan untuk membuat kuliner khas tersebut.

Editor : Donald Karouw

sumber
https://regional.inews.id/berita/vir...-santap-paniki


komen TS:

mungkin warga Wuhan perlu belajar dari warga Manado , bagaimana cara memasak kelelawar yang benar....

emoticon-Imlek
profile-picture
profile-picture
profile-picture
riezazura dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Sekarang
Kenapa ini virus gk jauh2 dr kampret dan onta coba...
Ada apa dengan kampret dan onta
Kenapa di manado gak ada virus corona.?
Jawabannya simple :
Virus corona merupakan virus yg mampu bermutasi. Dan tidak disemua inang virusnya dapat bermutasi. Banyak faktor yg menyebabkan virus bermutasi. Kondisi lingkungan, kondisi inang (tempat virus), proses mengolah daging nya, dll

Jadi tdk bisa disamakan antara disini dan di cina sana. Karena proses mutasi nya berbeda.

Dan bisa saja virus corona tdk mampu bermutasi disini atau bisa saja sedang dalam tahap mutasi (tp belum mampu menginfeksi manusia).

Intinya jaga kondisi kesehatan masing2 dan perhatikan pola makan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pemburu.kobokan dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh eggnostick
Lihat 1 balasan
Dan belum ada bukti klo corona yg tersebar berasal dr kelelawar emoticon-Imlek
profile-picture
profile-picture
riezazura dan kingoftki memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Gak usah baper gitu gan.. Kan banyak faktor nya

dari dulu udah begitu dan ga kenape2....ga ada kasus ga usah ganggu warga manado lah...emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
riezazura dan falin182 memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
gara2 kampret ini berarti!!!!

cebong ga ikutan!!!

Jangan lupa cuci tangan sebelum ma'em njih.
profile-picture
kingoftki memberi reputasi
Balasan post tukangbeling7
Sudah ada gan.

bisa di cek di google. corona virus sudah diteliti sejak lama. 2015 sudah ada penelituan yg menyatakan berasal dari kelelawar.

yg sekarang varian yg terbaru yg lebih ganas. Mungkin mutasi dari virus yg lama
Quote:


di cina itu malah source nya makan yang aneh aneh dari dulu. Nyata nya kenapa- kenapa. Kalau udah kasus baru dilarang gitu? Mungkin maksudnya di stop dulu sementara biar menghindari
profile-picture
riezazura memberi reputasi
Ane pernah ke tomohon dan menikmati kuliner paniki
Aku tau.

Jadi pada saat itu stock kelelawar banyak, dan ga laku. Jadi kelelawar ini dipotong potong dagingnya dikasih ke ular, katak, dan rubah.jualannya kan macem macem. Dan terkadang masih hidup dan dipelihara biar tetap fresh

Jadi kebiasaan ini lah yang membuat virus itu pindah dan bermutasi. Yg bisa bertahan cuma dua mahkluk, klo ga katak ya ular.

Tapi DNA yang mendekati manusia yaitu katak. Jadi pas di tubuh kodok virus ini bermutasi. Pas sampe ke tubuh manusia, virus ini kok merasa cocok.

Ya seperti itu lah kira kira cerita karangan saya.
Diubah oleh ekliptika
Lihat 1 balasan
nakesemoticon-Leh Uga
Balasan post ekliptika
Quote:


Salah Gan, dari DNA nya virus ini lebih dekat ke ular cobra China. Kemungkinan dari kelelawar kemudian menulari cobra.

Tahu sendiri kan gimana mereka kalo konsumsi cobra. Darah, empedu mentah2 langsung hap.
Quote:


Bisa juga sih, harus di interogasi pedagang disana, ngasih makan hewan dagangannya pake apa?

Pokoknya antara hewan yang jarang bertemu dan ga saling memangsa di dunia pasti ada sebabnya.

Nah sedangkan di pasar itu, mahkluknya pada hidup, predator sama predator.nyimpen stock, tetap saja harus ngasih makan.
Diubah oleh ekliptika
Ya ya ya... Kayak nggak ada yang layak aja. Apa sih yang nggak dimakan ma manusia
yang gw tau gak semua asli warga sana suka sama paniki ada yg bilang bau nya kaya pesing.
kegoblokan & keserakahan berkedok warisan budaya leluhur,leluhur nenek lu benjol..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pemburu.kobokan dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh TheTrueMayhem
Quote:


di kaki gunung lawu , dekat basecamp cemoro kandang dan cemoro sewu ,
banyak yg jual sate landak.

gw pernah nyoba , dagingnya alot dan pesing , tapi banyak yang makan.

seporsi 25 ribu , untuk sate landak 10 tusuk + lontong
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di