CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Aku Hanyalah Manusia Biasa 『 Horor , Love 18++ 』
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e1b80f809b5ca18c240ee80/aku-hanyalah-manusia-biasa--horor--love-18

Aku Hanyalah Manusia Biasa 『 Horor , Love 18++ 』

profile-picture
profile-picture
profile-picture
debays01 dan 26 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Jelly69
Halaman 1 dari 9
Reserved
profile-picture
menunggu.dirimu memberi reputasi
Diubah oleh Jelly69

Prolog

Namaku adalah Ryan ( nama asli ) aku disini akan menceritakan pengalaman hidupku yang penuh rintangan , ini adalah Based On True Story aku mohon kalian mematuhi rules yang ada , karena disini akan banyak kejadian yang mungkin sulit diterima logika jadi aku mohon ambil positif dan buang negatifnya , segala macam bentuk pertanyaan tidak akan aku jawab jika menyinggung lokasi atau pemeran yang berada di cerita ini , jika kalian salah satu adalah temanku jangan bocorkan apapun , selebihnya adalah salam saya untuk semua momod dan kaskuser tercinta emoticon-Shakehand2 jangan lupa emoticon-Blue Guy Cendol (L) emoticon-Ngacir2



Kisah ini dimulai saat aku memasuki kelas 5 SD tepat berumur 12 tahun , aku adalah anak ke-7 dari 7 bersaudara ... Dari apa yang aku lihat dan dengan apa yang sering dituturkan oleh ibu dan kakakku bahwa bapak adalah orang yang memiliki kelebihan , bahkan dari aku kecilpun aku sudah biasa kalo bahasa sundanya Ngujuban , jadi bapak seperti sedang melakukan ritual , membakar kemenyan , sambil duduk bersila di depan dia ada air kembang 7 rupa , nasi yang dibentuk seperti dijadikan bulat disampingnya ada telor asin dan sate bawang merah dan cabai , simpel aja aku sebut itu Sesajen banyak piring yang diurutkan dari nasinya yang kecil2 potongan telor asin yang kecil2 pula sampai dengan nasi yang besar dan potongan telor asin yang besar , disana juga ada makanan ringan seperti kue kue warung ... dimana anehnya ???? Jadi bapaku selalu menyuruhku ikut duduk disampingnya melihat bapaku memandikan semua pusakanya mulai dari keris , batu akik dan golok kecil hanya sepanjang satu jengkal , habis dia melakukan ritual yang aneh itu dia selalu menyuruhku mandi dengan air kembang bekas dia memandikan pusakanya , dan aku selalu mandi diwaktu tengah malam atau pukul 00:00 kegiatan itu rutin dilakukan setiap malam jumat kliwon , aku yang masih polos tidak pernah sedikitpun protes atau bertanya dengan apa yang sudah bapaku lakukan kepadaku sampai pada suatu saat

"Bu sebenernya ryan diapain si sama bapak" tanyaku berharap ada jawaban yang jelas

"Itu biar kamu pinter di sekolah , terus gak nakal" jawab ibuku sambil memotong beberapa bawang

Tanpa menaruh curiga apapun akupun terus menuruti perkataan bapak untuk mandi kembang dan memakan sesajennya , oh iya lupa di sesajen itu ada kopi hitam 7 gelas , dan teh pait 7 gelas juga ... aku paling cuma bisa ngabisin satu gelas kopi karena masih kecil belum suka ngopi , kegiatan itu aku langsungkan sejak umur 4 taun sampai aku umur 13 taun yaitu saat aku masuk SMP namun aku tidak akan terlalu cepat menskip , kita balik pada saat aku tepat kelas 5 SD ...


Pada suatu hari karena sekolahku mengharuskan muridnya mengikuti les bahasa inggris jam 15:00 sampai jam 17:00 , namun saat itu aku dan teman2ku tidak langsung pulang namun bermain klereng di halaman belakang sekolah , sampai terdengan suara adzan maghrib kamipun memutuskan mengakhiri permainan kami ... Hari sudah mulai gelap saat tepat didepan gerbang ternyata sudah terkunci mungkin penjaga sekolah mengira kami semua sudah pulang , kami mulai panik , salah satu temanku malah menangis kencang maklum masih kecil , aku yang tidak cengeng mulai berpikir

"Gimana kalo kita lewat belakang aja ?" Ajak ku pada teman2ku

"Tapi kan di belakang gelap mana katanya di wc angker" jawab heru salah satu temanku

"Emang ada jalan lain ?" Tanyaku dengan kemudian mereka paham bahwa tidak ada jalan lain selain loncat lewat pagar belakang dekat wc

