CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pemberitaan Media Atas Kasus Reynhard Sinaga Dikritik
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e1d7114facb9554610483c4/pemberitaan-media-atas-kasus-reynhard-sinaga-dikritik

Pemberitaan Media Atas Kasus Reynhard Sinaga Dikritik

Pemberitaan Media Atas Kasus Reynhard Sinaga Dikritik

Lembaga studi dan pemantauan media, Remotivi, mengkritik media di Indonesia mengembangkan pemberitaan kasus Reynhard Sinaga ke hal-hal yang sensasional dan tidak substantif. Reynhard Sinaga, warga Indonesia di Manchester, Inggris dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena memperkosa puluhan pria.

Reynhard dinyatakan bersalah atas kasus perkosaan dan serangan seksual terhadap 48 korban dalam rentang waktu dua setengah tahun dari 1 Januari 2015 sampai 2 Juni 2017.

"Minta keterangan kaitan dari UI, orang tua, SMA nya dicari tahu dan lain-lain. Ujung-ujungnya karena angle nya ingin menjual berita sensionalistik, kami merasa media indonesia juga kebingungan bagaimana cara membingkainya," jelas peneliti dan aktivis Remotivi, Firman Imanuddin dalam diskusi Menggungat Pemberitaan Media Terhadap Pemberitaan Kekerasan Seksual, di Kantor AJI Jakarta, Minggu (12/1).

Ia mengatakan, seharusnya dengan adanya kasus kekerasan seksual ini, banyak hal-hal yang lebih subtansial yang bisa dibahas oleh media, tidak hanya fokus kepada topik yang sensasional, bingkai yang simpel yang nantinya akan menjadi bahan gosip.

"Ini harusnya bisa melihat isu kekerasan seksual lebih substansial, misalnya mengapa RUU PKS itu perlu, dan hal lainnya," kata dia.

Selain itu menurutnya pemberitaan media juga cenderung mengadopsi narasi pemberitaan dari media asing terkait dengan pemberitaan kasus Reynhard Sinaga.

"Karena kasus ini booming di luar dulu, sehingga media Indonesia kemungkinan mengadopsi narasi dari Guardian atau BBC karena mereka sumber utama. Apa ini benar-benar membaik, atau cuma kebetulan karena mengkopi narasi dari media luar," kata Firman.

Meski demikian ia tak mengelak kalau pemberitaan kasus Reynhard Sinaga di bebrerapa media asing yang juga bermasalah. Namun, media asing seperti The Guardian dan BBC menurutnya cukup fokus pada peristiwa kekerasan seksual dan tindakan kriminal yang dilakukan oleh Reynhard.

"Bagusnya Guardian dan BBC, enggak ada marking dalam pemberitaan, jadi identitas LGBT itu tidak terlalu diseret dalam kejahatan Reynhard," tuturnya.

Selain itu, dalam konteks pemberitaan kasus Reynhard, menurut dia, kelompok LGBT seharusnya juga diberikan kesempatan untuk memberikan pandangan lebih ataupun untuk mengoreksi berbagai tuduhan yang yang ada.

"Kelompok marginal seharusnya dikasih kesempatan ngomong, meskipun dari media sosial sudah banyak yang mengingatkan dan mengkritik media bagaimana dalam memberitakan kekerasan seksual, itu adalah hal yang baik," ujar dia.

Sementara itu, Managing Editor Detik.com Erwin Dariyanto mengatakan kasus Reynhard Sinaga ini bisa menjadi salah satu pelajaran bagi media di Indonesia bagaimana memberitakan suatu kasus LGBT.

"Pelajarannya yang bisa diambil juga bagaimana kasus ini mulai dari persidangan 2017 bisa tersimpan rapi sampai keputusan, dan media-media luar benar-benar mematuhi ketika dilarang untuk memberitakan," kata dia. (yoa/eks)



https://www.cnnindonesia.com/nasiona...inaga-dikritik

Pak Firman dari Remotivi kayak gak paham aje media Indonesia kayak gimane emoticon-Ngakak (S)

Selagi bisa kasih artikel yang klikbait ya bakal terus kayak begitu.

Lagipula audience Indonesia juga lebih seneng kegosip-gosipan dibanding hal substansial begitu. emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bayusumardi dan 31 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 10


Quote:

Nah itu, jadi ya sama sama saling jadi alasan yang kuat, sebab akibat sih kalo menurut ane
Quote:


Itu dia gan. Jadi dilematis kan posisinya. Mau nyalahin media wong pembacanya juga suka emoticon-Matabelo
profile-picture
seperduaratus memberi reputasi


Quote:

Ooo baru tau ane prinsip itu...
Make sense sih jadi kaya bener bener nulis dengan topik yang sama sampe bener bener ga melihat kualitas gitu ya?
Nah itu tuh.. Bingung juga kalo dipikir, kalo dibilang media yang salah juga mereka ya menganut prinsip itu dan emang itu kerjaannya kalo pembaca ya kan apa aja yang tersedia hak setiap orang buat membaca dong
Hampir S3, muda, kaya raya, mau cari cw berapapun kyknya mudah , yg dipilih malah jadi maho emoticon-Betty (S)
media yang baik tujuanya adalah untuk memberi informasi dan memaparkan fakta, tapi kemungkinan kebanyakan media di Indonesia juga sadar kalo perlu makan juga jadinya ya kalau beritain berita ngga' terlalu penting bisa bikin rame ya kenapa tidak, pilihan masing-masing aja sih, kita selaku pembaca alangkah baiknya lebih memilih mana yang baik mana yang tidak terlalu baik.
ngomong2 id gayus penyebar gambar2 maho kaga pernah muncul lagi jangan2 dia itu....... emoticon-Betty emoticon-Betty
Balasan post adnnin
bercanda atau sarkas nih? boleh juga.. haha

kalau korbannya berhijab tar cross hijabers dong ya emoticon-Big Grin
nganu, kalau laporan yg biasa2 dll gitu, gak laku ._. tp jgn kebablasan juga
iya lah... masa menyudutkan korban... parah sih emanh...
Quote:


Ho oh
Balasan post 54m5u4d183
siapa tahu biar pada insyaf gan...ngeri juga ya kaum tersebut jika sudah action....

Tuhan ciptakan Meki untuk lelaki, lah ini lubang Tai yang disukai..kan Gobloknya absolute..hahaa
Balasan post chenzahendratan
@suryanto.abc hahaha..betul gan ..mereka pemuja dan penikmat lubang Taiiiii
Kalau yg dibahas sering ke masjid pada gk protes, emoticon-Ngakak
Homo bhangsadddd
kenapa sih orang orang di internet sepertinya bangga kalau indonesia memiliki dia
gimana ya, menurut gue beritanya dibikin gitu biar mendual sih.. nggak dipungkiri juga masyarakat sini tuh kepoan
WOW KEREN :NGAKAK
Bad news are good news emoticon-Kaskus Lovers
Quote:


Tampangnya gay banget, mengapa nggak diblur gan? Mata gw sakit banget. Mual. Huekkkkk
emoticon-DPemoticon-DPemoticon-DP
profile-picture
salahakan memberi reputasi
Diubah oleh maverick4ever
Quote:


Bukan sensitif gan. Cuma emang fakta begitu. Ga cuma di forum ini koq. Rata2 kebanyakan org Indo gt. Walau ga semua. Ga dibaca baik2. Ga di research dulu. Langsung percaya mentah2 tanpa dianalisa dan di cek serta di cerna.


Tapi di satu sisi baca komen2 yg ada sih ngakak2. Soalnya banyak jg yg kreatif 😆😆😆
Halaman 1 dari 10


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di