- Beranda
- Komunitas
- News
- Forex Broker
Cara Mengatasi Dampak Slippage agar Tidak Terjadi Margin Call
TS
SalmaMarkets
Cara Mengatasi Dampak Slippage agar Tidak Terjadi Margin Call
Apakah Anda tahu bagaimana cara mengatasi dampak slippage dalam dunia trading? Atau sebelumnya, apakah Anda sudah memahami perkara slippage? Apabila belum, maka penting sekali bagi Anda sebagai seorang trader untuk mengetahui perkara dan juga dampak slippage dalam dunia trading agar tidak mengakibatkan margin call. Anda tentu tidak ingin margin call tersebut terjadi, bukan?
Untuk mengenal slippage lebih jauh, Anda bisa belajar pada penyedia broker forex terbaik. Sudah banyak referensi baik dari buku, seminar bahkan juga situs yang bisa Anda akses. Atau Anda juga bisa belajar melalui artikel kali ini. Pembahasan pada artikel ini akan memberikan Anda informasi mengenai dampak slippage dan juga cara untuk mengatasi dampak slippage itu sendiri agar tidak terjadi margin call.
Penyebab Terjadinya Slippage
Artikel ini diharapkan mampu membantu Anda untuk memahami pengertian slippage, dampak dari terjadinya slippage dan juga cara untuk mengatasi dampak tersebut. Jadi, Anda tidak perlu lagi bingung apabila sedang terjadi harga yang secara tiba-tiba dieksekusi. Selain itu, Anda juga bisa bergabung dengan salma market untuk mengetahui lebih jauh mengenai cara mengatasi dampak slippage tersebut.
Sebelumnya, Anda perlu mengetahui apa itu slippage, apa saja dampaknya pada performa trading dan bagaimana strategi mengatasi dampak slippage tersebut. Slippage pada dasarnya adalah ketika order Anda sudah terpenuhi pada harga yang berbeda dari harga permintaan. Hal tersebut tentu saja memiliki dampak yang perlu diatasi. Jika, tidak maka performa Anda dikhawatirkan akan merosot. Tentu saja tidak ada trader yang ingin hal tersebut terjadi.
Slippage sendiri pada dasarnya bisa menjadi kawan atau bahkan lawan bagi Anda para trader. Jadi ketika harga sedang melesat, ada kalanya hal tersebut tidak mengartikan bahwa Anda akan selalu dirugikan. Biasanya, para broker yang bekerja sama dengan penyedia likuiditas (ECN/STP) akan memasang harga terbaik selanjutnya selama likuiditas tersebut masih tersedia. Jadi, Anda tidak perlu khawatir akan kerugian yang berlebih.
Untuk mengenal slippage lebih jauh, Anda bisa belajar pada penyedia broker forex terbaik. Sudah banyak referensi baik dari buku, seminar bahkan juga situs yang bisa Anda akses. Atau Anda juga bisa belajar melalui artikel kali ini. Pembahasan pada artikel ini akan memberikan Anda informasi mengenai dampak slippage dan juga cara untuk mengatasi dampak slippage itu sendiri agar tidak terjadi margin call.
Penyebab Terjadinya Slippage
Sebelum mengetahui cara mengatasi dampak slippage, ada baiknya Anda mengetahui apa penyebabnya terelbih dulu. Apakah Anda tahu apa penyebab terjadinya slippage? Banyak referensi yang mengatakan bahwa slippage bisa kapan saja terjadi. Terutama bahkan saat kondisi pasar sedang tidak dalam kondisi yang seimbang. Artinya, jumlah trading dan juga permintaan harga antara pembeli dan penjual terpaut cukup jauh.
Biasanya, trader pemula akan sangat panik ketika sedang mengalami kondisi seperti ini. Contoh lain dari kasus ini ialah ketika seorang trader akan memasang posisi pada pasangan EUR/USD (dengan menggunakan stop order) ketika perilisan data NFP (non-farm payroll). Namun diketahui selanjutnya, NFS AS hasilnya lebih baik dibandingkan ekspektasi awal. Biasanya, pasar mulai mereaksi laporan yang ada dengan sangat cepat atau disebut juga responsif.
Reaksi laporan pasar tersebut kemudian sampai dengan posisi jual dengan berlipat-lipat ganda dibandingkan posisi membeli. Hal tersebut berdampak pada kondisi EUR/USD yang dapat langsung jatuh hingga ratusan pip. Kondisi tersebut nyaris terjadi secara cepat. Jadi, jika posisi sell-stop seorang trader sedang dalam posisi yang agak jauh dari harga opening setelah rilisnya berita, maka eksekusi posisi short akan mengalami slippage dengan besaran perubahan yang juga mendadak.
Apabila Anda tidak menggunakan stop order atau dalam kata lain hanya melakukan order market secara instan, maka kemungkinan besar sebaran yang terjadi sudah merata dan melebar sangat jauh. Dengan kondisi tersebut, tentu saja trader akan mulai berpikir kembali sebelum mulai membuka posisi.
Cara Mengatasi Dampak Slippage
Setelah mengetahui dampak slippage dalam bisnis trading, pastilah Anda ingin menghilangkan dampak tersebut, karena nantinya bisa menyebabkan margin call seketika. Anda tidak mau, bukan? Meskipun slippage tidak dapat dikontrol secara penuh, namun tetap saja kita membutuhkan beberapa cara untuk mengatasinya.
Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan sebagai cara mengatasi dampak slippage. Cara yang pertama adalah Limit Order. Biasanya, seorang trader akan melakukan Limit Order untuk memulai membuka posisi baru atau juga menutup posisi profitable yang sudah berjalan. Limit order sendiri dapat dieksekusi saat harga permintaan sedang dalam posisi lebih baik dari yang sebelumnya.
Cara yang kedua dalam mengatasi dampak slippahe adalah dengan Market Order Deviation Range. Beberapa broker sudah menyediakan fitur ini, agar harga permintaan trader bisa dieksekusi dengan toleransi slippage sebesar yang diinginkan masing-masing trader.
Artikel ini diharapkan mampu membantu Anda untuk memahami pengertian slippage, dampak dari terjadinya slippage dan juga cara untuk mengatasi dampak tersebut. Jadi, Anda tidak perlu lagi bingung apabila sedang terjadi harga yang secara tiba-tiba dieksekusi. Selain itu, Anda juga bisa bergabung dengan salma market untuk mengetahui lebih jauh mengenai cara mengatasi dampak slippage tersebut.
0
712
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan