CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mas Nadiem, JK Tak Setuju Nih UN Dihapuskan!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5df0ba65af7e9306875451f0/mas-nadiem-jk-tak-setuju-nih-un-dihapuskan

Mas Nadiem, JK Tak Setuju Nih UN Dihapuskan!


News - Gustidha Budiartie, CNBC Indonesia
11 December 2019 16:32
https://www.cnbcindonesia.com/news/2...-un-dihapuskan

Mas Nadiem, JK Tak Setuju Nih UN Dihapuskan! Foto: Jusuf Kalla meraih penghargaan Lifetime Achievement di Malam penganugerahan CNBC Indonesia Awards 2019 di Java Ballroom The Westin Jakarta, Rabu 4 Desember 2019. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Format seperti Ujian Nasional pada tahun 2020 akan menjadi yang terakhir. Mendikbud Nadiem Makarim mengungkapkan program pengganti ujian nasional mulai berlaku di 2021.

"Untuk 2020, UN akan dilaksanakan sesuai seperti tahun sebelumnya. Jadi 2020, bagi banyak orang tua yang sudah investasi buat anaknya belajar mendapat angka terbaik di UN itu silakan lanjut untuk 2020. Tapi itu hari terakhir UN seperti format sekarang diselenggarakan," kata Nadiem.

"Penyelenggaraan UN tahun 2021, akan diubah menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter, yang terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter," jelasnya.


[table][tr][td]Pilihan Redaksi
Erick Bongkar 85 Hotel di Luar Bisnis BUMN, Apa Dampaknya?
Selain Erick, Nadiem Bikin Gebrakan! Hapus Ujian Nasional
[/td]
[/tr]
[/table]
Pelaksanaan ujian tersebut akan dilakukan oleh siswa yang berada di tengah jenjang sekolah (misalnya kelas 4, 8, 11), sehingga dapat mendorong guru dan sekolah untuk memperbaiki mutu pembelajaran. Hasil ujian ini tidak digunakan untuk basis seleksi siswa ke jenjang selanjutnya.

Nah ternyata gebrakan Nadiem menuai kontra juga. Adalah Wapres RI ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla yang secara tegas menolak dihapuskannya UN.

"Jika Ujian Nasional tidak ada lagi, tidak jadi penentu kelulusan akhirnya semangat belajarnya berkurang," kata JK di Jakarta, Rabu (11/12/2019).

"Kalau tidak ada UN semangat belajar akan turun, make sure lagi. Akan jadi generasi lembek. Kalau tidak mau keras bahwa mereka lulus atau tidak lulus," tegas JK lebih jauh.

Halaman 1 dari 2
Org tua mana ngarti.. mrk kan ud terbiasa dgn sistem bgtu.. ga pernah banyangin ada bentuk lain..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darwinsilb dan 4 lainnya memberi reputasi
kontra boleh, tapi jangan ngacak2 ya, kan sudah lengser
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darwinsilb dan 3 lainnya memberi reputasi
Keren memang terobosan pak nadiem
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Ini byk potong libur, guru" ngajar ngejar bab . . Murid paham tak paham diserahkan k bimbel . .
Overall kualitas siswa/i aga berkurang dri tahun k tahun utk sekolah standard scr umum . . .
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darwinsilb dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
UN itu tdk perlu karena tiap siswa punya talenta berbeda dan jurusan kuliah yg mereka inginkan. Ngapain coba ambil hukum harus fisika matematika kimia tinggi??

UN itu ngak bermafaat. Nanti buktikan sj dgn jurusan yg ingin diambil. Contoh jurusan kedokteran butuhnya jago apa, itu yg diujikan di smbptn (biologi, matematika, bhs inggris).


Coba tanyakan dirimu apa ada satu rumus matematika yg kalian hafal sampai saat ini? Apalagi kimia dan fisikia?

Gue hanya ingat rumus trigonometri.

Kimia dulu gue jago, nilai 98. Olahraga apa lagi, nilai gue 100 di raport. Hebat bukan? Tapi skrg gue gos gosan klo olahraga. 9 tahun ngak olahraga lg, hanya lari2 kecil.

Jk blg

"Kalau tidak ada UN semangat belajar akan turun, make sure lagi. Akan jadi generasi lembek. Kalau tidak mau keras bahwa mereka lulus atau tidak lulus," tegas JK lebih jauh.


Lah, karena itu harus ada program baru di sekolah, gue sangat sarankan wajib ada program pengenalan kampus dan jurusan ke siswa2 yg baru naik kelas 3. Dan di bimbing konseling dgn baik dan tepat, di gali minat mereka, jurusan kuliah nanti maunya apa, ambil dimana, dan nanti guru bisa ukur dari prestasi siswa dan menyarankan ambil kuliah dimana.

Lalu klo siswa mau jurusan misal hukum, guru akan menilai bakat siswa lalu di bimbing, di kasi materi awal perkuliah jur hukum gambarannya bgma, dan semster 5-8 itu bgm, skripsi bgm.

Kejadian yg gue perhatikan, banyak mahasiswa baru yg akhirnya gagal, bolos kuliah, do, karena mereka salah jurusan, mereka tdk paham apa yg mereka ambil.

Plg banyak jurusan komputer, mereka pikir itu keren, pas masuk terkaget2 mereka susahnya minta ampun.

Jurusan kedokteran, kirain mudah, rupanya harus lulus s1 dulu, lalu koas, lulus, lalu ujian akhir kampus, ujian nasional lg, klo salah satu gagal maka harus ulang dua ujian lg. Sampai banyak yg stress dll.

Itu yg sdh diterapkan jepang dari dulu, ada konsultasi siswa mau ke kampus mana, atau lsg kerja. Jadi ada tanggung jawab moral gurubke ortu, tidak hanya main lepas siswa begitu lulus, dan hancur di perkuliahan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darwinsilb dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh sfast
Lihat 7 balasan
Kalo versi jk Artinya sekolah hanya untuk ujian nasional
Lagian ada zonasi, kilometer no1, piagam no2, nilai no3

Kalo mau ada ujian terus ada, hapus dulu zonasi nya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darwinsilb dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh buatbarulagi
Pelajar itu punya kemampuan berbeda beda... sedangkan UN itu menyamaratakan ujian untuk pelajar yang punya kemampuan berbeda beda.

Daripada ngadain UN, mendingan dari sekarang Mendikbud Dikti membuat system pengenalan minat bakat seseorang, setelah diketahui asah terus bakatnya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darwinsilb dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh balado.jengkol
Balasan post eddy03
Quote:


betul...makanya gue harapkan pak Nadiem jg membenahi kurikulum di RI yg....ketinggian... , dibanding Australia aja kelewat over itu, sialnya kualitas guru pun ngga mampu jg ngikutin kurikulum sok canggih tsb, akhirnya siswa lari ke Bimbel emoticon-Cool
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Golongan dinosaurus ya beda
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darwinsilb dan 2 lainnya memberi reputasi
Balasan post sfast
Quote:

Gw kelahiran 95an, banyak tuh dulu temen/kakak kelas SD, SMP, gw yang pas UN, Di tungguin Ama Emak atau Bapaknya di Sekolah emoticon-Malu (S) saking takutnya kali ya

Masalah lembek atau enggak itu kan didikan psikologi dan mental, bukan Hafalan Yang di tulis lagi di Kertas Urek2an yang suruh di buletin pake pensil 2B (jaman baheulaemoticon-Malu (S)).
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darwinsilb dan 2 lainnya memberi reputasi
emng yg sekarang kurang lembek apa?
coba dulu baru kritik. berikan yg muda peluang unuk idenya
kasi tambahan masukan jangan cuma ga setuju setuju aja tempik
Semangat belajarnya jelang UN ya Pak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darwinsilb dan 2 lainnya memberi reputasi
Balasan post sfast
Quote:


Ya lu salah mau kuliah di hukum masuknya jurusan IPA di SMA.

Yang bekerja di teknik dan teknologi masih ingat rumus fisika, kimia, dan matematika.

Yang bekerja di farmasi dan kedokteran masih ingat rumus kimia.

Atau sebaiknya siswa di sma pilih sendiri mapel mereka seperti di kuliah. Di amerika dan inggris (GCSE dan A-Level juga begitu). Tapi akibatnya susah menentukan jadwal guru dan kelasnya.

Quote:


Kimia juga harus diujikan untuk calon mahasiswa kedokteran. Bakal mabok belajar Kimia Organik, Biokimia, dan Farmakologi di kampus kalau belum paham Kimia level SMA.

Fisika juga useful tapi bukan essential. Cocok buat yang ingin mengambil spesialisasi Radiologi.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Diubah oleh kampret.strez
gua sih sebenernya bebas mau ada UN atau ngga. liat contoh di korsel dan cina ada semacam ujian nasional juga. tapi masalahnya UN di Indonesia ngga ngaruh apa2. ga bisa buat masuk perguruan tinggi.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Balasan post Kelthuzad.lich
@Kelthuzad.lich yg urgensi skrg bukan un nya, tapi ambil jurusan kuliah. Siswa dr dulu terlalu fokus sama un, begitu lulus malah binggung mau kuliah ambil jurusan apa. Harus ada diterapkan konseling jurusan kuliah di sekolah, biar tdk ada lg siswa2 yg salah jurusan.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Balasan post kampret.strez
@kampret.strez pahami tulisan gue sebelum komen.

Orang2 hukum itu banyakan lulusan ipa kok, di ipa diajarkan logika bukan hafalan.

Baca baik2 pahami baik2 dulu baru komen.
profile-picture
profile-picture
Kelthuzad.lich dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Ya biarin aja.

Toh di LN juga gak pakai UN, generasi mudanya maju dalam bidang pendidikan.
profile-picture
profile-picture
juraganind0 dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
ya dicoba aja dulu
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Sekolah jaman skrg sdh jd lahan bisnis semata. Kualitas pendidikannya ga meningkat tp biayanya naik gila2an.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Mbalik ebtanas wae karo hapus zonknasi emoticon-Big Grin

Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di