CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Female / Wedding & Family /
Akan Selalu Merindu Omelanmu Ma
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e158f89c9518b6be60e653e/akan-selalu-merindu-omelanmu-ma

Akan Selalu Merindu Omelanmu Ma

Akan Selalu Merindu Omelanmu Ma
Assalamu'alaykum wa rahmatullahi wa bara katuh


Selamat datang kembali di thread nove kali ini. Untuk kali ini nove akan sedikit mengupas mengenai kenapa ibu-ibu, emak-emak itu suka mengomel, apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya. Oke, simak ya ....


Pernahkah anda berpikir mengapa seorang ibu gampang sekali untuk marah-marah bahkan untuk hal-hal sepele yang dilakukan oleh orang-orang tercinta disekitarnya.


Kompleksnya tugas dan peran ibu ditambah dengan ketidakmampuan memanajemen stres tak jarang membuat emosi negatif memenuhi tubuh ibu.


Apabila kondisi ini terjadi pada seorang ibu, menjadi gampang sekali meluapkan emosi negatif dan melakukan kekerasan verbal pada anak, pasangan, ataupun orang lain.


Ada cerita dari seorang ibu, dia merasa sangat kesal ketika sudah lelah bekerja seharian mengurus pernak-pernik urusan rumah, kemudian memasak makanan di rumah untuk seluruh anggota keluarganya, akan tetapi ternyata tidak satupun anak maupun suaminya tertarik untuk memakan masakannya.

Kemudian di lain waktu ada seorang suami yang bingung ia bercerita mengeluhkan tentang istrinya, dia bingung menghadapi istrinya sering marah dan tidak sabar melihat anak balitanya sekedar makan belepotan.

Suami juga menjelaskan jika istrinya itu adalah seorang wanita karir yang selain disibukkan dengan pekerjaan kantor juga pekerjaan logistik di dalam rumah tangga yang sepertinya tidak ada habis-habis nya.

Dan suami jujur menyatakan bahwa dia tidak sanggup jika harus berpindah posisi mengerjakan segala hal yang selama ini dikerjakan oleh sang istri sendiri.

Sebenarnya permasalahan ibu itu lebih rumit dari yang terlihat kasat mata, menurut psikologi today; bahwa emosi dan rasa marah itu berasal dari perasaan yang lain yang lebih kompleks, seperti merasa diabaikan, tidak penting, tidak dihargai, tidak dipahami dan perasaan tidak berdaya atas kondisi yang telah terjadi.

Hal ini alamiah, seorang ibu sudah berusaha menjalankan perannya sebagai ibu, sekaligus sebagai istri dengan sebaik-baiknya, akan tetapi ketika dirinya merasa tidak dihargai, diabaikan dan terkadang merasa tidak dicintai dengan sepenuh hati oleh suami dan anak-anak, maka meledaklah kemarahan tersebut dengan sangat sempurna.

Selain itu seorang ibu menjadi mudah marah akibat bertambahnya beban, tanggung jawab, apalagi jika seorang ibu itu adalah tipe orang yang sulit untuk mengatakan tidak.

Tidak mau dan tidak bisa menyampaikan keluhannya, atau tidak dapat berbagi untuk menyelesaikan tugas kepada suami ataupun anggota keluarga lainnya.

Selain faktor luar, penyebab ibu mudah marah juga berasal dari hal internal seperti perubahan hormonal, premenstruasi sindrom, tingkat stress, kelelahan serta perubahan metabolisme tubuh yang terjadi pada tubuh ibu.

Untuk itu apa yang dapat dilakukan oleh ibu agar mampu mengelola kemarahan dan emosi negatifnya?

Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan para mama, ibu, bunda supaya tidak ngomel-ngomel ataupun marah-marah:

1. Diam Sejenak

Akan Selalu Merindu Omelanmu Ma

Setiap kali ibu merasa kesal dan marah maka beri jeda untuk diam sejenak minimal selama 2 menit, jika perlu ibu dapat keluar dari ruangan yang membuatnya semakin memicu kemarahan dan lakukan relaksasi dengan cara menarik nafas dalam dan membuang perlahan bahkan lakukanlah beberapa kali sambil ibu bertaawudz maupun beristighfar.

2. Ambil air wudhu (Berwudhu)

Akan Selalu Merindu Omelanmu Ma

Selanjutnya apabila kemarahan tersebut masih saja dirasakan ibu, segeralah berwudhu, dengan meresapi setiap gerakan wudhu kita.

Disaat kita membasuh kedua telapak tangan dengan menggosok pada sela-sela jari, maka hal ini in sya Allah akan melancarkan peredaran, darah yang mengandung makanan akan beredar ke seluruh tubuh kita, begitu juga dengan oksigen dalam tubuh kita.

Kemudian, ketika kita berkumur, maka hal tersebut akan menguatkan otot-otot pada wajah kita selain itu juga menjaga kesegarannya terlebih lagi akan menjadikan jiwa kita lebih tenang, dapat pula mengurangi depresi pada wajah.

