alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / Hobby & Community /
Surabaya Astronomy Club, Astronomi bukanlah Ilmu yang mahal
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dc4e8d7c9518b54ef2457ab/surabaya-astronomy-club-astronomi-bukanlah-ilmu-yang-mahal

Surabaya Astronomy Club, Astronomi bukanlah Ilmu yang mahal

Sekitar tahun 1986 sebuah klub yang memiliki keberminatan tinggi terhadap dunia astronomi di Indonesia berdiri, yaitu di Jakarta. Kehadiran komunitas ini ternyata menginspirasi lahirnya Surabaya Astronomy Club (SAC), yang resmi berdiri pada 8 September 2006. Komunitas ini pun bergulat dengan kegiatan kegiatan yang terus berusaha mengenalkan kepada masyarakat tentang ilmu astronomi. SAC ingin memasyarakatkan ilmu astronomi, sekaligus mematahkan anggapan astronomi adalah ilmu yang mahal.

Mungkin dalam wadah lembaga pendidikan formal, tidak banyak orang yang berminat. Namun dalam wadah komunitas data menunjukkan fakta sebaliknya. Tercatat lebih dari 4000 orang anggota seluruh dunia yang terdaftar pada grup Facebook. Walaupun yang aktif di wall sekitar 2.000 an saja. Namun bila ada event tertentu, kemudian melakukan pengamatan bareng gitu, yang datang bisa mencapai 300an orang. Kejadian-kejadian alam secara umum sudah bisa dilihat melalui aplikasi yang banyak ditawarkan melalui penyedia aplikasi ponsel.

Surabaya Astronomy Club, Astronomi bukanlah Ilmu yang mahal

Salah satunya menggunakan Stellarium, melalui ini kita bisa melihat atau mengamati benda benda angkasa hingga 100 tahun sesudah atau sebelumnya. Komunikasi SAC terkoneksi melalui jejaring media sosial, Facebook. Lebih dalam mengenai aktivitas komunitas yang satu ini, ternyata cukup beragam. Sebut saja seperti RUSSAC (Rujakan lan Sinau bareng SAC) yang kerap digelar 3 minggu hingga sebulan sekali. Acara lainnya Safari Teleskop, yang berupa kunjungan ke kota-kota di Jawa Timur, dalam upaya sosialisasi astronomi. Dalam kesempatan ini biasanya komunitas membawa 8-10 teleskop sebagai sarana peraga. Dari Safari Teleskop ini belakangan bermunculan komunitas astronomi di kota-kota lain.

Sekilas komunitas ini bagai miskin kegiatan, tapi tidak demikian nyatanya. SAC tak sekedar kelompok wadah hobi sejenis, beberapa karyanya terbukti mendapat pengakuan dari lembaga astronomi dunia. Lembaga seperti IAU (International Astronomy Union), 2 kali dipercaya sebagai host event InOMN (International Observe the Moon Night) tahun 2012 & 2013. Dan kerjasama dengan beberapa klab astronomi di beberapa negara asing. SAC pernah mendapat pengakuan berupa sertifikat dari NASA (National Aeronautics and Space Administration), atas temuan mereka yaitu Transit Venus.

Sementara untuk skala lokal, SAC menjadi langganan tiap tahun terlibat dalam mengamati hilal bekerjasama dengan Kementerian Agama RI. Kemampuan dan peralatan yang dimiliki dianggap mumpuni untuk membantu kerja untuk menentukan awal puasa dan awal lebaran di tanah air. Jika ditanya, di mana saja tempat-tempat di Surabaya yang cocok untuk mengamati benda-benda langit? Ada 2 tempat yang cocok, pertama di Kenjeran Park untuk wilayah Timur Surabaya. Dan Hutan Kota Pakal, Benowo untuk wilayah Barat Surabaya. Selain kedua tempat tersebut sangat sulit untuk mengamati langit Surabaya. Selain rintangan cuaca juga polusi cahaya yang menutupi langit Surabaya menjadi kemerahan.

Surabaya Astronomy Club, Astronomi bukanlah Ilmu yang mahal

Komunitas ini terbuka bagi siapapun untuk bergabung. Bagi mereka yang penasaran dan berminat bergabung bisa menghubungi SAC, baik melalui media sosial atau berkunjung ke website mereka, www. surabayaastronomyclub.com


Spoiler for Referensi:




×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di