CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
Trudeau Salahkan AS Atas Penembakan Pesawat Sipil Ukraina di Iran
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e1dd6944601cf7fff71c78e/trudeau-salahkan-as-atas-penembakan-pesawat-sipil-ukraina-di-iran

Trudeau Salahkan AS Atas Penembakan Pesawat Sipil Ukraina di Iran

Trudeau Salahkan AS Atas Penembakan Pesawat Sipil Ukraina di Iran

Ottawa, IDN Times - Krisis antara Amerika Serikat dan Iran dalam hampir dua minggu terakhir berbuntut kepada tewasnya 176 orang di pesawat sipil milik Maskapai Internasional Ukraina pada Rabu (8/1). Ini adalah pendapat Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau yang 57 warganya turut jadi korban.

Ia menilai jika krisis yang dipicu oleh Amerika Serikat dengan membunuh Qassem Soleimani, pemimpin Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), pada Jumat (3/1) itu tak terjadi, maka para korban akan mendarat di Kiev, Ukraina, dengan selamat.

1. Amerika Serikat perlu menjaga tensi di Timur TengahTrudeau Salahkan AS Atas Penembakan Pesawat Sipil Ukraina di Iran
Dalam sebuah wawancara dengan stasiun TV Kanada, Trudeau berpendapat Amerika Serikat punya tanggung jawab untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang semakin membuat Timur Tengah tidak stabil. Ia juga percaya Iran seharusnya tidak memiliki senjata nuklir.

"Saya kira jika tak ada tensi, jika tak ada eskalasi belakangan ini di kawasan, mereka warga Kanada akan berada di rumah bersama keluarga mereka saat ini," kata Trudeau, seperti dilansir oleh Reuters. Ia menambahkan bahwa Amerika Serikat tak memberinya informasi apa pun sebelum membunuh Soleimani.

"Amerika Serikat membuat keputusan-keputusannya sendiri. Kita berusaha untuk bekerja sama sebagai suatu bagian dari komunitas internasional mengenai banyak persoalan. Namun, terkadang ada negara yang mengambil tindakan tanpa memberitahu aliansi mereka," tuturnya.

2. Trudeau meminta adanya investigasi menyeluruhTrudeau Salahkan AS Atas Penembakan Pesawat Sipil Ukraina di Iran
Seperti dilaporkan The Guardian, Trudeau mengaku telah berkomunikasi dengan Presiden Iran Hassan Rouhani setelah Iran mengaku "salah tembak" pada Sabtu (11/1). Saat itu juga ia menyampaikan keinginan agar ada investigasi untuk mengungkap mengapa peristiwa itu bisa terjadi dan siapa yang harus menanggung hukuman.

"Investigasi penuh dan lengkap harus dilakukan," kata Trudeau. "Kita perlu kejelasan soal mengapa tragedi mengerikan seperti itu terjadi. Iran harus bertanggung jawab," tegasnya sambil menambahkan bahwa ia mengapresiasi pengakuan Iran, tapi "masih banyak yang perlu dilakukan".

3. Iran dilaporkan mengajak Kanada terlibat dalam investigasiTrudeau Salahkan AS Atas Penembakan Pesawat Sipil Ukraina di Iran
Sementara itu, Kepala Dewan Keamanan Transportasi Kanada (TSB), Kathy Fox, mengaku Iran mengirimkan sinyal bahwa pihaknya akan diajak terlibat lebih aktif dalam penyelidikan penembakan pesawat tersebut. Hanya saja, ini masih menjadi spekulasi sampai saat ini.

"Dalam investigasi ini--dan saya ingin memperjelasnya--kami tak benar-benar tahu apa cakupan peran kami nantinya," kata Fox, seperti dikutip oleh Al Jazeera. Berdasarkan interpretasi Fox, Iran mengundang Kanada untuk ikut serta dalam mengunduh dan menganalisis data dari suara kokpit serta rekaman penerbangan "kapan pun dan di mana pun".

4. Iran mengklaim menangkap beberapa tersangkaTrudeau Salahkan AS Atas Penembakan Pesawat Sipil Ukraina di Iran
Iran sendiri mengklaim bahwa ada "sejumlah individu" yang telah ditangkap karena diduga terlibat dalam penembakan. Ini disampaikan oleh juru bicara badan peradilan Iran, Gholamhossein Esmaili, pada Selasa (14/1). Dilansir Washington Post, penangkapan tersebut dilakukan setelah adanya "investigasi mendalam".

Akan tetapi, ia menolak menjelaskan jumlah pasti orang yang ditangkap, siapa saja serta apa peran mereka. Pemerintah Iran sebelumnya mengonfirmasi bahwa penembakan dilakukan oleh IRGC yang mengawasi pangkalan militer di dekat area lokasi ketika pesawat itu ditembak.

5. Rouhani menyarankan ada pengadilan khususTrudeau Salahkan AS Atas Penembakan Pesawat Sipil Ukraina di Iran
Sedangkan Rouhani berkata perlu ada "pengadilan khusus yang diisi oleh seorang hakim tingkat tinggi dan puluhan pakar" untuk melakukan investigasi. "Ini bukan sebuah kasus normal dan biasa," ujarnya. "Seluruh dunia akan mengikuti kasus ini di pengadilan kita."

Ia menolak percaya adanya laporan bahwa pelaku hanya satu orang. "Ini bukan hanya satu orang yang menekan tombol, tapi ada yang lain, dan saya ingin persoalan ini dijelaskan kepada publik dengan jujur," tegasnya.


Sumber : https://www.idntimes.com/news/world/...mpaign=network

---



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di