Kamipun segera melangkah ke belakang karena hari mulai gelap namun saat sampai di belakang kami sangat kaget bahwa disana ada orang yang berdiri membelakangi kami , setahu aku tidak ada orang satupun selain aku dan teman2 yang tadi jelas2 bermain klereng disana


"Punten pak , bapak saha nya ? (Permisi pak , bapak siapa ya) " tanya adit sambil mendekati orang tersebut

Tanpa mendapat jawaban aditpun mulai memiringkan badan mencoba melihat muka orang tersebut , namun alangkah kagetnya dia saat mendapati bahwa mahluk itu bermuka rata bahkan tidak memiliki mulut mungkin karena itu dia gak jawab pertanyaan adit ...

Kamipun berlarian kocar kacir menuju arah gerbang , karena sudah putus asa kami malah duduk bersandar ke gerbang , muka adit aku lihat pucat sekali mungkin ketakutan ... Aku sudah merasa buntu tidak ada jalan lain karena gerbang sekolahku sangat tinggi lalu diatasnya ada gapura nempel gitu sama ujung gerbang bagian atas jadi percuma gak bisa manjat .. Dalam diamnya kami rupanya ini dimanfaatkan oleh mahluk2 penghuni sekolahku untuk menakuti kami , saat aku menengok ke arah belokan menuju halaman belakang sekolah aku lihat ada kuntilanak melayang kearah kami , akupun merinding lalu menggeser badanku menjauhi arah barusan , teman2ku yang melihatku langsung melirik ke arah pandanganku yang terpaku dan merekapun menjerit berlarian dan masuk ke dalam ruangan kelas 3 , aku ikut berlari dan membanting pintu sangat kencang , mungkin pilihan yang salah untuk masuk ke dalam kelas karena kondisi kelas sangat gelap , dan saat aku sudah membanting pintu aku lirik ke arah teman2ku ternyata mereka menghilang , aku sangat ketakutan mencoba membuka pintu namun usahaku tidak berbuah hasil , seolah pintu ini dikunci padahal baru saja aku sendiri yang menutup pintunya .. dengan keringat yang bercucuran aku mulai berteriak memanggil teman2ku

"Dit.... her.... gung.... kalian dimana si tolong bukain pintunya"

Tiba2 aku merasakan hawa didalam sini jadi tidak enak , badanku merinding , keringat semakin deras mengucur bahkan nafasku tidak bisa ku atur , sesaat habis itu ada yang menetes ke rambutku , aku lirik ke atas kuntilanak yang tadi sedang menempel diatas membuka mulutnya dan air liurnya menetes ke kepalaku , sontak aku berteriak "AAAAAAAA" badanku lemas aku sudah tak sanggup menggerakan kakiku , bahkan aku pun tidak tau jika bisa berlari maka harus lari kemana ??? Aku merasa terjebak menunduk sambil menangis tidak ingin membuka mata aku berusaha mengabaikan apapun yang ada di dekatku ...


Namun tiba2 tidak lama dari itu aku dengar dari kelas sebelah ada suara teriakan teman2ku , sejenak aku berpikir mungkin aku sendiri yang salah mengkuti yang lain , tapi jelas kalau tadi aku mengikuti temanku ... Aku tidak mau ambil pusing aku mencoba memberanikan diri membuka mata dan benar saja setan itu sudah hilang dan aku bisa dengan mudah membuka pintu aneh memang tapi aku tidak hiraukan karena aku sangat khawatir pada teman2ku , aku lari menuju kelas sebelah mencoba membuka pintu dan berhasil begitu pintu terbuka teman2ku berhamburan memelukku dan mereka menangis semua aku tau mereka sangat ketakutan karena aku pun sampai menangis karena takut ... setelah itu kita menjauh dari kelas

"Gimana yan kita harus kemana sekarang" Tanya heru dengan masih terisak isak

"Kita ke belakang lagi , inget langsung lari aja kalo ada setan ngalangin tabrak aja" jawabku

"Yaudah tapi kamu duluan ya kita lari dibelakangmu" jawab agung mulai tenang

"Iya ayo ikutin aku"

Aku mulai berlari , saat berbelok ke halaman belakang aku masih melihat mahluk yang bediri tadi namun tidak aku hiraukan mereka kan setan pasti tembus kalo aku tabrak , begitulah anggapanku tanpa memperlambat aku malah makin kencang berlari saat sudah dekat aku berteriak "hiyaaaaaaaaa" lalu "Dakkkk" aku terpental ke belakang dan teman2ku malah menubruk badanku hingga aku tersungkur ...

