CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Kebijakan De Minimis Pajak & Bea Impor 2020, Impor Sepatu Kena Biaya 50%
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e182deb09b5ca21073d661b/kebijakan-de-minimis-pajak-amp-bea-impor-2020-impor-sepatu-kena-biaya-50

Kebijakan De Minimis Pajak & Bea Impor 2020, Impor Sepatu Kena Biaya 50%


Selamat Datang GANSIS!
----------+++++++++---------

emoticon-Selamat emoticon-Selamat
Spoiler for cek konten:


Quote:


Kebijakan De Minimis Pajak & Bea Impor 2020, Impor Sepatu Kena Biaya 50%
sumber gambar okezone

Tahun ini Kemenkeu kabarnya akan menerapkan suatu kebijakan yang cukup bikin heboh. Sebenernya kabar mengenai wacana ini udah terdengar oleh publik pada tahun lalu. Cuma kabarnya berlanjut dan berkembang progresnya sekarang. Sepertinya wacana kebijakan Kemenkeu bakal beneran direalisasikan. Jadi gak sekedar wacana semata seperti janji-janji palsu gebetan lu. Kebijakan yang bakalan diterapin terkait dengan pajak dan bea impor. Tau sendiri lah negara kita masih doyan dengan barang impor. Negeri ini diisi oleh masyarakat yang konsumtif dan lebih tertarik punya produk impor. Ini dibuktiin dari data yang didapet, bahwa dalam 3 tahun belakangan terjadi peningkatan drastis aktivitas pembelanjaan produk impor. Artinya dimulai 2 tahun lalu barang kiriman impor tercatat 6 juta. Peningkatan terjadi pada tahun berikutnya menjadi 20 juta. Terakhir data sepanjang tahun 2019 tercatat sampe 49,7 juta. Data ini berdasarkan consignment note yang dipaparkan oleh Syarif Hidayat. Beliau seorang pejabat Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementrian Keuangan, buset panjangnya.

Data barang impor yang dipantau merupakan kiriman dari pembelanjaan melalui e-commerce cuy. Terus setelah diklasifikasi barang-barang impor itu apa aja, ternyata 98% merupakan tas, sepatu, dan pakaian. Berarti selama ini jutaan orang jalan dengan memakai produk impor. Kalo ada yang bilang aktivitas impor ini menguntungkan negara sih, nggak juga cuy. Soalnya 90% barang impor tersebut nilainya di bawah 75 dolar. Jadi cuma 10% aja yang kena biaya pajak dan bea impor, sisanya lolos. Hal ini karena kebijakan de minimis sebesar 75 dolar untuk terkena biaya pajak dan bea impor. De minimis merupakan istilah penyebutan untuk pembatasan bebas pajak dan bea impor. Maksudnya kalo barang impor senilai 75 dolar atau sekitar 1 jutaan akan dikenai pajak dan bea impor. Tarifnya 27%, terdiri dari bea 7,5%, PPN (Pajak Pertambahan Nilai) 10%, dan PPh (Pajak Penghasilan) 10%. Ini kata Heru Pambudi, Direktur Jenderal Bea dan Cukai.

Kebijakan De Minimis Pajak & Bea Impor 2020, Impor Sepatu Kena Biaya 50%
sumber gambar menpa.id

Banyaknya aktivitas pembelanjaan produk impor bisa mengancam produk lokal di pasaran. Dampak lebih jauhnya ya bisa membebani NPI (Neraca Pembayaran Indonesia). Dampak lebih jauh-jauhnya lagi ya memperlambat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Bayangin aja produk lokal kehilangan peluang terjualnya sekitar 49 juta, banyak kan. Agak lebay emang, tapi ini semua masuk akal untuk terjadi. Makanya Kemenkeu mengambil sikap dengan membuat wacana perubahan kebijakan soal pajak dan bea impor cuy. Kebijakan barunya mengubah de minimis bea impor menjadi 3 dolar atau 42 ribuan. Terus pajaknya bakalan kena tanpa minimum nilai harga.

Persoalan kebijakan baru ini juga mengubah ketentuan tarif pajak dan bea impor. Tarifnya hanya menjadi 17,5%, diantaranya 7,5% bea impor dan PPN 10%. Namun, khusus produk seperti tas, sepatu, dan pakaian akan ada perbedaan besaran persenannya. Tarif bea impor untuk tas dan pakaian sama-sama sekitar 15%-20%. Sedangkan sepatu tarif bea impornya 25%-30%. Persenan tersebut belum termasuk pajak, yaitu PPN 10% dan PPh 7,5%-10%. Berarti total tertinggi tarif pajak dan bea impor tas dan sepatu mencapai 40%. Untuk sepatu total tarif tertingginya bisa sampe 50%. Perhitungan ini berdasarkan sumber yang didapet ya cuy. Jadi ketika membeli sepatu dari luar negeri, yang harganya 42 ribu atau lebih bakalan kena pajak dan bea impor setengah dari total harganya. Katanya sih berlaku untuk pembelanjaan melalui online.

Kebijakan De Minimis Pajak & Bea Impor 2020, Impor Sepatu Kena Biaya 50%
sumber gambar Amazon

Sebagai contoh mari berandai-andai, ceritanya Gua mau beli sepatu luar deh. Pengen sepatu yang agak unik dan jarang ada di sini. Nyari-nyari deh tuh, eh nemu sepatu Vans x Marvel Avengers Old Skool di Amazun. Semisal harganya 1 juta deh biar ngitungnya gak ribet. Harga sepatu 1.000.000 ditambah biaya shipping dan lainnya 300.000, jumlahnya 1.300.000 atau disebut nilai pabean. Nah total 1,3 juta ini yang kena persenan bea impor 30%.
Jadi ngitungnya 1.300.000 dikenai bea impor dulu 30% sebesar 390.000, totalnya 1.690.000.
Sementara pajaknya dikalkulasi dari nilai impor. Nilai impor diketahui dari hitungan sebelumnya, jumlah nilai pabean dengan biaya bea impor. Disini pake persenannya PPN 10% dan PPh 10%.
Jadi 1.690.000 dikenai 10% PPN, kenanya 169.000. Begitu juga sama PPh 10%, kenanya 169.000. Total pajak 338.000.
So, Gua mesti bayar keseluruhannya sebesar 2.028.000 buat dapetin sepatu tadi. Worth atau nggak, itu urusan dompet yang nentuin.

Kenaikan harga juga pasti terjadi buat produk impor yang dijual oleh pedagang sini. Mereka kan restock barangnya dari impor juga. Seperti reseller sepatu Nike KW made in vietnom yang harganya 150 ribuan, bakal naik 50 ribu lah seenggaknya. Atau kalian beli sepatu-sepatu murah 100 ribuan dari seller luar negeri di shopi, tetep kena pajak dan bea impor. Berarti kalo mau beli sepatu ya yang harganya di bawah 42 ribuan, biar bebas bea impor. Eh tapi masih ada pajak 20%, karena yang bebas cuma bea impor. Makin ribet kan mau belanja sepatu yang impor-imporan. Tas dan pakaian juga begitu, beda 10% lebih kecil aja bea impornya. Kalo barang yang lain mah cuma 17,5%, gak begitu berasa persenannya. Paling kalo di bawah 42 ribu, kena pajak 10% doang yaelah. Ini semua ilustrasi yang bisa terjadi ketika kebijakan baru dari Kemenkeu terealisasikan.

Kemenkeu emang terkesan pengen nyelametin tingkat lakunya produk lokal cuy. Terus bermaksud juga menekan jumlah transaksi barang impor biar NPI (Neraca Pembayaran Indonesia) gak membengkak. Kemungkinan lain bisa aja Kemenkeu melihat peluang yang bagus. Soalnya dengan kebijakan de minimis 3 dolar ini, pendapatan negara Indonesia dari pajak dan bea impor gede cuy. Bisa jadi makin banyak belanjaan impor yang kena pajak dan bea impor. Itu juga kalo masyarakatnya belom kapok buat melakukan pembelanjaan produk impor. Gimana pun kelanjutannya, mau tetep impor terus atau berkurang ya Indonesia tetep diuntungkan dengan kebijakan baru ini. Mantap lah, terpuji lah para pejabat Kementrian Keuangan beserta pelaksana. Kerja mereka bagus kalo kebijakan ini terealisasikan sesuai wacana, yaitu diterapkan pada akhir bulan Januari tahun 2020 ini. Gimana tanggapan kalian nih?



Quote:
Kebijakan De Minimis Pajak & Bea Impor 2020, Impor Sepatu Kena Biaya 50%
| Ditulis oleh: Y u k i 2 6 |
Sumber: CNNInd, Kompas, CNBCInd1, CNBCInd2, menpa.go.id


----------+++++++++---------

Mampir juga ya di konten kece lainnyaemoticon-NgacirDISINI
atau konten sebelumnya
Kebijakan De Minimis Pajak & Bea Impor 2020, Impor Sepatu Kena Biaya 50%
emoticon-Sundul Gan (S)klik gambaremoticon-Sundul Gan (S)
----------+++++++++---------


