CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Tinggal di Rumah Teman (True Horror Story)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e26e56c82d49533d97ea623/tinggal-di-rumah-teman-true-horror-story

Tinggal di Rumah Teman (True Story Horor) part awal

Tinggal di Rumah Teman (True Horror Story)

Terima Kasih sudah mampir ke trit saya

Saya bercerita tentang pengalaman di rumah Riki yang sering di ganggu makhluk tak kasat mata, bukan hanya itu saja di sekitar rumah Riki memang sering ada hal hal mistis yang perlu saya ceritakan.

Singkat cerita namaku Rohman saya tinggal di Desa Candipuro Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur

Di daerahku juga letaknya dekat dengan Jembatan Angker yang jika sore sering berkabut bernama"Geladak Perak"

Desaku memang masih belum menjadi kota besar, wajar saja memang masih tidak padat seperti daerah Malang atau Jember, oh iya kalau kalian lewat Malang hendak ke timur itu ada jalur maut yang menghubungkan ke Lumajang.

Nah. Agar kalian mudah membaca cerita saya kasih link di Wattpad Dahulu tahun 2011 kejadian saat aku menginap di Rumah Riki, gangguan makhluk astral itu mulai dari fisik dan juga penampakan, namun Riki tidak pernah melihat langsung, yang sering melihat saya sendiri

Saya sudah berdiskusi dengan Riki mengenai kisah ini ya Alhamdulillah dia memberiku masukan masukan dalam cerita ini

Rumah Riki berada tepat timur dengan perempatan jalan yang seberang jalan raya jalur ke Malang.
Di depan rumah Riki (Dahulu) ada pohon Mangga yang katanya sih lama gak berbuah

Namun di sisi lain gangguan itu muncul pada saat aku bermalam di Rumah Riki yang notabene aku sering merasa ada sosok hitam besar di rumahnya

Mau penasaran ceritanya, silahkan cek di link di bawah ini


Sebenarnya saya sudah siapkan 13 Part kisah ini "Tinggal di RumahTeman"


Link wattpad
Tinggal di Rumah Teman(Wattpad)

Tinggal di Rumah Teman Eps 2(Wattpad)

Tinggal di Rumah Teman Eps 3(Wattpad)

Tinggal di Rumah Teman Eps 4(wattpad)

Tinggal di Rumah Teman Eps 5 (wattpad)

Tinggal di Rumah Teman Eps 6

Tinggal di Rumah Teman Eps 7 (spesial episode) New Story 17 Februari 2020

Tinggal di Rumah Teman Eps 8 (spesial episode) New Story 20 Februari 2020


Salam Kenal, Episode 2, 3 4 dst ada di link ^, saya post juga di wattpad

Karena saya posting di kaskus ternyata tidak bisa berurutan postinganya, ya sudah saya taruh di Link Wattpad tinggal klik, kalian tidak perlu daftar


Di comment juga ada part 2,3,4 dst

Terima kasih buat kalian semua yang baca

, tulis kripik dan sarapan di bawah

^_^Rohman^_^

Follow Instagram @rohmanarridwan

Arigatou 🙏
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rahmat559 dan 8 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh rohman87412
Halaman 1 dari 2
Bahasa indo aja, saya selalu puyeng kalo pake bahasa campur2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
soekotoiy dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Trit baru akeh2 update ae mas..biar bnyak yg baca..tak bantu rate karo cendol wis
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Niexter dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Bahasanya jgn campur gan
Buat perparagraf jg gan
Nanda dulu lanjut update gan
profile-picture
profile-picture
rohman87412 dan aan1984 memberi reputasi
singkong bakar ya pasti yg nongol mas mas cakep wkwk
profile-picture
profile-picture
rohman87412 dan aan1984 memberi reputasi
yang semangat bre updatenya.. nanti ane panggil tim pembaca cerita horor emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adorazoelev dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
udah ane kasih cendol rate 5
profile-picture
profile-picture
adorazoelev dan rohman87412 memberi reputasi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adorazoelev dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh aan1984

Tinggal di Rumah Teman (True Story Horor) part 2

Tinggal di Rumah Teman (True Horror Story)

Tinggal di Rumah Teman (True Horor Story) Eps 2
#Terungkapnya 2 sosok Misterius
Ok sesuai janji saya akan update setiap hari kamis,
C
E
C
K
T
H
I
S
O
U
T
Masih membuat aku sangat kebingungan, Kunci hilang kenapa tiba tiba muncul di meja?
Ya gak papa lah mungkin suatu saat aku harus mencari tahu sejarah rumah ini seperti apa.
"woe!! Kuncinya udah ketemu, kok masih pada bengong?" tanya Novan yang menarikku
"hehe iya apa?"terhenyak aku masih melamun memikirkan sesuatu yang sangat logis
"walah malah ngelamun ayo berangkat, entar kalo kemalaman kan gak enak banget"ajak Novan menarik tanganku
Kami bertiga langsung keluar rumah, ya memang aku ada tugas sementara Riki langsung mengunci pintu rumah, aku masih curiga barangkali ini akal akalan si Riki
"kuncinya aman kan?"tanyaku ke Riki
"ya Aman dong"respon sambil menunjukkan ibu jari
Yaps! memang aku dan teman teman ke warnet hanya jalan kaki karna jaraknya sangat dekat,, hingga kami 2 jam lamanya mengerjakan tugas, akhirnya kami Novan pulang ke rumahnya sementara aku tinggal di Rumah Riki.
----------------
Sepulang dari warnet, tiba tiba saja Riki mendadak mengeluh dengan memegangi perutnya, mungkin ini pertanda aku harus mengantarnya ke sungai, yaps!! saya belum ceritakan bahwa rumah Riki tidak ada Closednya, kamar mandi hanya ada tempat mandi dan cuci piring
"bro anterin ke sungai ya"pintanya sambil menyalakan HP nokia (era 2010)
"iya bro santai, memang sungai gelap banget"keluhku yang mencoba pelan pelan berjalan di tanah yang penuh bebatuan kerikil yang berjajaran membuat jalan seperti orang turun dari gunung, walau ini mau ke sungai belakang rumah Riki
Aku saat itu memang pertama kali mengantar ke sungai, memang Riki ini orangnya kebalikanku, dia gak mudah sensitif dengan sesuatu mistis sehingga pasti dia bilang "masa bodo" hingga pada akhirnya aku mencoba memutar musik, ya nokia milikku bisa di isi musik 4 atau tiga lagu mp3 maklum nokia yang gak ada memory cardnya
"tungguin dulu ya" pinta Riki yang terlihat hanya remang remang posisinya sudah jongkok
Aku sangat merasa asing dengan istilah sungai yang di kelilingi oleh pepohonan yang lebat, dan aku sangat ingat kalau di sungai itu ada pohon nangka, yap! Mbak Kunti memang suka di pepohonan yang ada buahnya, contoh di pohon mangga juga ada
Aku coba untuk menyoroti pohon itu, dengan mencoba memperjelas penglihatanku, ya untungnya gak ada apa apa "syukurlah". Namun suasana dengan gelapnya malam dan penerangan hanya di senter hp yang aku pegang aku semakin was was takut ada sesuatu yang membuatku begidik merinding, akhirnya aku menyoroti aliran sungai ke hulu ujung lalu aku dapati ada sebuah batu besar yang tepat nempel di dinding rumah Riki
"Astagfirullah!!"teriakanku memecah keheningan malam di sungai
Riki langsung panik melihat gelagatku yang semakin ketakutan, maaf banget aku kalo berani sih lumayan tapi kelemahanku cuman satu " Mudah KAGET" ini nih yang jadi kelemahanku, kalo udah kaget otomatis ya jelas kalo lihat penampakan bisa bisa kaku jadi patung
"lihat apa Man?"tanya Riki sambil menyoroti senter ke wajahku
"oh! Hehe gak papa"jawabku dengan gelagapan karna memang saat itu aku lihat sosok orang telanjang dada, rambut gondrong duduk santai di atas sebuah batu besar tepat di belakang rumah Riki
Aku gak akan cerita ke Riki, kasihan dia kan sering ke sungai ini malam malam, ya aku harus usahakan tenang, dan jangan sampai terlihat aku sedang shock
------------
Kira kira 10 menit kemudian kami berdua segera masuk ke rumah, dan saat itu juga Riki meletakkan kunci dengan tali warna merah tepat di atas meja.
Aku sangat asyik bercerita tentang apa aja, aku gak pernah cerita horor ke Riki, memang biasanya aku sering bahas film yang aku tonton, kelucuanku di sekolah yang jelas Riki dan Aku beda sekolah juga beda kelas, Riki saat itu kelas 1 SMA Tempeh sedangkan aku kelas 2 SMA Pasirian, sementara kami berdua di Desa daerah Jembatan angker "Geladak Perak" yah itulah sekelumit tentang kami
24.00 WIB kami tak terasa berbincang lama, aku kemudian celingukan melihat ke depan rumah Riki yang terlihat Kendaraan jalan raya sudah sepi lebih tepatnya aku mengintip dari tempat ruang tamu ada sebuah pohon Mangga, di sana aku melihat ke arah samping pohon ada wanita berambut panjang mematung membelakangiku, wanita itu berbaju cokelat agak gelap karena pohon mangga sangat lebat membuatku agak samar samar melihatnya saat pintu rumah yang masih terbuka
"eh Rik!! Siapa wanita itu? Dari tadi kok gak nyebrang nyebrang"terangku yang nampak wanita itu berdiri sendiri
Akhirnya Riki mencoba aku tarik lengannya. Namun saat aku melihat bersama Riki wanita yang hendak aku tunjukkan malah menghilang, alhasil Riki tak mempercayainya
"mana sih? Gak ada!"kesalnya karena dia hanya melihat pohon mangga saja
"iya, gue seriusan!!"terangku dengan nada meninggi meyakinkan Riki karna aku sangat jelas melihatnya
"Man, ayo tidur ini udah jam 12 malem, besok kita sekolah"ajak Riki hendak menutup pintunya
Dan inilah yang terjadi, Sim salabim!!
"kuncinya kok gak ada?"keluh Riki yang sudah memegangi pintu hendak menutupnya
"loe yakin? Kuncinya loe taruh di meja"sergahku meyakinkan Riki bahwa aku masih curiga ama Riki
"bro! Loe tau sendiri kan? Tadi kunci nya di taruh di atas meja"terangnya dengan agak mengernyitkan dahinya pertanda dia serius
"ah! Bohong!! gue cari di lemari buku!"teriakanku yang mencoba berusaha meyakinkan bahwa Riki pasti berbohong
"ya udah kalo gak percaya!!! Loe bisa cek saku celana gue!!"teriak Riki meyakinkan saat itulah kami berdua ke lemari dan kosong
Lalu kami berdua melihat ke atas ranjang, hasilnya juga gak ada, aku suruh Riki cari di kamar tengah aku mencari di kamar depan, saat itulah hasil kami berdua sudah nihil, tak ada yang namanya kunci tali merah.
"Rik! gak ketemu nih, gimana dong?"keluhku semakin bingung, karena di rumah ini ada TV dan motor yang harus di amankan maklum desaku memang rawan curanmor dan pencuri TV
" Nanti pintunya di ganjal meja aja"pinta Riki dengan sangat pasrah
Akhirnya aku menutup pintu lalu aku geser meja ruang tamu ke arah pintu, begitu pintu sudah aku ganjal malah keanehan terjadi, " Ting! Klinting!!!!" suara benda logam terjatuh ke lantai, yap! Tepat sekali kuncinya terjatuh tepat saat aku dorong pintu mengganjal dengan meja
"Oh! Gak mungkin!!"geramku yang sangat kesal campur kaget, dan inilah aku semakin agak yakin karna ASLI aku melihat ternyata kunci yang hilang, kembali di atas meja lalu terjatuh, sungguh tak masuk akal dan nalar
"tuh kan? Loe sih gak percaya"terang Riki meyakinkaku
Aku hanya tertunduk memungut kunci tali merah itu lalu menutup pintu depan rumah
----------
Walau ini bukan kamar yang besar, aku masih ingin tidur di sebelah Riki, maklum aku belum yakin kalau nanti ada apa apa jangan akulah yang tanggung jawab, jelas Riki lah yang aku salahin hehe ya kan dia pemilik rumah
"aku ngantuk, aku tidur dulu ya"Terlihat Riki menutup kepalanya dengan bantal pertanda gak mau di ganggu tidurnya
ya, kali ini kesunyian terjadi, aku masih insomnia gak tau yang jelas saat itu aku masih penasaran siapa wanita di sebelah pohon? Ah! Masa bodo yang penting makhluk di rumah Riki aku belum tahu siapa saja, nampak Riki juga tidak pernah cerita sosok yang menampakkan diri itu dimana, padahal dia sudah 4 bulan sendirian di rumahnya, walau tau genderuwo tapi kesensitifanku gak akurat kayaknya hehe
Ok sekian ya
.
.
.
Next Part 3 Di comment bawah


