alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Tech / ... / Programmer Forum /
Apa yang Dimaksud dengan Full Stack Developer?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d9ef0c1c9518b482c20e123/apa-yang-dimaksud-dengan-full-stack-developer

Apa yang Dimaksud dengan Full Stack Developer?

Full stack developer adalah seseorang yang pada umumnya merangkap tugas sebagai back end dan front end developer. Para full stack developer dapat menguasai HTML, CSS, JavaScript, dan beberapa bahasa pemrograman back end.

Memiliki pengalaman menjadi full stack developer dapat menjadi nilai tambah di mata perusahaan. Sebab, mereka dipercaya dapat menganalisa suatu masalah pada berbagai sisi bahasa pemrograman, baik itu pemrograman yang digunakan oleh front end ataupun back end.
Seorang full stack developer juga tidak sebatas hanya memiliki kemampuan dalam memprogram bagian depan dan belakang dari sebuah aplikasi saja, tetapi juga terkait berbagai disiplin ilmu yang menunjang pembangunan tersebut.

Seperti manajemen server, database, API, websocket, dan perangkat lain yang menjadi fondasi aplikasi, serta disiplin ilmu lainnya seperti user interface (UI), user experience (UX), hingga metodologi dan kerangka kerja pengembangan sebuah aplikasi, juga harus dapat dikuasai.

Untuk menjadi full stack developer, ada dua jalur yang bisa ditempuh yaitu secara otodidak/belajar sendiri dan mengikuti training/bootcamp. Siapapun bisa belajar untuk menjadi seorang full stack developer bahkan tanpa bantuan program bootcamp.

Sudah cukup banyak sumber belajar yang bisa dimanfaatkan untuk belajar. Bagi mereka yang lebih suka belajar lewat membaca, membaca buku atau tutorial-tutorial yang ada di situs-situs pemrograman menjadi pilihan yang sangat tepat.

Bagi yang lebih suka belajar lewat menonton, maka video-video tutorial yang ada di YouTube dapat menjadi solusi.

Sebelum menjadi seorang full stack web developer, Anda juga harus mengetahui berbagai hal berikut ini.

1.Dasar (HTML / CSS / JS)



HTML mendefinisikan konten sebuah situs web, CSS menentukan tampilannya (font / warna / gambar / dll), dan JavaScript memungkinkan Anda untuk memanipulasi elemen secara dinamis (semua interaktif yang Anda lihat di internet dibuat dengan menggunakan JS).

2. Frameworks



Frameworks (Kerangka kerja) adalah alat yang isinya berbagai fungsi, plugin, dan konsepnya untuk memudahkan bagi programmer. Sebaiknya gunakan kerangka kerja sedini mungkin, karena akan memungkinkan Anda untuk mendapatkan hasil yang lebih cepat, dan pada saat bersamaan akan mengajarkan praktik terbaik dengan cara yang sangat alami dan intuitif.

Hanya dengan menggunakan kerangka kerja, Anda akan menyerap pengetahuannya dengan sangat cepat, dan menghindari membuang-buang waktu untuk sesuatu yang tidak perlu.

Dalam pengembangan web, akan selalu ada teknologi untuk dipilih, dan pilihan itu seringkali sulit bagi pemula. Untuk hal ini saya akan memberitahu Anda berdasarkan pengalaman saya dari sumber pro dan kontranya pada setiap pilihan. Jadi kerangkan pilihan terbaik untuk memulai belajar adalah Bootstrap dan jQuery. Hal ini merupakan kerangka kerja yang paling populer digunakan oleh sebagian besar situs web.

Bootstrap adalah kerangka kerja CSS, memberikan banyak elemen antarmuka yang mudah disesuaikan, dan memungkinkan untuk membuat situs web yang responsif dengan sangat cepat (responsif artinya terlihat proporsional pada perangkat seluler).

jQuery merupakan kerangka kerja dari JavaScript, yang secara signifikan menyederhanakan cara memanipulasi elemen halaman web. Hal ini memiliki sejumlah besar plugin pada setiap tujuannya, jadi kapan pun Anda memerlukan elemen interaktif, Anda yakin akan menemukan cara untuk membuatnya dengan jQuery. Selain itu juga akan sangat mudah, karena StackOverflow sudah memiliki solusi untuk 95% dari masalah yang akan Anda hadapi.




3. WordPress

WordPress adalah content management sistem (cms) terpopuler di dunia. Jika Anda ingin memulai membuat situs web dengan cepat dan mudah disesuaikan – Anda hanya belajar menginstal dan menggunakan WordPress, Anda tidak perlu melihat lebih jauh. Karena WordPress sudah menyediakan berbagai macam jensi tema dan plugin yang tak terbatas hampir mencakup 90% dari kebutuhan Anda.

4. Nama Domain dan Hosting

Setelah mempelajari dasar-dasarnya dan telah membangun situs web pertama Anda, tentu Anda tidak ingin terlihat hanya di localhost saja. Dalam hal ini saya akan memberikan sebagian kecil beberapa referensi penyedia layanan hosting dan domain yang mungkin bisa Anda gunakan.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
lumayan juga klo jadi full stack developer. klo katanya situs bitdegree di US gaji pertahunnya sekitar Rp1,5miliaran emoticon-siul
FULL STACK DEVELOPER === MASOCHIST CHEAP ASS SUPERMAN emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Quote:


Kalau di indo start from umr emoticon-Malu (S)


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di