CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pemerintah Belum Batasi WN Tiongkok Masuk Indonesia
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e2e7c89f4d6956d5305d7e0/pemerintah-belum-batasi-wn-tiongkok-masuk-indonesia

Pemerintah Belum Batasi WN Tiongkok Masuk Indonesia

Home
Nasional

Wabah Virus Korona
Pemerintah Belum Batasi WN Tiongkok Masuk Indonesia
NASIONAL
27 Januari 2020, 09:30:57 WIB
Pemerintah Belum Batasi WN Tiongkok Masuk Indonesia
BEBAS MASUK: Turis asal Tiongkok tiba di Pelabuhan Serangan,Denpasar, setelah berkunjung ke Nusa Penida kemarin. (SONNY TUMBELAKA/AFP)


JawaPos.com – Meski virus korona makin mewabah, pemerintah Indonesia belum memberlakukan pembatasan masuknya warga asing, terutama dari Tiongkok. Hari ini (27/1) rencananya dilakukan rapat mengenai antisipasi persebaran virus bernama lengkap 2019-novel coronavirus (2019-nCoV) tersebut.
Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto menjawab singkat soal pembatasan masuknya warga negara (WN) Tiongkok ke Indonesia.
”Belum ada kajian mendalam,” kata dia kemarin (26/1).
Hingga kemarin lalu lintas WN Tiongkok yang masuk ke Indonesia masih berlangsung. Misalnya 174 wisatawan dari Kunming di Sumatera Barat. Bahkan, ada penyambutan lantaran rombongan tersebut merupakan penerbangan carter pertama dari Kunming.
Selain itu, data Kemenkes menunjukkan, ada 27 penerbangan langsung dari Tiongkok yang menuju Indonesia. Ada juga tiga penerbangan transit dari Tiongkok.
Sabtu (25/1) tujuh orang dari Changsha, Hunan, mengalami demam. Begitu sampai di Bandara Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara, semua diperiksa di atas pesawat.
Menurut Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro, penerbangan JT-2742 sudah dipersiapkan dengan baik. ”Sebelum keberangkatan, seluruh kru dan tamu menjalani pemeriksaan kesehatan berdasar ketentuan,” ungkapnya.
Danang menceritakan, ketika pesawat berada di pelataran parkir bandara untuk menurunkan penumpang, petugas kesehatan terlebih dulu masuk ke kabin pesawat. Petugas kesehatan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Sam Ratulangi memeriksa seluruh tamu dan awak pesawat. ”Setelah dilakukan pemeriksaan, pengecekan secara intensif oleh pihak terkait, tujuh orang tersebut dinyatakan negatif atau tidak terindikasi,” terangnya.
Pada hari yang sama, seorang penerjemah bahasa yang terbang dari Guangzhou juga diperiksa di KKP Bandara Sam Ratulangi. Dalam pemeriksaan, suhu perempuan itu mencapai 38 derajat. Kemarin hasil pemeriksaan menyatakan bahwa dia negatif virus korona.
Danang menerangkan, sesuai dengan surat bernomor PN.04. 0211111143/2020 tentang kesiapsiagaan dan antisipasi persebaran penyakit pneumonia berat yang belum diketahui etimologinya, perusahaannya telah melakukan langkah preventif.
Peringatan dari WHO
Sementara itu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada 24 Januari telah merilis bahwa ada kemungkinan penularan 2019-nCoV dari manusia ke manusia. Sebagian hal itu terjadi di Kota Wuhan, Tiongkok. WHO mengimbau wisatawan internasional melakukan antisipasi. Jika dalam perjalanan atau setelahnya mengalami gangguan pernapasan akut, segera melapor kepada petugas medis.
Selain itu, perlu menjaga kebersihan tangan, makan makanan yang sehat, dan menjaga kesehatan pernapasan. Bahkan, WHO melarang mengonsumsi produk hewani, terutama dari daerah yang mendeklarasikan terjangkit 2019-nCoV.
WHO juga meminta ada skrining terhadap siapa pun yang akan keluar dari Tiongkok. Jika ditemukan demam di atas 28 derajat disertai batuk dan gejala infeksi pernapasan, harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut seperti wawancara riwayat mereka. Jika terdeteksi terpapar sumber infeksi virus korona, wisatawan itu harus dipantau petugas medis dan dilarang bepergian hingga 14 hari. Tujuannya meminimalkan penularan penyakit secara internasional.
Selain itu, menurut investigasi WHO, ada bukti bahwa thermal scanner tidak efektif lantaran penyakit tersebut belum menunjukkan gejala. Bisa juga wisatawan tidak mengaku mengalami demam saat perjalanan. Sehingga diperlukan investigasi besar agar benar-benar bisa tersaring. Otoritas kesehatan dan maskapai, menurut WHO, harus bekerja sama.

Editor : Ilham Safutra
Reporter : lyn/han/c9/fal



 
Spoiler for spoiler:


profile-picture
nomorelies memberi reputasi
Nanti uang buat bayar upeti ke saudi sapa yang bayarin?
profile-picture
angelo.ogbonna memberi reputasi
yg banyak tuh WNI yg ke china buat kerja
Mendingan dilarang lah, jangan sampai cina2 masuk bawa virus, ga bawa virus aja sumber masalah, apalagi bawa virus


emoticon-Takut
profile-picture
angelo.ogbonna memberi reputasi
Astajim kadrun demo yokemoticon-Kagets
Ditunggu nanti hasil rapatnya gimana
jangan kelamaan, ntar kl udah kena wabah tambah repot...

bataemoticon-shakehand
profile-picture
angelo.ogbonna memberi reputasi
nunggu satu org di mari kena dulu baru muncul pembatasan WN cina..

ngeri kan lo...

emoticon-Ngakak
profile-picture
angelo.ogbonna memberi reputasi
Lihat 1 balasan
nunggu persetujuan dulu emoticon-Ngacir
Virus yang mematikan.
Balasan post AsalBunyi
Biasanya gitu. Terlambat. Trus lempar kesalahan. Cr kambing hitam.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di