Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

Alfrida303Avatar border
TS
Alfrida303
Pengalaman Persami Bersama Sari
     Pengalaman Persami Bersama Sari


 Perkenalkan aku widya, gadis belia anak pak desa. Aku duduk di kelas 12 sebuah sekolah menengah atas swasta di daerahku. Sekolah ane merupakan sekolah favorit gan sis. Rata – rata anak yang bersekolah di tempatku adalah anak – anak pegawai tambang terbesar di kotaku. Di kelas aku berteman dengan sari; anak seorang direktur di perusahaan tambang tersebut.

 

Jumat pagi itu tepat pukul 07.00 Ibu Handayani yang merupakan wali kelas kami masuk ke dalam kelas. Dengan bibir merah merona dan rambut ikalnya beliau memberikan pengarahan.

 

‘’Besok akan diadakan perkemahan pramuka penggalang di Desa Suryamukti, persipakan diri kalian dan peralatan yang diperlukan.’’ Kata Ibu Handayani di depan kelas.

 

Serentak semua siswa – siswi berteriak mengiyakan perintah Ibu Handayani.

 

Beberapa temanku mulai sibuk mempersiapkan peralatannya. Ada yang mulai membeli perlengkapan pramuka dan adupula yang sibuk memikirkan cemilan apa yang harus dibawa.

 

‘‘Perlengkapanmu sudah lengkapkah?’’ Tanyaku pada Sari

 

‘‘Belum wid, tapi santai aja aku sudah menelpon pembantuku di rumah untuk menyiapkan semua perlengkapanku.’’ Jawab Sari sambil memegang pundakku.

 

Pukul 11.00 bel lonceng sekolah berbunyi tanda jam pulang sekolah. Akupun pulang ditemani sari yang hari itu tak ingin dijemput menggunakan mobil oleh supirnya.

 

---

 

Sesampai di rumah anepun meminta izin kepada bapak dan ibu untuk ikut perkemahan pramuka selama 2 hari.

‘’Pak aku mau izin ikut perkemahan pramuka selama 2 hari di Desa Suryamukti.’’ Kataku sambil menatap kedua matanya.

‘’Iya nak, silahkan ikut tapi jaga diri baik – baik yah.’’ Jawab Bapak dengan tenang sambil mengisap rokok kreteknya.

Akupun bahagia dan langsung menyiapkan perlengkapanku bersama Ibu. Ohh iya, aku anak satu – satunya dan sangat dimanja oleh bapak dan ibuku.

Akupun meminta uang jajan kepada ayahku untuk dibelanjakan beberapa makanan untuk dimakan ketika perkemahan.

‘’Pak aku minta uang jajan untuk membeli cemilan ketika perkemahan.’’ Pintaku sambil mengurut bahu bapak.

Tanpa berpikir panjang tangan bapak merogoh kantong celananya, awalnya bapak mengeluar uang Rp.2000 tapi kutolak dan akhirnya beliau mengeluarkan uang Rp.100.000.

Dengan uang pemberian bapak akupun berangkat ke kios pak mansur untuk membeli cemilan kesukaan aku.

---

Pengalaman Persami Bersama Sari


Sabtu pagi semua siswa berkumpul di halaman sekolah. 2 tas punggung kubawa ke perkemahan kali ini. 1 tas berisi perlengkapan pramuka dan 1 lagi berisi makanan.

 

‘‘Sar kamu bawa berapa tas?’’ Tanyaku sambil menaruh tasku di bawah.

 

‘’Aku bawa 5 wid.’’ Jawab Sari.

 

Aku kaget melihat tas yang dibawa sari. tapi aku senang karena sari membawa cemilan yang banyak.

 

Setelah semua siswa berkumpul di lapangan. Kepala sekolah memberikan arahan sekaligus melepas siswa dan pembina.

 

Perjalanan menunju Desa Suryamukti memakan waktu 30 menit. Kali ini kami berangkat dengan menggunakan truk. Hamparan sawah yang mulai menguning menjadi pemandangan selama perjalanan.

 

---


Sampai di lokasi perkemahan semua siswa menurunkan peralatannya. Tenda didirikan dan pasukan disiapkan. Pembina memberikan arahan mengenai susunan acara selama 2 hari.

 

Tenda berdiri dan semua siswa mulai memasukkan barang – barangnya. Setelah itu jam makan siangpun tiba. Menunya mie siram dan telur goreng.

 

‘‘Ihh menunya nggak enak.’’ Kata Sari dengan raut muka yang cemberut.

 

‘‘Makan aja sar, disini nggak ada warung loh.’’ Saranku sambil menikmati makanan dengan lahap.

 

Akhirnya sari menikmati makanan tersebut. Dengan dibantu air putih ia menghabiskan makanannya.

 

Setelah selesai makan, kegiatan pun di mulai.

 

Kegiatan pertama yaitu lomba baris berbaris. Semua siswa mulai membuat barisan untuk persiapan lomba. Setiap regu menampilkan kasi mereka. Tiba giliran kelompokku.

 

‘‘Siap gerak’’ Sahut ketua regu.

 

Semua pasukan siap. Sari rebah ia pingsan, wajahnya pucat. Dibantu pembina sari di tandu menuju tenda. Akupun melanjutkan kegiatan hingga selesai.

 

---

 

Tak terasa 5 kegiatan telah kulalui bersama teman – teman. Tapi sari masih terbaring lemah di dalam tenda. Kegiatan malam ini yaitu api unggun, tapi sebelum mengikuti kegiatan tersebut kuhampiri sari di dalam tenda.

 

‘‘kamu udah baikan sar?’’ Tanyaku sambil memegang tangannya.

 

‘‘Iya Wid aku sudah baikan.’’ Jawab Widia sambil menatap mataku.

 

Mendengar kondisinya akupun bahagia, kulanjutkan kegiatan malam itu yang merupakan acara terakhir.

---

Mentari pagi menyingsing, kami anggota pramuka berkemas untuk persiapan pulang dan penutupan acara. Tenda di bongkar dan pembinanpun mengecek setiap anggota. Sari sudah sembuh dan bergabung dalam kelompok. Meskipun tidak mengikuti satupun kegiatan, sari tetap semangat untuk aktif pramuka. Kejadian di perkemahan kemarin menjadi pelajaran baginya agar tak manja dan harus menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya.

Perkemahan kali ini usai dan kamipun kembali ke rumah masing – masing.

 

 


Diubah oleh Alfrida303 31-08-2019 11:29
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
508
0
Thread Digembok
Thread Digembok
Komunitas Pilihan