- Beranda
- Komunitas
- Entertainment
- The Lounge
Komunitasku, Mana Komunitasmu?
TS
.unicorn.
Komunitasku, Mana Komunitasmu?
Spoiler for screenshot:
Aku bergabung di komunitas arisan pada Januari tahun ini. Kejadiannya adalah ketika aku bertemu dengan kawan sekolah dasar dahulu. Dia bernama Yuanita, seorang wanita yang bahkan sudah lima tahun hidup menjanda dengan lima orang anak. Suaminya menikah lagi dengan gadis yang lebih kaya dan cantik tentunya.

Kawanku mengajak untuk mengikuti komunitas arisan bersama kelompoknya. Awal masuk harus melakukan investasi sebanyak lima ratus ribu. Kemudian mencicil emas batangan dalam berbagai pilihan, mulai sedari cicilan perbulannya delapan ratus ribu, sampai puluhan juta. Semua ada dalam daftarnya. Aku memilih mencicil setiap bulannya sejuta.

Banyak yang aku dapatkan setelah masuk komunitas ini, ada yang sambil menshare cara berbisnis ikan lele, dagangan kecil-kecilan, paket umroh dan informasi lainnya yang bahkan terlalu update. Kami bertemu setiap hari Sabtu di sebuah cafe. Dan keuntungan pertama adalah makanan yang kita makan gratis di sana, karena sudah merupakan tanggungjawab ketua arisan. Bukan hanya itu saja. Jika kita berhasil membawa anggota baru ke dalam group arisan maka komunitas arisan akan memberikan imbalan sebanyak seratus lima puluh ribu rupiah dan mendapatkan beberapa gram bonus emas. Setiap pertemuan anggota wajib membayar cicilan arisan yang akan di kocok setiap 10 sekali.
Kocokan pertama yang pernah aku alami yaitu pada bukan Mei dan sahabatku yang mendapatkan. Dari sinilah aku tahu jika arisan emas ini bermanfaat sekali buat kemajuan bersosialisasi dengan banyaknya orang-orang yang lebih berkualitas dalam menjalankan sebuah bisnis.
Sekarang saja aku mencoba berbisnis hewan. Menjadi peternak dari burung aduan dan mendapatkan banyak keuntungan, bahkan tidak pernah tertinggal untuk membayar arisan. Komunitas ini begitu luas jangkauannya. Bahkan aku banyak dikenalkan oleh orang-orang ternama jika komunitas sedang mengadakan acara.
Nah beginilah cerita dari pengalamanku dalam berkomonitas dengan logo emak-emak rempong zaman now yang serba jadul di posisinya. Namun karena banyaknya kawan pada akhirnya pandanganku kepada hidup menjadi semakin luas saja.
Pelajaran dari komunitas :
Dari sebuah kata jatu, kita akan belajar cara untuk bangkit.
Dari sebuah kebodohan beranjak menjadi pengetahuan, yang mana nilainya lebih mahal dari apapun juga di dunia ini.
Sekian terimakasih.

Kawanku mengajak untuk mengikuti komunitas arisan bersama kelompoknya. Awal masuk harus melakukan investasi sebanyak lima ratus ribu. Kemudian mencicil emas batangan dalam berbagai pilihan, mulai sedari cicilan perbulannya delapan ratus ribu, sampai puluhan juta. Semua ada dalam daftarnya. Aku memilih mencicil setiap bulannya sejuta.

Banyak yang aku dapatkan setelah masuk komunitas ini, ada yang sambil menshare cara berbisnis ikan lele, dagangan kecil-kecilan, paket umroh dan informasi lainnya yang bahkan terlalu update. Kami bertemu setiap hari Sabtu di sebuah cafe. Dan keuntungan pertama adalah makanan yang kita makan gratis di sana, karena sudah merupakan tanggungjawab ketua arisan. Bukan hanya itu saja. Jika kita berhasil membawa anggota baru ke dalam group arisan maka komunitas arisan akan memberikan imbalan sebanyak seratus lima puluh ribu rupiah dan mendapatkan beberapa gram bonus emas. Setiap pertemuan anggota wajib membayar cicilan arisan yang akan di kocok setiap 10 sekali.
Quote:
Kocokan pertama yang pernah aku alami yaitu pada bukan Mei dan sahabatku yang mendapatkan. Dari sinilah aku tahu jika arisan emas ini bermanfaat sekali buat kemajuan bersosialisasi dengan banyaknya orang-orang yang lebih berkualitas dalam menjalankan sebuah bisnis.
Sekarang saja aku mencoba berbisnis hewan. Menjadi peternak dari burung aduan dan mendapatkan banyak keuntungan, bahkan tidak pernah tertinggal untuk membayar arisan. Komunitas ini begitu luas jangkauannya. Bahkan aku banyak dikenalkan oleh orang-orang ternama jika komunitas sedang mengadakan acara.
Quote:
Nah beginilah cerita dari pengalamanku dalam berkomonitas dengan logo emak-emak rempong zaman now yang serba jadul di posisinya. Namun karena banyaknya kawan pada akhirnya pandanganku kepada hidup menjadi semakin luas saja.
Pelajaran dari komunitas :
Dari sebuah kata jatu, kita akan belajar cara untuk bangkit.
Dari sebuah kebodohan beranjak menjadi pengetahuan, yang mana nilainya lebih mahal dari apapun juga di dunia ini.
Sekian terimakasih.
Gresta dan 3 lainnya memberi reputasi
4
584
5
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan
