Kaskus

Entertainment

bintanghuAvatar border
TS
bintanghu
Tidak Rasis itu Dimulai dari Kita Sendiri,Bukan Orang Lain.
Tidak Rasis itu Dimulai dari Kita Sendiri,Bukan Orang Lain.

Quote:

Bersama saya,dan...halo.
Oke,negara Indonesia adalah negara beragam,lihatlah betapa banyak pulau yang terpisah-pisah,berapa banyak suku,warna kulit,bahasa,budaya,ras dan lain sebagainya,cukup banyak bukan?karena terlalu banyak,maka kita sebut saja "super beragam".
Karena keberagaman inilah,kita menjadi hebat kalau bisa merawatnya,namun keberagaman bisa menjadi mimpi buruk jika kita tak bisa menjaganya.

Karena tidak bisa menjaga keberagaman,timbullah masalah seperti intoleransi,persekusi,rasisme dan berbagai masalah lainnya.Karena sekarang lagi kejadian tentang rasis yang mana mahasiswa asal Papua menjadi korban tindakan rasisme oleh sekelompok orang,maka sekarang kita akan sedikit membahas tentang rasisme.

Rasisme itu sudah ada sejak zaman dahulu kala gan,hingga zaman modern kayak sekarang masih ada saja tindakan rasis.Seperti beberapa puluh tahun silam,Orang kulit putih di Afrika Selatan harus memimpin pemerintahan dan tak boleh ada yang berkulit hitam di unsur pemerintahan,dan itu terus-terusan terjadi hingga berakhir di tahun 1994.Itu contoh kasus rasis di luar negeri.Di Indonesia?ada!dilapisan masyarakat manapun masih ada,walau sebagian kecil.

Quote:

Itu contoh rasis terhadap ras,suku,antar golongan yang terjadi di kehidupan sehari-hari.Jadi,kasus asrama Papua di Surabaya itu hanya salah satu diantara banyaknya praktik rasisme di negeri super beragam ini.

Apa dampak rasis itu sehingga ditanggapi begitu serius?banyak efek domino-nya,pertama itu telah merendahkan,kedua akan ada gejolak,keributan,kemudian kacau,chaos,perekonomian tak jalan,semakin ribut,terus bubar,negara ini yang bubar.Lebay?enggak!.Coba lihat kasus kemarin,banyak efek domino-nya,bukan?Oke,disini tidak untuk membahas itu,tetapi bagaimana caranya agar tidak rasis,dimulai dari kita sendiri.

1. Jangan merasa superior atas suku,ras, dan antargolongan lain

Tidak Rasis itu Dimulai dari Kita Sendiri,Bukan Orang Lain.


Kalau merasa golongan kita terbaik,dan menganggap golongan lain itu kedudukannya dibawah kita,maka dalam diri anda ada sifat rasis dan berpotensi tinggi jadi radikal.Orang yang bersifat seperti ini seharusnya gak ada di Indonesia,secara tidak langsung dia mengingkari Bhinneka tunggal ika.Siapapun kita,darimanapun kita berasal,tetaplah menjunjung tinggi Bhinneka tunggal ika.

2. Tumbuhkan rasa memiliki sesama warga negara

Tidak Rasis itu Dimulai dari Kita Sendiri,Bukan Orang Lain.


Kalau merasa saling memiliki,maka saat saudara dijauh pelosok negeri "diganggu" maka kita juga akan merasa terganggu,jika mereka dihina,maka kita pun merasa dihina.Karena rasa saling memilikilah,hal-hal yang menyakitkan seperti rasis ini bisa tertangkal.Namun jangan sampai rasa saling memiliki diterapkan pada hal yang negatif.

3. Kita diciptakan sebagai manusia

Tidak Rasis itu Dimulai dari Kita Sendiri,Bukan Orang Lain.


Saat kita rasis terhadap orang lain,secara langsung kita telah me-rasis-i diri kita sendiri sebagai seorang manusia.Lah,mereka manusia,kita manusia,lalu apa yang membuat kita menyombongkan diri sehingga merasa lebih superior?.

Saya yakin,orang-orang rasis itu gak pernah kemana-mana,mereka hanya bermain diwilayahnya,dan tidak tahu bahwa di ujung negeri nan jauh disana ada banyak orang yang beragam sukunya,rasnya,mereka gak tahu.Mereka yang rasis juga gak paham apa itu Pancasila,apa itu Bhinneka Tunggal Ika,sehingga orang-orang seperti ini berpotensi menjadi seorang rasis dan radikal yang akan merusak persatuan NKRI.

Saya yakin sangat sedikit orang rasis di Indonesia,yakin saya.Namun kasus kemarin,patut menjadi pelajaran siapapun bahwa rasis itu tidak benar dan efek domino rasis itu banyak.Agar tak terjadi lagi kasus-kasus rasisme seperti di Surabaya kemarin,maka tetap jadi manusia,berbuat baik,tidak merasa superior dan semua warga negara itu sama kedudukannya.

Kuncinya pahami betul apa itu Bhinneka Tunggal Ika.Kadang saya heran,sungguh jenius bapak-bapak yang menggagas semboyan negara ini,seolah bisa meramal keadaan negara dimasa depan.

Terlepas dari kasus rasisme kemarin adalah praktik devide et impera oleh sebagian orang yang ingin negara pecah,yang namanya rasis itu tidak benar,jauhi rasis dimulai dari diri sendiri.Demikian.

Thank,

Saleum.

Sumber : tulisan pribadi

lina.whAvatar border
lina.wh memberi reputasi
1
464
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan