- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
BUMN SEBUT PERKEMBANGAN JIWASRAYA BAGUS
TS
faranidaindri
BUMN SEBUT PERKEMBANGAN JIWASRAYA BAGUS

KORPORAT.COM, JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus memantau perkembangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Hasilnya, kinerja perusahaan asuransi pelat merah itu berkembang dengan bagus.
Stasus Kementerian BUMN bidang Komunikasi Publik, Arya Sinulingga menjelaskan, membaiknya kinerja perseroan dilihat dari hasil audit yang dipantau setiap minggunya.
“Ini perkembangan (Jiwasraya) bagus,” ujarnya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Selasa, (26/11/2019).
Arya menjelaskan, kinerja Jiwasraya dipantau setiap minggu agar calon investor Jiwasraya Putra, anak usaha dari Jiwasraya bisa masuk dengan cepat.
Sehingga proses penyelamatan Jiwasraya bisa berjalan dengan cepat.
“Untuk Jiwasraya kinerjanya kita audit mingguan dan sangat intens untuk membuat Jiwasraya semakin baik di mata investor,” imbuhnya.
Asal tahu saja, Jiwasraya Putra memang sengaja dibentuk untuk menyokong likuditas Jiwasraya. Nilai valuasi anak usaha tersebut diperkirakan mencapai Rp 9 triliun.
Berdasarkan materi presentasi RDP (Rapat Dengar Pendapat) Jiwasraya dengan DPR beberapa waktu lalu tercatat, Jiwasraya mengalami ekuitas minus sebanyak Rp 24 triliun per September 2019. Perusahaan asuransi milik negara ini membutuhkan dana Rp 32,89 triliun untuk memenuhi rasio kecukupan modal berbasis risiko (RBC) sesuai ketetapan otoritas yakni 120%.
Teranyar, terdapat tiga perusahaan yang tengah bernegosiasi untuk menjadi investor strategis Jiwasraya Putra. Investor strategis yang terpilih akan menjadi pemilik saham mayoritas Jiwasraya Putra. Konon kepemilikan saham investor strategis tersebut akan mencapai 49%.
Adapun komposisi saham Jiwasraya Putra saat ini adalah, Jiwasraya 64%, BTN 20,4%, Telkomsel 13% serta sisanya dari Pegadaian dan KAI. Jika investor strategis nanti masuk, artinya kepemilikan saham Jiwasraya di Jiwasraya Putra akan berubah menjadi 15%.
Disinggung terkait komposisi saham tersebut, Arya menyebut hal itu tak masalah lantaran Jiwasraya Putra merupakan anak usaha dari Jiwasraya. “Kalau induk tidak boleh, tapi kalau anak usaha tidak apa-apa,” pungkasnya.
4iinch dan sebelahblog memberi reputasi
2
997
1
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan