CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Sports / Sports /
Cukupkah Inggris Mengandalkan Produktivitas Sterling dan Rashford?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e15b0d88012ae155942c231/cukupkah-inggris-mengandalkan-produktivitas-sterling-dan-rashford

Cukupkah Inggris Mengandalkan Produktivitas Sterling dan Rashford?

Dari Semifinal I Piala Liga Inggris musim ini, muncul nama Marcus Rashford sebagia pencetak gol. Timnya sih kalah, tapi adalah catatan yg masih enak dibahas tentang Rashford.

Cukupkah Inggris Mengandalkan Produktivitas Sterling dan Rashford?
Sterling dan Rashford (sumber: realsport)


Satu gol Marcus Rashford ke gawang Manchester City memang tak cukup menghindarkan Manchester United dari kekalahan (7/1/2010). Skor di Stadion Old Trafford 1-3. Entah gimana caranya pasukan Ole Gunnar Solskjaer membalas kekalahan ini di semifinal II pada 29 Januari 2020 di Stadion Etihad.

Dari pemberitaan BBC, satu gol itu membawa Rashford mendekati Raheem Sterling. Apanya?

Saat ini, Raheem Sterling dengan 20 gol adalah pemain asal Inggris yg paling subur di semua kompetisi musim 2019-2020... diikuti Marcus Rashford dengan 17 gol.

Bagi timnas Inggris, setidaknya pelatih Gareth Southgate punya varian strategi di lini depan menuju Piala Eropa 2020, 12 Juni-12 Juli. Sebagai ujung tombak utama, sekaligus kapten, beban Harry Kane jelas harus dibagi ke rekan2nya seperti Rashford dan Sterling.

Cukupkah Inggris Mengandalkan Produktivitas Sterling dan Rashford?
Gareth Southgate (sumber: footballwhispers)


Memang masih ada Tammy Abraham yg sedang jadi andalan Chelsea. Atau Callum Wilson, striker Bournemouth. Tapi apa iya dia jadi andalan?

Tanggal 28 Agustus 2018, Jamie Vardy memutuskan mundur dari timnas Inggris. Kecuali ada kejadian mendesak, seperti pemain yg cedera.

Nah, bila cedera Harry Kane kambuh lagi menjelang Euro 2020, kesuburan Marcus Rashford dan Raheem Sterling sangat dibutuhkan timnas Inggris sambil berharap Jamie Vardy mau menggantikan posisi Harry Kane bila benar berhalangan.

Cukupkah Inggris Mengandalkan Produktivitas Sterling dan Rashford?
Sterling-Kane-Rashfrod (sumber: daily express)



Masak bicara sejarah kesuksesan timnas Inggris melulu tentang Piala Dunia 1966? Di Piala Eropa, Inggris cuma punya kebanggaan berada di peringkat III tahun 1968 dan semifinal 1996. Tentu mereka mau mengangkat trofi Euro untuk pertama kali ketika final Piala Eropa 2020 di gelar di Stadion Wembley, London.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rianacarolina dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh KASKUS.KAPTEN
Halaman 1 dari 3
Belum cukup, mereka juga harus membenahi mental saat bermain di turnamen besar seperti Piala Dunia dan Euro
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Quote:


Betul gan. Tp juga harus dilihat komposisi pemain inggris saat ini
Meskipun muda2, kedalaman skuatnya beda jauh sama prancis
emoticon-Betty emoticon-Betty
inggris masih meraba2 tipe permainan mereka mau dijadikan seperti apa,
ane gak yakin dalam 3 tahun kedepan mereka bakal bisa meraih trofi. apalagi euro
emoticon-Betty emoticon-Betty
sbenernya bisa saja cukup mengandalkan mereka berdua sbg ujung tombak inggris.. tp permasalahan klasik yg slalu menimpa inggris yaitu ketidak harmonisan di dlm skuatnya sendiri.. krn persaingan saat membela klub terbawa hingga saat membela timnas..
profile-picture
taccidi memberi reputasi
Kalo msalah rivalitas pemain di klub masing2 masih kebawa ke timnas jangan harap inggris bisa melaju jauh di euro
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 06
ya memang harus diakui inggris perlu membangun tim dari kedua pemain itu sebagai pusatnya.

di tangan southgate, sepertinya hal tersebut bisa tercapai
Iyaaa Inggris emang trio depannya mantep banget gan, emang gak lepas dari akademi klub klib inggris yg terus berbenah meningkatkan skill pemain pemain mudanya
Belum cukup gan. Yaaaa tanpa panjang lebar pasti tau alasannya
no...
negara wikwik di level timnas ini,

liganya doank glamour, eh timnasnya kacrut,
dicukup2kan ya akhi emoticon-Maaf Agan
Rashford dan Sterling mungkin memang sedang produktif, tapi hanya mengandalkan dua dari mereka saya rasa itu belum cukup, tidak ada karier pemain yang berjalan lurus, dan bagi setiap pemain sepak bola yang sangat menjanjikan seperti dua pemain diatas, selalu ada satu titik tepat sebelum ledakan besar, tepat sebelum ia mengambil risiko, ketika tampaknya tidak banyak yang terjadi.
England 2020 butuh anak ajaib macam Michael Owen di Piala dunia 1998....


Quote:


tapi mental mereka dah mulai naik semenjak campaign mereka di PD 2018
Diubah oleh pasti2periode
Ya dicukup2in aja lah
simple banget gaada yang bisa dibahas
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di