CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / Tanaman /
Mengapa Menjadi Pilihan Para Petani di Sinjai?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e22e026a2d1956304042e28/mengapa-menjadi-pilihan-para-petani-di-sinjai

Mengapa Menjadi Pilihan Para Petani di Sinjai?

Tanaman yang Menjadi Sumber Mata Pencaharian Petani Sinjai

Mengapa Menjadi Pilihan Para Petani di Sinjai?


Quote:


Berikut jenis-jenis tanaman yang menjadi sumber Mata Pencaharian Petani di Kabupaten Sinjai :


Cengkeh

Mengapa Menjadi Pilihan Para Petani di Sinjai?


Lahan pertanian yang subur di Tanah Sinjai menjadikan cengkeh sebagai salah satu komoditi pilihan petani. Selain harga yang relatif stabil, pemeliharaan juga tidak terlalu membutuhkan biaya. Harga bibit cengkeh pun relatif lebih murah. Daun yang tua dan berjatuhan ketanah selain dapat menjadi pupuk juga dapat dijual. Batang yang mengering dapat dimanfaatkan sebagai kayu bakar. Cengkeh basah dijual dengan harga Rp. 20.000 - 25.000 /kg, cengkeh kering Rp. 65.000 - 75.000/kg, daun kering Rp. 1200 - 1500/kg, tangkai cengkeh Rp. 2000/kg.


Vanili

Mengapa Menjadi Pilihan Para Petani di Sinjai?


Vanili juga menjadi salah satu pilihan para petani Sinjai, Harga sangat melambung tinggi dan menjadi komoditi termahal saat ini. Namun petani tidak sedikit yang tidak berhasil karena pemeliharaan membutuhkan tekhnik tertentu. Terutama saat musim kemarau, petani harus bekerja ekstra untuk melakukan penyiraman berkala. Harga vanili basah Rp. 250.000 - 300.000, sedangkan kering dapat mencapai 3 Juta rupiah/kg.


Coklat/Cacao

Mengapa Menjadi Pilihan Para Petani di Sinjai?


Sama halnya dengan cengkeh, coklat tidak terlalu banyak membutuhkan biaya perawatan. Harga yang relatif lebih stabil menjadi salah satu alasan petani membudidayakan coklat. Pada umumnya petani memilih Coklat jenis cacao trinetario karena lebih tahan terhadap serangan hama, pertumbuhan relatif lebih cepat dan berkulit tipis. Harga untuk coklat yang basah kisaran Rp. 15.000 - 20.000, sedangkan yang basah kisaran Rp. 25.000 - 30.000/kg


Lada/Merica

Mengapa Menjadi Pilihan Para Petani di Sinjai?


Menjadi salah satu komoditi andalah di tanah Sinjai, karena harga relatif lebih stabil dan relatif lebih tahan terhadap serangan hama. Namun membutunkan sedikit tenaga ekstra pada saat musim kemarau harus dilakukan penyiraman tanaman secara berkala. Harga untuk merica kering Rp. 27.000 - 30.000/kg, sedangkan yang basah yang dijual dengan tangkai kisaran harga Rp. 5.000 - 8.000/kg


Kopi

Mengapa Menjadi Pilihan Para Petani di Sinjai?


Kopi menjadi salah satu pilihan petani Sinjai karena perawatan yang relatif lebih mudah. Biji kopi dijual dengan harga kisaran Rp. 15.000 - 20.000/liter.


Cabai

Mengapa Menjadi Pilihan Para Petani di Sinjai?


Budidaya tanaman cabai menjadi salah satu pilihan petani. Namun membutuhkan perawatan ekstra, karena rentan terhadap hama. Menjadi pilihan karena harga yang cukup tinggi kisaran Rp. 20.000 - 40.000/kg. Harga akan melambung tinggi menjelang perayaan Idul Fitri dan Idul Adha.

Quote:


Buah Naga

Mengapa Menjadi Pilihan Para Petani di Sinjai?


Buah Naga menjadi salah satu buah primadona akhir-akhir ini. Buah naga dijual dengan harga Rp. 10.000 - 15.000/kg.


Durian

Mengapa Menjadi Pilihan Para Petani di Sinjai?


Durian termasuk buah yang harganya relatif mahal meski berlimpah. Buah ini dijual dengan harga yang bervareasi tergantung dari besar buahnya. Mulai dari Rp. 10.000 - Ratusan ribu.


Manggis

Mengapa Menjadi Pilihan Para Petani di Sinjai?


Saat musim tiba, buah yang satu ini akan melimpah. Namun harga relatif lebih stabil . Harga mulai Rp. 5.000 - 10.000/kg.


Jambu Mete

Mengapa Menjadi Pilihan Para Petani di Sinjai?


Tanaman satu ini meski membutuhkan waktu yang cukup lama untuk berbuah, namun juga menjadi salah satu pilihan petani karena harganya yang cukup tinggi. Harga kisaran Rp. 60.000 - 80.000/kg.


Nah, demikian gansis ulasan ane kali ini.

Sumber Gambar : Koleksi pribadi & Pinterest
Penulis : ninaahmad
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sekar2ahayu dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Ninaahmad
mampir
profile-picture
Katakhoi memberi reputasi
Mbak TS, punya banyak kebuh buah kah?
klo panen, kirimin buah dong heheheh
profile-picture
Ninaahmad memberi reputasi
Quote:


🤣🤣, nggak banyak juga sih gan, tpi lumayan banyak klo udah musimnya
profile-picture
Katakhoi memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post Ninaahmad
ada durian gak ya? emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin maklum sini kecil2 aja mahal emoticon-Hammer
profile-picture
Ninaahmad memberi reputasi
klo udah musimnya beli 1 trukpun ada.., bertebaran sepanjang jalan penjual.. klo dikebun ane sih dikit duriannya. yang banyak rambutan&langsat.disini klo udah puncak musimnya diadain festival buah.
profile-picture
Katakhoi memberi reputasi
Lihat 1 balasan
nais inpoh
profile-picture
Ninaahmad memberi reputasi
Balasan post Ninaahmad
Festival buahnya rame banget pasti ya sis? Enak banget tuh banyak buah buah seger baru abis panen gitu
profile-picture
Ninaahmad memberi reputasi
keren si daerah sinjai hasil alamnya macem2 jg ya. dr hasil perkebunan utk kebutuhan sehari sampe yg komoditas ekspor pun ada. buahnya jg macem2. Didaerah ane mayoritas petani padi, hasil bumi macem itu gak ada
profile-picture
Ninaahmad memberi reputasi
Quote:


Iyya dan berlimpah saat musimnya tiba, meski sisi negatifnya harga buah akan anjlok dipasarn saking berlimpahnya. Justru klo padi disini nggak terlalu banyak, pada umumnya hanya cukup untuk kebutuhan konsumsi keluarga saja. Tapi buah, lumayan banyaklah.
profile-picture
Katakhoi memberi reputasi
di tempat Sekar udah jarang yang punya jambu mete. padahal enak kalo metenya udah diolah. mahal lagi harganya.
profile-picture
Ninaahmad memberi reputasi
Quote:


iya sih musim panen bikin harga jg gak kekontrol ya, saking berlimpahnya disitu pd akhirnya harga jg turun. Klo disini buah2 macem itu mahal harganya gan, ya pasti karna bakalan ambil dr kota lain kan. Jd pengaruh ke harga, apalagi klo belinya maunya yg super
profile-picture
Ninaahmad memberi reputasi
sumurnya kurang lengkap nee..


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di