CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Ketika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang Asuransi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e12086d10d2950d271b18c0/ketika-belle-gunnes-rela-membunuh-demi-uang-asuransi

Ketika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang Asuransi

Ketika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang Asuransi


Ketika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang Asuransi


Belle Gunnes atau Brynhild Paulsdatter Størseth lahir pada tanggal 11 November 1859 di Selbu, Sør-Trøndelag, Norwegia. Belle adalah anak bungsu dari delapan bersaudara. Ayahnya yang hanya seorang tukang batu bernama Paul Pedersen Størseth, dan ibunya bernama Berit Olsdatter. Kehidupan dan masa kecil yang sulit karena kemiskinan membuat Belle memiliki keinginan untuk melarikan diri dari kedua hal tersebut. Oleh karena itu setelah cukup umur, dia mengikuti salah satu kakak perempuannya untuk pindah ke Amerika pada tahun 1883 dan bekerja sebagai seorang pelayan.

Ketika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang AsuransiMads Ditlev Anton Sorenson


Pada tahun 1884, Belle menikah dengan seorang laki-laki yang bernama Mads Ditlev Anton Sorenson. Dua tahun kemudian mereka membuka sebuah toko permen di Chicago. Namun, toko tersebut terbakar tidak lama setelah dibuka. Dari peristiwa tersebut, Belle dan Mads mendapatkan ganti rugi dari perusahaan asuransi dan menggunakan uang yang mereka terima untuk membeli sebuah rumah di Illinois, yang pada akhirnya juga habis terbakar.

Ketika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang Asuransi


Bersama Mads, Belle memiliki empat orang anak yang bernama Myrtle, Lucy, Caroline dan Axel. Selain itu, mereka juga mengadopsi seorang anak dari panti asuhan yang bernama Jennie Olsen. Namun, Caroline dan Axel meninggal ketika mereka masih anak-anak karena penyakit yang diklaim dokter sebagai acute colitis. Dimana gejala mual, kram, dan sakit perut yang mereka alami, sama seperti gejala ketika mengalami keracunan arsenik. Sebelum meninggal, Caroline dan Axel sempat dibuatkan asuransi jiwa atas nama mereka. Dan Belle menjadi orang yang berhak untuk menerima uang dari hasil klaim asuransi tersebut.

Mads juga membeli dua polis asuransi jiwa untuk dirinya yang mengalami overlapped pada tanggal 30 Juli 1900, dimana Mads meninggal secara kebetulan dihari yang sama. Menurut pengakuan Belle, pada hari itu Mads pulang dengan mengeluh sakit kepala dan Belle memberinya bubuk kina untuk meredakan sakit. Sedangkan seorang dokter yang sempat memeriksa Mads, memberikan diagnosa bahwa Mads meninggal karena keracunan. Dokter keluarga sendiri menyatakan bahwa Mads mengalami gagal jantung walopun tidak ada proses otopsi yang dilakukan.

Meninggalnya Mads membuat Belle mampu mengumpulkan uang sejumlah 8.500 dolar dari klaim dua polis asuransi jiwa yang dimiliki oleh Mads. Meskipun anggota keluarga Sorenson lainnya sempat menuduh Belle meracuni Mads demi mendapatkan uang asuransi, namun saat itu masih belum dapat dipastikan apakah penyelidikan benar-benar dilakukan atau mayat Mads memang tidak begitu menarik untuk diselidiki, walopun perintah untuk melakukan penyelidikan sudah diberikan oleh pengadilan setempat. Dan dengan uang asuransi yang didapatkannya, Belle membeli sebuah tanah pertanian di La Porte, Indiana.

Ketika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang Asuransi


Ketika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang Asuransi


Pada tanggal 1 April 1902, Belle kembali menikah dengan seorang pria yang bernama Peter Gunness, yang sempat memiliki dua orang anak perempuan dari pernikahan sebelumnya. Seminggu setelah menikah, anak perempuan kedua Peter yang masih bayi meninggal secara tiba-tiba ketika bayi tersebut sedang bersama Belle dirumah, dengan penyebab yang tidak diketahui. Sedangkan anak perempuan Peter yang pertama yang bernama Swanhild, sengaja dibawa ke Wisconsin oleh kakak laki-laki Peter yang bernama Gust. Belle juga membawa kedua anaknya yang bernama Myrtle dan Lucy, serta anak yang adopsinya, Jennie, untuk tinggal bersamanya.

