CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Bukan Solusi, Menikah Justru Menambah Masalah!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5df1c84df0bdb219cf3686e4/bukan-solusi-menikah-justru-menambah-masalah

Bukan Solusi, Menikah Justru Menambah Masalah!


    Bukan Solusi, Menikah Justru Menambah Masalah!

Hai Agan Sista yang di usia 25-an ke atas pasti udah mulai memasuki fase dimana pernikahan sudah menjadi hal yang patut di pikirkan. Di mana di usia segini udah mulai bisa cari uang sendiri, kerja, dan lulus kuliah. Tak jarang juga orang-orang disekitar yang kepo nanya-nanya kapan nikah? Kapan nih naik pelaminan? Temenmu udah loh! Dan masih banyak lagi jenis pertanyaan yang mengarah ke pernikahan dan terkadang mungkin membuat kita risih dan malas menanggapi.

Bukan Solusi, Menikah Justru Menambah Masalah!

Pernikahan mungkin bagi banyak orang adalah hal yang indah dan menyenangkan. Jadi Raja dan Ratu sehari, berpakaian cantik dan diberikan ucapan selamat dari banyak orang. Banyak juga dari kita (mengingatkan diri sendiri) yang mungkin sekarang dalam kebuntuan dan memilih memutuskan menikah sebagai jalan keluarnya.

Bukan Solusi, Menikah Justru Menambah Masalah!

Kebuntuan macam apa sih yang dimaksud? Ya, contohnya ajah saat kita sedang skripsi,tahulah ya gimana beratnya perjuangan Mahasiswa tingkat akhir yang lagi nyusun skripsi. Hal ini bikin banyak mahasiswi termasuk ane berpikir,”ah, nikah ajah enak kali yah. Ada suami ngurus hidup gue, isi perut gue, tiap bulan di kasih uang belanja dan bla bla bla”.

Atau bagi kamu yang kebetulan sedang memiliki hubungan yang kurang baik dengan orang tua, mungkin bagi kamu menikah bisa menjadi cara buat kabur mereka. Kamu bisa bertanggung jawab dengan dirimu sendiri dan memutuskan menjadi apa yang kamu mau.

But, Hell Yeah! Menikah tidak senaif itu Guys. Dengan menikah masalah yang kita punya bukan berarti pergi gitu ajah. Malah akan menambah masalah-masalah baru yang justru akan menambah beban bukan hanya bagi kita. Tapi bisa jadi beban bagi orang di sekeliling kita.

Bukan Solusi, Menikah Justru Menambah Masalah!

Contohnya, saat kita memilih menikah saja daripada menyelesaikan Skripsi. Kemudian buat apa 4 tahun kuliah jika tak dapat ijazah? Kasihan loh orang tua yang udah berangan-angan buat datang ke acara Wisuda kita dan menyiapkan pakaian terbaik mereka untuk menghadiri masa-masa itu. Atau katakanlah kalian dibiayai negara, bayangkan bagaimana orang lain banyak yang menginginkan posisi kita tapi tidak beruntung untuk dibiayai Negara. Apa tak terbersit perasaan Mendzolimi di sini? Sudah menyia-nyiakan uang Negara tanpa jadi apa-apa.

Bukan Solusi, Menikah Justru Menambah Masalah!

Ada lagi yang menikah karena ingin lari dari masalah kita yang sekarang. That’s Impossible! Kita bisa saja sekarang lari dari masalah, tapi masalah yang belum selesai itu cenderung malah mengejar kita loh! Percaya deh. Menikah itu jangka panjang, kamu bakal punya anak dan harus memberikan hidup yang layak bagi mereka.

Dan kamu sendiri mesti siap baik dari segi ekonomi maupun psikologi untuk hal ini.tanggung jawab kamu bukan untuk diri kamu sendiri, kamu bakal jadi orang tua yang harus bertanggung jawab terhadap anak-anaknya. Mereka butuh makan, pakaian, pendidikan, dan banyak lagi tak hanya tentang ekonomi. Dan itu akan menjadi masalah apabila kamu belum siap tapi memaksa siap karena pengen bebas dari masalah-masalah kamu sekarang.

So, menurut aku menikah itu bukan hanya tentang kamu suka pasangan kamu dan yakin dia bisa bawa kamu keluar dari masalah-masalah kamu. Tapi tentang seberapa matang kamu, dan bagaimana kamu siap untuk menghadapi masalah baru yang persentasenya lebih tinggi dari masalah kamu sekarang.

Yang bisa membebaskan kamu dari masalah kamu yah kamu sendiri bukan orang lain termasuk pasangan kamu. Jadi, sebelum menikah ada baiknya dipikirkan dulu apakah kamu siap terhadap  apapun yang menjadi resiko setelah menikah. Karena menikah nggak melulu manis kayak madu. Setidaknya selesaikan dulu apa yang jadi kewajiban kita dengan baik meski kadang berat sih. 

Tapi dari kemampuan kita bisa menyelesaikan kewajiban kita, itu secara otomatis akan membuat sudut pandang pemikiran kita meningkat, karena menikah itu jangka panjang dan bukan main-main. Lebih dari menyelesaikan skripsi ataupun bekerja.

Kalau nggak bisa bertanggung jawab menyelesaikan kewajiban kamu yang lebih remeh dari menikah, bagaimana kamu bertanggung jawab terhadap pernikahan yang tentunya berjangka seumur hidup? 

Yuk memantaskan diri !

Bukan Solusi, Menikah Justru Menambah Masalah!



Sumber : Pendapat Pribadi TS
Photo : Google
Polling
103 Suara
Sudah Siap Menikah? 
profile-picture
profile-picture
profile-picture
coworkingspace dan 16 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 8
emoticon-DP


emoticon-Ngacir
Quote:


emoticon-Hammer2
profile-picture
anakjahanam721 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
tapu ada tempat buag loh menumpahkan masalah dan berbagi mblo termasuk juga menumpahkan pejuh mu biar bermanfaat
profile-picture
botokbemo memberi reputasi
Balasan post Mutimumut11
Useless emoticon-DP

emoticon-Baby Girl/emoticon-Baby Boy 1 emoticon-Jempol


Bye... emoticon-Ngacir
Diubah oleh monkeydfarly
Quote:


Udah d baca isinya gan?emoticon-Hammer2
Quote:


Ane cuma berbagi sudut pandang gan. Kalo useless bagi agan yah bkan mslah. Thanks udah ninggalin jejakemoticon-Hansip
Lihat 1 balasan
semua hal itu diawali dgn niat, luruskan niat terlebuh dahulu,
Menikah adalah jalan untuk mantapkan iman dan ibadah seseorang, bukan hanya semata perkara duniawi.

Terkait masalah yang timbul itu adalah cobaan dan ujian. jika niat kita sudah jelas dan mantap, laksanakanlah, dan terakhir bertawakkal. serahkan semua ke yang di Atas😊

Terkadang dalam sesuatu hal, manusia itu sendiri yang mempersulit urusannya.. menikah di pikiran kebanyakan org dari awal mulai sudah memakan banyak materi,, untuk ini lah untuk itulah.. itu hanya pilihan,,

Nice trit ganemoticon-Toast
profile-picture
profile-picture
profile-picture
arw92 dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Bukan Solusi, Menikah Justru Menambah Masalah!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
arw92 dan 7 lainnya memberi reputasi
nikmati sajalah
Quote:


emoticon-Cape d...
Quote:


emoticon-Ngakak
Yg bener tu bukan nikah biar bahagia tapi karna bahagia elu nikah.. eh gimanasih bingung gue emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sisszz dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Nah ini setuju ane gan. Kita mesti bahagia. Jgn berharap bahagia kalo nikah. Nanti ketemu msalah malah kecewa. Ye kann
Diubah oleh Mutimumut11
Quote:


contohne piye? emoticon-Malu
Quote:


Hahahaha
Balasan post Mutimumut11
Yaudah.. sono kuliah sampai s3 emoticon-Jempol

Terserahlah kalau saya yang penting kerja nikah, punya istri.. ada yang nemenin tiap hari. Bahagia.. apalagi nanti emoticon-Baby Girl

Betah emoticon-Ultah (bahagia)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adi.prima dan 2 lainnya memberi reputasi
Balasan post jukinightray
Quote:


setuju, mantap subes emoticon-Toast
Quote:




Sebenernya inti dri trit ane sih itu gan. Niatnya dlu benerin klo mo nikah. Krna bnyak ( di skitar ane) milih nikah dgn alasan capek kerja, capek skolah, capek dll. Pdhal gak usah jauh2, ibu ane sndiri ane liat capek bgt ngurus RT (lebih capek malah dri gue yg kerja).

So, mreka nikah krna alasan capek? Benarkah alasan itu? Bukannya akan ad capek2 lain lagi kalo nikah.? Jgn remehin menikah!!

Itu yg mo ane smpaikan.
profile-picture
profile-picture
wen12691 dan kumbang937 memberi reputasi
Quote:


Agan baca dgn cermat gak sih tulisan ini? Atau cuma baca judul doang?
Lihat 1 balasan
Balasan post Mutimumut11
Enggak emoticon-Hammer2


emoticon-Ngacir
Halaman 1 dari 8


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di