CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Anies soal Banjir Underpass Kemayoran: Kata 'Bantu' Nggak Usah Diperpanjang
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e2e200ca727683c74693ee1/anies-soal-banjir-underpass-kemayoran-kata-bantu-nggak-usah-diperpanjang

Anies soal Banjir Underpass Kemayoran: Kata 'Bantu' Nggak Usah Diperpanjang

Anies soal Banjir Underpass Kemayoran: Kata 'Bantu' Nggak Usah Diperpanjang

Anies soal Banjir Underpass Kemayoran: Kata 'Bantu' Nggak Usah Diperpanjang

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan pihaknya bakal membantu seluruh kawasan di Jakarta yang kebanjiran. Anies meminta diksi 'bantu' tidak diperpanjang.

Hal tersebut disampaikan Anies usai meninjau banjir di underpass Kemayoran, Jakarta, Minggu (26/1/2020). Anies ditanya bagaimana menangani banjir di kawasan underpass Kemayoran yang terus berulang. Untuk diketahui, underpass Kemayoran dikelola PPK Kemayoran.

"Ya, ini bertahun-tahun karena itu kita tidak ingin berulang. Jadi kita harus bicara dengan pengelola di sini. Kan tidak mungkin DKI masuk mengelola di sini. Ini adalah kawasan yang ada pengelolanya, ada PPK-nya, nanti kita akan bicara dengan pengelola untuk bisa memastikan," kata Anies.

Anies menegaskan Pemprov DKI bakal melakukan penyedotan jika banjir melanda wilayah Jakarta. Anies lalu meminta diksi 'bantu' tidak dipermasalahkan.

"Tapi yang pasti, bahwa jangankan kawasan umum seperti ini, ada perkampungan, rumah-rumah yang tergenang aja kita sedot kok. Kita bantu untuk menyedot, seperti juga sekarang. Kita bantu juga menyedot. Tapi nggak usah kata bantu itu jadi diperpanjang," tutur Anies.

"Kita membantu di mana saja, di mana saja. Warga tergenang kita bantu, kawasan lingkungan kita bantu. Ini seluruhnya adalah berada di wilayah DKI Jakarta karena itu pemprov mengerahkan semua sumber daya. Gitu ya," imbuh dia.

Anies lanjut menjelaskan penyebab penyedotan air di underpass Kemayoran memakan waktu lama. Menurut Anies, tinggi air sempat mencapai 4 meter.

"Tingginya sampai 4 meter, airnya menutupi ini semua. Dan kita kerahkan pompa dengan kapasitas besar. Tapi karena volumenya besar ya perlu waktu. Kalau volumenya sedikit, cepat," sebut Anies.

Soal kata 'bantu' dalam polemik penanganan banjir underpass Kemayoran ini sebelumnya disoroti Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. Heru mengkritik Anies Baswedan yang menyatakan area underpass Kemayoran yang kebanjiran kewenangan Setneg dan Pemprov DKI Jakarta tetap bakal membantu menyedot air.

"Jangan hanya karena ada area yang kewenangannya ada di Sekretariat Negara, jadi Pemprov DKI hanya membantu. Memang sepatutnya menjadi tanggung jawab Pemprov DKI bukan hanya sekedar membantu," ujar Heru.
(gbr/mae)
sumber

☆☆☆☆☆

Anda sombong Wan Gubernur. Diksi membantu memang tidak tepat, sebab wilayah Kemayoran adalah wilayah administrasi DKI Jakarta. Itu masuk dalam kewenangan anda Wan. Kecuali Kemayoran itu masuk dalam wilayah administrasi Jawa Barat, bolehlah anda memakai diksi membantu.

Benar, underpass Kemayoran memang selalu menjadi langganan banjir. Bertahun-tahun. Tapi ingat. Anda menjabat sejak tahun 2017. Artinya masuk tahun ketiga anda menjadi Gubernur. Berapa kali anda sudah 'membantu' menyedot underpass Kemayoran? Apa setiap tahun?

Kalau mau bicara soal penanganan underpass tersebut, silakan. Tapi kerjakan saja dulu, baru nanti bicara. Jangan terlalu banyak omong. Tak perlu mencari panggung terus. Lama-lama orang makin muak.

Andai anda mau menyerang pemerintah mengenai pembangunan underpass yang anda anggap salah, anda juga salah alamat Wan. Underpass itu tidak dibangun dimasa Jokowi menjabat sebagai presiden sejak tahun 2014. Dan gubernur-gubernur sebelum anda juga tak ada yang mencari panggung soal penanganan underpass Gandhi ini. Tak ada yang ribut. Tak ada yang melempar tanģgungjawab.

Anda mau bermain-main dengan diksi 'bantu' Wan?
Soal normalisasi, pemerintah pusat punya tanggungjawab bagi masyarakat Jakarta yang menjadi warga negara Indonesia. Pemerintah pusat ingin agar warga negaranya aman. Tapi anda justru menghambat! Padahal pemerintah pusat jelas 'membantu' harga diri anda sebagai gubernur DKI Jakarta. Tak ingin anda dihujat habis-habisan! BPPT tak punya kewajiban untuk merekayasa cuaca di Jakarta. Tapi BPPT atas perintah Presiden turun tangan 'membantu' anda agar Jakarta tidak tenggelam lagi. Apa anda berterima kasih kepada BPPT dan pemerintah pusat karena telah 'dibantu'?

