CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ketua DPRD DKI Minta Anggota TGUPP yang Rangkap Jabatan Kembalikan Gaji
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5def5e1fc820847f8a794e0c/ketua-dprd-dki-minta-anggota-tgupp-yang-rangkap-jabatan-kembalikan-gaji

Ketua DPRD DKI Minta Anggota TGUPP yang Rangkap Jabatan Kembalikan Gaji

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi meminta anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan ( TGUPP) yang merangkap jabatan agar mengembalikan uang atau gaji yang didapat selama rangkap jabatan.

Prasetio akan meminta laporan anggota yang merangkap jabatan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta untuk mengetahui seberapa lama anggota tersebut menjabat.

"Ya kembalikan uang, nanti kita minta laporannya dari Bappeda. Ya, selama masa rangkap jabatan. Lumayan juga. Sekarang pak Anies kan sudah dua tahun. Berapa orang yang rangkap jabatan (selama Anies menjabat),"
kata Prasetio saat dikonfirmasi, Selasa (10/12/2019).

Politisi PDI-Perjuangan ini menyebutkan bahwa sejauh ini sudah ada empat sampai lima orang anggota TGUPP yang memiliki pekerjaan lain.

Dua di antaranya sudah meninggalkan jabatan selain TGUPP tersebut.

"Ada empat sampai lima orang yang double job ada juga dua yang sudah keluar. Sekarang yang di BUMD," ujar Prasetio.

Menurut Prasetio, rangkap jabatan sendiri menyalahi aturan apalagi jabatan lainnya yang diduduki mengambil gaji dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Jika ingin digaji APBD, maka harus ada satu jabatan yang dilepas.

"Ya enggak boleh lah. Masa satu orang kerja di dua tempat dengan satu APBD, kan enggak bisa," ucap dia.

Diketahui, anggota TGUPP DKI Jakarta Achmad Haryadi memiliki rangkap jabatan.

Selain menjadi anggota TGUPP Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Haryadi juga menjabat sebagai dewan pengawas di tujuh rumah sakit umum daerah (RSUD) Jakarta.

Hal itu diketahui saat Komisi E DPRD DKI Jakarta rapat bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta 2020.

"(Anggota TGUPP) atas nama Haryadi, dia menjadi Dewan Pengawas di tujuh rumah sakit DKI," ujar Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (9/12/2019).

Tujuh RSUD yang dimaksud, yaitu RSUD Koja, RSUD Cengkareng, RSUD Tarakan, RSUD Pasar Minggu, RSUD Pasar Rebo, RSUD Budi Asih, dan RSUD Duren Sawit.

Karena rangkap jabatan, Haryadi juga menerima gaji dua kali, yakni sebagai anggota TGUPP dan dewas tujuh rumah sakit.

kompas.com

Balikin oh oh balikin...
astajim emoticon-Mad
kalau tidak sibuk dengan diri sendiri, pasti si gubernur tau tentang rangkap jabatan itu
Lihat 1 balasan
Mana ada gaji dibalikin. Tinggal bilang udah abis emoticon-Big Grin
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
Yang hebat dan luar biasa adalah... mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian alias WTP....entah cara kerja dan standardisasi WTP itu bagaimana tapi selalu di agung agungkan kl sudah WTP artinya administrasi tidak hancur lebur.

Kenyataan nya ada yg dobel gaji
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
Lihat 1 balasan
tanggung malu...
Totalnya berapa rupiah ya kalau gajinya dikembalikan'
duitnya udh jadi eek gimana ngembaliinnya? emoticon-Big Grin
Balasan post nadeler
wn aibon ga ngapa2in kok dibilang sibuk emoticon-Big Grin
Yo ngarep
Balasan post Betutubali
lebih lucu dapet WTP, Anggaran habis sampe defisit tapi pembangunan cuma bongkar-pasang mulu


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di