CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Harga Elpiji 3 Kg Naik! Apakah Penggantian Skema Pemberian Subsidi Ini Lebih Efisien?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e211ca0018e0d27c73dd30f/harga-elpiji-3-kg-naik-apakah-penggantian-skema-pemberian-subsidi-ini-lebih-efisien

Harga Elpiji 3 Kg Naik! Apakah Penggantian Skema Pemberian Subsidi Ini Lebih Efisien?

Harga Elpiji 3 Kg Naik! Apakah Penggantian Skema Pemberian Subsidi Ini Lebih Efisien?

Agan Sista!

Kalian tau ga topik yang sedang hangat diperbincangkan beberapa hari terakhir?

Topik tersebut membicarakan mengenai rencana pemerintah (Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral) yang akan mencabut subsidi gas elpiji 3 kilogram (kg). Pencabutan subsidi ini tentunya akan membuat harga gas elpiji 3 kg mengalami kenaikan. Gas elpiji 3 kg yang awalnya dijual dengan harga sekitar Rp 18 ribu per tabung, rencananya akan dijual sesuai dengan hitungan harga tabung gas elpiji 12 kg. Jika harga jual gas elpiji 12 kg saat ini adalah Rp 139 ribu, maka harga per kilo gramnya adalah Rp 11.583, sehingga harga jual untuk gas elpiji 3 kg adalah Rp34.749.

Pemerintah mengatakan bahwa masyarakat kurang mampu tak perlu khawatir dengan kenaikan harga gas elpiji 3 kg, karena sebenarnya pemerintah hanya mengganti skema pemberian subsidi agar subsidi elpiji 3 kg yang diberikan oleh pemerintah bisa lebih tepat sasaran. Pemerintah ingin subsidi tersebut langsung diterima oleh si penerima manfaat, yaitu dengan cara mentransfer langsung uang subsidi tersebut kepada si penemrima manfaat.

Harga Elpiji 3 Kg Naik! Apakah Penggantian Skema Pemberian Subsidi Ini Lebih Efisien?

Hasil survei yang dilakukan ole kementrtian ESDM menyebutkan bahwa rata-rata tabung gas yang digunakan oleh masyarakat kurang mampu adalah 2-3 tabung setiap bulannya. Hal ini dijadikan patokan oleh pemerintah, sehingga nantinya pemerintah akan memberikan subsidi untuk 3 tabung gas elpiji 3kg setiap bulannya dan untuk pembelian ke-empat hingga seterusnya masyarakat tidak lagi disubsidi oleh pemerintah.

Quote:


Harga Elpiji 3 Kg Naik! Apakah Penggantian Skema Pemberian Subsidi Ini Lebih Efisien?

Rencana kebijakan pemerintah ini tentunya mendapatkan pandangan dari masyarakat, salah satunya adalah seorang pedagang bakso keliling di Kabupaten Bandung Barat, Yadi Supriyadi. Ia mengatakan bahwa kebijakan tersebut sangat memberatkan untuk dirinya, pasalnya sebagai penjual bakso ia membutuhkan lebih banyak tabung gas dalam setiap bulannya. Ia harus mengganti tabung gasnya setiap 2 hari sekali karena tabung gas tersebut terus ia gunakan untuk membuat dagangannya tetap hangat setiap saat. Belum lagi tabung gas di rumahnya yang ia gunakan untuk membuat adonan bakso. Untuk Yadi, kenaikan harga tabung gas elpiji 3 kg akan sangat berdampak terhadap harga jual bakso dagangnannya. Dalam menanggapi kabar ini, Yadi berharap agar pemerintah tidak memberatkan masyarakat kurang mampu seperti dirinya, ia berharap agar pemerintah bisa memberikan reguasi khusus, misalnya dengan adanya kartu subsidi, sehingga subsidi yang diberikan pemerintah bisa lebih tepat sasaran.