Kebijakan De Minimis Pajak & Bea Impor 2020, Impor Sepatu Kena Biaya 50%
SAMPAI JUMPA
profile-picture
profile-picture
profile-picture
RicoTH dan 22 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh yuki26
Halaman 1 dari 13

Tanggapan Mereka Dibalik Pejwan

Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:

emoticon-Nyepiemoticon-terimakasihemoticon-terimakasih
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anthraxco dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh yuki26
hwalaaah ini tu memperkaya siapa dong jadinya??emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
didit.d dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan

Tanggapan Mereka Di Balik Pejwan (II)

Quote:


Ya memperkaya negara dongemoticon-Tepuk Tangan
emoticon-Cendol (S)emoticon-Cendol (S)emoticon-Cendol (S)emoticon-Cendol (S)emoticon-Cendol (S)


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


emoticon-terimakasihemoticon-Nyepi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
erwin102361 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh yuki26
duh kok batasnya jadi 3 dolar doang
Lihat 1 balasan
koreksi sedikit saya berikan,
jangan disimplifikasi perhitungan tarifnya, gan,
bea masuk perhitungannya dari nilai pabean, sedangkan ppn impor dan pph 22 impor perhitungannya dari DPP (nilai impor)..
silakan kunjungi PMK 62 Tahun 2018..
Thank me later
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Po0po0 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Tapi jatuhnya sama kan?
Info yg dikasih tau begitu
Lihat 1 balasan
haduh jauh banget jadinya dari harga pokok
Quote:


Nahlo kebanyakan impor sihhemoticon-Ngakak
Quote:


Kebayang ga sih kita beli sepatu yang kita suka dan tau banget harganya jauh dari price tag. Ish nyeseknya tuh di dompet. Hehe tapi ga apa sih daripada disuruh bikin sepatu sendiri
Quote:


Iya itu terus gada pilihan lain dan kondisi memaksakan untuk membeliemoticon-Ngakak
Jadi gak bisa diundur
mantap ni pasti
suruhan si Ratu palak
ekonomi metoked eh roket
profile-picture
profile-picture
jinpari22 dan yuki26 memberi reputasi
Quote:


Siapa gan yg dijuluki iniemoticon-Hammer2
Quote:


Tu sales imf
Si mulyono
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Horst Vessel dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Sales imf apasiemoticon-Ngakak
Ini bagus apa nggak menurut agan?
Quote:


Pajak impor di gedeiin beban nya ke konsumen rakyat swasta Indon

Pasti barang impor mahal, yg bekualitas

Giliran impor barang sampah dari cina
pajak impornya murah
Padahal yg bkin rusak produk sepatu Lokal dan produk2 lokal laen nya
Ya itu produk impor barang sampah dri cina
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 7 lainnya memberi reputasi
Quote:


Iya bener sih barang impor cina kan kebanyakan recehan.
Terus gimana gan, semakin kecil nilai barangnya dibikin gede persenan bea impornya gituemoticon-Ngakak
Quote:


"Kemenkeu melihat peluang yang bagus. Soalnya dengan kebijakan de minimis 3 dolar ini, pendapatan negara Indonesia dari pajak dan bea impor gede cuy"

Dr dulu kita emang kerjanya IMPOR barang, tpi bekualitas bkn barang sampah kw dr cina
malah pendapatan Bea impor gede dr hasil malak eh pajak..

Klo barang bagus bea Impornya gede
Alamat barang Kw dri cina meraja lela

Logikanya Orang punya duit pun mikir2
Mw belanja barang Impor bekualitas/mengurangi
nambah apa tekor tuh pemasukan kas
Negara? Dri bea impor

Tpi kebijakan tu sales imf positipnya adalah ngutang ama Cina di beri kemudahan
Karena kerja sama dgn Cina menguntungkan cina, indon mala Tekor
Karena banyak impor dr pd expor ke cinaemoticon-Ngakak

Liat aj neraca dagang kita dgn negara cinaemoticon-Jempol
Tpi Kita jdi Nyohor di Cina
Juragan bogor
profile-picture
profile-picture
jinpari22 dan yuki26 memberi reputasi
Quote:


Seller luar negeri di shopi jg asalnya dominan cino yang jual barang-barang murah meriah. Terjualnya sampe ribuan..

Jadi ini malah memanjakan negara cino gan?
Emang suka ngutang ke cino kita?
Balasan post yuki26
Beda dong, nilai impor itu nilai pabean + bea masuk.
ga bisa dijumlahkan langsung persentasenya.
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan yuki26 memberi reputasi
Quote:


Mbulet i
Gimana gan, kasih contohemoticon-Malu
Pkek persenan yg kebijakan baru
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 13


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di