^_^Rohman11^_^
profile-picture
profile-picture
profile-picture
zeedaanee dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh rohman87412
pasang rambu dulu
profile-picture
rohman87412 memberi reputasi
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan rohman87412 memberi reputasi
Lanjutkan gan
Saran, pake bahasa indonesia aja
Daripada ngetik 2x (Jawa + Indonesia)
emoticon-Shakehand2
profile-picture
rohman87412 memberi reputasi

Tinggal di Rumah Teman (True Horor Story) Part 3

Tinggal di Rumah Teman (True Horror Story)

Tinggal di Rumah Teman (True Horor Story) 3
#Mengungkap Misteri Dalam Mimpi
Ok terima kasih atas perhatiannya saya sudah lanjutkan
C
H
E
K
T
H
I
S
O
U
T
Suatu ketika malam menjadi larut setengah satu malam, aku ke kamar mandi ya biasa lah namanya masih kebelet, aku masih susah tertidur tapi di kegelapan lampu ruang temgah (sebelah TV) aku melihat ada sesosok mengintip dar kamar palimgi belakang, [peta episode 2]
Ya aku masih saja bisa merasa hal aneh banget pengen rasamya kabur atau gimana, tapi rasa takutku hilang masih kalah dengan rasa penasaranku, akhirnya aku coba berjalan melangkah melewati kamar belakang yang memang sebelahnya ada pintu oenghubung antara dapur dan kamar mandi.
Aku masih berfikir dalam hati mungkin hanya perasaanku saja, hingga aku selesai dari kamar mandi ada cahaya lampu yang bisa masuk ke dalam ruang tengah, rasa penasaranku masih sama saat melintasi ke arah kamar paling belakang, "Alhamdulillah aman" akhirnya aku lanjutkan menutup pintunya, begitu aku matikan lampu nampak kegelapan ruangan tengah itu, hingga aku perjelas saat hendak ke kamar paling depan,
"apa itu?"terlihat sesosok manusia duduk tepat di depan kamar yang paling depan (tempatku dan Riki tidur) aura mistis terasa, aku terhenyak karena penampakan itu membuatku gusar,
"waduh nih mbak kunti nongol dimari ngapain?"batinku yang saat itu memang susah hendak menyapa, namun karena aku masih saja di pandangi ama sosok ini, aku berinisial mengalihkan perhatinnya dalam keadaan merinding mencoba berjalan ke TV di sebelahku lalu mneyalakannya seolah olah aku tidak lihat apa apa.
Aku mencoba membelakangi sosok orang yang duduk tapi dengan "dag dig dug!" aku berusaha menonton TV, kesunyian hilang pusat suara ada di TV namun aku sangat terkejut, sosok itu menepuk bahuku dari belakang
"Huaa!!!" teriakku kaget, ternyata Riki terbangun dari tidurnya menepuk pundakku
"loh? Gak tidur?"tanyanya dengan raut muka masih mengantuk
"gak, kapan kapan aja aku ceritain"ungkapku dengannya hingga ia berlalu menuju ke kamar mandi menyusuri kamar belakang yang tadi
--------------
Aku kemudian mendengar suara wanita tertawa dari depan, yah umumnya wanita ketawa ngakak itu gimana coba, lalu suara itu menghilang saat Riki hendak ke kamarnya, aku menanyakan apa dia mendengar sesuatu
"kamu dengar sesuatu yang aneh gak?"tanyaku sebelum Riki ke kamarnya
"enggak, wah loe pasti kecapekan jadi loe mikirin yang aneh aneh"sindir dia menatapku dengan santai
Lalu aku beranjak dari tempat nonton TV, aku tidur ke kamarnya, ya Riki kamarnya saat itu gak ada pintu sehingga terlihat ruang TV depan kamar kami yang tertidur, aku merebahkan tubuhku lalu aku mencoba untuk bisa tertidur hingga aku bermimpi
.
.
.
Di Alam Mimpi
Aku berjalan ke suatu tempat mirip dengan portal lah, tempat apa aku gak tau, yang jelas di dalam mimpi aku tiba tiba ada di depan rumah temanku itu tepat di bawah pohon mangga, ya karna aku penasaran takut ada wanita yang berdiri di bawah pohon aku lihat ke arah sekeliling" Aman"
Masih di mimpi itu aku membuka pintu rumah Riki menuju ke ruang tamu lalu aku mencoba ke ruang TV lalu ke kamar paling belakang, aku melihat lagi siluet hitam mengintip lalu menghilang, hingga pada akhirnya ini yang membuatku sangat teringat sampai saat ini, ada sesosok makhluk besar berbulu lebat duduk bersila di depan tembok kamar Riki paling Depan (Tempat kami berdua tertidur) nah inilah yang membuat aku sontak terbangun dari tidur
"astagfirullah!!"aku bangkit dari tidur dan ternyata waktu sudah subuh jam 4.15 yang mana suara azan sudah selesai berkumandang terdengar lantunan puji pujian dari microphone mushollah
Aku masih mengingat mimpi sosok hitam duduk bersila di dalam kamar Riki, tepat di tembok samping pintu penghubung ke ruang TV. Aku lalu membangunkan Riki agar dia menemaniku sholat subuh
----------
Selesai sholat subuh aku langsung pulang ke rumahku yang melewati jembatan penghubung sungai yang memang aku ingat di bawah jembatan itu memang sarangnya makhluk tak kasat mata,"kenapa?"alasannya aku memang melihat orang daerahku sering membuat sesaji di batu yang ada di hilir tepi sungai
Pagi yang cerah hingga aku berangkat menuju ke sekolah seperti biasa, karena memang aku mau tak mau harus membiasakan diri berangkat sekolah jangan sampai telat.
Aku juga mencoba berbicara dengan Huda saat sedang Istirahat sekolah.
"gimana kabar di ponpes?"tanyaku karena memang dulu pernah jadi santri di sana
"ya Alhamdulillah, tapi gue sekitar seminggu yang lalu baru pernah sekali melihat penampakan horor"jelasnya dengan raut muka sangat serius
"kok bisa? Gimana ceritanya?"aku mengernyitkan dahi memandangya
"hantu di pondok pesantren yang menyamar jadi Rahmat Palsu, loe pernah ngalamin?"tanyanya kepadaku
"iya"jawabku singkat (suatu saat aku ceritakan hantu Rahmat Palsu)
"pada saat sekitar jam 02.00 malam itu, jendela di kamar asrama terbuka, ada bayangan tuh dari jendela yang terbuka, kamar saat itu gelap banget namun cahaya dari luar kamar masuk ke dalam kamar asrama, nah ini nih yang terjadi, ada sosok anak laki laki, gue kira itu Rahmat pakai celana pendek kaos hijau gelap duduk di jendela dengan arah samping, jarak aku dengan sosok itu sekitar 2 meter, nah! Suasana seharusnya tidur pulas menjadi mencekam malahan aku berusaha berdoa agar Rahmad palsu alias hantu mirip Rahmad itu hilang, kondisi mulut aku terkunci, aku berusaha menepuk bahu Ulum, namun si Ulum malah tidur di pojokan kamar, rasa rasanya lenganku tidak bisa menyentuh Ulum dari jarak yang jauh, karena aku saat itu diam mematung dan Ahasil aku usahan berdoa dalam hati sosok Rahmad palsu itu hilang, jujur di asrama aku selama ini tidak percaya ada hantu, tapi sekarang baru aku percaya"terangya yang membuatku ingat Rahmad Palsu itu sudah mengusili hampir anak yang terbangun di malam hari
.
.
.
Ok lain kali ya ini tangan gue udah agak pegel banget ngetiknya lama, karna habis KULI angkat keramik, oh iya tulis commentnya di bawah
Bye

^_^ Rohman Eleven ^_^
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rahmat559 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh rohman87412
Buka payung dulu gan. Maklum di sumatra musim ujan 😁
profile-picture
rohman87412 memberi reputasi
Quote:


Kangen neng bikin updatean emoticon-Betty
profile-picture
rohman87412 memberi reputasi

Tinggal di Rumah Teman (True Horror Story) Eps 4


Tinggal di Rumah Teman (True Horror Story)

Part 4

#Penjelmaan

Ok saya lanjutkan
.
.
.
Nah sekarang saya akan ceritakan menginap di Rumah temanku yang ke 2 kali, waktu itu sudah seminggu aku tidak ke rumah Riki, yaps! Kejadian rumah Riki saat aku temui masih kosong sepi tidak ada orang, entah mengapa pintu ruang tamu masih terbuka lebar, aku langsung masuk ke ruang tamu menunggunya "mungkin lagi belanja"batinku

"Bbbraakkk!!" suara benda dari ruang belakang terdengar
Aku masih berfikir positif kalau itu adalah kucing yang tak sengaja masuk rumah

Kali ini kesunyian terjadi di dalam rumahnya, entah mengapa aura mencekam datang, atau itu hanya perasaanku saja, namun aku berkilah mungkin Riki di ruang belakang ada di kamar mandi, aku mencoba beranjak dari tempat duduk menuju ke kamar mandi, tanpa basa basi aku menyapa Riki sebelum aku melihat batang hidungnya.

"Rik, maaf ya, tadi aku langsung masuk"ujarku sambil berjalan ke ruang TV lalu ke arah kamar mandi, namun aku hanya melihat ruangan kamar mandi itu kosong

Samar samar aku mendengar dari sebuah suara bisikan dari arah belakangku saat hendak meninggalkan kamar mandi aku mendengarnya suatu bisikan, "mau apa kamu?"

Aku langsung berbalik arah menghadap ke belakang namun tak ada yang bisa aku lihat, dan masih aku bertanya tanya, siapa yang berbisik dari arah belakang? Aku langsung menoleh ke arah pintu masuk ke dalam ruang tengah (ruang TV) ya, aku lanjutkan berjalan perlahan masih aku berharap mencoba tenang dan......