Lina, seorang pedagang kaki lima di Lembang juga memberikan pandangannya terhadap rencana kenaikan harga gas elpiji 3 kg. Meski merasa keberatan, Lina mengatakan bahwa ia bisa menyetujui kebijakan ini asalakan uang subsidi tersebut bisa digunakan untuk hal-hal lain yang jauh lebih membantu masyarakat, misalnya untuk BPJS yang iurannya baru saja naik dan sangat memberatkan masyarakat.

Quote:


Nah, kalau pandangan Agan dan Sista mengenai rencana kenaikan harga gas elpiji 3 kg ini bagaimana? Apakah menurut kalian penggantian skema pemberian subsidi yang dilakukan pemerintah bisa lebih tepat sasaran? Atau justru jauh lebih memberatkan masyarakat? Atau jangan-jangan akan jauh lebih tepat sasaran jika ada kartu subsidi seperti yang dikatakan oleh Yadi (penjual bakso)?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
xyvarx dan 7 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 8
Subsidi harus tepat sasaran
profile-picture
profile-picture
profile-picture
agusdwikarna dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
gak ada salahnya di coba, slma ini banyak pangkalan nakal, gak pernah ada stok di lokasi pangkalannya, tapi dijual di toko/warung miliknya yg cma bbrpa meter jaraknya.
profile-picture
profile-picture
cebong.dongo dan alslakraditossh memberi reputasi
Lihat 1 balasan
inilah betapa repot dan capenya kalau sebuah komoditas harga ada dua. emoticon-Cape d... udah marak penyalahgunaan, penyeludupan. habis waktu, tenaga dan biaya2 untuk bisa ngebedain orang mana yang berhak sama harga yang mana.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
samradler dan 2 lainnya memberi reputasi
mending di restoran dan apartemen wajib kompor listrik
tidak efektif
itu artinya kerjaan tambahan buat pemerintah utk rekap siapa saja yg pake tabung gas 3kg kurang dari 4 tabung, dan harus tahu jumlah tabung per orang nya juga agar tidak salah transfer. dan gak semua orang pnya rekening buat nampung transferan.
itu kerjaan susah loh, gak mudah, ane gak yakin pemerintah sanggup lakukan hal kayak gitu, udah kek komunis aja rasanya.
kalo diserahkan ke distributor, rawan di korupsi. jadi harus dikerjakan sendiri oleh pemerintah, tenaga nya dari mana?
bakal banyak kekacauan di lapangan nantinya, liat aja
bakalan tetap gak sampai ke sasaran
org yg berhak dapat subsidi, gak ngerasain hanya karena gak pnya rkening, dan jumlah org kek gitu jutaan di indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kalex46 dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
subsisi harus tepat sasaran meneurut ane. pemribtah harus punya skema yg jelas daftar atau golongang penerima subsidi dr segi pendapatan. terus di publikasikan. survey ke lapangan langsung lalu diverifikasi lagi...
Hapus semua subsidi untuk menurunkan inflasi ......................... emoticon-Ngacir
secara teori menurut ane udah oke, skema subsidi juga bakal lebih tepat sasaran karena pemerintah ngasih potongan harga langsung (kuota maks 3 tabung) ke orang yang bener" butuh. tinggal eksekusinya nih emoticon-2 Jempol

tapi menurut ane pemerintah juga harus mikirin kebijakan gas khusus pedagang kecil. kan kalo mereka jualannya bisa tetep murah, banyak rakyat kecil yang kebantu juga emoticon-Toast
profile-picture
profile-picture
yandirgaa dan cebong.dongo memberi reputasi
Diubah oleh buzzer.beater
Metode transfer ? Msh yakin sama metode pendataan pemerintah tepat sasaran ? emoticon-Leh Uga
Klo gw sih cabut aj subsidinya klo perlu liberalkan dah.emoticon-Big Grin
Diubah oleh ruuuruuu
Pengawasan penyaluran dan peruntukan yang harusnya di benahi..sama halnya kasus BLT yang justru dinikmati emak2 berkalung/bergelang emas
Perubahan dinamika naik turunnya harga gas emang mau tidak mau harus dihadapi masyarakat.
Dan yg namanya subsidi ya emang harus tepat pada orangnya.
Disekeliling ane, banyak orang mampu yg pake gas melon tuh.

