CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pabrik Sepatu di Banten Hengkang, Setuju Gak Itu Cuma Akal-akalan Pengusaha?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dd63214c9518b586714c780/pabrik-sepatu-di-banten-hengkang-setuju-gak-itu-cuma-akal-akalan-pengusaha

Pabrik Sepatu di Banten Hengkang, Setuju Gak Itu Cuma Akal-akalan Pengusaha?

Pabrik Sepatu di Banten Hengkang, Setuju Gak Itu Cuma Akal-akalan Pengusaha?
(Credit: Industry.co.id)


Banten sekarang ini sedang menjadi pembahasan hangat dikalangan warganet. Bukan karena destinasi wisatanya yang indah, bukan pula tentang cantiknya wanita yang berasal dari daerah yang terkenal akan ilmu kleniknya tersebut. Namun, Banten kali ini sedang menjadi perbincangan karena banyaknya pabrik sepatu yang akan hengkang.

Setidaknya ada 10 pabrik sepatu di Banten yang akan memindahkan pabriknya ke Jawa Tengah. Direktur Eksekutif Aprisindo Firman Bakri menyebutkan alasan dari pemindahan sejumlah pabrik tersebut dilakukan karena tingginya upah minimum kabupaten/kota (UMK) di Banten. Diketahui UMK Banten pada tahun 2020 nanti mengalami kenaikan hingga 8,51% dibandingkan dengan tahun 2019. Bahkan, UMK yang paling tinggi pun mencapai Rp 4,24 Juta. Dengan upah yang tinggi tersebut tentunya akan berdampak secara signifikan dengan biaya produksi yang harus dikeluarkan pengusaha, salah satunya pengusaha sepatu.

Pabrik Sepatu di Banten Hengkang, Setuju Gak Itu Cuma Akal-akalan Pengusaha?
(Credit: Industry.co.id)


Melihat situasi tersebut, Gubernur Banten Wahidin Halim, mengaku prihatin dengan kondisi yang terjadi di provinsinya. Ia pun juga menyadari bahwa banyak pengusaha yang tidak sanggup untuk mengeluarkan biaya produksi dan juga kenaikan upah tersebut. Wahidin juga berharap buruh yang terkena dampak terkait pemindahan pabrik sepatu ini dapat memaklumi kondisi yang terjadi.

"Banyak yang gak sanggup, bea produksi tinggi, ekspor juga, prihatin, mangkanya kita berharap pada buruh untuk memahami kondisi sekarang," kata Wahidin Halim di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Rabu (20/11/2019) melansir dari Kompas.com.

Pabrik Sepatu di Banten Hengkang, Setuju Gak Itu Cuma Akal-akalan Pengusaha?
Gubernur Banten Wahidin Halim (Credit: Titiknol)


Menanggapi kondisi banyaknya pabrik sepatu yang akan hengkang tersebut, Presidium Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) Maman Nuriman mengatakan hal tersebut hanyalah akal-akalan pengusaha untuk memeras tenaga buruh dengan upah yang sekecil-kecilnya.

Maman berpendapat sebenarnya pengusaha masih mampu membayar upah buruh walaupun UMK 2020 naik. Ia berujar hal tersebut hanyalah kamuflase saja. Sebabnya sepatu yang diproduksi oleh pabrik sepatu di Banten bisa dijual mahal di luar negeri karena bermerk mahal.

Maman juga menilai perusahaan yang memilih hengkang karena alasan UMK yang tinggi ke daerah dengan UMK rendah sama saja seperti memeras keringat buruh dengan bayaran sedikit mungkin.

Pabrik Sepatu di Banten Hengkang, Setuju Gak Itu Cuma Akal-akalan Pengusaha?
Presidium AB3 Maman Nuriman (Credit: Kompas)


Tapi, kita tetap tidak bisa menutup mata juga jika pengusaha pasti akan mengincar keuntungan sebesar mungkin untuk keberlangsungan usahanya. Dan, hal tersebut akan semakin terealisasi jika biaya produksi dan biaya upah buruh bisa ditekan sekecil mungkin.

Konsekuensi dari upaya yang dilakukan pengusaha sepatu di Banten tersebut memang akan sangat berpengaruh kepada nasib buruh. Buruh yang bekerja di pabrik-pabrik sepatu tersebut pun tidak dapat berbuat apa-apa karena hidupnya sangat bergantung dengan kebijakan pengusaha.

Sebenarnya tidak bisa disalahkan juga strategi yang dilakukan oleh pengusaha sepatu di Banten terkait dengan relokasi tersebut. Dan, tidak bisa disalahkan juga sikap sinis yang disampaikan oleh Presidium AB3 yang menyebut relokasi pabrik ke Jawa Tengah hanya akal-akalan saja.

Bagaimana tanggapan Agan dan Sista mengenai tanggapan buruh di Banten tersebut? Setujukah kalian kalau strategi yang dilakukan pengusaha sepatu di Banten hanyalah akal-akalan semata untuk memeras tenaga buruh dengan upah sekecil mungkin?

Quote:




Quote:


Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kucing.bingung dan 18 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh VolkswagenPutih
Halaman 1 dari 13
BPJS naik, listrik naik, tol naik, bbm naik, sembako dan barang pokok naik, kenapa UMK tidak boleh naik drastis? Buruh minta UMK naik, pabrik sepatu hengkang, berarti pemerintah harus bertanggung jawab atas pengangguran yang terjadi.

Jelas. Mental tempe. Upah naik, kabur, ada demo, kabur. emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga

Tinggal tunggu pemerintah saja bertanggung jawab dengan banyaknya pengangguran. emoticon-Belgia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vasco21 dan 53 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh jkwselalub3n4r
Lihat 10 balasan
banyak yang bangkrut.
sampai kapan ya
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan galuhsuda memberi reputasi
andaipun cuma akal2an pengusaha , tapi sah2 aja , toh itu pabrik mereka , kalo mereka ga mau pake buruh yang kerja nya nuntut gaji tinggi mulu , terus serikat buruh bisa apa ? emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kucing.bingung dan 30 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Menghibur diri? Cari alasan supaya tidak diamuk anggota? Mengingkari kenyataan?

emoticon-Entahlah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Ya akal2an pengusaha lah, akibat akal2an buruh.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lordikanasin dan 17 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
kalo pengusaha gak jadi pindah baru deh akal akalan. maman pencintraan biar keliatan bela anggota
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 3 lainnya memberi reputasi
Maman berpendapat sebenarnya pengusaha masih mampu membayar upah buruh walaupun UMK 2020 naik. Ia berujar hal tersebut hanyalah kamuflase saja. Sebabnya sepatu yang diproduksi oleh pabrik sepatu di Banten bisa dijual mahal di luar negeri karena bermerk mahal.

Perusahaan berpendapat sebenarnya buruh masih mau dan mampu bekerja walaupun UMK 2020 tidak naik. Ia berujar hal tersebut hanyalah kamuflase saja. Sebabnya masih banyak pencari kerja lain yang bersedia dibayar lebih murah, dan banyak sarjana yang mendapatkan gaji dibawah UMK tapi tidak demo seperti buruh.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kucing.bingung dan 16 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Quote:


ya hukum ekonomi kapitalis emang begitu emoticon-Stick Out Tongue
semua pengusaha juga pengen modal sekecil2nya untung sebesar2nya, kalau kebalik namanya beramal emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rifsucks dan 21 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post Shinsuke
Quote:


Bisa mewek emoticon-Embarrassment
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
terlalu bantak pungli , yaa .. lama2 minggat ..


emoticon-Mewek
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
pabrik nike itu cuma dpt 12 usd per sepatu yg diproduksi data tahun 2007 ya. ng tau skarang brp dollar dptnya dr pemilik merk. suruh bayar buruh pemalas makin tahun makin naik ya kabur lah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kerupuklatos dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Indonesia ini terlalu pro buruh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lupis.manis dan 2 lainnya memberi reputasi
Mampus dipindah ke Jateng...



Binggung kan cicilan ninja nya...


emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kucing.bingung dan 18 lainnya memberi reputasi
masih mempan akal-akalan pengusaha dari akal-akalan buruhemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
riyanbahtera dan 3 lainnya memberi reputasi
emangnya kenapa kalo akal akalan? sah sah aja kok
prinsip ekonomi itu
keliatan tuh buruh waktu pelajaran IPS di sekolah nya pada nongkrong d kantin gak belajar ya?
sokoriiinnnnnnnnnnnnnn
jd bomber bunuh diri aja sono, tapi jangan di polresta, di tambang batubaru aja sana

belagu sih
lagian gaji mau di samakan kayak lulusan S1 fresh graduated
ya wajar lah pd kabur
ane juga ogah pnya karyawan belagu kek gitu, mnding pecat2in aja, ganti sama yg gak rese
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hehe37 dan 24 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ronin1969
Lihat 1 balasan
Ya jelas pindah jateng lah.. jateng masi kisaran 2 jt an umk nya, hampir setengahnya. Mana ada pengusaha mau rugi, sana bikin usaha sndri ga usah jd buruh biar tau rasanya muterin duit
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adhityarp dan 6 lainnya memberi reputasi
Quote:


Quote:

gw heran, ini gubernur kok radak aneh, harusnya kasih solusi apa gitu kek... atau benerin regulasi kah, berantas preman kah, ormas radikal kah
gw jadi pingin ketawa emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
itkgid dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh fery11pro
Lihat 5 balasan
yang berkomentar itu pernah survey ga sih ke pabrik sebelah?
yang kerjanya 11 12 dengan apa yg dia kerjakan sekarang, apa beda penghasilannya sangat jauh?

kayaknya sah sah saja, kalo pabrik pindah ke UMK yg lebih rendah, sudah dikasih UMK lebih, tp masih banyak menuntut...
kalo mau jadi buruh, jgn komplain...
kalo mau komplain, jgn jadi buruh...

gitu aja kok repot

emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aokiji123 dan 14 lainnya memberi reputasi
waduh tinggi bgt upah minimumnya
harus duduk bareng tuh gan, berdiskusi nyari solusi
tapi jaga emosi
Lihat 1 balasan
Kasian pekerja di indonesia.. emang sih prinsip ekonomi pasti nyari yg ongkos produksi lebih murah.. mana ada pengusaha mau rugi, tapi kalo gini terus sodara2 kita kayak di Banten kerja di mana dong? PR banget nih buat pemda di sana... semoga ada solusi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
stygiant dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Halaman 1 dari 13


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di