CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Food & Travel / ... / Cerita Pejalan Domestik /
DEWI - indigo story - kisah nyata
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e295019c8208469e37e707e/dewi---indigo-story---kisah-nyata

DEWI - indigo story - kisah nyata


DEWI - indigo story - kisah nyata
Aku ingin berbagi salah satu cerita tentang salah satu pengalamanku mempunyai teman baru selain louis…
Waktu itu aku semester 3… dan kejadian ini terjadi tepat disamping tempat parkiran motor kost kakak tingkatku…
Waktu itu sehabis praktikum kami membuat laporan di salah satu kost kakak tingkatku… karena tahun kemarin dia mengambil cuti kuliah jadi dia harus mengambil mata kuliah ini dengan angkatanku…
Hanya beberapa dari teman angkatanku yang percaya kalau aku ini anak indigo… soalnya aku juga jarang cerita dengan teman-temanku… aku takut malah membuat teman-temanku takut ketika bersamaku…
Dari beberapa yang tahu kalau aku itu indigo saat mereka dadakan main ke kost-kostanku… aku sedang berbicara dengan louis… yah sembari nonton film di laptop aku juga ngobrol dengan louis…
Pas waktu itu temanku datang… dia tanya kamu ngobrol sama siapa?? Tanya temanku
Aku Cuma bisa diam waktu itu… tapi temanku sudah banyak yang curiga… dan sering lihat aku bicara sendiri… jadi akhirny aku menceritakan semuanya kepada teman-teman terdekatku…
Awalnya mereka ngeri mendengarnya… tapai setelah aku jelaskan mereka malah semakin tertarik dengan keberadaan louis ini
Louis itu kaya gimana?
Louis itu orang mana?
Dimana kamu kenalnya?
Rentetan pertanyaan dari teman-temanku yang penasaran dengan louis…
Tapi aku meminta mereka untuk merahasiakannya kepada teman-temanku yanglain yang belum tahu kalau aku adalah seorang indigo
Aku tidak mau teman-temanku menjauhiku karena ngeri ataupun takut dengan kelebihanku ini…
Balik lagi dikost kakak tingkatku…
Pas kami datang dan memarkirkan motor aku melihat seorang anak kecil… kalau menurutku anak itu sangat cantik… lebih tinggi dari louis mungkin sekitar tinggi anak umur 10 tahun dengan rambut digelung dbelakang… dengan memakai jarit batik, diperutnya ada seperti tali ikat, dan dikedua lengannya seperti ada hiasan yang terbuat dari emas…  mirip seperti putri-putri jawa jaman dlu.
Aku hanya bisa tersenyum saja dan bilang permisi… selayaknya seperti orang yang sedang bertamu kerumah orang
Dia masih diam dipojokan parkiran… seperti takut kepadaku… dalam hati akupun berkata..
“ Jangan takut… aku Cuma mau belajar saja disini tidak ada niatan mengganggumu…  ucapku dalam hati”
Lalu aku segera menuju kekamar kost kakak tingkatku untuk mengerjakan laporan praktikum…
Karena ruangannya tidak muat untuk kami semua… akhrnya kami mengerjakan laporan diruang santai…
Saat kami sedang mengerjakannya… aku melihat anak kecil yang ada di parkiran tadi… tapi dia tidak berani mendekat… hanya melihatku dibalik tiang utama rumah semari seperti mengajak main petak umpet… dia mengintip dari blik ting tersebut llu sembunyi lagi…
Aku masih cuek karena masih banyak yang harus aku kerjakan… mungkin nanti saja setelah selesai baru aku tanyakan siapa dia…
 Setelah selesai mengerjakan laporan… akhirnya ada waktu untuk santai-santai… aku coba menjauh dari teman-temanku… karena takut mereka ngeri melihatku ngomong sendirian
Aku menghampirinya… dan bertanya..
Namamu siapa.. ? tanyaku
Ternyata dia bicaranya tidak ewat lisan… tapi seperti ada suara didalam pikiranku…
Dia menjawab… “aku dewi”
Kamu bisa melihatku… ??? tanyanya
Iy aku bisa melihat n berbicara denganmu… aku mempunyai kelebihan ini dari kecil… jawabku
Kamu kenapa terlihat sedih… tanyaku
Tidak ada yang mau diajak bermain… aku kesepian… jawab dewi
Trus kenapa kamu tidak cari tempat yang baru…  tanyaku lagi
Dewi hanya diam lalu dia pergi begitu saja… seolah-olah ada hal penting yang mau dikerjakannya…
Aku kembali lagi  untuk ngobrol dengan teman-temanku… setelah itu aku pulang…
Besoknya kami kembali kumpul dkost kakak tingkatku itu… benar saja dewi sudah terlihat diparkiran… karena kami sudah saling kenal dia tidak malu-malu seperti kemaren….
Bahkan saat kami sedang mengerjakan laporan dia mendekat… tapi tidak ada yang mengetahuinya selain aku… dewi Cuma berdiri sambil memperhatikan kami..
Aku yakin dia pasti sedang bingung dengan apa yang sedang kami kerjakan
Saat kami selesai mengerjakan laporan kami pasti saling bercerita tentang pengalaman dikampung halaman masing-masing
Dan yang pasti cerita horor g akan ketinggalan…
Lalu tiba-tiba kakak tingkatku itu bercerita… kalau di kost ini juga ada yang aneh…
Katanya setiap jam 5.30 saat mau mulai masuk magrib… segala alat yang mempunyai suara volumenya menjadi kecil sendiri… tapi lokasinya tidak tentu, pernah kami saat itu sedang menonton tv ramai-ramai tiba-tiba volume tv ada yang ngecilin… kami semua saling pandang… karena remot tv ada didepan kami…
Lau saat temanku sedang sibuk mengerjakan skripsinya juga digituin… waktu itu dia sedang mengetik jurnal untuk skripsinya tepat mau sore hari jam 5.30 katanya ada yang ngecilin suara musik dihandphonenya , padahal tidak ada siapapun dikamarnya kecuali dia.
Aku coba bertanya sama dewi tentang kejadian ini lewat pikiranku… dan benar da jawaban yang terngiang-ngiang dipikiranku…
Katanya bukan dia yang ngelakuinnya… tapi kakek putih  yang rumahnya dibelakang, dia sering marah-marah soalnya sudah mau masuk magrib bukan siap-siap kemasjid katanya… tapi malah sibuk bermain…
By the way aku kasih tahu y buat kalian… ini sih berdasarkan pengalamanku…
Aku bisa tahu kalau sosok itu baik atau tidak berdasarkan aura yang terpancar dari sosok tersebut…
Kalau gelap cenderung ke merah biasanya jahat… tapi kalau auranya cerah cenderung seperti sinar dan kita nyaman didekatnya itu biasanya baik…
Tapi dari yang aku lihat ini dewi termasuk golongan yang baik kok…
Setelah menjelaskan perihal tersebut aku bicara sama dewi dalam pikiranku… mau aku kenalin sama temanku… usianya mungkin sepantaran dengan kamu… tapi kamu harus ikut kerumahku kalau mau ketemu… soalnya temanku itu agak pemalu… aku lihat dia hanya mengangguk…
Setelah berbincang selesai aku pulang kkost-kostanku…
Dewi sudah ada disana… aku bilnga sini ikut aku… aku kenalin dengan temanku louis…
Saat sampai dikamarku… aku panggil louis…
Louis kamu disini ga… tiba-tiba louis sudah ada didekat tempat tidurku… dia Cuma diam memandangi kami… sini aku kenalin dengan dewi.. dia baik kok… louis agak malu-malu… seperti halnya anak kecil di pelan-pelan mendekati dewi… lalu disodorkannya boneka kesayangannya…
Yah aku bilang maenya dsini saja jangan kemana-mana takutnya da yang isa lihat kalian…
Akhirnya kamipun semakin akrab.. dewi mlah setiap hari datang… kalau louis kan ada waktu tertentu…
Aku jadi semakin sering ngobrol dengan teman baruku ini…
Saat aku tanya kenapa kamu tidak bisa jauh-jauh mainnya…
Dia bilang karena jasadnya dikebumikan dikost tersebut… dia sebenarnya ingin pergi dari situ tapi dia ingin jasadnya dipindahkan….
Aku kaget kenapa bisa begitu… katanya makamnya tertimbun tanah lama dan sudah tidak kelihatan…
Lalu seiring berjalannya waktu tanah tersebut dibangun menjadi rumah…
Pemilik tanah tersebut tidak mengetahui kalau di lokasi tersebut ada makamnya dewi… aku tidak bisa berbuat apa-apa… hanya merasa kasihan dengan dewi…
Aku bilang kamu yang sabar ya.. maaf aku tidak bisa membantu kamu kalau masalah itu…
Sampai aku lulus dari perkuliahanku itu kami masih berteman baik…
Dan berita bagusnya saat ada renovasi kost tersebut untuk membuat sebuah septitank di lokasi tempat parkir… makam dewi diketemukan dan akhirnya dipindahkan ketempat yang layak…
Kabar ini dari dewi sendiri yang memberitahuku…
Dan sekarang dia sudah tidak terikat lagi dengan kost-kostan tesebut… malah sekarang dia menjadi sahabatnya louis… saat aku membuat cerita ini aku juga memberitahukannya sama dewi… dia hanya tersenyum… begitu juga dengan louis… mereka akrab sampai sekarang…
 


profile-picture
mbahramil memberi reputasi
Diubah oleh wickeproduction


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di