CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Menjadi Pecinta Alam sejati
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5db01d7b018e0d33dd722b2f/menjadi-pecinta-alam-sejati

Menjadi Pecinta Alam Sejati

Menjadi Pecinta Alam sejati


Seperti kita tahu, ada banyak cara untuk menjadi keren atau pun untuk mendapat pandangan lebih dari lawan jenis, baik itu yang sedang di bangku sekolah, kuliah dan juga di kehidupan sosial. Kalau di sekolah mulai dari ikut OSIS, jadi anak band, basket, futsal, PMR dll. Salah satunya adalah bergabung dengan ekstrakurikuler Pecinta Alam di sekolah atau MAPALA kalau di bangku kuliah, bisa juga menjadi pecinta alam indie kalau sudah tidak berada di lingkungan pendidikan.

Apa yang ada di pikiran kita semua saat mendengar kata Pecinta Alam? Orang-orang yang suka mendaki gunung? Panjat tebing? Berkemah di alam bebas (ya iyalah, masak berkemah di ruang tamu)? Bersih-bersih sungai? Bakti sosial di masyarakat? Ya, itu semua gak salah, emang dalam prakteknya di lapangan seperti itu. Mungkin yang paling identik dengan pecinta alam adalah orang-orang yang suka mendaki gunung. Stereotip itulah yang hadir dalam benak kebanyakan orang ketika mendengar kata pecinta alam. Stereotip itu juga yang membuat saya memilih bergabung dengan eskul pecinta alam saat berada di bangku SMK.

Apakah stereotip itu terbukti benar saat saya bergabung? Hampir benar, karena sebagian besar kegiatannya emang gak jauh-jauh dari dataran tinggi dan bertualang di alam bebas. Saya ingat kegiatan pertama saat di eskul pecinta alam adalah pengibaran bendera raksasa memperingati HUT RI di salah satu gunung (saya lebih suka menyebutnya bukit karena tidak terlalu tinggi) di kota tempat saya tinggal.

Menjadi Pecinta Alam sejati


Kegiatan-kegiatan berikutnya pun tak jauh dari bertualang di alam bebas, kebanyakan adalah lintas alam. Kegiatan yang isinya berjalan menyusuri lembah, pantai, aliran sungai, persawahan yang jaraknya belasan sampai puluhan kilometer. Dari yang start berjalan di pagi hari dan juga malam hari, yang sudah sering ikut event lintas alam mungkin tau event yang namanya Lindri Land Rock. Event lintas alam yang berlangsung di Kabupaten Tulungagung dan sudah terkenal di kalangan pecinta alam Jawa Timur dan Indonesia, yang dimana startnya adalah tengah malam.

Kegiatan non-lintas alam? Pernah kegiatan gabungan bersama eskul pecinta alam sekolah lain, tapi isinya pun menurut saya tak berdampak juga pada alam. Belajar simpul tali, mengenal jenis carabiner, turun dari ketinggian menggunakan tali (apalah namanya saya gak tau), flying fox dll. Mungkin lebih cocok jika masuk materi pramuka.

Oke, setelah sekian lama saya bergabung rasanya kok ada yang mengganjal. Senang sih bisa jalan-jalan ke berbagai tempat gratis karena dibiayai oleh sekolah, juga ketemu sama orang baru setiap mengikuti kegiatan di luar sekolah. Tapi menyandang titel sebagai bagian dari pecinta alam inilah yang buat saya jadi gak enak. Menjadi anggota pecinta alam tapi kok gak ada sumbangsih positif kepada alam atau lingkungan.

Menjadi Pecinta Alam sejati

Tak sulit bagi kita menemukan berita yang memuat tentang sampah yang di hasilkan oleh para pendaki saat berkegiatan di gunung. Sepengalaman saya saat mengikuti lintas alam pun demikian, tak sedikit sampah yang dihasilkan sepanjang rute lintas alam. Banyak areal persawahan dan perkebunan warga yang rusak akibat para peserta tak sabar dalam berjalan dan akhirnya keluar trek. Jika hal yang dilakukan seperti itu masihkan pantas disebut pecinta alam? Padahal apa yang dilakukan tak bisa menjaga alam tetap asri, malah cenderung merusak.

Keindahan Alam Taman Gunung Gede Pangrango Terganggu Tumpukan Sampah 

Saya pun berpikir bahwa orang-orang yang naik turun gunung/berkegiatan di alam bebas bukanlah pecinta alam yang sejati. Lalu siapakah yang pantas disebut sebagai pecinta alam sejati? Bagi saya, mereka yang menginisiasi bank sampah, pendaur ulang ban bekas dan ibu-ibu yang membuat kerajinan dari plastik bekaslah yang lebih pantas menyandang titel pecinta alam.

Menjadi Pecinta Alam sejati

Mereka secara tidak langsung mengurangi volume sampah yang ada di lingkungan mereka. Bank sampah, organisasi yang jika digalakkan di setiap kampung akan sangat membantu mengurangi sampah dan menambah pundi-pundi ekonomi. Karena disadari atau tidak, sampah rumah tangga adalah penyumbang sampah terbesar. Iya, penyumbang sampah terbesar ya kita-kita ini.

