alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Edukasi Antirasis Untuk Anak
4.57 stars - based on 7 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d6e09598d9b173d815e843b/edukasi-antirasis-untuk-anak

Edukasi Antirasis Untuk Anak

Edukasi Antirasis Untuk Anak

Edukasi Antirasis Untuk Anak Anti Rasisme


Rasisme, bukan penyakit sosial baru dalam sepanjang sejarah dunia.

Adolf Hitler dan kekuasaannya adalah contoh praktik rasisme mengerikan yang sulit dilupa.

Meski kebanyakan dari kita mungkin sebatas tahu kisah kelam tersebut melalui buku sejarah, genosida terhadap tidak sedikit orang Yahudi yang dilakukan oleh Hitler dan Nazi, tetap dapat memberi pelajaran berharga jika tindakan rasis pasti menyisakan luka dan kerugian, baik fisik maupun psikis.

Demikian pula dengan Israil yang melakukan kekejaman dan tindakan rasis terhadap Palestina yang bahkan masih berlangsung hingga saat ini.



Edukasi Antirasis Untuk Anak Stop Racism!

Katakan Tidak Pada Rasisme!

Dunia selalu menggaungkan itu, tetapi nyatanya masih saja tidak sedikit tindakan rasis dilakukan oleh orang-orang yang mengkotak-kotakkan diri menjadi kelompok. Ironisnya, tidak jarang tindakan pengkotakan demikian dilakukan secara sengaja serta massal.

Mendiskreditkan kelompok minoritas. Menganggap bentuk fisik dan warna kulit paling unggul. Merasa ras serta etnis tertentu paling hebat sehingga merendahkan yang lain, itulah rasisme sesungguhnya.

Edukasi Antirasis Untuk Anak Anti Rasis



Tindakan rasis serta adanya kecenderungan membanding-bandingkan atau menilai pihak lain berdasarkan fisik dan ras, rupanya masih kerap terjadi di mana pun, termasuk di Indonesia.

Hangat dalam ingatan, bagaimana kejadian yang menimpa saudara kita, orang-orang Papua, di negeri yang katanya Gemah Ripah Loh Jinawi dan menjunjung tinggi nilai kebhinekaan ini, masih saja ada gesekan sosial yang terjadi akibat tindakan rasis yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu.

Edukasi Antirasis Untuk Anak Musnahkan Rasisme!

Sebagai manusia dengan mental yang sehat, tentu kita menganggap jika praktik rasisme adalah tindakan biadab yang tidak pantas dilakukan oleh orang beradab.

Quote:



Namun sayangnya, semua sudah terjadi. Rentetan pendiskriminasian yang terlanjur meninggalkan rasa sakit, tentu tidak bisa begitu saja kita lupakan semudah menghapus coretan pensil di atas kertas, apalagi bagi mereka yang terlanjur terluka.

Sebagai manusia bermental sehat serta beradab, sudah pasti kita tidak ingin kejadian-kejadian rasisme sejenis terulang di masa mendatang, bukan?

Sementara yang bisa kita lakukan saat ini adalah mengambil tindakan preventif dengan memberi edukasi kepada anak-anak tentang pentingnya menghargai perbedaan dalam bentuk apapun.

Edukasi Antirasis Untuk Anak Edukasi Antirasis


Anak-anak Indonesia adalah aset berharga generasi penerus bangsa. Gan-Sis tentu akan membekali mereka dengan pendidikan terbaik, termasuk edukasi antirasis yang akan saya ulas di thread kali ini.

Apa saja yang perlu orangtua lakukan demi memberi edukasi antirasis terhadap anak?

Setidaknya, inilah empat rangkuman edukasi antirasis yang perlu Gan-Sis terapkan kepada anak :


1. Ajakan beribadah bersama

Edukasi Antirasis Untuk Anak Jama'ah

Tentu Gan-Sis setuju, jika praktik-praktik ritual keagamaan manapun pasti mengajarkan kesetaraan dalam kemanusiaan. Misalnya saja dalam salat berjamaah.

Ibadah salat berjamaah dalam ajaran Islam, dilakukan secara bersama-sama, berbaris-baris (shaf) tanpa memandang seseorang dari ras apa, warna kulitnya apa, latar belakangnya bagaimana, atau si miskin dan si kaya. Semua berkumpul menjadi satu tanpa membeda-bedakan (anti rasis).

Gan-Sis bisa mengajak anak-anak untuk terbiasa mendirikan ibadah berjamaah ini, sehingga lama-kelamaan akan terbentuk pemahaman dalam dirinya bahwa di hadapan Tuhan, semua manusia itu adalah sama, tanpa membanding-bandingkan sesuatu yang bersifat rasial.


2. Berbagi dengan yang lemah

Edukasi Antirasis Untuk Anak berbagi

Sering-sering mengajak anak menyapa langsung dan berbagi sebagian rezeki kepada orang-orang lemah serta kurang mampu, akan membentuk jiwa dermawan dan ramah dalam diri mereka.

Mereka juga akan memiliki rasa empati sehingga saat dewasa, tidak mudah merendahkan orang lain, karena sudah terbentuk pemahaman bahwa semua manusia adalah sama.


3. Berteman dan bersosialisasi

Edukasi Antirasis Untuk Anak sosialisasi dan interaksi

Beri anak-anak ruang untuk berteman dan bersosialisasi, bermain dengan siapapun tanpa pandang bulu. Misalnya, sekali-kali Gan-Sis bisa mengajak anak-anak bermain di taman kota atau desa, yang di sana kemungkinan terdapat anak-anak lain yang sedang bermain.

Terutama jika anak-anak Gan-Sis masih dalam usia antara 5-10 tahun, biarkan mereka bermain, berteman, dan bersosialisasi. Cukup awasi dari kejauhan.


4. Reward dan punishment

Edukasi Antirasis Untuk Anak reward

Jika anak Gan-Sis meyelesaikan tugas sekolah atau tugas rumah, sekalipun tugas itu terbilang ringan, hargai dengan memberi reward (hadiah). Tidak harus selalu mahal, reward berupa pujian pun cukup membuat anak-anak merasa dihargai.

Pemberian reward ini sekaligus mengajarkan anak jika nilai (value) manusia itu tidak terletak pada hal-hal yang bersifat tampilan fisik, tetapi terletak pada amal (karya, tindakan) dan hati.


Edukasi Antirasis Untuk Anak here

Selain reward (hadiah), Gan-Sis juga perlu memberi punishment (hukuman) ketika anak-anak melakukan kesalahan.

Hukuman ini bukan dimaksudkan untuk menyakiti, tetapi untuk memberi edukasi.

Pemberian punishment secara tidak langsung mengajarkan anak untuk tidak mengedepankan egoisme.

Saat anak bersalah, orangtua harus tampil memberi hukuman sebagai bentuk penyerahan tanggung jawab atas kesalahan, bukan justru menyalahkan orang lain, di mana tindakan demikian akan terbawa hingga dewasa, anak-anak akan cenderung menyalahkan serta merendahkan orang lain, tidak mudah meminta maaf sekalipun ia yang telah melakukan kesalahan.

Hukuman sederhana bisa ditempuh dengan cara yang lebih edukatif, misalnya membersihkan kamar tidur, menghapal doa, atau yang lainnya.



Edukasi Antirasis Untuk Anak Kita Adalah Saudara

Apa, sih, pentingnya edukasi antirasis untuk anak?

Nah, sebagaimana yang saya paparkan di atas, bahwa sebagai generasi penerus bangsa, anak-anak perlu mendapat pendidikan antirasis sejak dini, dengan harapan di masa-masa mendatang Indonesia tetap damai, harmonis, serta menjunjung nilai keberagaman dan perbedaan tanpa adanya gesekan terutama yang disebabkan oleh gejolak sosial.

Kiranya, cukup sekian thread kali ini. Semoga ada ilmu yang bisa dipetik. Semoga tidak terjadi lagi peristiwa rasial, khususnya di negeri kita tercinta, dan dunia pada umumnya.

Mari kita jaga ucapan, tindakan, serta hati dari merendahkan orang lain, sebab itu sama sekali tidak keren, tidak mendatangkan keuntungan, justru merugikan. Dan karena, sebagai manusia, kita semua adalah sama.

Aku Bhineka Tunggal Ika. Aku Cinta Indonesia emoticon-I Love Indonesia


Sumber: Opini Pribadi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cattleyaonly dan 12 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh mbak.far
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
keep calm
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Cahayahalimah dan 2 lainnya memberi reputasi
say no to racism!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Cahayahalimah dan 2 lainnya memberi reputasi
trit ini dipersembahkan oleh orang yang ngaku-ngaku sebagai pakar pendidikan dan psikologi anak, tetapi belum pernah beranak πŸ˜†
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ajang.dee dan 3 lainnya memberi reputasi
good, Sis πŸ‘
profile-picture
profile-picture
ajang.dee dan mbak.far memberi reputasi
Quote:


Makasih banyak Kak seniorku emoticon-Kiss luph u πŸ˜˜πŸ˜€
profile-picture
profile-picture
ajang.dee dan darmawati040 memberi reputasi
Quote:


Jangan ada rasisme di antara kita
profile-picture
profile-picture
ajang.dee dan mbak.far memberi reputasi
Quote:


