CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Female / Sista /
Apakah anak tunggal adalah pasangan yang tepat untuk kita nikahi?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e16b4245cf6c4637930694c/apakah-anak-tunggal-adalah-pasangan-yang-tepat-untuk-kita-nikahi

Apakah anak tunggal adalah pasangan yang tepat untuk kita nikahi?


Saat anak tunggal jadi kepala keluarga


Apakah anak tunggal adalah pasangan yang tepat untuk kita nikahi?


Adakah sista yang berencana untuk menikahi anak tunggal tahun ini atau mungkin tahun depan atau bahkan sista beruntung telah menjadi istri dari si tunggal?

Pernahkah terlintas tentang bagaimana menghadapi si anak tunggal yang konon cenderung manja, keras kepala, egois dan harus dituruti?


Keuntungan

Mungkin dari sisi lain menikahi anak tunggal bisa jadi merupakan keberuntungan, dari segi materi dia akan mewarisi semua aset orang tua. Bukan matre sista, tapi bagaimanapun hal ini bisa jadi berdampak pada kesejahteraan keluarga kita nantinya.

Selain itu anak tunggal yang notabene terbiasa sendiri (kesepian) bisa jadi akan membuatnya lebih dekat dengan pasangan dan keluarga besarnya, termasuk anak-anak mereka nantinya.

Sisi emosional

Namun dari sisi lain, secara emosi mempunyai pasangan dengan ‘sifat’ anak tunggal bukanlah suatu hal yang mudah.

Salah seorang sista menceritakan kisahnya, saat berpacaran dan memutuskan menikah dengan sang anak tunggal semua terlihat baik-baik saja. Tapi saat mereka sudah menikah dan hidup bersama kurang lebih setahun pernikahan, perlahan karakter dari sang suami terlihat. Sifat manja, egois dan keras kepala sang suami membuatnya mulai tertekan.

Terbiasa menjadi satu-satunya dan mendapat perhatian lebih dari orangtua/keluarga, membuat anak tunggal menjadi manja dan terbiasa selalu dituruti.

Anak tunggal juga cenderung kurang mandiri, kurang tegas dalam mengatasi masalah dan agak tergantung pada orangtuanya .

Mungkin tidak semua anak tunggal mempunyai sifat seperti itu, sebenarnya tergantung dari pola asuhnya sejak kecil. Bagaimana sifat dan sikap seseorang sebagian besar terbentuk dari bagaimana lingkungan dan asuhannya sejak kanak-kanak.

Karakteristik yang negatif bisa jadi terbentuk karena kasih sayang dan protektif yang berlebih dari orangtua, sehingga anak kurang bisa bersosialisasi dan mengeksplor dirinya sebagaimana oranglain.

Sekali lagi tidak semua anak tunggal begitu ya sista, jadi jangan jadikan urutan kelahiran sebagai patokan karakter seseorang.

Namun bagaimana seandainya sista mempunyai pasangan/suami dengan karakter demikian. Dalam suatu pernikahan tentu akan menjadi timpang apabila hanya salah satu pihak yang harus selalu mengalah.

Apakah anak tunggal adalah pasangan yang tepat untuk kita nikahi?

Hubungan dimana salah satu pasangan harus selalu dituruti, diperhatikan dan tak mau mengalah tentu akan membuat pasangannya harus selalu menyediakan waktu untuknya. Bahkan tidak hanya waktu tapi tenaga dan perhatian ekstra yang menguras kesabaran.

Keadaan seperti itu tentu akan sangat tidak nyaman. Apalagi saat salah satu pihak merasa terabaikan dan tidak diperhatikan.

Apabila salah satu pihak atau keduanya mulai merasakan ketimpangan seperti itu, artinya rumah tangga tersebut berjalan tidak sehat.

Interaksi seperti itu tidak baik dibiarkan berlarut-larut, karena semakin lama dibiarkan dapat membuat jarak dan kecanggungan antara keduanya. Bahkan sangat mungkin pada akhirnya dapat menyebabkan perpisahan/ perceraian.


Antisipasi

Tak mudah memang menghadapi karakter yang egois dan keras kepala, diperlukan sikap terbuka dan kesabaran untuk lebih memahami pasangan.

Komunikasikan segala persoalan dalam rumah tangga kepada pasangan dengan bijak, berikan masukan pada pasangan misalkan untuk lebih peduli pada oranglain/ lingkungan sekitar, terutama pada pasangan dan anak.


Apakah anak tunggal adalah pasangan yang tepat untuk kita nikahi?


Terlalu memaksakan pendapat pada pasangan juga bisa berakibat buruk. Bicaralah saat mood nya sedang baik, bicarakan dengan santai tanpa berkesan menghakimi. Saat emosinya meninggi, alihkan pembicaraan. Orang dengan karakter keras kepala akan lebih sulit menerima masukan saat sedang emosi. Tunggulah sampai emosinya reda.

Solusi lain adalah minta bantuan pada orang yang dipercaya atau dihormati suami. Tapi harus hati-hati menceritakan masalah rumahtangga pada pihak lain. Harus benar-benar dengan orang terdekat yang bisa dipercaya dan memang dapat diandalkan untuk membantu dan memberikan masukan pada pasangan tanpa melukai egonya.


Mungkin tidak akan mudah mendapat solusi yang cepat, butuh waktu dan kesabaran menghadapi pasangan dengan karakter keras. Namun seperti batu yang terkena tetesan air, pada akhirnya batu itu akan terkikis juga.