Ketika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang AsuransiJennie Olsen


Pada bulan Desember 1902 ketika Belle sedang hamil empat bulan, Peter meninggal dalam keadaan yang mencurigakan. Belle mengaku bahwa Peter tertimpa oleh gilingan daging yang jatuh tepat dikepalanya yang menyebabkan dia meninggal seketika. Namun Jennie yang merupakan anak adopsi Belle, justru mengatakan pada teman sekelasnya bahwa Belle memukul Peter dengan menggunakan pisau daging. Setelah Peter meninggal, Belle menerima uang sejumlah empat ribu dolar dari polis asuransi milik Peter. Dan walopun penyelidikan tentang kematian Peter sempat dilakukan, namun Belle tetap dianggap tidak terlibat.

Belle kemudian dengan sengaja memasang iklan diberbagai surat kabar harian di Chicago dan kota-kota besar lainnya, yang isinya mengatakan bahwa dia sedang mencari seorang pria untuk dijadikan suami. Sejak saat itu, banyak pria kaya datang ke pertanian dan mengajukan lamaran. Sebagai bukti keseriusan, Belle meminta mereka untuk mengirimkan sejumlah uang ke rekening milik Belle yang akan digunakan untuk melunasi hipotek miliknya.

Belle selalu menutup jendela rumahnya dan menghindari bergaul di lingkungan tempat dia tinggal. Selain itu, para petani yang melewati rumahnya pada malam hari sering melihat Belle sedang menggali kandang babi dengan menggunakan sekop. Jika ada seseorang yang bertanya tentang para pria yang kerap datang untuk melamarnya, Belle akan mengatakan bahwa para pria tersebut sudah kembali ke Norwegia, Oregon, atau St. Louis.

Selain itu, Belle juga menambahkan alasan bahwa mereka semua adalah pria yang tidak dapat dipercaya karena sudah muncul didalam kehidupannya dan kemudian meninggalkannya. Namun dari sekian banyak pria yang datang, hanya ada seorang pria yang bernama George Anderson yang sempat terlihat keluar dari rumah pertanian milik Belle.

Ketika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang Asuransi


Ketika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang Asuransi


Pada tahun 1907, Belle sempat mempekerjakan Ray Lamphere sebagai kaki tangannya dalam mengurus pertanian. Namun lambat laun Ray menjadi jatuh cinta pada Belle dan merasa iri pada para pria yang datang untuk melamarnya. Hal tersebut justru menjadi masalah bagi Belle. Terlebih ketika seseorang yang bernama Asle Helgelien yang merupakan saudara salah satu korban penipuan Belle yang bernama Andrew Helgelien, merasa curiga akan hilangnya Andrew dan ingin melakukan penyelidikan terhadap masalah tersebut.

Oleh karena itu, Belle kemudian mendatangi M.E. Leliter, seorang pengacara di La Porte. Belle mengatakan pada Leliter bahwa Ray mengancam akan membunuh dan membakar rumahnya, dan dia juga khawatir dengan kehidupan dia serta anak-anaknya. Anehnya, Belle tidak pergi ke polisi untuk melaporkan Ray, bahkan Belle membuat surat wasiat melalui Leliter yang isinya menerangkan bahwa dia menyerahkan seluruh harta warisannya kepada anak-anaknya.

Pada tanggal 28 April 1908, seorang pekerja yang menggantikan Ray yang bernama Joe Maxson, tiba-tiba saja terbangun pada dini hari dan menemukan rumah pertanian dalam keadaan terbakar. Joe mencoba untuk memanggil Belle dan anak-anaknya, namun tidak ada respon. Joe kemudian melompat dari jendela kamar lantai dua dan bergegas meminta bantuan. Sayangnya, pada saat bantuan tiba, rumah Belle sudah terbakar habis.

Tubuh anak-anak Belle ditemukan di tempat tidur mereka, sementara mayat seorang wanita tanpa kepala juga ditemukan. Hal tersebut membuat mayatnya sulit diidentifikasi sebagai mayat Belle. Beberapa orang tetangga yang mengenal Belle seperti C. Christofferson, L. Nicholson, Austin Cutler, dan Sigward Olsen, ikut memeriksa tubuh tanpa kepala tersebut dan menyangkal bahwa mayat tersebut adalah Belle.

Menurut seorang dokter, mayat tersebut cenderung lebih pendek sembilan inci dan lebih kurus dari Belle. Sedangkan menurut dokter lainnya yang juga ikut melakukan investigasi, juga mengisyaratkan hal yang sama. Dia menyatakan bahwa wanita tersebut justru meninggal karena keracunan strychnine, bukan karena disebabkan oleh kebakaran.

Ketika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang AsuransiKetika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang Asuransi


Setelah kebakaran di rumah Belle berhasil ditangani, pihak berwenang mulai melakukan interogasi terhadap orang yang dijadikan saksi, yaitu Joe Maxson. Joe mengakui bahwa Belle sering memintanya untuk membawa gerobak yang berisi tanah ke sebuah area dibelakang rumah pertanian miliknya, dan menyebarkan tanah tersebut ke berbagai titik. Merasa penasaran, sheriff memerintahkan anak buahnya untuk menggali disekitar bagian belakang rumah Belle dan menemukan sekitar 40 kerangka manusia.

Ketika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang Asuransi


Ketika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang Asuransi


Ketika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang AsuransiKetika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang AsuransiKetika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang AsuransiKetika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang Asuransi


Dari penyelidikan yang dilakukan, sheriff menangkap Ray pada tanggal 22 Mei 1908 dan pengadilan mendakwanya atas kasus pembakaran dan pembunuhan terhadap kematian Belle dan anak-anaknya. Ray sempat menyangkal dengan dakwaannya tersebut, namun pengadilan tetap memberikan putusan pada tanggal 26 November 1908 dengan hukuman penjara selama 20 tahun. Pada tanggal 30 Desember 1909, Ray meninggal karena tuberculosis.

Pada tanggal 14 Januari 1910, Pdt. E. A. Schell mengungkapkan sebuah pengakuan yang dibuat oleh Ray sebelum dia meninggal. Ray mengatakan bahwa Belle telah membunuh semua pria yang akan melamarnya. Belle juga memutilasi tubuh mereka di basement rumahnya dan menguburkan mayat mereka di kandang babi. Selain itu, kadang-kadang Belle juga akan memberi makan babi dengan sisa-sisa mayat korban.

Ray juga mengatakan bahwa Belle lah yang membuat rencana pembakaran atas rumahnya sendiri. Dia sempat mempekerjakan seorang wanita dari Chicago beberapa hari sebelum kejadian. Dia membunuh wanita tersebut, memenggal kepalanya, memakaikan pakaian milik Belle dan menyimpan gigi palsu disamping mayat wanita tersebut sehingga membuatnya diidentifikasi sebagai mayat Belle sendiri. Sedangkan bagian kepala wanita tersebut dilemparkan ke dalam air. Selanjutnya Belle kemudian membunuh anak-anak dan membakar rumahnya. Ray mengakui bahwa dia membantu Belle dalam rencananya tersebut, namun pada akhirnya Belle mengkhianatinya dengan menghilang dan meninggalkannya.

Ketika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang Asuransi


Belle yang diduga memalsukan kematiannya, sempat terlihat oleh beberapa orang dibeberapa kota besar. Termasuk seorang remaja yang mengantarkan beberapa bahan makanan ke rumah Elizabeth Smith yang merupakan teman dekat Belle di La Porte, tiga hari setelah rumahnya terbakar. Remaja tersebut mengatakan bahwa dia melihat Belle sedang berdiri di dapur milik Elizabeth. Karena ketakutan, remaja tersebut tidak memberi tau siapapun selama bertahun-tahun.

Bahkan teman-teman, kenalan, dan beberapa orang detektif amatir juga sempat melihatnya di jalanan Chicago, San Francisco, New York, dan Los Angeles. Sampai akhirnya pada tahun 1931, Belle dilaporkan masih hidup dan tinggal di kota Mississippi, dimana dia diduga memiliki banyak properti dan menjalani kehidupan sebagai seorang tukang kebun.

Belle juga diduga mengganti namanya menjadi Esther Carlson. Karena pada tahun 1931, dia ditangkap di Los Angeles karena terbukti meracuni seorang pria yang bernama August Lindstrom pada tanggal 9 Februari 1931. Hal tersebut dilakukan karena Esther mengincar uang milik August. Dua orang yang mengenal Belle sempat mengaku bahwa mereka mengenalinya dari foto-foto yang dimiliki Esther, namun hal tersebut tidak dibuktikan secara pasti. Esther kemudian meninggal pada tanggal 6 Mei 1931 ketika dia sedang menunggu persidangan.

Ketika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang Asuransi


Mayat tanpa kepala yang diyakini sebagai Belle Gunness dimakamkan di sebelah suami pertamanya, Mads Sorenson, di Forest Home Cemetery di Forest Park, Illinois. Misteri yang masih menyelimuti membuat pemerintah setempat melakukan investigasi ulang.

Oleh karena itu, pada tanggal 5 November 2007, dengan seijin keluarga Belle, makam mayat tanpa kepala tersebut digali oleh tim antropolog forensik dari Universitas Indianapolis. Berbekal DNA yang terkandung pada sebuah amplop yang ditemukan di rumah milik Belle, mereka berusaha untuk mengungkap identitas yang sebenarnya. Sayangnya DNA yang didapat dianggap tidak cukup untuk melakukan perbandingan.

Ketika Belle Gunnes Rela Membunuh Demi Uang Asuransi


Sekian dan terimakasih.

*

*

*


sumber 1
sumber 2
sumber 3
sumber 4
sumber 5

profile-picture
profile-picture
profile-picture
kid2411 dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Kaskus Support 06
Halaman 1 dari 2
Quote:
profile-picture
kakekupdate memberi reputasi
Diubah oleh marywiguna13
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 06
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 06
kangen tante mery lama gak keliatan ...
reverensi buku ada te ...
profile-picture
marywiguna13 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Bukunya Belle Gunnes?
Quote:


Dari dulu kan tante merry bikin tread kayak gini refernsi dong te ...

Oh iya di cari goon pas itu
Katanya lama ga keliatan
Quote:


Kalo ga The Slaying Mother, atau Hell's Princess

Iya, itu disuruh ikutan kuis di EF
Quote:


Noted ...
Abis magrib nyari di gramed jember emoticon-Big Grin ...
Quote:


Infokan bagus ga nya ya
Quote:


Siaaap ...
Udah di indo te ?
Lama kita ga chit chat

Eh jangan chit chat di tread wuakakak ...
Quote:


Udah 1,5th malah

Iya, gw ngamuk nih kalo nyampah dithread gw
akhirnya mbak mary nongol lagi. rate n cendol + komeng dulu ah sebelom baca
profile-picture
marywiguna13 memberi reputasi
Quote:


Makasih emoticon-Kiss
profile-picture
december.rhein memberi reputasi
Akhirnya mbak Mery nongol lagi ya..
profile-picture
marywiguna13 memberi reputasi
yeay new thread. numpang pejwan dulu.
said emang. jadi serial killer cuma untuk cairin uang asuransi. mutilasi pula emoticon-Turut Berduka emoticon-Sorry
profile-picture
marywiguna13 memberi reputasi
Quote:


Di Indonesia juga banyak kok kasus seperti ini, tapi orkay semua yang main
profile-picture
reevRM memberi reputasi
Quote:


Kalo kasus di indonesia yg sering aku baca cuma bakar rumah atau toko untuk cairin asuransi.
Ga sampe mutilasi orang yg datang kerumah buat ngelamar, terus uangnya dibawa kabur.

Ga tau kalo ada kasus yang mirip, tapi ga muncul ke permukaan. emoticon-Bingung
profile-picture
marywiguna13 memberi reputasi
Diubah oleh reevRM
Quote:


Kasus asuransi di Indonesia itu kayaknya sebenarnya agak jarang. Karena orang Indonesia sendiri untuk urusan asuransi masih terbilang "males". Makanya ane bilang yang main paling orkay semua.

Btw, kasus kopi sianida juga ada dugaan pembunuhnya lagi ngincar uang asuransi milik Mirna yang ada di luar negeri lho
profile-picture
reevRM memberi reputasi
Diubah oleh marywiguna13
Quote:


Wah, gatau kalo yang kasus mirna juga ada hubungan dengan claim asuransi. Karena udah males ngikutin perkembangan persidangannya.
profile-picture
marywiguna13 memberi reputasi
Quote:


Kemaren-kemaren aja sih iseng gugling
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di