CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Kembang Api Sebagai Bagian Perayaan Tahun Baru, Begini Sejarahnya
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e0ba4a2349d0f5fab01aa8e/kembang-api-sebagai-bagian-perayaan-tahun-baru-begini-sejarahnya

Kembang Api Sebagai Bagian Perayaan Tahun Baru, Begini Sejarahnya

Kembang Api Sebagai Bagian Perayaan Tahun Baru, Begini Sejarahnya
Selamat Tahun Baru 2020, baru saja kita melewati pergantian tahun. 2019 yang penuh kenangan, suka dan duka, sedih dan gembira telah kita lalui bersama.

Dalam menyambut malam tahun baru biasanya di hampir setiap negara kembang api menjadi seperti sebuah kewajiban. Tanpa kembang api kemeriahan tahun baru serasa berkurang.

Kembang api atau dalam bahasa Inggris disebut firework. Bahan dasar kembang api adalah bubuk mesiu yang pertama kali ditemukan di China.

Apakah kembang api juga ditemukan si negeri tirai bambu ini, yah tepat sekali. Kembang api pertama ditemukan di China.

Terkait penemuan kembang api ada dua cerita berbeda, legenda yang beredar yang kemudian banyak di percaya oleh banyak pihak. Kembang apai pertama kali ditemukan secara tak sengaja oleh juru masak asal China.

Kejadiannya sekitar 2000 tahun yang lalu. Saat itu ia mencampurkan beberapa bahan seperti Sulfur, Batubara, dan Potasium nitrat yang dimasukan ke dalam sebatang bambu.

Nah, secara tak sengaja bambu tersebut diletakan di sebelah tungku, dan bambu itu kemudian jatuh ke dalam bara yang menyala di tungku, dan duaaaar, ledakan yamg kemudian dikenal seperti kembang api itu mengeluarkan pijar-pijar.

Sumber lain, dan ini dianggap lebih valid. Kembang api pertama ditemukan oleh Li Tian seorang Pendeta di daerah Liu Yang Provinsi Yunan China. Pada masa Dinasti Song sekitar abad 9 Masehi.

Ia menggunakan bubuk mesiu itu untuk membuat petasan, yang dalam perkembangannya kemudian memiliki variasi yang kita kenal sekarang dengan sebutan kembang api.

Petasan yang diciptakan sang Pendeta tersebut sebenarnya bertujuan untuk membuat kehidupan yang abadi, mereka percaya roh jahatlah yang mengambil nyawa manusia.

Nah untuk mengusir roh jahat itu. Mereka percaya dengan suara yang sangat keras roh tersebut akan pergi, makanya kemudian diciptakanlah petasan yang ledakannya menimbulkan suara yang sangat keras.

Orang China kemudian selalu memperingati saat penemuan petasan ini setiap tanggal 18 April, dengan memberikan persembahan kepada arwah pendeta Li Tian.

Petasan pertama kali dikemas dengan memakai tunas bambu lalu dilemparkan kedalam api yang sedang menyala dan kemudian meledak sehingga menimbulkan suara yang keras.

Lantas seiring waktu, tunas bambu diganti dengan kertas dan memakai sumbu yang panjang terbuat dari semacam tisu untuk membakarnya.

Pada abad ke 10 orang-orang China kemudian menggunakan mesiu bahan dasar dari petasan tersebut untuk membuat bom. Mereka biasanya melekatkan bubuk mesiu itu pada anak panah sebelum membidik dan menembak musuhnya.

Pada abad ke 12 petasan bisa ditembakan dengan menggunakan roket, jadi tak perlu lagi dilekatkan pada anak panah untuk menembakannya ke area musuh.

Teknologi ini sampai saat ini masih dipergunakan terutama pada pertunjukan kembang api.

Saat penjelajahan Marcopolo mencapai China, ketika kembali ke Eropa sekitar tahun 1295 mesiu yang merupakan bahan dasar petasan tersebut di bawa ke Eropa.

Penyebaran bubuk mesiu ini kemudian berlanjut sampai ke semenanjung arab pada abad ke 13, yang dibawa oleh para misionaris dan diplomat penjajah Perancis.

Di Eropa bubuk mesiu ini kemudian dikembangkan menjadi senjata yang mematikan. Yah senjata api dan meriam adalah salah satu variasi penemuan dari bubuk mesiu ini.

Meskipun sudah dikembangkan menjadi senjata dengan teknologi yang lebih maju. Penemuan awal dari bubuk mesiu ini tetap dipertahankan.

Ide orisinal kembang api yang mereka bawa China tersebut mereka pakai sebagai hiburan dan penanda saat perayaan-perayaan tertentu.

Bahkan pada abad pertengahan para pelawak di Eropa menggunakan kembang api sebagai bagian dari pertunjukan untuk menghibur penonton.

Di Inggris Kembang api pun sangat disukai sebagai bagian dari sebuah hiburan, raja-raja Inggris sangat menyukainya. Kembang api pertama kali dinyalakan di Inggris saar Raja Henri VII melangsungkan pernikahan.

Tsar Rusia rupanya tak mau kalah, saat anaknya lahir, selama lima jam kembang api terus dinyalakan untuk menyambut kelahiran anaknya tersebut.

Nah kemudian, menurut Histori.com. Saat orang-orang Eropa berkelana ke Benua Amerika, resep kembang api pun mereka bawa ke sana.

Kapten John Smith merupakan orang Amerika pertama yang menyalakan kembang api pada tahun 1608 di Jamestown Virginia.

Meskipun sudah berlangsung sejak lama, namun kembang api baru menjadi sebuah bagian tradisi dari sebuah perayaan saat deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat di proklamirkan tanggal 4 Juli 1776.

Seiring waktu warna dan bentuk ledakan yang dihasilkan kembang api menjadi lebih berwarna dan bisa menghasilkan bentuk tertentu.

Orang-orang Eropa mengembangkan semua ini pada jaman renaisans melalui sekolah-sekolah piroteknik(teknik menciptakan ledakan dan kembang api). Murid-muridnya mampu menciptakan berbagai skema ledakan yang rumit.

Italia yang merupakan salah satu negara terpenting dalam perkembangan kembang api. Dari sanalah kembang api dengan berbagai bentuk dan warna itu lahir.

Sekitar tahun 1830 an mereka berhasil menambah warna warni baru dalam kembang api seperti yang kita kenal sekarang.

Awalnya kembang api itu cuma satu warna, yaitu warna oranye. Berkat orang-orang Italia yang menambahkan berbagai senyawa ke dalam adonan kembang api.

Seperti stronium untuk memunculkan warna merah, Barrium untuk warna hijau, tembaga untuk warna biru dan sodium untuk warna kuning.

Kembang api menjadi terlihat lebih indah dilihat, kesan extravaganza selalu lekat dengan kembang api. Tak heran kembang api memang seperti tercipta untuk sebuah perayaan seperti acara yang baru kita lewati tadi malam Tahun Baru.

Walaupun secara filosopi bisalah diartikan dengan awal penciptaan petasan yang merupakan induk dari kembang api oleh sang pendeta Li Tian, untuk mengusir roh jahat.

Roh jahat biasanya datang saat transisi waktu, ya perpindahan dari tahun yang lama ke tahun yang baru. Merupakan bagian transisi itu.

Selamat Tahun Baru 2020.

Sumber.

https://nationalgeographic.grid.id/a...i-dunia?page=2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
RifanNazhif dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Fery.W
profile-picture
Fery.W memberi reputasi
hepi new year
profile-picture
Fery.W memberi reputasi
emoticon-#MAR16ERAKemoticon-Ultahselamat tahun 2020
Kembang Api Sebagai Bagian Perayaan Tahun Baru, Begini Sejarahnya

emoticon-Selamat
Lalu, orang-orang mana lagi yang tega nuduh kembang api itu budaya Majusi? emoticon-Nohope
Quote:


Emang ada yg bilang seperti itu ya gan ekwk
emoticon-Kiss
Lihat 1 balasan
Balasan post Yagami92
Quote:

Banyak tuh di medsos...
happy new year 2020 aja tuk ts dan teman2 smua, mski ane pribadi ga prnh ngerayain hahaha


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di