CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Saat Anies Keok di PTUN, Pencabutan Izin Pulau Reklamasi F Batal
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e2e6ba4365c4f3beb0fa812/saat-anies-keok-di-ptun-pencabutan-izin-pulau-reklamasi-f-batal

Saat Anies Keok di PTUN, Pencabutan Izin Pulau Reklamasi F Batal

Saat Anies Keok di PTUN, Pencabutan Izin Pulau Reklamasi F Batal Bisnis.com, JAKARTA - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta mengabulkan gugatan pengembang pulau reklamasiuntuk membatalkan keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pulau F.

Gugatan itu diajukan oleh pengembang pulau reklamasi PT Agung Dinamika Perkasa. 

Baca Juga : Nasib Jakarta sebagai Ibu Kota Bakal Tamat Juni 2020

Keputusan Anies yang digugat itu soal pencabutan izin Pulau F dan beberapa pulau reklamasi lainnya dalam Keputusan Gubernur DKI Nomor 1409 Tahun 2018 tentang Pencabutan Beberapa Keputusan Gubernur Tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi.

"Menyatakan batal Keputusan Tata Usaha Negara yang diterbitkan oleh Gubernur DKI Nomor 1409 Tahun 2018 tertanggal 6 September 2018," demikian bunyi amar putusan seperti dikutip dalam laman resmi PTUN Jakarta, Jumat, 27 Desember 2019.

Baca Juga : Cuaca Jakarta 27 Januari 2020

Dengan Kepgub 1409/2018, Anies mencabut beberapa izin pelaksanaan reklamasi. Salah satunya membatalkan izin pelaksanaan Pulau F yang dikelola oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan PT Agung Dinamika Perkasa.

Mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebelumnya mengizinkan pelaksanaan reklamasi Pulau F. Dasar hukumnya, yakni Kepgub Nomor 2268 Tahun 2015 tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi Pulau F kepada PT Jakarta Propertindo yang ditetapkan pada 22 Oktober 2015.

Majelis hakim PTUN Jakarta selanjutnya mewajibkan Anies selaku tergugat untuk mencabut Kepgub 1409/2018.

"Mewajibkan tergugat untuk mencabut Keputusan Tata Usaha Negara yang diterbitkan oleh Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 1409 Tahun 2018 tanggal 6 September 2018," demikian lanjutan amar putusan itu. 

"Menolak gugatan penggugat untuk selebihnya."

Putusan itu dibacakan hakim ketua Andi Muhammad Ali Rahman pada Selasa, 21 Januari 2020. Dalam laman sipp.ptun-jakarta.go.id tertera bahwa ada dua hakim anggota yang menangani perkara ini, yaitu Umar Dani dan Enrico Simanjuntak. Sidang ini berlangsung sejak Selasa, 3 September 2019.

Sebelumnya, Anies mencabut izin reklamasi di Teluk Jakarta untuk 13 pulau. Anies mengatakan, pencabutan dilakukan setelah Badan Koordinasi Pengelolaan Reklamasi Pantai Utara Jakarta melakukan verifikasi terkait semua izin di 13 pulau buatan itu.

Rincian ke-13 pulau tersebut antara lain pulau A, B, E, I, J, K, M, O, P, Q, H, F, M. Selain PT Agung Dinamika Perkasa, tiga pengembang juga mengajukan gugatan serupa. Satu gugatan ditolak, yaitu pengembang Pulau M PT Manggala Krida Yudha. 

Namun majelis hakim PTUN mengabulkan gugatan dua pengembang lain, yakni PT Taman Harapan Indah dan PT Jaladri Kartika Pakci. Taman Harapan Indah adalah pemegang izin reklamasi Pulau H. Sementara Jaladri mengantongi izin reklamasi Pulau I.

Dalam putusan itu hakim PTUN memerintahkan Anies Baswedan mencabut Kepgub 1409/2018 serta memproses perpanjangan izin pengerjaan pulau reklamasi H dan I. 

https://m.bisnis.com/jakarta/read/20...lamasi-f-batal

Ngibul doang lo budemoticon-Cape deeehh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ekaputra19 dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
terus kontribusi tambahan 15% gmna nasibnya?
profile-picture
profile-picture
ekaputra19 dan Lasagna memberi reputasi
Lihat 2 balasan
astajim, padahal gabener anus baukbadan udah terbitin IMB reklamasi yg bikin saham agung podomoro meroket ya akhi emoticon-Kagets

Saat Anies Keok di PTUN, Pencabutan Izin Pulau Reklamasi F Batal
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh monyet2012
Lihat 1 balasan
Abud itu cuma kelas kopet.

Tau kopet kan ente, Bud? emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan cipokan.yuk memberi reputasi
Balasan post yadigembil
Nah itu dia masalahnya, reklamasi tuh udah dari jaman Soeharto, semuanya udah legal secara hukum, gak bisa distop lagi. Ahok sadar itu, makanya nyari celah supaya warga DKI dapetin keuntungan maksimal, timbullah kontribusi tambahan 15 %. Pengusahanya udah s7, tapi DPRD DKInya yg gak mau bikin peraturannya, krn Ahok gak mau tuh dana dibagi ma DPRD. Skrg setelah Ahok lengser, ambyar tuh 15%.

Dari awal juga semua aksi Anies di Pantai reklamasi lebih mirip pencitraan, jadi klo kalah kayak skrg pun, tinggal nyalahin Pengadilan kan?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 8 lainnya memberi reputasi
jadi reklamasi masih lanjut?

lah trus kampanye kmrn apa dong?
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan ekaputra19 memberi reputasi
udah jelas2 tipu2 ala abud. cm org goblok yg percaya dijanjiin gubernur bs ngelawan keppres. tak lebih pencitraan biar seolah2 memperjuangkan nasib rakyat & nelayan
di belakang main mata sm cukong reklamasi. udah dikasi 1000 IMB langsung, gak perlu bayar kontribusi ratusan triliun pulak
Saat Anies Keok di PTUN, Pencabutan Izin Pulau Reklamasi F Batal
tukang kibul, tukang sandiwara munafik kok dipercaya
Saat Anies Keok di PTUN, Pencabutan Izin Pulau Reklamasi F Batal
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Astajimemoticon-Mad
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Serba salah ya sama ebong ini. Anies usaha sesuai janjinya buat cabut izin reklamasi terus kalah salah. Kata ebong, ga apa apa soal hasil, yang penting keliatan usahanya. Sekarang giliran udah keliatan usahanya tapi kalah di PTUN, dicaci maki juga. Jadi maunya ebong ini apa sih? emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Hormati putusan PTUN Jakarta
sudah dijelaskan dari awal itu klo reklamasi ude ada aturan nya ---> artinya sudah tau di pengadilan bakalan kalah juga ....

dan buat apa buang waktu ke pengadilan, bukankah lebih baik jalan tengah ambil kontribusi 15 % .... emoticon-Traveller
Balasan post yadigembil
udah masuk kantong sejak terbit imb kemaren... 7 juta babu idiot 212 cumq dapat kentutemoticon-Big Grin
Ga semua penipu pintar, kadang2 korbannya kelewat begok
Quote:


Nyet sehat nyet, baru nongol lgemoticon-Kagets
kena karma juga soal reklamasiemoticon-Wkwkwk
"Menyatakan batal Keputusan Tata Usaha Negara yang diterbitkan oleh Gubernur DKI Nomor 1409 Tahun 2018 tertanggal 6 September 2018," demikian bunyi amar putusan seperti dikutip dalam laman resmi PTUN Jakarta, Jumat, 27 Desember 2019.


ini kan cuma drama nya wan abud saja yg selalu bilang keberwkwkwkkan... hanya untuk dapat voting warga... tapi ya bener ahok, pasti kalah di PTUN dan harus byr denda ke pengembang... mungkin sudah main drama sm pengembang , toh ya yg keluar duit bukan wan gabener abud, tapi pemprov dki, jadi seolah2 pemprov dki sudah berusaha dan gagal..otomatis seperti jadi pahlawan bagi rakyat..tapi di balik itu semua, wan abud sudah tau skenario akhirnya bagaimana....
profile-picture
ekaputra19 memberi reputasi
Pergub mau ngebatalin perpres........ emoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwk


Otaknya dmn Abud ini?????
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan ekaputra19 memberi reputasi
Quote:


Ahlan wa sahlan ya akhi abu trimusketer al kaskusi, ane terpaksa turun gunung gara2 ikhwan ana abu ceo.amigroup syahid ditangan jihadis kitak2 emoticon-Sorry
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan trimusketeers memberi reputasi
Balasan post jkwselalub3n4r
Quote:




Reklamasi itu pke nya perpres 1995. Mau d batalin sm Abud pke pergub?????........ emoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwk



Tolol amat si abud
profile-picture
ekaputra19 memberi reputasi
Quote:


Astajim ya akhi, wan abu ceo.amigroup pasti langsung masuk neraka nunggu waktu dipindah ke surga ya akhiemoticon-Kagets
Asik kayanya kalo orang macam ini jadi presiden & gerombolannya jadi menteri. Mungkin mamarika malah jadi takut & tundukemoticon-Wkwkwk emoticon-Wakaka
emoticon-Traveller
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di