alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Teror Potong 'Ranting-Ranting Hijau' Walhi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d9da9768d9b170e6a677396/teror-potong-ranting-ranting-hijau-walhi

Teror Potong 'Ranting-Ranting Hijau' Walhi

Teror Potong 'Ranting-Ranting Hijau' Walhi

Nama Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) belakangan ini tengah ‘harum’ di panggung nasional sehubungan dengan terjadinya kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membara di Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat

Merekalah yang tercatat paling vokal menyuarakan kritik dan mendorong pemerintahan, kali ini giliran pemerintahan Presiden Jokowi, untuk lebih serius dalam menangani dan mencegah bencana karhutla yang waktu ke waktu terus terulang.

Dengan gigih mereka mendorong pemerintah dan aparat TNI-Polri untuk lebih berani masuk mengusut dan memejahijaukan korporasi-korporasi yang bukan rahasia umum lagi ada di belakang bencana tersebut.

Sudah barang tentu banyak telinga yang dibuat ‘panas’ olehnya, entah siapa pun itu. Bahkan mungkin  bukan cuma ‘panas’, bisa jadi gusar dan dendam.

Bukan maksud hati berspekulasi, tapi coba tengok kejadian akitivis Walhi Sumatera Utara Golfried Siregar tiga hari lalu, setelah sebelumnya sempat dikabarkan hilang sejak Rabu 2 Oktober 2019.

Golfrid sebelumnya ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri di flyover Simpang Pos Jalan Jamin Ginting, Medan, Kamis (3/10), sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Ia ditemukan oleh penarik becak yang kebetulan melintas di kawasan tersebut dan segera dilarikan ke RS Mitra Sejati lalu diarahkan untuk ditangani ke RSUP Haji Adam Malik.

Teror Potong 'Ranting-Ranting Hijau' Walhi

Pihak kepolisian menyatakan Golfrid menjadi korban kecelakaan tabrakan lalu lintas. Namun tentu saja peristiwa itu penuh kejanggalan dimana kepala korban mengalami luka serius layaknya mendapatkan pukulan keras dengan senjata tumpul. Besar kemungkinan menjadi korban kekerasan oleh oknum dengan motivasi tertentu.

Asumsi ini tentu saja sangat masuk akal. Golfrid Siregar adalah salah seorang aktivis lingkungan yang paling vokal menyuarakan penentangan terhadap pembangunan mega proyek PLTA Batang Toru berkapasitas 510 megawatt (MW) di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

https://news.detik.com/berita/473748...-aktivis-walhi

Sebelumnya, di Aceh rumah salah seorang jurnalis serambinews.com, Asnawi Luwi, diduga sengaja dibakar oleh pihak tak dikenal. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Asnawi mengaku tidak mengetahui pasti motif pembakaran rumahnya itu. Namun, ia menduga peristiwa itu bisa karena pemberitaan yang dia tulis. Pemberitaan itu perihal proyek pembangunan jalan Muara Situlen-Gelombang, proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro atau PLTMH Lawe Sikap, illegal logging di lokasi PLTMH Lawe Sikap, 13 titik tambang galian C yang tidak bayar pajak dan kasus perjudian di Aceh Tenggara.

https://tirto.id/kisah-asnawi-jurnal...na-berita-efj8

Pengungkapan atas kasus-kasus di atas sudah lama disuarakan lantang oleh Walhi Aceh. Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Aceh Muhammad Nur bahkan mensinyalir adanya keterlibatan aparat dalam kasus temuan 2 ton lebih kayu hasil ilegal logging.

Tentu masih banyak kejadian-kejadian lainnya di berbagai tempat di tanah air. Namun mungkin tidak salah jika kita menyimpulkan ada pihak-pihak yang tengah memberi peringatan dengan memotong ‘ranting-ranting hijau’ Walhi.

“Sudahlah.. Gak usah macam-macam… Jangan ganggu kami kalau masih mau lihat matahari terbit besok..” Mungkin itu pesan yang mereka ingin sampaikan.

Teror Potong 'Ranting-Ranting Hijau' Walhi

Yah, beginilah ironisnya hidup para pejuang lingkungan. Proteksi atau perlindungan terhadap pihak-pihak yang dianggap sebagai pejuang lingkungan hidup di Indonesia masih sangat minim. Kriminalisasi dan kekerasan terhadap mereka masih tumbuh subur bahkan di Rezim Nawa Cita.

Padahal tidak banyak orang yang mau ambil resiko memperjuangkan sesuatu yang hasilnya bukan untuk dirinya sendiri. Bahkan mungkin hasilnya nantinya akan dinikmati oleh anak-cucu dari orang-orang yang menentangnya…

I Wayan Suardana (Walhi Bali), Muhammad Miki, Budi Pego, Golfrid Siregar dan ratusan pejuang lingkungan lainnya yang tidak bisa disebutkan namanya satu per satu.. Kepada orang-orang seperti inilah sesungguhnya kita berhutang….
profile-picture
labalabamerah memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
serem amat ane bacanya
artikel mantap! emoticon-Keep Posting Gan
KEREN
Hmmm....


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di