"loh!!! Kok Loe ada di sini?"tanya Riki sambil membawa kantong plastik isi mie instant dan krupuk

Aku sangat terkejut, ya khawatir doi malah marah gara gara nyelonong masuk rumah tanpa permisi, ya taulah ini adalah kali kedua aku menginap di rumahnya

"eh, sorry bro! gue nyelonong masuk rumah loe, tadi dari mana?"responku malah berbalik bertanya kepadanya

"oh, tadi dari bibi Nati yah, ini beli mie ama krupuk"ujarnya sambil menaruh di meja tempat dia memasak alias di meja ruang dapur

"aku numpang di sini ya, soalnya ada tugas photocopy jadi gue langsung kesini"ujarku menjelaskan bahwa memang aku pulang jam 9 sudah di kunciin rumahku

"oh iya gak papa, loe gak laper?"tawar Riki dengan membuka rice cooker

"ini ada nasi goreng, kamu mau nggak?"imbuhnya menawariku dengan menaruh isi rice cooker ke wajan lalu menumisnya di campur dengan telur dadar dan potongan sawi serta cabai hijau

"loh kok di goreng lagi? Emang kamu siang makan nasi goreng juga?"tanyaku keheranan karna aku memang gak terlalu suka makan nasi goreng karena banyak mengandung lemak

"sebenarnya gue ngerasa ada yang aneh belakangan ini"jelasnya dengan menatapku tajam

"aneh gimana?"aku sangat berharap dia tidak bercerita tentang rumahnya

"pagi jam 6 aku masak nasi, tapi kok sore sudah agak basi? Padahal biasanya kalau nasi di rice cooker jam 6 pagi, maka keesokan hari jam 6 pagi juga bisa aku makan, ini beneran membuat gue bingung"terangnya

"berarti loe tiap hari makan nasi goreng jika sore? Kalo menurutku pasti rice cookernya yang rusak"aku mencoba meyakinkannya agar Riki tidak panik

Nasi dari rice cooker bisa cepat busuk? Kayaknya gak masuk akal, tapi ya bagaimana lagi aku tetap beranggapan sesuatu yang logis (mungkin rice cooker rusak).
.
Melihat Riki makan malam nasi goreng, aku malah agak keroncongan entah mengapa terkadang melihat orang yang makan lahap malah pengen ikutan makan namun aku tahan

"Aku ke ruang tamu dulu, kamu makan aja"Sembari aku melangkahkan kaki menuju ke ruang tamu, aku berdiri mencoba menatap ke arah depan yang ada jalan raya

Aku melihat ada sesosok wanita berdiri memakai baju warna kelabu dengan rok hitam, karena aku penasaran aku berjalan ke depan rumah menemui wanita itu.

"lagi mencari siapa?""tanyaku kepada wanita itu, hingga beliau berputar berbalik badan melihat ke arahku

"menunggu suamiku"jawabnya singkat dengan senyuman khas yang aku juga merasa tak ada perasaan curiga

"oh gitu? Silahkan masuk dulu kalo masih lama"tawarku yang saat itu melihat wanita berumur 30 an berdiri sendiri melihat ke arah jalan raya

"gak papa, mbak nanti kelihatan kok suami mbak kesini"tawarku kedua kali namun hanya dia menatapku dengan senyuman

"ya sudah saya masuk dulu"aku langsung beranjak pergi dari wanita misterius itu

Namun sangat jelas wanita itu masih terlihat sangat cantik dan senyuman manis yang mengembang memancarkan aura wanita yang sangat anggun.
Tak ada yang membuatku curiga sama sekali hingga aku mencoba melihat lagi dari ruang tamu, aku meneruskan langkahku bertanya kepada Riki

"eh! Rik, ada wanita depan rumah loe, sebelah barat dekat pohon ceris, itu siapa?"aku sangat antusias untuk mencari tahu

"loe nggak tahu? kalo di sana sering sekali ada wanita menunggu suaminya"terangnya kepadaku membuatku malah bertanya tanya

"maksud loe dia seringkali ada di situ malam hari?"tanyaku sangat keheranan

"ya mungkin wanita itu umurnya 30 tahun"terangnya yang membuat aku sangat terkejut

"loh!! Kok loe tahu? Haha Loe dukun ya?"tanyaku yang sangat penasaran

"emang, hahahaha bercanda"ujarnya sambil mengunyah makanan di depan TV yang belum ia nyalakan
.
---------
.
Malam hari aku tertidur namun aku saat itu jam 22:00 malam, ya aku belum mengantuk, Riki sudah tertidur seperti biasa, dia tidur menutup kepalanya dengan bantal

Aku berusaha membuka jendela kaca kamar depan, lalu menyibak tirai melihat luar rumah, kondisi saat itu membuatku masih berfikir tentang wanita itu manusia apa bukan, aku lihat sudah tidak ada di sebelah pohon ceri " wanita aneh "gumamku membuatku tertidur lelap
.
.
__----- #Dalammimpi.----__
Posisi di mana aku tidak tahu, aku tiba tiba berjalan di mimpi itu ke sekolah SD ya, saat itu aku masih berjalan mengingat sekolahku yang dahulu, namun kenapa aku jadi kecil? TIBA TIBA aku sangat terkejut saat di SD aku menabrak tembok lalu menembus ke suatu tempat!
"Waduh kok ada di depan rumah Riki sih?"Aku menggerutu tak tahu maksud mimpi itu, hingga tiba tiba ada sesosok wanita yang berdiri sendiri di depan rumah itu, aku memandangnya.
"mbak"sapaku kepada orang yang usianya lebih tua, dia berbaju cokelat tua dengan rambut di kuncir (pony tail) beliau tersenyum, ya aku memang agak malu sudah 2 kali ketemu dengan guratan lesung pipi dan senyuman manis terpancar dari wanita itu
Memang perasaan merinding tak ada, hanya kemudian bayangan wanita cantik tadi menghilang, tanpa aku sadari, ternyata aku melihat sosok seram di Rumah Riki, dia berwujud kera besar warna hitam sedang duduk bersila di kamar paling depan yang akhirnya aku terbangun
.
--------------
.
Aku bersyukur itu semua hanya mimpi, ya mungkin aku kelelahan aku masih terus berfikir positif, lalu saat waktu subuh itu aku lihat sekeliling kamar tidak ada apa apa.
Aku langsung terkejut karena Riki juga terbangun

"ada apa? Kok kayak kaget gitu?"tanya Riki yang melihat wajahku memang agak sulit untuk tenang

"aku mimpi aneh Rik!"terangku dengan mimik muka kebingungan

"apa?!"tanyanya yang sangat heran

"kapan kapan aja gue ceritain, ayo sholat subuh dulu"ajakku untuk segera wudhu ke kamar mandi

Hingga selesai sholat subuh aku sangat terkejut karena Riki ternyata punya mimpi yang sama denganku, ya memang baru pertama kali aku bisa dapat mimpi seram dengan waktu bersamaan.
.
"jadi, loe ngimpi serem gimana sosoknya?"tanyaku keheranan
"gue lihat, di mimpi ada makhluk gede banget, berwarna hitam, berbulu lebat dan bersiung serta sosok itu duduk bersila di kamar depan, yang tadi malam kita tidur"jelasnya yang sangat membuatku terkejut
Dan inilah yang membuat aku bingung sosok yang menampakkan diri di dalam mimpi dengan mimpi yang sama, perbedaanya aku masih ketemu ama wanita cantik umur 30an berdiri di depan rumah Riki.
.
.
.
Ok see you next time
Bye bye

^_^ Rohman Eleven ^_^

Tunggu hari Kamis Malam ya! Terima Kasih
Kamis Februari on going

ByeTinggal di Rumah Teman (True Horror Story)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rahmat559 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh rohman87412
mending satuin aja gan sama yang Eps: 1
profile-picture
profile-picture
aryanti.story dan rohman87412 memberi reputasi
Setuju sama yang di atas. ^^

Ribet kalau baca dipisah-pisah gini. emoticon-Ngacir
profile-picture
rohman87412 memberi reputasi
kl bisa di jadikan satu trit aja masbro. jangan pisah2 gini.

Nice story btw emoticon-Request
profile-picture
rohman87412 memberi reputasi
Wow lumajang...salam teko probolinggo bro emoticon-shakehand:
profile-picture
profile-picture
Uncle.Turtle dan rohman87412 memberi reputasi
profile-picture
aan1984 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di