Setelah itu, ketika kita membasuh ujung dari jari-jemari tangan hingga siku maka dapat mengubah energi yang ada di dalam tubuh dengan cara mengaliri air pada ujung jari telapak tangan hingga siku sebenarnya terdapat banyak titik akupuntur, salah satunya adalah titik untuk dapat menghilangkan rasa cemas, sehingga menenangkan dan dapat memberikan rasa nyaman.

Ketika ibu membasuh kepala dengan kedua telapak tangan dan memijatnya dapat menimbulkan kejernihan pikiran, dengan sebagian air yang dibasuhkan, cepat membuat otak menjadi jernih dalam berpikir karena pada area tersebut berhubungan dengan otak dan saraf manusia.

Dilanjutkan dengan saat membasuh kedua telinga maka percikkan air pada daun telinga dan lekukan-lekukannya, dapat menajamkan titik pendengaran dan keseimbangan.

Yang terahir kemudian membasuh kedua telapak kaki, disitupun juga terdapat titik-titik ketenangan.

Kenyataannya memang, Allah telah memberikan karunia kepada wanita itu sebuah kemampuan untuk berbicara dalam sehari saja sekitar 20.000 kata.

Tentu saja potensi yang dikaruniai Allah tersebut bukanlah suatu hal yang patut untuk disia-siakan apalagi hanya untuk mengumbar kemarahan.

Seharusnya justru dengan kekuatan 20000 kata per hari tersebut dapat diberdayakan menjadi amal sholeh yang panjang dan akan selalu dirindukan oleh keluarga tercinta.

Terima kasih gansis yang sudah mampir di thread nove, semoga bermanfaat. Ditunggu komen sopannya, cendol juga boleh, share and rate juga kagak nolak.

Wassalamu'alaykum


Sumber; Opri
Sumber gambar; google, shutterstock, pinterest
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lina.wh dan 11 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh NovellaHikmiHas
Halaman 1 dari 2
Belajar, belajar, belajar
profile-picture
Ninaahmad memberi reputasi
Belajar Bersama Bisa
profile-picture
Ninaahmad memberi reputasi
Bismillah, Bisa, bisa, bisa, lebih baik
profile-picture
Ninaahmad memberi reputasi
wah, nice info. yang kedua mesti Sekar praktekkin, nih. kalau non muslim, apa yang bisa dilakukan jika tidak bisa melaksanakan cara nomor dua?
profile-picture
Ninaahmad memberi reputasi
klo ngomelin sampe nyumpah2in, apakah anaknya masi rindu diomel2in kaya gitu?
profile-picture
profile-picture
rasyahhh dan Ninaahmad memberi reputasi
Lihat 2 balasan
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
belum jadi emak2 aja aku dah dijuluki kang ngomel.
Ane sempet hampir kena baby blues syndrome, nih, Sis. Yaaaa karena ini.... Hehehehehe. 😁

Kalo dua cara itu sebenarnya kurang efektif. Intinya sih, tingkatkan kepedulian akan sekitar, khususnya keluarga. Mana tau ada keluarga atau tetangga yang sedang mengalami depresi berat, jangan malah dibilang kurang iman. Duh, jangan, ya! Bisa2 si penderita depresi malah berniat bunuh diri.
emoticon-Turut Berdukaemoticon-Turut Berdukaemoticon-Turut Berduka
profile-picture
irene.holmes memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Sejak punya anak, Ane jadi paham lelahnua seorang Ibu
profile-picture
NovellaHikmiHas memberi reputasi
Balasan post dewiqori
Quote:


Kalau 2 cara di atas adalah cara untuk menenangkan diri sist. kalau sedang emosi emang harus keluar sebentar dari ruangan, ambil dan buang nafas secara teratur untuk relaksasi biar hati dan pikiran cukup tenang dan berwudhu emang bisa kok menurunkan emosi... nah yang sista bilang ini juga bener banget.. apalagi untuk ibu yang habis melahirkan yang perasaannya sangat sensitif itu sangat butuh perhatian anggota keluarga lainnya terutama suami.. bahkan nggak cukup hanya perhatian tapi bantuan untuk meringankan pekerjaan istri, bagi tugaslah antara suami dan istri gitu maksudnya.
profile-picture
profile-picture
NovellaHikmiHas dan dewiqori memberi reputasi
nyimak. makasih infonya
profile-picture
NovellaHikmiHas memberi reputasi
Wes cendol dan rate kakak. Ane kalo marah sukak berubah jadi hulkemoticon-Ngamuk
profile-picture
NovellaHikmiHas memberi reputasi
Quote:


Trimakasih ya Ai, sdh mw mampir, emoticon-Big Kissemoticon-Big Kissemoticon-Big Kissemoticon-Big Kissemoticon-Big Kiss
profile-picture
embunsuci memberi reputasi
Balasan post amatir91
Quote:



Kayaknya engga juga deh 😂
Quote:


Samisami kakak. emoticon-Peluk
Quote:


emoticon-Mewek
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Balasan post amatir91
kalo kayak gini mah ngga bisa dibenarkan dengan cara apapun gann.. kl ane selalu inget, ga cm anak yg bs durhaka, ortu jg bisa..
bisa dipraktekin nih, nice info banget bisa menginspirasi
profile-picture
NovellaHikmiHas memberi reputasi
Quote:


Semoga bermanfaat
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di