Pemerintah pusat yang selalu dimusuhi anda kini tengah membangun bendung Ciawi-Sukamahi, dan ditargetkan selesai akhir 2020 ini. Artinya anda masih punya waktu untuk menikmati hingga 2022 dan mendapat panggung seolah-olah nanti Jakarta selamat dari banjir besar karena usaha anda. Apa anda berterima kasih kepada pusat karena telah 'dibantu' untuk pencitraan?

Anda punya titel tinggi Wan. Tapi etika anda ternyata rendah. Anda terbiasa mencari musuh. Anda kelihatan frustasi karena usaha anda selama ini tidak dianggap oleh masyarakat. Jangan salahkan masyarakat. Salahkan diri anda sendiri Wan. Anda terlalu banyak beretorika. Padahal kinerja anda minim Wan. Anda menjadikan seluruh bawahan anda seperti buzzer. Semua siap membela anda dengan gaya yang sama dengan anda. Koq bisa? Ada penataran?

Anda terbiasa mencari panggung. Bahkan di acara partai politik saja anda menjual narasi agama. Bicara soal pelarangan takbiran, seolah-olah yang dilarang adalah takbirannya, bukan hura-hura kelilingnya yang rawan tawuran dan melanggar lalu lintas. Dan anda menikmati Wan. Menikmati kebusukan narasi anda. Padahal soal takbir keliling sudah sejak era Sutiyoso dilarang.

Anda berbahaya Wan. Pendendam. Padahal orang yang pernah jadi rival anda sudah tak peduli dengan anda. Tapi anda selalu saja menggoreng seolah berharap tepuk tangan.

Semoga petaka pilkada masa anda tak akan terulang lagi. Sangat membahayakan jika seseorang yang menyimpan dendam dan amarah diberi kekuasaan.

Mengerti Wan Gubernur?


profile-picture
profile-picture
profile-picture
78Kg dan 59 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh i.am.legend.
Halaman 1 dari 7
Anies itu paling pinter, paling cerdas, paling mampu, serahkan saja semuanya sama Pak Anies.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
handa 23 dan 9 lainnya memberi reputasi
emng pejuh ni orang
belun jadi manusia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lingmay dan 6 lainnya memberi reputasi
ahlinya lepas tangan. pupr yg kerja keras mompa, si abud ala polisi india nongol belakangan seolah2 itu adalah hasil kerja dia
makdirabit ente bud, dasar manusia licik & culas emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lingmay dan 23 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Balasan post cipokan.yuk
Quote:


Hebat kan?

Padahal Pak Basuki siang udah disana dan memerintahkan PUPR langsung turun tangan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lingmay dan 16 lainnya memberi reputasi
Koment ts yg panjang sekali .... di jawab oleh anies ...

SSGB
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lingmay dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
jkt makin surem
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cendolbasi7 dan 5 lainnya memberi reputasi
Giliran monas maen babat pohon tanpa izin

Underpass kemayoran dia lepas tangan, ngeles.

Emang busuk sih si jembud ini. Dendam bgt sama pusat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Raphz dan 17 lainnya memberi reputasi
Gue masuk jekarta
Sim card gue tadinya emtri jadi ngeksel.
Di screen nye tertulis

"suka suka gua, bangssat"
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Raphz dan 18 lainnya memberi reputasi
Balasan post cipokan.yuk
jadi inget telornya lions di tanah merah emoticon-Malu (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
handa 23 dan 5 lainnya memberi reputasi
Komen TS sangat amat panjang dan bermakna. Tapi kl gw jd wan abud gw bakal jawab:

SSGB.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Raphz dan 5 lainnya memberi reputasi
Baiklah kalo gt ga usah diperpanjang emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hary999 dan 2 lainnya memberi reputasi
mantab mas anies, semakin yakin 2 periode



emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EdwinSyn dan 2 lainnya memberi reputasi
Abud ini sadar betul,
Suara 1 gelandangan di bantaran kali, sama nilainya dengan suara seorang ketum partai sekalipun.
Sama-sama akan dihitung sebagai 1 suara di pilpres 2024 nanti.

Gw pernah under estimate dia di Pilgub dki 2017.
Gw pikir gak mungkin warga dki, yang notabene warga ibukota negara, dengan tingkat pendidikan di atas warga pelosok di Indonesia timur, bakal milih badut ini dibandingkan BTP.

Ternyata,
Kegoblog-an emang infinity.
Ayat dan mayat mengalahkan logika.
emoticon-Takut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ichachi dan 22 lainnya memberi reputasi
Lihat 11 balasan
rajin amat ts buat brita guberner nya sendiri, maklum lah ts sayang ama guberner nyaemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
voorvendetta dan 6 lainnya memberi reputasi
abud sensi amat yak
nyimak aja, belum ada yang kontra gak seru ah emoticon-Traveller
gw sering lewat emg udh sering banjir thn2 lalu tuh kolong
Diubah oleh isamovich
wuhahahhahahahahahahahahahhahahaha. rangga rangga..
sejuk sekali ya akhi kata2nya
profile-picture
profile-picture
yeesalah dan cipokan.yuk memberi reputasi
Balasan post junaedi1982new
Quote:


Sama gan... apalagi pas abis debat pilgub. Gw ngakak sendiri, mikir "apa masih ada ya yang milih orang goblog ini?".

Ternyata... 58% rakyat jakarta dong emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lingmay dan 9 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 7


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di