CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Presiden Jokowi Restui Pencabutan Ujian Nasional
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5df1fde04601cf13a610ad33/presiden-jokowi-restui-pencabutan-ujian-nasional

Presiden Jokowi Restui Pencabutan Ujian Nasional

Presiden Jokowi Restui Pencabutan Ujian Nasional
Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara mengenai ujian nasional yang dihapus mulai 2021. Dengan demikian, pihak sekolah yang akan diasesmen dijadikan bahan evaluasi.

"Artinya, sudah tidak ada UN lagi tahun 2021. Akan diganti dengan asesmen kompetensi. Artinya yang diasesmen adalah sekolah, guru. Dan juga ada yang namanya survei karakter. Dari situ bisa dijadikan evaluasi," ujar Jokowi usai peresmian Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated, Kamis (12/12/2019).

Kebijakan itu diambil Mendikbud Nadiem Makarim. Jokowi mendukung kebijakan tersebut.

"Pendidikan kita sampai ke level mana. Nanti sudah dihitung saya kira kita mendukung apa yang sudah diputuskan Mendikbud," katanya.

Jokowi menyebut asesmen pengganti ujian nasional akan melihat sejauh mana grade sekolah tertentu. Sekolah yang ada di bawah grade akan dievaluasi.

"Artinya, mau tidak mau nanti setiap sekolah akan ada angka-angkanya. Yang angkanya di bawah grade tentu saja harus diperbaiki dan diinjeksi sehingga bisa naik levelnya. Akan kelihatan sekolah mana yang perlu disuntik," ujar Jokowi.

Kebijakan ini sepenuhnya ada di pemerintah pusat. Jokowi siap melanjutkan asesmen kompetisi jika itu menaikkan mutu pendidikan.

"Bisa saja nanti, misalnya, perhitungan Kemendikbud seperti apa, guru ditarik lagi ke pusat. Bisa saja dilakukan. Ini hanya geser anggaran dari daerah ke pusat. Itu saja. Kalau kebijakan ini bisa naikkan kualitas pendidikan, akan kita jalani terus," ucapnya.


https://news.detik.com/berita/d-4820...-2021?single=1
anak anak pada senang dengar kabar iniemoticon-Leh Uga
Standarin dulu kualitas pendidikan antara kota s/d pelosok, baru bicara UN dgn standar yg sama..

Kasian yg di pelosok, semua serba minim tp dipaksa ujian dgn standar yg sama dgn mrka2 yg punya akses segalanya..

Akhirnya justru guru yg ujian, sebar jawaban ke siswa biar pd lulus semua.. Miris

Ane liat UN gak lebih dr permainan proyek pengadaan segala macem tetek bengeknya, makanya pada panik UN mau dihapuskan.

Semoga mas Nadiem punya gebrakan anti mainstream..
profile-picture
profile-picture
darwinsilb dan putrie.tidoer memberi reputasi
bagus nih ide nya nadiem
selama ini UN dijadikan tolak ukur standarisasi pendidikan nasional, di tangani pemerintah pusat
dengan dihapuskannya UN, maka standarisasi di desentralisasi kan ke sekolah masing2, bukan urusan pusat lagi
proyek proyek mark up didalam UN otomatis lenyap
tugas pemerintah agar tidak di cap lepas tangan, yah menguji kompetensi siswa nya aja, jadi gak trgantung sama mapel kesukaan siswa aja
yg di uji itu prospek nya, bukan kemampuan hafalan nya
kalo prospek nya bagus, diyakini siswa itu bisa sukses di mapel apa aja, gitu kurang lebih ide nya nadiem
tebakan ane, sekolah dan perguruan tinggi akan punya 2 pilihan :

1. mempersulit test masuk sebagai kompensasi ketiadaan UN

2. mempermudah test masuk karena tau diri institusi nya kurang bermutu

nah maksudnya jokowi, jika 2 hal itu terjadi di masyarakat, maka pemerintah bisa liat sendiri mana sekolah yg mutu dan tidak mutu, tak lagi perlu pemetaan sekolah seperti misi yg di emban UN selama ini
biar anak2 lulusan sma jd youtuber / maniac game 😅😅
skrg anak2 sma nongkrong kerjaan nya main game mulu pubg..
UN dihapus pada loss ngegame nya
Lihat 1 balasan
Mangstap Gan
Jika Ujian Nasional tersebut dihapus, apa yang harus dibuat untuk menjadi sebuah standar sebuah kelulusan seorang pelajar??

Materinya saja yang direvisi, mana bidang study yang perlu UN dan mana yang tidak perlu.. Bidang study seperti Math, Physic, Biology, Chemistry dan English perlu diuji secara nasional sementara pelajaran seperti Bahasa Indonesia sudah tidak perlu dijadikan bahan UN...

Jika ada daerah (provinsi) yang standar kelulusannya jelek, tinggal dievaluasi saja untuk dilakukan improvement oleh Departement Pendidikan... Bisa perbaikan infrastruktur, quality guru, laboratorium, fasilitas olah raga dan sebagainya...

emoticon-Angkat Beer
Balasan post Ranchufish
Quote:

Ah elah, dari jaman anak 90-an juga banyak kok yang Tawuran, Sama Main Warnet Seharian emoticon-Malu (S)
Gak Usah Muna lah emoticon-Malu (S)
Kalo mau di benerin jangan nongkrong lagi, ya didik yg benar emoticon-Malu (S)
Jadi yg jadi acuan siswa itu lulus ato nggak itu apa?

Ini negara berkembang pak bukan negara udah maju.. ibarat kata sekolah bayar aja masih banyak yg bolos apalagi sekolah gratis? Ada un aja masih pada begok apalagi gak ada un yg memkasa dia buat belajar?
makin banyak yg males malesan sekolah.. mending mabar aja ke warnet ntar juga lulus
emoticon-Wakaka
Diubah oleh revolushit.29
Kurikulum di sederhanakan dan dikurangi. Beri ruang untuk bermain dan berkreasi. Klo uda masuk kuliah kasi kurikulum full untuk dunia kerja bukan lagi ada kurikulum pendidikan karakter. Umur 18 itu sudah dewasa gk usa di didik lagi karakternya. Masa pendidikan karakter dari brojol sampe lulus sma ga kebentuk2 emg dasarnya manusia nya setan apa pendidiknya yg goblok?


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di