Kaskus

Sports

khambing34Avatar border
TS
khambing34
Ulah Supporter Timnas Memalukan, Imam Nahrawi Minta Maaf ke Pemerintah Malaysia
Ulah Supporter Timnas Memalukan, Imam Nahrawi Minta Maaf ke Pemerintah Malaysia

MINEWS.ID, JAKARTA– Kelakuan memalukan pendukung timnas senior Indonesia, membuat Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi berencana bertemu Menteri Olahraga Malaysia Syed Saddiq untuk meminta maaf. Tindakan pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang dilakukan segelintir orang tersebut membuat negara harus menanggung malu.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Indonesia atas peristiwa tidak mengenakkan dari suporter yang kita lihat bersama semalam,” kata Imam dalam keterangan persnya, di Jakarta, Jum’at 6 September 2019.

Imam berharap pertemuan tersebut dapat mempersatukan kembali persahabatan di antara suporter Indonesia dan Malaysia.

Selain menyampaikan permintaan maaf langsung, Imam juga menyatakan Pemerintah Indonesia akan berkirim surat kepada Pemerintah Malaysia, sebelum Timnas Indonesia berlaga di Malaysia, November nanti.

Dalam kesempatan tersebut, Iman juga menegaskan bersama PSSI akan menindak tegas para pelaku kericuhan semalam.

Menpora Syed Saddiq menyambut positif itikad baik Menpora RI itu. Meski begitu, dia tetap meminta agar para oknum suporter yang membuat kerusuhan dapat ditindak tegas oleh aparat kepolisian Indonesia.

Dalam acara tersebut hadir juga Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto dan Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria.

Sebelumnya, oknum suporter Indonesia telah membuat ulah dengan melempari pendukung Malaysia dengan botol plastik dan bom asap. Akibat insiden itu, pertandingan sempat dihentikan sekitar 10 menit di babak kedua. Pada pertandingan tersebut Indonesia kalah 2-3 dari Malaysia.


AYOK SUPORTER JANGAN BIKIN MALU, KITA UDAH DICAP JELEK SAMA DUNIA INTERNASIONAL. JANGAN BUAT MALU LAGI, DIKATAIN GAK MAU TAPI ULAHNYA BIKIN DIKATAIN

emoticon-Cape d...


0
310
1
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan