alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
KPK: Sistem E-Budgeting di DKI Jakarta Sudah yang Terbaik
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dbf8426c8208409ca23997f/kpk-sistem-e-budgeting-di-dki-jakarta-sudah-yang-terbaik

KPK: Sistem E-Budgeting di DKI Jakarta Sudah yang Terbaik

Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK angkat suara terkait pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswaden, yang berencana tak akan melanjutkan dan mewarisi penggunaan sistem penganggaran elektronik e-budgeting yang digunakan Pemprov DKI.
Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif menyatakan, sistem e-budgeting yang telah diterapkan Pemprov DKI Jakarta merupakan yang terbaik, selain Pemkot Surabaya. Diketahui, sistem tersebut pertama kali diterapkan pada masa kepemimpinan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama.

"Kita PATUT BERSYUKUR, gara-gara adanya e-planning/e-budgeting @DKIJakarta, anggaran-anggaran aneh dapat dipantau masyarakat, sehingga tidak jadi masuk dalam APBD. @KPK_RI sering mencontohkan e-budgeting @DKIJakarta dan Kota Surabaya sebagai e-budgeting terbaik di Indonesia," kata dia seperti dikutip dari akun twitter resminya, Sabtu, 2 November 2019 dilansir dari VIVANews.


Selain itu, Laode bahkan mengungkapkan, sistem tersebut pada dasarnya menjadi program utama KPK untuk mencegah tindak pidana korupsi. Sistem tersebut dianggap menjadikan perencanaan dan penganggaran di instasi pemerintahan transparan dan akuntabel.


"Program UTAMA PENCEGAHAN KORUPSI @KPK_RI adalah “e-planning & e-budgeting”. e-planning & e-budgeting menjadikan PERENCANAAN & PENGANGGARAN transparan & akuntabel karena masyarakat DAPAT MENGAWASI. Contoh BAGUS di Indonesia adalah Kota Surabaya & DKI Jakarta. LANJUTKAN," tegasnya. 

Karena itu, Laode berharap, Anies tidak serta meninggalkan sistem tersebut hanya karena polemik penganggaran APBD DKI 2020 mencuat akibat ditemukannya pengajuaan penganggaran yang janggal, seperti lem aibon senilai Rp82 miliar dan bolpoin senilai Rp124 miliar. Laode cenderung berharap Anies lebih baik memperbaiki kualitas sistem tersebut.

"Jika @DKIJakarta dan pak @aniesbaswedan berniat untuk MENINGKATKAN KUALITAS e-budgeting yang sekarang agar LEBIH SMART, SILAHKAN. Tapi jangan meninggalkan e-budgeting dan kembali kecara manual," ungkap dia.


Sebelumnya, Anies menyatakan tak akan melanjutkan sistem penganggaran elektronik e-budgeting yang digunakan Pemprov DKI dengan tidak mewarisinya kepada Gubernur pengganti dia nantinya. Menurut Anies, sistem yang pertama kali diterapkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ini bukan teknologi terbaik untuk digunakan dalam penyusunan APBD.




source : https://www.viva.co.id/berita/nasion...populer-widget




"Manis Di Bibir...
Memutar Kata...
Malah kau tuduh..
Ahok lah...segala penyebabnya.."

profile-picture
profile-picture
profile-picture
Proloque dan 10 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4
Pak gaberner mau mencipta sistem yg lebih smart dr sistem sekarang..........ayo pak segera dipasang.......emoticon-Shakehand2
terbaik apa ?, systemnya ga smart, ga bisa merangkai kata indah emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
prasty.95 memberi reputasi
kan ada yg counter ...
yg kekinian bisa dikomen,like, share dan subscribe

gak suka jenazahmu gali kubur sendiri
Perlu di upgrade kata anis.
Baswedan menyerang baswedan..emoticon-Traveller
E-budgeting memang bukan magic yg sekali pencet langsung jadi, tapi alat bantu supaya lebih mudah dicatat dan diawasi. Kalo AI sudah bisa bikin perencanaan anggaran sekompleks APBD DKI tanpa peran manusia, berarti dunia kita sudah siap ganti semua pejabat dengan AI.
Lihat 1 balasan
Si Wan abud ini emang bandit bener dah...
Sistem smart kalo yang make tolol ya podo wae. Ya macam di jakarta ini lah..
profile-picture
profile-picture
kuroi2325 dan gikogaza memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Para penyembah KPK dengerin tuh kata pimpinan KPK emoticon-Stick Out Tongue
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
Lihat 2 balasan
abud pengen sistem yang mirip lampu ajaib aladin tinggal minta apa langsung abrakadabyar
Katanya kpk itu taliban, katanya kpk itu taik. Kok sekarang percaya kpk? emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
Proloque dan areszzjay memberi reputasi
Kpk minta bangkenya mandi sendiri nih emoticon-Mad
makannya tuntu aja ke ptun
Ganti nama atau app doang cem qlue jadi JAKI


emoticon-Ngakak
lho lho KPK kan sarangnya taliban. Gak berani usut anis karena ada saudaranya yang selalu melindungi.
Nastak buzzer emoticon-anjing lol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
realhoax dan 2 lainnya memberi reputasi
Si gubernur micin rasa presiden , maunya sistem yg tidak terdeteksi saat memasukkan anggaran siluman
profile-picture
profile-picture
profile-picture
realhoax dan 2 lainnya memberi reputasi
kpk sdh berubah kah?

tumben komentar soal negara dki
KPK: Sistem E-Budgeting di DKI Jakarta Sudah yang TerbaikKPK: Sistem E-Budgeting di DKI Jakarta Sudah yang Terbaik
Jangankan kaya ahok berani laporkan ke kpk walau teserah kpk ditindak atau tidak, marahin anak buah saja ngga apalagi pecat

Padahal dulu...
KPK: Sistem E-Budgeting di DKI Jakarta Sudah yang Terbaik
KPK: Sistem E-Budgeting di DKI Jakarta Sudah yang TerbaikKPK: Sistem E-Budgeting di DKI Jakarta Sudah yang Terbaik

Bata only!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
r4n_5k1 dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh hawk
"Kita PATUT BERSYUKUR, gara-gara adanya e-planning/e-budgeting @DKIJakarta, anggaran-anggaran aneh dapat dipantau masyarakat, sehingga tidak jadi masuk dalam APBD. @KPK_RI sering mencontohkan e-budgeting @DKIJakarta dan Kota Surabaya sebagai e-budgeting terbaik di Indonesia," kata dia seperti dikutip dari akun twitter resminya, Sabtu, 2 November 2019 dilansir dari VIVANews.


Yg sebelumnya TRANSPARAN, Saat ini dijadikan TIDAK TRANSPARAN.
Yg disalahkan systemnya....
emoticon-Leh Uga

Lem aibon , pen siluman ditemukan krn TRANSPARANSI. Tapi sekrg systemnya dishutdown jadi TDK TRANSPARAN lagi.
emoticon-Cape deeehh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
azirma.ayrus dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di