CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Antara Aku, Youtube, TV, dan Suara
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dd599e08d9b17518d3cefbe/antara-aku-youtube-tv-dan-suara

Antara Aku, Youtube, TV, dan Suara

Antara Aku, Youtube, TV, dan Suara
Sumber foto : avatars.alphacoders.com

Hallo Kaskuser, Cendol Dawet..!
Salam dari saya, anak manja yang baru lahir kemarin. Yang masih berdomisili di Sudan, Kenya dan beberapa Negara ekstrim lainnya. Kali ini saya mau sedikit shared, hal simple yang saya alami. Sangat tidak enak banget jika kita melawan. Why? Karena...

Saya akan memulainya dari Aku : Kenalin saya seorang anak yang gila akan banyak hal, dari segi ilmu tentang teknologi, hacker, yang internet banget pokoknya, di ikuti sejarah, gografi, sastra, filsafat, debat, ilmu sosial, ilmu ekonomi/dagang, ilmu hitam ( no..no ini gak masuk ), programer/IT, menulis, hingga ingin menjadi penulis skenario diikuti jadi sutradara. ( Kayak Radit atau Ernest gitu. ) Itu semua masih khayalan ya, belum satupun nyantol. Jangan langsung jijik.

Oke, Youtube. Kamu, aku, dia, ataupun mereka sangat senang berada di platform ini, apalagi berhubungan ada video sendiri, channel udah mulai dilirik bahkan sudah tayang iklan ads yang membuatmu ( sudah sok-sokan unboxing, QnA, dan pamer )
Guys...guys... lamborghini guys, baru guys, mau gua bakar guys..! Haha, maaf ya. Jangan salah paham dulu.

Terlepas dari itu semua, saya sangat kesusahan mencari tempat aman untuk video yang saya bikin, karena harus menggunakan
suara sebagai pendukung video. Namun disisi lain, saya tak pernah mendapatkan itu, gak pernah.
Rasanya susah banget kalau tempat tinggal tak mendukung. Dari segi internet anjlok tak bisa di pungkiri, kuota tak memadai.
Jangankan wifi, sinyal aja gak masuk. Nasib kadang jadi orang yang mikirnya uang dan uang.
Saya selalu perang batin dengan keinginan saya ini, setiap hari harus memikirkan bagaimana proses rekamnya aman, bagaimana bisa selesai dan terus melanjutkan. Bukan soal subs atau views yang jadi permasalahan, soal prosesnya saja pembuatan sudah banyak penghalang.

Antara Aku, Youtube, TV, dan Suara
Sumber foto : tomsguide.com

Ketika ada waktu luang dan suasana sudah mulai sunyi, maka datanglah suara luar yang tak pernah saya undang.
Ketika sudah selesai menunggu, namun datang pula suara numpang lewat sejenak alias kendaraan.
Ya karena, rumah dan jalan itu sedepanan. Ibarat dua insan lagi mau ciuman, gak jauh gitu. Alhasil semua memberikan kebaikan, aku sudah mulai proses merekam, secara perlahan namun di ulang-ulang karena salah terus. Kalimat yang bisa kita ucapkan jadi rada susah, tiba-tiba lidah kayak ditarik ulur gitu. Diam sejenak lalu memulai lagi, namun tak kunjung lancar, karena kehabisan nafas disaat baca scriptnya. 

" Astagaaa....!! Apalagi sih!?!? Tak senang kali bah, orang lagi cari masukan, tambahan, siapa tau milyaran. " Fiuuww! 

Mungkin kamu pernah, membaca serasa kayak anak SD yang baru mulai masuk sekolah. Membaca tulisan bagaikan telan pil obat pahit. Ulang-ulang dan ulang, semua berawal dari tegangnya saat mau merekam suara. 
Suara demi suara, belum lagi suara TV yang menyala. Di saat tidak merekam, suasana bisa senyap kayak kuburan.
Ketika suasana mulai bersahabat, mendukung. My Heart :  Damn!! this is my time, at this time. come on, dude!
Disaat cepat-cepat ambil kesempatan, di tengah part suara yang terekam, ada suara cicak lagi rapat musyawarah.
( Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa ) What's going on here!

Saya terkadang membenci kelakuanku sendiri. Ada saatnya merekam, saya malah duduk manis nonton video youtube'an
Heran gile aku, tak kuase lah. Tiap moment yang saya lakukan pasti ada moment sakral busuk yang ikutan.
Saya tak pernah berhasil sukses secara baik, damn son! Ini sangat menyakitkan. Apa ada solusi? Aku sudah mulai meredam semua kekesalan. Gak hanya di rumah, di tempat yang berbeda juga sama, sama-sama tak lulus merekam suara.

Saya sudah berharap mampu mendapatkannya, tetapi itu mustahil. Menunggu malam, orang pada tidur. Menunggu pagi, terlalu cepat untuk saya bangun. Terkadang cuaca juga ikutan tak mendukung. Hujan tak tanggung-tanggung, dari hari ke hari. Semua sudah menjadi pilihan, antara tetap lanjut atau berhenti.

Makasih ya Bossku, kau sudah datang mau membaca.

Salam dari rakyat Jelata.
Diubah oleh AgentKampanK


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di