Jadi digodok dulu aja pak biar bener bener bermanfaat dan menguntungkan nantinya bagi semua pihak
Lihat 1 balasan
Balasan post ronin1969
Quote:


konsepnya bukannya sudah berjalan ?
itu penerima PKH, Rastra, KIP/KJP yg langsung d transfer ke rekening yg dibuatkan oleh pemerintah...

Warga penerima cuma datang ke tempat yg d tentukan buat ambil kartu ATM dan buku tabungannya, nanti tiap bulannya ambil sendiri...

Kalau di masa lalu, dana kompensasi gini (Rp300rb) habis buat beli pulsa ma rokok, jangan2 sekarang habis buat beli paket data dan rokok emoticon-Ngacir

Yang lucu itu emang kadang warung2, pedagang... ngakunya pedagang kecil, tak kena pajak, tapi omsetnya dan pendapatan bersihnya banyak juga yg melebihi pegawai/karyawan yg kena potong pajak, menggunakan tabung gas juga maunya yg 3kg dan bisa habis 2-4 tbg/hr emoticon-Hammer
Sudah saatnya pembayaran nontunai (QRIS) di wajibkan buat semua pedagang kecil/UMKM biar kelihatan yg mana yg emang masih kategori PTKP dan mana yg sudah lewat dan sekedar ngaku2 aja emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ichachi dan 2 lainnya memberi reputasi
tjnnya emg udh bagus sih ngasih subsidi lgsg ke penerima agar tepat sasaran. tp kok lagi lagi ane ragu ya, bakalan tetap sasaran sesuai klaimnya kagak nih? Kudu bener2 dibikin skema yg jelas nih, rawannya dieksekusinya klo macam beginian. btw klo ngomongin penjual ato usaha mah emg ini melon disediain bukan buat mereka, ngeluh pun gak bakal mempan. Beda lg klo pmrnth berinisiatif ngasih subsidi bagi penjual ato pengusaha nah itu baru ..
wah harus tepat sasaran kalo begitu, tapi itu dia untuk pedagang2 gitu gimanaya solusinya...
Harga2 pasti naik lagiemoticon-sad
profile-picture
cebong.dongo memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post Uthe18
Quote:


Yang ini maksudnya?

“Ya, di desa saya ada penerima PKH yang punya mobil Avanza dan sepeda motor Nmax. Mereka orang kaya tapi menerima bantuan untuk orang miskin,” kata seorang sumber kepada Gatra.com, Rabu (6/11).

https://www.gatra.com/detail/news/455408/politik/penerima-pkh-kaya-kerabat-kades-dinsos-minta-warga-laporkan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang Jerhans Ledoh mengatakan, masih ditemukan siswa dari keluarga mampu menjadi penerima Kartu Indonesia Pintar ( KIP) di wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur.

https://www.netralnews.com/news/pendidikan/read/22502/dinas.pendidikan.temukan.orang.kaya.penerima.kip

emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
profile-picture
atmajazone memberi reputasi
dari pengalaman2 dulu sih kadang udah diniatin sasarannya ini tetap meleset. semoga bisa belajar dari itu dan yang jadi sasaran beneran masyarakat dengan kategori kurang mampu. jangan sampe kecolongan
kagak kasihan emoticon-Cool mereka para pengepul kurang ajar
menjual pada masyarakat menengah atas, yang kismin2 malah tidak kebagian. biarin ajah lebih baik draw daripada dibikin petak umpet para cecurut metropolitan.
Udah pasti kacau balau
Yg kelas menengah makin sengsara
"Puas2in makan gorengan sebelom naek"

Harga Elpiji 3 Kg Naik! Apakah Penggantian Skema Pemberian Subsidi Ini Lebih Efisien?
profile-picture
Mandalorian memberi reputasi
Diubah oleh babi.brizik
Halaman 1 dari 8


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di