- Beranda
- Komunitas
- News
- Forex Broker
Mengenal Strategi Trading Forex Kombinasi Indikator Teknikal
TS
SalmaMarkets
Mengenal Strategi Trading Forex Kombinasi Indikator Teknikal
Sebagai seorang trader tentu Anda sudah tidak asing dengan kombinasi indikator teknikal trading forex. Indikator teknikal merupakan strategi yang sering digunakan trader forex profesional. Anda dapat menggunakan beberapa indikator, agar satu indikator bisa menutupi kelemahan indikator sehingga sinyal yang dihasilkan lebih confirmed. Ada empat jenis indikator teknikal yang perlu Anda ketahui.
Berbicara mengenai trading forex tidak terlepas dari strategi untuk memperoleh profit. Banyak trader yang mencoba menemukan momentum trading yang tepat menggunakan indikator teknikal. Strategi ini sering digunakan oleh para trader profesional. Biasanya trader profesional menggunakan beberapa indikator teknikal sekaligus. Untuk itu, Anda harus mengetahui apa saja kombinasi indikator teknikal trading forex.
Jenis Indikator Teknikal
Kemampuan indikator teknikal dalam trading sering kali membuat trader melupakan prinsip utamanya. Indikator sebetulnya hanya perangkat analisa yang didasarkan pada perhitungan matematis. Mencari cara menggunakan indikator jauh lebih penting daripada mencari jenis indikator saja. Demikian pengenalan mengenai strategi kombinasi indikator teknikal trading forex dari kami.
Saat ini trading forex sangat diminati oleh banyak orang. Untuk menjadi seorang trader yang sukses, ada berbagai hal yang harus dipelajari untuk menghasilkan profit yang besar. Ada berbagai macam strategi yang bisa Anda terapkan menjadi seorang trader. Anda dapat berkonsultasi dengan broker yang sudah terpercaya untuk menerapkan strategi apa yang berhasil untuk Anda.
Berbicara mengenai trading forex tidak terlepas dari strategi untuk memperoleh profit. Banyak trader yang mencoba menemukan momentum trading yang tepat menggunakan indikator teknikal. Strategi ini sering digunakan oleh para trader profesional. Biasanya trader profesional menggunakan beberapa indikator teknikal sekaligus. Untuk itu, Anda harus mengetahui apa saja kombinasi indikator teknikal trading forex.
Jenis Indikator Teknikal
1. Indikator teknikal menunjukkan arah trend (Trend - Following)
Pergerakan harga pasar forex bisa naik - turun. Bisa juga terjadi dalam satu waktu maupun dalam satu periode secara terus menerus. Saat pergerakan harga terus menerus terjadi, dapat dinamakan sebagai trend. Profit bisa saja melawan arah trend, namun banyak trader yang bisa masuk pasar sesuai arah trend utama. Strategi ini terbukti berhasil dan profitable.
Cara mengetahui trend yang sedang berlangsung dapat menggunakan cara Simple Moving Average (SMA). Anda perlu memasang dua indikator SMA pada periode yang berbeda. Misalnya SMA-50 Day dan SMA-200 Day. Apabila terjadi perpotongan maka akan terjadi pergantian arah trend. Hindari entry ketika garis harga bergerak tepat di bawah kurva SMA periode pendek.
2. Indikator teknikal untuk konfirmasi arah trend (Trend Confirmation)
Kombinasi indikator teknikal trading forex menunjukkan arah rawan sering mengalami kesalahan sinyal. Untuk itu, diperlukan indikator tambahan untuk menunjukkan arah yang benar. Indikator ini berfungsi untuk mengonfirmasi arah trend yang ditunjukkan indikator SMA. Hal yang paling populer dalam indikator konfirmator yaitu Moving Average Convergence Dibergence (MACD).
Tampilan garis kurva MACD mencerminkan trend pergerakan harga. Saat kurva MACD dan kurva sinyal berpotongan, maka kemungkinan akan terjadi perubahan trend. Arah trend juga dapat dikonfirmasi dengan garis histogram Oscillator’s Moving Average (OSMA). Semakin tinggi garis OSMA, semakin kuat pula trend yang terjadi. Cara ini sederhana tetapi cukup akurat.
3. Indikator momentum untuk entry (Indikator Overbought dan Oversold)
Setelah mengetahui arah trend dan mengkonfirmasi, kombinasi indikator teknikal trading forex selanjutnya Anda mencari peluang untuk entry. Jangan langsung entry begitu saja, karena Anda tidak tau kondisi kekuatan trend tersebut. Saat masih mendekati level jenuh, maka rawan terjadi koreksi (retracement) dan bisa menyebabkan pergerakan berbalik arah (reversal).
Indikator momentum digunakan untuk mengetahui level kejenuhan pergerakan harga. Indikator tipe oscillator yang populer yaitu Relative Strength Index (RSI) dan stochastic. Dalam trading ada faktor paling penting adalah penyesuaian (matching) antara pergerakan harga. Saat garis moving average periode pendek berada di atas periode yang lebih panjang dan sebaliknya berarti entry buy akan lebih kuat.
4. Indikator teknikal menentukan level exit (Profit - Taking)
Setelah entry dan mengetahui level untuk exit dari pasar, Anda bisa menggunakan RSI sebagai indikator untuk exit atau take profit. Sedangkan untuk posisi buy, trader bisa exit ketika mencapai level overbought. Untuk posisi sell melakukan exit ketika mencapai level oversold. Untuk menghindari kesalahan dalam trading, Anda bisa menggunakan indikator Bollinger Bands (BB).
Broker Terpercaya di Indonesia
Supaya trading bisa lebih maksimal, maka gunakan strategi yang sesuai untuk Anda karena tidak semua strategi bisa berhasil. Sesuaikan juga trading forex yang sesuai karakter Anda dan kekuatan modal Anda. Sebagai trader, Anda membutuhkan broker untuk membantu transaksi trading forex Anda. Bergabunglah dengan Salmamarket broker forex terbaik yang sudah teregulasi dan memiliki legalitas terpercaya.
Kemampuan indikator teknikal dalam trading sering kali membuat trader melupakan prinsip utamanya. Indikator sebetulnya hanya perangkat analisa yang didasarkan pada perhitungan matematis. Mencari cara menggunakan indikator jauh lebih penting daripada mencari jenis indikator saja. Demikian pengenalan mengenai strategi kombinasi indikator teknikal trading forex dari kami.
0
492
4
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan