CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dec2fb30577a9321761e63c/dprd-dki-soroti-usulan-anggaran-sistem-informasi-potensi-bencana-senilai-rp-8-miliar

DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota DPRD Komisi A menemukan rancangan anggaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI ( BPBD) DKI Jakarta tahun 2020 sebesar Rp 8 miliar untuk pemanfaatan DIMS, EWS (Early Warning Sistem), Medsos, dan Call Center 112.

Ketua Komisi A, Mujiyono lantas menanyakan soal anggaran itu kepada BPBD DKI.

“Itu dana untuk Rp 8 miliar ya pak coba saya belum ada gambaran. Jelaskan dulu gimana pak?” ujar Mujiyono dalam pembahasan rancangan APBD Provinsi DKI Jakarta, Sabtu (7/12/2019).

Menanggapi hal itu, Kepala UPT Pusat Data dan Informasi BPBD Provinsi DKI Jakarta, M Ridwan Ibrahim menjelaskan, DIMS, EWS, Medsos, dan Call Centre 123 ini membantu pusat data menginformasikan potensi adanya bencana selama 24 jam ke masyarakat.

“Kemudian bagian dari program jangka panjang juga untuk menentukan rawan bencana salah satunya banjir,” kata Ridwan.

Misalnya, dengan adanya EWS, masyarakat akan dengan cepat menerima pesan dari BPBD terkait adanya bencana.

“Kita akan kirimkan pesan dengan sistem SMS blast. Jadi saat siaga dua, warga yang tinggal di bantaran kali kita informasikan dahulu agar siap-siap mengevakuasi diri,” ucap Ridwan.

Ia menambahkan, BPBD telah menentukan 82 titik wilayah rawan bencana banjir di Jakarta untuk diberikan peringatan saat cuaca mulai buruk.

Tidak hanya menginformasikan potensi rawan bencana, siaga 112 dan aplikasi Jakarta Aman juga bisa dimaksimalkan pihak BPBD untuk menerima laporan masyarakat terkait adanya bencana.

Nantinya sambungan telepon 112 dan aplikasi ini akan terintegrasi dengan dinas-dinas lainnya. Sehingga aduan masyarakat bisa diatasi dengan cepat.

“112 terintegrasi dengan SKPD sehingga mempermudah masyarakat menangani peristiwa dan bencana,” kata Ridwan.

kompas.com

8 milyar isi pulsa dan kuota, kirim sms dan update status
Jiah mau jadi good cop padahal bad cop !


Noh 128 m ente pada rame rame belain !


emoticon-fuck
profile-picture
profile-picture
antiketek dan cipokan.yuk memberi reputasi
Asn dki anggap anies apaan yak ,maen asal usul yg gak masuk akal ?

Apakah anies ini sudah dirasa pengacara pegawai pemprov dki ?
Lihat 1 balasan
Ga ada nyang niat ngobok2 RAPD sekarang? PSi mana neh
8 M sih kecil dibanding yg 128 M buat 1 komputer
Quote:


Mungkin.
emang bener tuh butuh pendeteksi bencana, buktinya kmaren kebobolan si aibon sampe bs jadi gabener dki
profile-picture
heniro memberi reputasi
Balasan post krec
menurut agan, bawahan bikin anggaran, atasan & tgupepek ngecek dlu apa ngga ini itu buat apa, speknya gimana, teknis ya, detailnya.

Kl di bela, artinya atasan mmg udh sepakat /cuek sama isi anggaran. pokoknya serapan tinggi.

anjir, SMS BLAST, bakal ada anggaran pulsa nih..


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di