Sampah di Indonesia Paling Banyak Berasal dari Rumah Tangga


Menjadi Pecinta Alam sejati

Memang kita lebih sering menyoroti  limbah industri yang begitu besar, tapi tidak sadar bahwa jumlah industri jauh lebih sedikit dari jumlah rumah tangga. Rumah tangga memang menghasilkan sedikit sampah, tapi jika dikalikan puluhan juta rumah tangga, sampah yang dihasilkan jelas lebih banyak dari yang dihasilkan industri. Jadi, mendaur ulang sampah di lingkup rumah  adalah hal kecil yang berdampak besar pada alam jika dilakukan oleh banyak rumah.

Dari sini saya berpikir, kenapa gak melakukan hal-hal kecil saja namun berkontribusi nyata dalam pelestarian lingkungan sekitar kita. Paling mainstreamnya membuang sampah pada tempatnya, tapi tempat sampah yang saya maksud bukan tempat sampah umum, namun tempat sampah sesuai jenis sampah. Basah atau kering, organik atau anorganik, pecah belah, bahan kimia, sehingga lebih mudah untuk di daur ulang.

Bagi saya  kurang pas orang mendaku diri sebagai pecinta alam hanya bermodalkan naik turun gunung dengan membawa sampahnya turun. Bagi saya, mereka lebih enak disebut sebagai penikmat alam yang bertanggung jawab. Yang tidak bertanggung jawab adalah yang tidak membawa sampahnya turun, dan hanya mementingkan hunting foto untuk kebutuhan instagramnya.

Opini saya, tak perlu naik turun gunung dan berkegiatan dialam bebas untuk menjadi pecinta alam. Cukup membuang sampah sesuai jenis sampanya, meminimalisir sampah dan mendaur ulang sampah yang dihasilkan.


profile-picture
trifatoyah memberi reputasi
Diubah oleh anggorofff
Halaman 1 dari 2
menjadi pecinta alam gaharus yang heboh ya gan... dgn terapkan keseharian merawat lingkungan sekitar...
profile-picture
b4perman memberi reputasi
Lihat 4 balasan
nice info gann
back to naturee
yeahh
harvestt moon
emoticon-Bettyemoticon-Betty
Lihat 1 balasan
keren nice info
Balasan post mikee1794
Quote:


yoi gan. hal kecil jika dilakukan banyak sama aj jadi hal besar emoticon-Shakehand2
profile-picture
b4perman memberi reputasi
Quote:


Quote:


makasih gan. itu uneg-uneg ane selama gabung komunitas pecinta alam emoticon-Mewek
Balasan post salmino
Quote:


nostalgia ye gan emoticon-Jempol
Napak tilas jenderal Soedirman gk masuk gan ? emoticon-Malu
Lihat 2 balasan
widih mantep sekali tritnya om emoticon-Jempol
pada dasarnya ane emang suka kegiatan di luar ruangan aja sih, menyandang titel seorang pecinta alam itu berat menurut ane,

tapi kalo mau bicara soal sampah emang berat juga om, yang dari dulu ane pikir itu walopun dari individu sudah bisa di sortir sampahnya. tapi ntar kalo sudah masuk ke pembuangan sampah yg lebih gede biasanya kan dijadiin satu lagi, ane pikir pikir masalahnya masih disitu juga sih, monggo yang bisa kasih solusi, ane cuma bisa nyumbah masalah emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2
profile-picture
b4perman memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Balasan post hrsx48
Quote:


masuk lah, event tahunan itu. tpi ane blom prnah ngikut emoticon-Traveller
profile-picture
b4perman memberi reputasi
Balasan post pasukanmalam11
Quote:


mangkannya harus saling bersinergi gan masalah sampah. karena sampah emg problem yg ruwet emoticon-Turut Berduka
profile-picture
b4perman memberi reputasi
Quote:


Menurut ane emang sangat ruwet om, tapi emang bener om paling ga dimulai dari sektor rumah tangga dulu sebisa mungkin dipilah2 sampah nya,
profile-picture
b4perman memberi reputasi
Lihat 1 balasan
yesss tolong yang penting sampah ya ya gan, lo boleh dah ngaku jd pecinta alam atau apapun yang lo mau asal lo benahin sampahnya dan jangan dibuang sembarangan
profile-picture
b4perman memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Balasan post mikee1794
andaaa cocok jadi duta lingkungan kok kakk hehhee
semangat yaaaaa merawat lingkungan dan mencintai lingkungannnnnn
Balasan post anggorofff
@anggorofff bermula dari hal hal yang kecil dan sederhana menghasilakn sesuatu yang besarrrrrrremoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol
Balasan post arwanagoreng
yesssss setuju dehhh sama hal yang satu iniiii
semoga bisa dipraktekan oleh kita semuaaaa
Balasan post pasukanmalam11
dari lingkungan sekitar yang paling deket
lalu lingkungan yang lainnya hehehe
selalu peduli dengan alammmmm
Balasan post anggorofff
@anggorofff sampah itu BIG PROBLEM banget sih uhuhuhu
sedih sekali yaaaa
dimana mana sampah jadi masalah yang besarrr
semoga semua bisa sadar diriiiemoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol
Balasan post anggorofff
@anggorofff aneee juga pengen ikuttt
dehhh
kapan lagiiii sih itu event?YUk join yukkkk
Balasan post pasukanmalam11
setujuuu bangetttttt dehhhhh
sama threadnya
kereeennn bangettt yaaaaa
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di