Terimakasih kunjungannya
emoticon-Big Kissemoticon-Big Kiss


Sumber pendapat pribadi
Foto : geogle search
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Enisutri dan 9 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
semoga pernikahan membawa berkah untuk semua pasangan.
Artikel ini bukan untuk menyudutkan anak tunggal hanya untuk persiapan mental para sista seandainya mempunyai pasangan dg kepribadian "agak egois."
Karena sebuah pernikahan adalah tentang komitmen dan saling menerima keadaan pasangan. 😘
Diubah oleh Indriaandrian
mau anak tunggal, kedua, ketiga, bontot, sulung yg penting saling cocok, biar pernikahan awet...
Lihat 1 balasan
kalo anee sih percaya ga percaya yak sama posisi pasangan dikeluarga anak keberapa, soalnya emg kdg nentuin cara dia behave sii
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Indriaandrian dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Sepemikiran, sis..
Kualitas kepribadian seseorang bisa dibentuk & dipengaruhi banyak hal, salah satunya ya posisi anak ke sekian di keluarga ini.. makanya teori2 soal kecocokan & kepribadian anak posisi ke sekian ga bisa 100% valid, tapi kadang sebagian bener gitu..
profile-picture
profile-picture
kudanil.la dan Indriaandrian memberi reputasi
Lihat 1 balasan
tergantung masing2 org2 nya lah yaaa gan... hehe
profile-picture
Indriaandrian memberi reputasi
ana anak tunggal dan selama ini selalu cocok anak bungsu :v gak tahu kenapa
profile-picture
Indriaandrian memberi reputasi
jadi mana lebih penting gan sis ? harta atau karakter ?
profile-picture
Indriaandrian memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Balasan post lembahhasana
karakter sih gan kalo buat ane pribadi
profile-picture
Indriaandrian memberi reputasi
Balasan post metachu
betul gan, kadang juga cocok2an sih gan gabis hanya menilai dr backgroundnya aja
profile-picture
Indriaandrian memberi reputasi
Quote:


Ane anak pertama, cowok sndiri. Tapi malah slalu gagal jalin sama cwe yg juga anak pertama mskpun dia mandiri. Tapi egonya tinggi jugaa. Ngeraaa superior karena drumah, dia seorg kaka.

Ane malah langgeng2 biasanya ama cwe anak bungsu, tp bukan yg manja. Entah kenapaemoticon-Bingung
profile-picture
Indriaandrian memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Aamiin, itu yg penting 'cucok'.

Quote:


Kebanyakan begitu sih, ada sifat yg otomatis nempel sesuai urutan.

Quote:


Iya, tergantung didikan sama personal. Hanya kebanyakan ya b3gitu 😁

Quote:



Paling menentukan emang kepribadian masing-masing sih 😄
Lihat 1 balasan
Quote:


Quote:


Anak pertama/ tunggal biasanya mau ga mau selain jadi perhatian juga dituntut jadi lebih bertanggungjawab kali gan. Jadi bisa ngemong kalo pasangan sama anak bungsu . 😁
profile-picture
muthialaqilah memberi reputasi
Diubah oleh Indriaandrian
Quote:


Quote:


Karakter yang baik bisa mendukung hal lain termasuk harta. Tapi kalo cuma harta tanoa karakter malah bisa cepet abis tu banda 😅

Quote:


Pergaulan dan personal bisa membentuk karakter juga gan, ngga mutlak background. 👍
Quote:


Betul gan, kdng ga ngaruh itu anak nomer berapa yg penting satu pemikiran...
profile-picture
Indriaandrian memberi reputasi
anak tunggal nggak ada sodaranya😁
profile-picture
Indriaandrian memberi reputasi
Semua ada plus minusnya sih. Mau itu anak pertama kedua atau bahkan anak terakhir. Kalau menurut ane semua tergantung keserasian tiap tiap pasangan sih jadi ya let it go ajaaa hehehe
profile-picture
Indriaandrian memberi reputasi
Quote:


Betull, selama bisa saling melepas ego utk sepemikiran pasti langgeng.

Quote:


Uwooowww, iyakah??? 😆😆😆

Quote:


Jalani dengan keyakinan penuh, pasti akan terlewati dengan baik. Yeaayyy ! 😄
Lihat 1 balasan
sebenarnya mo anak tunggal ati gak, tergantung pribadi masing2. walau gak bisa dipungkiri kalo anak tunggal emang cenderung lebih egois.
profile-picture
Indriaandrian memberi reputasi
mnrt ane emg anak no brp dr brp bersaudara itu emg nentuin cara mereka berperilaku sih gan (wlwpn selebihnya pergaulan jg menentukan). dan udh banyak aja faktanya klo anak tunggal pasti pnya sifat keras kepala, egois dan manja. ya mau gmn lg ya mereka sdh terbiasa hidup apa2 buat dia sendiri karna dia gak pnya saudara jd sec tdk lgsg bakal ngebentuk karakter dia sendiri. beda lg klo urusan nikah menikah ya, mau anak keberapa pun klo emg udh jodohnya ya gak kemana, dan harus menerima segala resikonya. harus bisa saling menempatkan diri itu kuncinya emoticon-2 Jempol
profile-picture
Indriaandrian memberi reputasi
Diubah oleh marikemana
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di