Siap, Kakak seniorku 😘emoticon-Big Kiss

Makasih sudah mampir πŸ˜€
profile-picture
profile-picture
ajang.dee dan YenieSue0101 memberi reputasi
profile-picture
profile-picture
ajang.dee dan mbak.far memberi reputasi
Quote:


Yup, tetep semangat adek. Moga lolos emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
ajang.dee dan mbak.far memberi reputasi
Quote:


Haha ... Sudah Ara bilag, kita smaa sama junior emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
ajang.dee dan mbak.far memberi reputasi
Quote:


Tapi suka bakso beranak kan? emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
ajang.dee dan mbak.far memberi reputasi
Menarik sis, tapi memang sulit edukasi anak-anak untuk soal rasisme. Karena anak-anak sejak kecil sudah dihadapkan dengan rasisme yang tidak disadari. Seperti misalnya kartun-kartun luar negeri yang merepresentasikan kecantikan atau ketampanan seseorang dengan berwajah putih, berrambut lurus, dll.

Nah, tapi yang menarik ada satu film yang mungkin bisa jadi bahan antirasisme yaitu The Little Mermaid. Katanya yang jadi Ariel tak seperti princess2 yang sudah direpresentasiken kartun2 sebelumnya
profile-picture
profile-picture
ajang.dee dan mbak.far memberi reputasi
Anak anak sebenarnya tidak ada bakat untuk itu mereka hanya meniru yang mereka lihat , dengar dan rasakan ,,,

itu sih susahnya mendidik anak , kadang yang tua tua ini JARKONI = ( iso ngajar ra iso nglakoni )bisa mengajar ( memberitahu ) tapi kadang prilakunya tidak konsisten ama yang di ajarkan ke anak ,,
profile-picture
mbak.far memberi reputasi
Jadi apakah kalian sudah berteman dengan orang ambon/batak/papua/jawa/cina/dayak sekaligus?
profile-picture
profile-picture
ajang.dee dan mbak.far memberi reputasi
Diubah oleh ushirota
penting banget ! dari hal kecil si kayak menanamkan bahwa perbedaan itu indah.
di lingkungan pertemanan ane tumbuh dlu herannya temen2 ane selalu mengganggap berbeda itu jelek,hrus di hina dan di jauhi.
skrg pun masih sering ane jumpai
pdhl dari hal kecil kaya gtu ketanam di otak anak bahwa kalau ada yang berbeda dri kamu dan org kebanyakan berarti dia buruk
profile-picture
profile-picture
ajang.dee dan mbak.far memberi reputasi
Penting banget menurut aku edukasi sejak dini buat anak", sederhananya biar ga membedakan warna kulit dalam berteman. nice thread gan
profile-picture
profile-picture
ajang.dee dan mbak.far memberi reputasi
nice thread!!!

perlu banget pendidikan kayak gini..... anti rasis.... kalo bisa sedini mungkin..... karena sampai dewasa pun masih banyak yang berpikir rasis.... jadi sedari kecil sudah ditanamkan nilai nilai equality
profile-picture
profile-picture
ajang.dee dan mbak.far memberi reputasi
Tambahan poin,
Jauhi keluarga besar.

Kalau kumpul keluarga, generasi tua (orang tua/kakek nenek/om tante) malah yg secara tak langsung mengajarkan rasis.

Kalau kumpul keluarga, sepupu” ane yg sudah menikah dan punya anak selalu dibandingkan anak”nya oleh generasi tua ini, β€œlucuan anak si A ya, putih bersih. kalau si B mah gelap ngalah sama Ibunya.” Yang mengatakan itu adalah Uwanya sendiri, dan ekpresi sepupu ane yg baru lahiran belum satu tahun itu langsung lesu, ngerasa bersalah.

Dan ucapan itu bukan sekali dua kali, tapi Reflek karena sudah tertanam di alam bawah sadar, maklum korban penjajahan.

Tau penelitian yg mengatakan kristal air akan positif bila dikatai ucapan positif? Tubuh manusia juga terdiri dari banyak air, bayangkan ucapan negatif yg diserap bayi itu?

β€”β€”

Tuhan itu meninggikan derajat Manusia berdasarkan tiga hal, Iman, Ilmu, Amalnya,, bukan rasial hasil produk materialisme yg meniadakan Tuhan.
profile-picture
profile-picture
ajang.dee dan mbak.far memberi reputasi
Quote:


Siap, Kak 😍
Aamiin ...
profile-picture
ajang.dee memberi reputasi
Halaman 1 dari 4


GDP Network
Beritagar β€’ Bolalob β€’ Garasi β€’ Historia β€’ IESPL β€’ Kincir β€’ Kurio β€’ Opini β€’ Womantalk
Β© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di