"Yan gimana yan kok gak tembus ?" Tanya adit

"Kenapa gak kita lewat samping aja ? " agung menyambut dengan ide yang mungkin masuk akal iyalah ngapain juga mau nyeruduk setan kan ? emoticon-Bingung (S) namanya juga panik gak kepikiran kesana sebelumnya ...

Tanpa babibu aku berlari melewati mahluk tadi dan melompat dari pagar tembok yang sudah sedikit rusak jadi gampang dilewatin gak setinggi yang lainnya , saat sudah mendarat kamipun lari menjauh dan segera pulang kerumah masing2 ...


Saat sampai rumah ibuku langsung menyambut dengan pertanyaan nya

"Kok baru pulang yan ? Ini udah jam 10 loh darimana aja kamu ? " tanya ibuku yang berhasil membuatku shock

Jelas2 mungkin secara normalnya setelah adzan maghrib tadi kita cuman dikerjain sekitar setengah jam kenapa sekarang sudah jam 10 ? Bahkan aku tidak mendengar adzan isya dari masjid padahal harusnya terdengar jelas soalnya masjid cuman berjarak 50 meteran dari sekolahku ...

"Anu bu , tadi ryan eeemm...."

"Abis dikerjain setan si ryan bu udah jangan ditanyain terus kasian masih cape dia" potong bapaku yang ternyata sudah mengetahuinya

"Yasudah kamu cuci muka sana jangan mandi malem2 gak baik , ibu ambilin makan ya" jawab ibuku

"Iya bu"

Lalu akupun cuci muka dan makan habis itu tidur dengan banyak pertanyaan di benak ku ...


Segini dulu part pembuka nya , semoga kalian suka .. mohon maaf kalo gak serem , tapi kalo kalian ngalamin langsung pasti bakal mewek emoticon-Betty

Masih banyak pengalamanku yang lebih serem dan ekstrim , ditunggu aja part selanjutnya emoticon-linux
profile-picture
profile-picture
profile-picture
andrian0509 dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Jelly69
ntip sandal dlu sembari nunggu updte

Part 1

Quote:






Aku terbangun setelah kejadian menyeramkan kemarin yang menimpa anak kecil sepertiku dan teman2ku , aku tak sabar ingin bertemu dengan teman2ku , lebih tak sabar lagi untuk melarang mereka menceritakan kejadian kemarin kepada anak2 lain ... Alasannya cukup jelas agar tidak terjadi keributan disekolah dan agar tidak mendapat omelan guru karena main sampai maghrib di sekolah ...



Setelah kegiatan dipagi hari aku lakukan akupun berpamitan kepada kedua orangtuaku untuk berangkat sekolah , sedikit kupercepat kakiku agar lebih dulu menemui adit , heru , agung dan yang lainnya agar tidak menceritakan kejadian kemarin , sebenarnya kemarin ada 8 orang diantaranya adalah aku , adit , heru , agung , adi , toni , bagas dan riki , namun tidak ku sebutkan semua dikarenakan akan terlalu panjang dan kesulitan kalian mengingat peran di ceritaku , karena memang 3 orang yang aku ceritakan sebelumnya akan beberapa kali mengalami petualangan ekstrim bersamaku jadi yang lainnya biarkan jadi pemanis saja emoticon-Big Grin


Sesampainya aku disekolah aku belum melihat ketujuh orang yang sedang aku cari , sampai dikelaspun mereka tidak ada ... aku pun berinisiatif bertanya pada yang lain


"din yang lain pada kemana kok belum dateng ?" Tanyaku pada udin yang sedang sibuk mengerjakan pr

"Gatau tuh yan tadi aku lewat rumah si adi katanya dia gak masuk soalnya sakit panas"

"Terus yang lainnya ?" Tanyaku penasaran

"Si agung juga sakit panas kok pada samaan sih , padahal kalo mau bolos aku juga pengen ikutan lah ini pr seabrek pusing aku ngerjainnya" jawab udin sambil garuk2 kepala

Akupun tidak menjawab omongan si udin yang mengeluh soal kebengisan guruku memberikan pr emoticon-Big Grin


Sejenak aku berpikir mungkin mereka ditempelin sama setan kali sampe sakit semuanya , tapi kok aku gak kena ? emoticon-Confused ... kebingunganku harus ku tunda karena guruku yang galaknya naduzubilah sudah masuk dia punya track record kalo yang gak ngerjain tugas atau pr dia pasti dihukum lari ngelilingin lapangan upacara abis itu diomelin dan ditendang , ya! Lazim dijaman itu bagi seorang guru menendang muridnya dan muridnya pun tidak mau mengadu pada orangtuanya , tapi kekejaman guruku yang satu ini berefek lumayan pada anak2 nakal mereka jadi sedikit rajin dikarenakan tidak ingin kena sepak emoticon-Ngakak



