Kaskus

News

uratkumbangAvatar border
TS
uratkumbang
Viral ABG 'Flying Fox Motor' Seberangi Sungai, Ini Cerita di Baliknya
Viral ABG 'Flying Fox Motor' Seberangi Sungai, Ini Cerita di Baliknya

Rokan Hulu - Video warga yang mengendarai motor menyeberangi sungai bak flying fox viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Dalam video, dua orang perempuan yang berboncengan motor menyeberang sungai yang tak memiliki jembatan. Motor diikatkan dengan kawat sling, tapi dua orang di atas motor tidak memakai alat pengaman apapun. Mereka sampai ke seberang sungai dengan selamat.

Lokasi flying fox motor ini berada di Batang Kumu menuju Desa Mondang Kumango.

Baca juga: Heboh Cewek Pemotor Seberangi Kali Bak Flying Fox



"Kondisi seperti itu sudah berlangsung selama 20 tahun. Warga setempat menyeberang dengan kawat sling yang mereka buat sendiri," kata Camat Tambusai, Muamer Ghadafi saat dihubungi detikcom, Rabu (18/9/2019).

Menurut Muamer, tempat penyeberangan ini sengaja dibuat warga untuk memangkas jarak tempuh ke desa. Namun aktivitas ini biasanya hanya dilakukan warga yang memiliki kebun sawit.

"Hanya masyarakat yang punya kebun sawit saja yang banyak melintas di sini. Walau yang lainnya tetap menggunakan juga, tapi lebih banyak yang punya kebun sawit. Makanya kalau lagi panen sawit ramai yang menyeberang di situ," kata Muamer.

Sebenarnya ada jembatan yang menghubungkan kedua desa. Hanya saja, jaraknya bisa mencapai 15 hingga 20 Km. Jauhnya jarak tersebut, membuat warga berinisiatif membangun secara swadaya jembatan sling tersebut.

Pemkab Rohul disebut juga siap membangun jembatan. Tapi terhalang perizinan perlepasan kawasan hutan dari pemerintah pusat.

"Kalau dibangun jembatan di lokasi itu, maka dengan sendiri akan membangun jalan. Satu sisi untuk membangun jalan tersebut harus memotong kawasan hutan lindung Mahato," kata Muamer.

Untuk membangun jalan menggunakan kawasan hutan lindung, diwajibkan mendapatkan izin pelepasan kawasan hutan dari KLHK. Kondisi ini yang membuat Pemkab Rohul tidak membangunkan jembatan di lokasi tersebut.

"Bukan Pemkab Rohul tak mau membangunkan jembatan di lokasi itu. Namun tidak mendapatkan izin pelepasan kawasan hutan," kata Muamer.

Dia menyebut ada petugas yang bekerja swadaya di titik penyeberangan flying fox motor. Petugas dari warga desa inilah yang akan memandu warga untuk menyeberang.

"Kalau mau menyeberang dari kawasan perkebunan sawit ke desa, posisinya landai tinggal meluncur. Tapi kalau sebaliknya, nanti yang akan menyeberang akan ditarik dengan motor oleh petugas yang ada. Selama ini pengakuan warga belum ada pernah terjadi musibah," ujar Muamer. (fdn/imk)


Sumur: https://m.detik.com/news/berita/d-47...ta-di-baliknya


Sangat memacu Adrenalin sekali ya gaees..

emoticon-Belomatabelo
muhamad.hanif.2Avatar border
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1
1.1K
15
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan