CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tuding Nadiem Makarim Gagal Paham, Ternyata Dosen UGM yang Gagal Paham
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5df64fbd018e0d71ad35e8a3/tuding-nadiem-makarim-gagal-paham-ternyata-dosen-ugm-yang-gagal-paham

Tuding Nadiem Makarim Gagal Paham, Ternyata Dosen UGM yang Gagal Paham


POJOKSATU.id, JAKARTA – Surat terbuka dosen UGM, Bagas Pujilaksono untuk Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang ditayangkan di laman opini Tagar.id mendapat tanggapan dari berbagai pihak, tak terkecuali warganet.


Bagas yang menyebut Nadiem Makarim gagal paham soal sistem pendidikan di Indonesia justru diserang balik.

Publik menilai bukan Nadiem Makarim yang gagal paham, tapi dosen UGM yang gagal paham.

Sebab, 10 hal yang disebut dosen UGM sebagai gebrakan Nadiem Makarim ternyata bukan ide dari pendiri Go-Jek tersebut. 10 poin itu merupakan usulan dari Ikatan Guru Indonesia (IGI) kepada Nadiem Makarim. Jadi bukan gebrakan Nadiem.

Usulan IGI tersebut telah dipublikasikan di laman www.igi.or.id dengan judul “NADIEM MENDENGAR” (Diundang Mendikbud, Ini Usulan IGI Untuk Pendidikan) pada 4 November 2019.

Di laman tersebut dituliskan bahwa Ikatan Guru Indonesia bersama 22 organisasi guru dan komunitas guru diundang khusus Mendikbud Nadiem Makarim pada 4 November 2019.

Pada kesempatan tersebut, 22 organisasi guru menyampaikan berbagai usulan kepada Nadiem Makarim, termasuk IGI.

BACA: Surat Terbuka Dosen UGM Kuliti 10 Gebrakan Nadiem Makarim, “Anda Gagal Paham”

Inilah 10 hal yang diusulkan IGI dalam upaya revolusi pendidikan dasar dan menengah di Indonesia:



1. Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Pendidikan Karakter berbasis agama dan pancasila menjadi mata pelajaran utama di Sekolah Dasar dan karena itu, Pembelajaran Bahasa Inggris di SMP dan SMA dihapuskan karena seharusnya sudah dituntaskan di SD. Pembelajaran bahasa Inggris fokus ke percakapan, bukan tata bahasa.

2. Jumlah Mata Pelajaran di SMP menjadi maksimal 5 mata pelajaran dengan basis utama pembelajaran pada Coding dan di SMA menjadi maksimal 6 mapel tanpa penjurusan lagi mereka yang ingin fokus pada keahlian tertentu dipersilahkan memilih SMK.

3. SMK karena fokus pada keahlian maka harus menggunakan sistem SKS, mereka yang lebih cepat ahli bisa menuntaskan SMK dua tahun atau kurang, sementara mereka yang lambat bisa saja sampai 4 tahun dan ujian kelulusan SMK pada keahliannya bukan pada pelajaran normatif dan adaptif. SMK tidak boleh kalah dari BLK yang hanya 3, 6 atau 12 bulan saja. LPTK diwajibkan menyediakan Sarjana Pendidikan atau Alumni PPG yang dibutuhkan SMK.

4. Jabatan Pengawas Sekolah dihapuskan hingga jumlah guru yang dibutuhkan mencukupi. Jabatan pengawas sekolah boleh diadakan kembali jika jumlah kebutuhan guru sudah terpenuhi, tidak ada lagi guru honorer dan semua guru sudah berstatus PNS atau Guru Tenaga Kontrak Profesional dalam Status PPPK dengan pendapatan minimal setara Upah minimum yang ditetapkan pemerintah sesuai standar kelayakan hidup. Hilangnya tanggungjawab mengajar kepada kepala sekolah seharusnya dimaksimalkan fungsinya sehingga keberadaan pengawas sekolah untuk sementara bisa diabaikan.



5. Seluruh beban administrasi guru dibuat dalam jaringan (online) dan lebih disederhanakan, RPP cukup 1-2 halaman tapi jelas tujuan dan aplikasi pembelajarannya, tak ada lagi berkas administrasi dalam bentuk “hard copy”, verifikasi keaslian dilakukan secara acak dengan kewajiban menunjukkan berkas asli, bukan Foto Copy

6. Pengangkatan Guru berdasakan kompetensi dan kebutuhan kurikulum yang nantinya dibuat. Uji Komptensi Guru wajib dilaksanakan minimal sekali dalam 3 (tiga tahun)

7. Sistem Honorer dihapuskan sehingga tak ada lagi guru yang mengisi ruang kelas yang statusnya tidak jelas, harus jelas statusnya, apakah PNS, PPPK atau GTY. Pendapatan Guru minimal mencapai Upah Minimum yang ditetapkan pemerintah berdasarkan minimal kelayakan hidup.

8. Jika kurikulum diubah, maka bimtek harus ditiadakan dan diganti dengan vidoe tutorial dengan kewajiban uji secara acak terhadap pemahaman kurikulum. Anggaran bimtek dialihkan untuk rekruitmen guru

9. Anggaran Peningkatan Kompetensi guru dihapuskan dan upaya peningkatan kompetensi guru diserahkan kepada organsiasi profesi guru berdasarkan acuan kompetensi yang dibutuhkan. Anggaran Pelatihan Guru dialihkan untuk rekruitmen guru. Organisasi profesi guru diberikan legalitas dalam melaksanakan upaya peningkatan kompetensi guru, pemerintah cukup melakukan uji terhadap standar kompetensi guru yang diinginkan. Organisasi profesi guru harus segera mendapatkan pengesahan setelah melalui verifikasi dan sepenuhnya pembinaan guru diserahkan kepada organisasi profesi guru dalam pengawasan Pemerintah.



10. Mengatur kembali penentuan “sekolah daerah tertinggal-terpencil-terdepan-terkebelakang sesuai kondisi sekolah, bukan berdasarkan data kemendes.

(one/pojoksatu)
Dosen sok iye...sok pamer anak dan gelarnya...padahal gak ada apa2nya ma nadiem yg mgasih kerjaan berjuta org indonesia.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 8 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
nyimenx aja
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
kalo mau kritik nadiem gampang, kesejahteraan dosen kapan diperhatiin dim ? masa cuma guru dan kurikulum sekolah doank.

- kampus satker masih banyak yang dosennya digaji ump.
- serdos syarat berbelit, ujian D1 -- D5
- prof juga pusing, dikasih tunjangan banyak syaratnya.
- tufung 2007 - 2019 masih 375.000, sementara buruh ump nya udah 4.2 Jt
- scopus... scopus... ah ga mutu banget cuma jadiin 1 penerbit jurnal sebagai referensi, liat aja tu SINTA RISTEKDIKTI.
- belajar toefl, cuma buat nguber syarat tunjangan serdos

ironi pendidikan tinggi indonesia masih berlanjut sampe sekarang, kapan ini lw ubah dim ?

indonesia kekurangan guru besar ini.

Orang indonesia harap update, dikti dibalikin lagi ke kemendikbud : https://news.detik.com/berita/d-4756...ah-kemendikbud

profile-picture
profile-picture
profile-picture
konodioda dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh rajin.meremas
Lihat 2 balasan
Ide bimtek ganti video tutorial pling ok. .
Masa udh gelar 'guru' msh ga bsa liht dan pelajari metode pengajaran. . (Walau kenyataan emg byk ga bisa, dan maksa murid bljr sendiri ). .
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
Mahasiswa, dosen, Profesor? Mau dia dr UGM, ITB, UI kek...
Saat ini sedang pd di titik terendahnya
Simpel saja kok, akademisi itu tdk cocok cawe2 dunia nyata kl tdk bawa analisa SWOT...
Politik dan akademis adalah hal kontradiktif bagaikan air dan minyak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh xrm
Lihat 5 balasan
Balasan post rajin.meremas
Dosen urusannya menristekdikti gan.. untuk sd sampai sma / smk, itu udh ranahnya mendikbud.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
Balasan post xrm
Quote:


ane fercaya afa kata ente
terbukti hasil nya si liem ai boen
jadi ancur ini ditangani dia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh salonPlusPluss
Ruwetemoticon-Najis
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan extreme78 memberi reputasi
Usulan IGI buat pelajaran bahasa Inggris yang harus dituntaskan selama SD terutama dalam tata bahasa, sepertinya kurang tepat. Menginggat konsep tata bahasa Inggris cukup rumit. Kemungkinannya untuk level anak SD tingkat pemahamannya belum cukup.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh sant1908
Lihat 2 balasan
Balasan post rajin.meremas
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan ffffffffffffffu memberi reputasi
Diubah oleh rajin.meremas
Quote:


Udah digabung lg bos dikti masuk kemendikbud lg di kabinet skrg
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


emang tingkat pemahaman anak SD cukupnya gmna bray?
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Balasan post pembela.tuhan
ada beritanya ga gan?
Lagi2 kasus "senioritas"emoticon-Blue Guy Bata (L)
Saat tugas segala jenis senioritas wajib disingkirkan, ini kasus pemahaman dan penanganan bukan ajang gelar.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Quote:


Mewakili emoticon-Shakehand2
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Balasan post salonPlusPluss
Quote:


Tuding Nadiem Makarim Gagal Paham, Ternyata Dosen UGM yang Gagal Paham

Tuding Nadiem Makarim Gagal Paham, Ternyata Dosen UGM yang Gagal Paham

Tuding Nadiem Makarim Gagal Paham, Ternyata Dosen UGM yang Gagal Paham

Tuding Nadiem Makarim Gagal Paham, Ternyata Dosen UGM yang Gagal Paham

Tuding Nadiem Makarim Gagal Paham, Ternyata Dosen UGM yang Gagal Paham
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jakompank dan 5 lainnya memberi reputasi
la malah wan abud meme banyakan. emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan pradanto17 memberi reputasi
gw bayangin betapa kasihan mahasiswa yg dpt dosen pembimbing skripsi seperti dia.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Balasan post suka2gwbangshad
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
thank you mr nadiem. Gini kek 10 taun lalu, usulan penghapusan sistem honorer buat guru.
Yakin ane indo maju dari segi tenaga pendidik

Buat kurikulum belum keknya, soal b inggris, bahkan sampe jenjang kuliah masih banyak yg gk bisa kenapa distop selesai SD
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post suka2gwbangshad
@suka2gwbangshad
Asu gogon bin aibon
Hahahah...
Ada lagi yang lain ga???
Biar pemujanya pada kelojotan
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di