Lanjut lagi .... Setelah hari yang melelahkan berlalu jam pulang pun tiba , aku buru2 pulang ingin mengunjungi rumah teman2ku yang gak masuk .. begitu sampai dirumah adit karena dia rumahnya paling deket dari sekolah aku langsung mengucapkan salam

"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam , eh dek ryan masuk dek pasti mau nengokin adit ya"
"Iya bu , aku masuk ya"
"Langsung ke kamarnya aja ya ibu lagi masak takut gosong" jawab ibunya adit ngeloyor kedapur



Aku pun masuk dan adit ku lihat sedang tidur , aku sedikit segan membangunkan namun karena rasa penasaranku sudah memuncak aku memutuskan untuk mengganggunya emoticon-Big Grin

"Dit... oy ditt bangun..." aku menggoyang2kan badannya
"Emmmmm" jawabnya sambil berguling membelakangiku

Aku yang sedikit kesal mulai mencoba cara lain , ku tiup tiup telinganya si adit dan berhasil dia bangun diikuti dengan omelannya karena merasa terganggu saat sedang hibernasi emoticon-Big Grin

"Apasih yan ganggu orang tidur aja , pusing palaku mending pulang sana" jawabnya sambil menguap
"Dit kamu sakit kenapa ?" Pertanyaan pancingan yang sukses membuat dia sedikit hilang rasa ngantuknya
"Aku sih yakin gara gara kejadian kemarin , tapi kenapa aku doang yang sakit" jawabnya serius
"Kata siapa orang kalian semua sakit kok , malah sakitnya sama" jawabku diiringi muka kaget dari adit
"Serius kamu yan ?" Tanya adit gak percaya
"Ngapain aku bercanda" jawabku datar
"Terus aku harus gimana biar sembuh yan ?" Muka adit memelas


Aku sedikit berpikir mencoba mengubungkan teka teki kejadian kemarin , kejanggalan waktu , dan efek kepada teman2ku ... Sulit mungkin bagi anak kecil sepertiku mengartikan hal hal yang sudah diluar nalar , namun entah darimana aku mendapatkan jawaban dan aku yakin dengan apa yang terlintas dipikiranku ..

"Dit sebenernya kemarin kita kan dikerjain sama setan , kita tuh udah masuk dimensi mereka...."
"Bentar bentar" potong adit segera mengambil gelas dimeja disamping kasurnya
"Haus , sok lanjut yan"

Aku menarik nafas lalu mengeluarkannya dan melanjutkan omonganku

"Jadi kita tuh udah masuk dimensi mereka , soalnya pas aku pulang ibuku nanya kan kenapa pulang malem abis darimana pulang jam 10 , nah aku kaget kan perasaan kita baru aja denger adzan maghrib kenapa pas sampe rumah jam 10 malem itu artinya...."
"Yan aku juga sebenernya bingung soalnya mamahku juga bilang kalo pas aku pulang udah jam 10" potong adit
"Jangan motong terus napa emoticon-Mad " aku kesal
"Iya iya maaf emoticon-Peace "

"Itu artinya pas kita dikerjain mereka kayak genjutsu kita biar ngerasa sebentar tapi sebenernya lama" jawabku ngaco emoticon-Big Grin
"Ini apa pake naruto dibawa bawa" emoticon-Nohope
"Apa mungkin yan......"
"Apaan dit ? " jawabku penasaran
"Waktu didunia mereka itu berbeda sama di alam kita makanya pas kita keluar itu udah 4 jam berlalu dari habis adzan maghrib ?" Jawab adit membuatku paham maksudnya


Inilah kenapa aku mau berdiskusi sama adit , disamping dia cerdas dia juga punya ketertarikan sejak lama sama hal hal berbau ghaib dia sering diceritakan mengenai pengalaman horor oleh pamannya , karena dikampung pamannya lumayan angker jadi adit terbiasa mendengar kejadian2 yang aneh ...



Meskipun aku tidak langsung menyimpulkan bahwa yang dkatakan adit itu benar tapi setidaknya aku sedikit punya gambaran dengan apa yang terjadi pada kita ... Disamping itu adit pun tidak bisa memecahkan teka teki mengapa aku saja yang tidak ikutan sakit , karena kita berdua buntu akhirnya diputuskan kalo aku ini hoki emoticon-Wakaka



Setelah obrolan panjang akupun berpamitan karena banyak yang harus aku kunjungi , dan mereka semua aku wanti2 agar tidak bercerita pada siapapun ...

Malam harinya saat aku tidur , aku bermimpi .... Aku berada ditengah hutan belantara dengan pepohonannya yang menjulang tinggi , disana aku kebingungan harus jalan kemana dan harus ngapain , setelah aku berputar2 dan tak menemukan ujung dari hutan ini akupun dikejutkan dengan suara tertawa yang menggema diantara rerimbunan pohon , menggema membuat kepalaku sakit , setelah itu ada sesuatu yang jatuh dari atas dan menimpa tubuhku , akupun terjatuh saat aku melihat apa yang menimpa tubuhku karena dia tidak membiarkanku berdiri dan alangkah kagetnya ternyata sosok pocong menduduki punggungku dengan muka yang hancur , membusuk , hitam mata yang tanpa kelopak ... Aku berteriak sekuat tenaga , meronta2 mencoba meloloskan diri namun sia2 , tubuhnya tak bergeming bahkan aku tidak bergerak sedikitpun masih dengan posisi yang sama ...



Aku mulai putus asa , aku menangis , menjerit namun tidak ada yang menolongku ... saat setelah itu ada suara yang bergema kembali

"Hei anak adam , apa kamu ketakutan ?"


Aku menyisir sekitaran yang bisa kulihat dengan bola mataku , masih enggan menjawab suara itu terdengar kembali

"Ya!! Aku bicara padamu!"
"Si...siapa kamu ?" Jawabku ketakutan

"Aku adalah utusan tuhanmu"
"Utusan?"
"Ya!! Aku diutus untuk membuat manusia jauh dari Tuhan nya HAHAHAHAHA" tertawanya sangat mengerikan membuat aku semakin meronta ronta mencoba lepas dari tindihan pocong

"Tidak usah takut!!! Ikutlah bersamaku , kau anak istimewa , mengapa orangtuamu malah menutup kelebihanmu"
"Apa maksudmu"
"Harusnya selama ini kamu bisa melihatku karena aku selalu memperhatikanmu sejak kamu dilahirkan , namun dia malah memberimu jin yang selama ini menutup kemampuanmu"


Belum sempat aku menjawabnya tiba2 aku terbangun dengan nafas memburu dan keringat dingin mengucur , ternyata ada ibu dan bapaku juga ... Seperti mengetahui apa yang terjadi padaku bapak langsung buka obrolan

"Mungkin sudah saatnya kamu tahu semua yan"

Aku masih ngos ngosan belum bisa berkata apapun tapi bapak tau apa yang aku pikirkan

"Tapi sebelum itu bapak mau ngejar jin yang tadi ganggu kamu , sebentar ya"

Bapaku keluar dari kamarku namun tidak lama dia kembali lagi ...

"Lolos" katanya kecewa

Lalu dia duduk disamping akupun yang sebelumnya posisi terbaring ikut duduk seolah inilah saatnya seorang bapak menceritakan kebenaran tentang jati diri anaknya ... Bersambung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
andrian0509 dan 14 lainnya memberi reputasi
Quote:


Oke gan selamat membaca ya , maaf part awal masih belum seru emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
yessypwati28 dan rifqipain memberi reputasi
Nitip bakiak gan kayaknya seru nih emoticon-Big Grin
Wah ada bacaan seru nihemoticon-Cool
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
Wah kalo tau cerita horor bacanya enakan malem Bro..
Good Luck lah ama ceritanya..
ditunggu gan :1thumb
candol gan emoticon-Cendol Gan
alamak galfok nama tokohnya kaya temenku dan aku pakai nama ini di cerpenku juga.
Wah horor true story enih lanjutken gan.
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
Selalu menarik kalau kisah nyata seperti ini...lanjut gan...
Ok saya tunggu kelanjutanya kisanak
lanjutkan gan,semoga ga kentang yaa
bookmark dulu sambil nunggu update an....emoticon-Keep Posting Gan
profile-picture
twiratmoko memberi reputasi
Ijin baca ya kak
profile-picture
b4nd0l memberi reputasi
lanjutkan pak Boss,
kami selalu mendukungmu.
Ijin baca kakemoticon-Wink
Diubah oleh mysterimasters
ngikut emoticon-Big Grin
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
gelar tikar gan... mudahan bisa tiap hari updet ya
Halaman 1 dari 9


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di